DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 245: kembalilah bekerja...


__ADS_3

pagi itu Daren ikut sarapan bersama Raga dan juga Cela.. terlihat Raga yg masih kesal karena jawaban Cela tadi mengenai Evan.. Daren nampak nya mengerti perasaan raga saat itu, setelah selesai sarapan kini giliran Cela yg membersih kan diri nya dan bersiap, nampak nya ia akan segera kembali ke bandung dan meninggal kan lagi Raga..


Daren menghampiri nya, "Kau masih memikir kan tentang Evan..? tenang saja dia bukan siapa-siapa bu cela, dia seorang dokter yg dulu merawat bu cela, dia teman ku.. Dulu saat bu cela di temukan di tengah lautan, kondisi nya sempat sangat kritis, dan kebetulan saat itu Evan ada di sana bersama ku, kami tidak sengaja bertemu dan setelah beberapa jam bu cela sadar, dia meminta ku untuk mengirim nya pulang ke indonesia, karena Kebetulan Evan seorang dokter, maka pihak rumah sakit kanada mengizin kan bu cela kembali ke sini, dan aku juga menitip kan bu cela pada nya, agar Evan merawat nya di sini.. Tidak ada hubungan spesial di antara mereka, ya memang evan sempat menyukai bu Cela, tapi yg aku tahu, bu cela menolak nya tegas.. Dan evan juga tahu di hati nya masih ada kau, bu cela tidak pernah menggantikan posisi mu selama ini Raga" ucap Daren.. Setelah mendengar penjelasan Daren, Raga bisa sedikit tebang, "mungkin aku harus berterima kasih pada nya, karena sudah menjaga dan merawat istri ku selama ini" jawab nya Daren hanya terdiam..


"Daren kembalilah bekerja bersama ku..! Aku benar -benar butuh asisten seperti diri mu, aku tidak mudah mempercayai orang lain selain seperti pada mu" ucap Raga, tapi Daren tidak menjawab..

__ADS_1


"Dia benar Daren... Kembalilah bekerja bersama Raga,.. Dari pada kau bekerja dengan ku, lebih baik bekerja bersama Raga" ucap Cela tiba-tiba.. Raga menoleh ke arah istri nya itu.. "kau bekerja..,? Sungguh...?! Di mana kau bekerja aku akan mengantar mu sekarang" ucap Raga..


Cela melirik nya sekilas sebelum ia melanjutkan kembali merias diri nya.. "Aku punya butik sekarang, dan butik ku itu berada di bandung, selama ini Daren bekerja bersama ku di butik.." jawab Cela santai..


"Evan...! Dia yg memodali ku untuk buka butik. Dan menyewakan apartemen untuk ku.." jawab nya, Raga terdiam.. "baiklah, aku akan mengembalikan semua uang nya yg dia berikan pada mu.. Kalau perlu bangunan itu aku beli, agar kau tidak dekat lagi dengan Evan.." jawab Raga..

__ADS_1


Cela memutar mata malas.. "Dia saja sudah tidak ada di sini.. Bagaimana aku bisa dekat dengan nya, kau sebegitu takut nya jika aku berpaling.. Ingat ya Raga, aku bukan lagi istri mu, kita sudah bercerai.." ucap nya


Raga tersenyum.. Ia berjalan dan membuka laci di meja nya dan mengambil sesuatu dari dalam laci itu dan memberikan nya pada Cela, "Kau masih sah menjadi istri ku... Surat yg kau tanda tangani itu palsu, sebelum bunda ke kanada dulu, kak jiwa sudah menukar nya dengan yg palsu, dan kita juga tidak bisa bercerai, karena perceraian itu bukan lah kehendak kita, bunda tidak bisa membuat kita berpisah, karena bukan kita berdua yg mengajukan gugatan itu, jadi sekarang kau madih sah istri ku. Gracela Sayang...," ucap nya sambil menyodorkan file itu pada Cela...


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2