![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga tertidur di sofa itu.. ia bermimpi tentang gadis yg di cintai nya itu.. ia memimpi kan saat- saat dia asih bersekolah dulu.. ketika dia menjemput gadis itu di rumah kontrakan nya dulu.. Raga terbangun dari tidur nya ketika dia mendengar suara ketukan dari pintu Apartemen nya.. ia terhentak kaget.. Raga segera membuka pintu nya.. ia terkkejut melihat siapa yg datang pada malam itu..
"Sabira.. untuk apa kau ke sini..?" tanya nya heran.. wanita itu hanya terdiam.. ia masuk ke dalam nya walau pun Raga tidak engizin kan masuk.. "Ada apa..? kenapa kau masuk begitu saja..?" tanya raga untuk ke ua kali nya.. Sabira hanya terdiam.. "kita.. kita batal kan saja..,.. batal kan pernikahan kita sebelum terlambat..!! aku tahu kau tidak mencintai ku.. untuk apa aku menikah dengan pria yg masih menyimpan masa lalu nya..untuk apa aku menikah dengan mu jika hanya sebuah pelarin saja.. kau menikahi ku karena ingin menuruti perintah ibu mu.. bukan karena ingin mu.. aku akan membatal kan dan membicaa kan nya langsung pada orang tua kita.." ucap nya.. Raga terdiam.. ia tidak menjawab.. memang benar yg di ucap kan Sabira dia tidak punya perasaan lebih pada gadis iitu.. jjikalau dia memaksa kan menikah pun dia tidak akann bisa mencintai gadis itu..
__ADS_1
Raga memeluk wanita itu. "maaf kan aku dan terima kasih telah mengerti aku.. aku berdoa semoga kau mendapat kan laki-laki yg baik selain aku..!! maaf kan aku sekali lagi maaf kan aku.. kau gadis yg baik, kau akan mendapat yg lebih baik.." ucap nya.. gadis itu menangis, tidak di pungkiri jika gadis itu menyimpan perasaan pada Raga.. walau pun mereka baru satu bulan bertemu..
Gadis itu pergi meninggal kan apartemen Raga ia mengakui jika perasaan nya terluka.. tapi sabira lebih memilih untuk terluka sekarang dari pada dia harus menderita seumur hidup nya karena menikahi pria yg tidak mencintai nya.. sementara itu Raga termenung mengingat mimpi nya, pagi itu Raga pergi ke tempat nya dulu.. Raga kini berdiri di depan rumah kontrakan gracela dulu.. saat mereka masih bersekolah di sana.. "tidak mungkin jika kau ada di sini kan cela.." batin nya..
__ADS_1
"ya ampun nak. kau kenapa..? kenapa tubuh mu semakin panas.. ibu akan membawa mu ke dokteer sekarang.." ucap nya dengan perlahan Cela menggendong bayi nya dan berlari keluar.. ia terkejut saat membuksa pagar rumah itu Raga berdiri tepat di depan nya.. "Gracela....!!!!!" lirih Raga terkejut.. begitupun Cela yg sama-sama terkejut karena Raga berdiri tepat di depan nya.. "Ragaaa..!!!" jawab nya lirih .. merelka berdua saling diam tidak bicara apa -apa..
tiba-tiba saja bayi yg ada di gendongan cela menangis dengan sangat keras.. mengagetkan kedua nya.. Cela berlari tanpaa bicara apa-apa meninggall kan Raga yg masih mematung.. tidak percaya dengan apa yg dia lihat.
__ADS_1
bersambung..