DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 158: kita pergi saja..


__ADS_3

Cela terbangun dari tidur nya, ia menatap raga yg termenung, dia tidak menyadari jika gadis yg berada di sampoing nyaa itu telah bangun.. "Sebenar nya ada apa dengan Raga..? sejak tadi dia terus melamun..?! apa terjadi sesuatu pada nya..? atau aku memiliki salah pada nya..?" batin nya, Cela mendekati Raga ia memeluk nya dari belakang.. "Ada apa..? kenapa kau melamun terus..? kau memikir kan apa..?" tanya nya.. Raga terhentak kaget.. ia berusaha terseyum untuk menutupi perasaan  nya..


"Sayang kau sudah bangun..!! aku tidak memikir kan apa-apa..!! kenapa kau bangun.. kau membutuh kan sesuatu..?" tanya nya menglih kan.. Cela menggeleng kan kepala nya.. "tidak ada.. Raga aku tahu kau sedang menyembunyi kan sesuatu dari ku.. kau tahu kan kau  tidak bisa berbohong pada ku..!! katakan apa yg terjadi, dan apa  yg ada di dalam fikiran mu itu pada ku.." tanya Cela.. Raga terdiam.. ia menarik nafas panjang, dia tahu jika dia dari dulu tidak bisa menyembunyikan apa pun dari kekasih nya itu..

__ADS_1


ia menatap tajam pada gadis itu.. "kita.. kita pergi saja..!! kita pergi dari sini,, jika perlu kita tidak usah lagi berhubungan dengan semua orang yg ada di sini.. kau harus ikut dengan ku, kita kembali ke kanada, lalu kita menikah di sana..!! aku uga punya perusahaan kecil di sana, dan itu cukup untuk menghidupi kita berdua, kita juga bisa mengembang kan perusahaan ku ddi sana, ygterpenting kita pergi dan menjauh dari oranng-orang yg ada di sini.. kita harus bisa melepas kan masa lalu  yg menyakit kan di sini.." jawab nya..


Cela mengernyit kan Dahi nya.. "ada apa..? kenpa tiba-tiba kau mengajak ku pergi dan ikut dengan mu ke kanada..? apa sebelum kau pulang tadi, terjadi sesuatu..? aku akan ikut dengan mu bila kau mengajak ku pergi  aku tidak akan menolak nya, tapi jika kau memiliki alasan yg jelas dan aku harus tahu itu.. kenapa kau terburu-buru ingin kembali..?" tanya Cela..

__ADS_1


Raga terdiam.."Aku sudah bicara pada bunda tentang pernikahan kita.!! tapi..!!" ucapan nya terhenti.. Cela mengerti  kenapa Raga tidak menerus kan kata -kata nya.. "tapi bunda mu  tidak setuju pada ku..?! aku sudah tahu Raga, lalu kau akan menentang bunda mu../ dan memaksa menikah dengan ku..!! aku bahan sudahmengatakan nya sbelum kau menemui bunda..!!" ucap nya dingin, ingin rasa nya Cela tidak perduli, tapi itu juga menyakiti perasaan nya..


ia mencoba untuk tersenyum.. "baiklah syo kita pergi dari aku juga tidak oinginberpisah dengan mu,.. aku ingin kita selama nya bersama.. aku akan ikut dengan mu kemana pun kau pergi.." jawab nya..

__ADS_1


Raga tidak percaya dengan jawaban cela ia berfikir jika cela akan menolak ajakan nya untuk meninggal kan indonesia.


bersambung

__ADS_1


__ADS_2