![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga membuka pintu kamar cela dengan paksa, ia terkejut saat melihat kamar itu kosong tidak berpenghuni Raga berlari melihat seluruh pakaian yg berada di lemari nya.. Saat itu juga lutut nya menjadi lemah.. "Dia tidak ada,.! kemana dia pergi.. Dan kenapa dia meninggal kan aku" ucap nya sendiri.. Raga berlari keluar dan mencari Gadis itu ia berharap masih bisa mengejar nya.. Namun usaha nya sia-sia gadis itu sudah tidak ada di sana..
Raga kembali masuk ke dalam ia terdiam Raga tidak bisa berkata apa-apa lagi.. Ia terdiam dan tidak sengaja melihat secarik kertas yg Cela simpan di meja rias nya.. Raga mengambil nya, ia membuka surat itu lalu membaca nya..
Ia meremas surat yg dia pegang.. "Sebenar nya apa yg bunda ingin kan..! Dan apa gg bunda katakan pada cela, sehingga membuat nya pergi meninggal kan aku..!" ucap nyaa sendiri,.
__ADS_1
Raga bergegas mengambil kunci mobil nya, ia hendak menemui bunda nya.. Dengan cepat ia menyetir mobil nya pagi itu Menyusuri jalanan kota yg masih sangat sepi..
Setiba nya di rumah itu dengan cepat Raga masuk ke rumah itu dia tidak memperhati kan orang-orang yg ada di sekitar nya.. Amarah nya sudah memuncak.. ia langsung menemui Alis yg masih berada di kamar nya.
Brakk... Ia membuka pintu kamar itu kasar.. "Apa yg bunda katakan pada Gracela.. Kenapa bunda tidak bisa melihat ku bahagia.. Aku bahagia bersama nya.. Aku tidak peduli dengan keadaan nya, semua yg rerjadi bukan ingin nya, kenapa bunda begitu jahat.. apa yg bunda katakan pada nya..!!" ucap Raga marah..
__ADS_1
Raga memejam kan mata nya mencoba untuk menenang ka emosi nya, "Aku tidak mengenal bunda.. Bunda yg ku kenal tidak akan pernah melakukan hal memalukan seperti ini.. Bun dia kekasih ku hingga kapan pun aku tidak akan pernah meninggal kan nya, aku menerima nya, apa pun keadaan nya aku yakin dia pasti akan kembali..!! Aku benci bunda, sekali pun alasan bunda itu untuk kebaikan ku, aku tidak peduli.. Bagiku wanita itu satu-satu nya hidupku..!! Apa bunda lupa dia yg sudah mengembalikan lagi semangat ku, aku sudah kehilangan nya satu kali aku tidak mau kehilangan nya lagi..." ucap Raga.. Ia pergi meninggal jan rumah itu..
Jiwa hanya bisa menatap nanar pada adik nya itu.. Ia menghampiri alis sesaat setelah kepergian Raga.. "Apa yg bunda lakukan itu keterlaluan, tidak sepantas nya bunda melakukan hal itu... Bunda juga wanita, apakah bunda tidak memiliki rasa kasihan pada cela...?! dia juga korban dari semua nya.. Bunda membuat Raga semakin menjauh dari kita sekarang..." ucap nya...
Alis hanya terduam.. Iia tidak menjawab nya, Jiwa segera keluar dari kamar itu dia lebih memilih pergi dsri tempat itu,.
__ADS_1
Bersambung