![DIA [CINTA TERPENDAM]](https://asset.asean.biz.id/dia--cinta-terpendam-.webp)
Raga menatap hampa pada tubuh gadis yg di cintai nya itu ia sudah tidak bisa berkata apa-apa lsgi.. "Bertahan lah... Aku mohon bertahan lah.. Aku tidak ingin kau pergi aku tidak bisa tanpa mu.. kita baru saja bersatu.. Baru saja... Aku mohon bertahan lah cel.. Bertahan lah istri ku.." ucap nya Getir..
Jiwa menghampiri nya ia menepuk bahu adik nya itu.. "kuat.. kau harus kuat aku yakin Cela bertahan untuk mu.. KAu harus kuat... demi dia tunggu dia hingga dia kembali ke sini bersama kita.. Aku yakin Cela akan bertahan dan sembuh..." ucap Jiwa..
"Bagaimana kalau...!!" ucapan nya terhenti dia tidak sanggup untuk melanjut kan nya.. "Tidak Raga buang jauh fikiran itu,. Kau harus berdoa agar cela kembali pada mu..." ucap Jiwa... Raga terdiam,
__ADS_1
"Ini ganti dulu pakaian mu.. Lihat kau kacau sekali. Biar aku yg menjaga nya.." ucap Jiwa.. Raga hanya mengeleng.. "Aku tidak bisa kak.. Aku tidak mau meninggalkan nya sendiri.. Dokter nengataka. Aku harus bersama nya, tikaman itu mengenai irgan vital nya, Dokter mengatakan hal terburuk bisa saja terjadi.. Bagaimana jika aku pergi terjadi hal buruk pada istri ku..? Aku akan menyesal seumur hidup ku...!! Kak kenapa aku dan dia tidak bisa bersama.. Kenapa untuk bersama nya pun begitu sulit kenapa kak.. terlalu banyak ujian untuk kami berdua... kenapa aku tidak bisa memiliki nya dan hidup bahagia bersana nya" ucap nya.. Jiwa memeluk adik nya..
"Semua akan indah pada waktu nya... Kau harus yakin itu.. Tuhan tidak akan memberika. Ujian pada hamba nya, jika hamba nya tidak bisa melalui nya, aku yakin kau dan Cela pasti bisa melalui nya" ucap jiwa.. Raga terdiam.
Tiba-tiba saha Alis berlari menghampiri mereka.. Raga dan Jiwa hanya menatap nya.. "Ragaa... Ya tuhan Raga kau tidak apa-apa..?!" teriak nya... Alis langsung memeluk putra nya itu..
__ADS_1
Alis terdiam.. "Bunda datang ke sini karena mendengar keributa. Di hotel jika ada yg terluka dan mereka mengatakan jika itu kau.. Bunda mengkhawatir kan mu Raga, kau itu masih putra ku.. Kau anak ku.." ucap Alis.. Raga terdiam ua membuang wajah nya
Jiwa mendekati Alis.. "Bun lebih baik bunda pulang saja dulu bersama istri ku, biarkan Raga tenang dulu.. Dia nasih terguncang karena kejadian ini... Bunda harus mengerti" ucap nya.. Jiwa menghampiri istri nya, "Sayang tolong antar bunda pulang dulu.." ucap nya, wanita itu hanya mengangguk..
Raga masih terdiam tidak mau bicara ia hanya menggegam tangan istri nya itu.. "Bangunlah sayang.. Aku merindukan mu.. Kita bahkan belum merencanakan bulan madu kita, nanti setelah kau sembuh kita akan pergi berdua membangun keluarga kecil kita dengan 1 atau 2 anak sudah cukup.untuk ku.. Bangunlah sayang.. Aku merindukan senyuman suara dan sikap manja mu..." ucap nya..
__ADS_1
Malam itu Raga menangis sendiri ia tidak bisa lagi menahan air mata nya, Raga sangat takut kehilangan wanita itu.. Cinta pertama dan cinta terakhir nya... "Aku mencintai mu cel... aku mohon bukalah mata mu.... Sadarlah cela... Sadarlah sayang...." ucapnya
Bersambung