![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Alis mengernyitkan dahi nya ketika mendengar ucapan jiwa tadi.. "keguguran bagaimana , bunda saja tidak tahu jika dia hamil..? Memang nya Gracela sungguh -sungguh bisa hamil..!!" ucap nya tidak percaya.. Jiwa terdiam ia sendiri lupa jika Alis memang belum tahu tentang kehamilan itu..
"Ya bun saat aku datang ke sini Cela memang tengah mengandung, surat yg bunda terima itu tidak benar, bukti nya Cela hamil dan itu adalah anak Raga, tapi kini mereka kehilangan calon anak mereka,.. Bun keadaan di sini sangat kacau, jadi jangan membebani lagi Raga dan juga Cela.. Dan aku perlu memberi tahu bunda, jika wanita yg ada di foto itu kini tengah hamil.. Raga yg menghamili nya, cela dan Raga bertengkar karena itu, dan mungkin Cela tertekan sehingga membuat nya kehilangan janin nya" ucap Jiwa..
Alis terdiam .. " iya sudah jika begitu keadaan nya, Raga mau tidak mau harus bertanggung jawab bukan pada gadis itu?! Dia tinggal memilih lebih mempertahan kan Cela yg sudah jelas - jelas tidak bisa memberi nya keturunan, atau menikahi wanita itu, yg kini telah mengandung anak nya sendiri.. Raga juga tidak bisa lari dari tanggung jawab bukan..!! Lepas kan yg setidak nya merugikan... Katakan saja pada Raga, dia harus meninggal kan Gracela.. Untuk apa bertahan dengan wanita yg tidak bisa membahagia kan nya". ucap alis tegas.. Jiwa terdiam ia tidak menyangka jika bunda nya bisa mengatakan hal akan membuat orang terluka
__ADS_1
"Bunda ini bicara apa? Kau tidak boleh bicara seperti itu bun...!! Raga sangat mencintai Cela, bunda tidak bisa menyuruh anak mu untuk melakukan hal itu.. Aku memberi tahu mu untuk mencari kan solusi untuk mereka, bukan nya untuk mendengar hal yg seperti ini.." ucap jiwa kesal, ia langsung mematikan telepon nya...
"Apa kah anak begitu penting! Ada orang yg lebih bahagia hidup nya tanpa seorang anak di keluarga mereka, bunda. Sama srkali tidak memberikan solusi untuk masalah ini, jangan sampai jika Raga atau Cela tahu ini semua, ini hanya akan tambah melukai mereka, terutama Cela" ucap jiwa sendiri..
"Kak, aku kehilangan anak ku..! Aku bukan ibu yg baik, aku tidak bisa menjaga anak yg bahkan belum aku lahir kan ke dunia ini..!! Aku seorang ibu yg gagal.. Aku tidak pantas menjadi seorang ibu" ucap nya terbata ia menangis
__ADS_1
Jiwa merasa iba melihat wanita yg dulu dia pernah cintai itu hancur, dia juga tidak pernah mengira jika Cela akan menjadi seperti ini... "Cel.. Semua bukan salah mu.. Tuhan punya rencana yg lain untuk mu, jangan pernah berhenti percaya pada NYA. Ya" jawab Jiwa berusaha untuk menenangkan adik ipar nya itu
"Tapi Tuhan tidak pernah membiarkan ku bahagia.. Aku tidak pernah merasa bahagia sebahagia saat bersama Raga.. Tapi kini satu-satu nya orang yg ada di dunia ini yg bisa membuat ku bahagia, juga akan menghilang, aku memang di takdir kan untuk sendirian aku juga sudah kehilangan Raga" jawab nya... Jiwa hanya terdiam ia tidak bisa berkata apa-apa lagi
Bersambung
__ADS_1