DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
Bab 211: Cel buka pintu nya...


__ADS_3

Cela menangis sejadi -jadi nya.. Ia tidak percaya dengan semua nya.. "Jadi benar Stefany hamil..? Jelas kan pada ku.? Kau tadi dari mana..? Apa kau menemui dia tadi..?'' ucap Cela emosi.. Raga tidak mengerti yg terjadi pada keluarga nya yg begitu cepat..


Ia terduduk di lantai ia juga tidak akan pernah mengira jika stefany akan langsung memberi tahukan semua nya pada Cela secepat itu.. Cela terdiam ia juga tahu jika hal ini pasti akan terjadi.. "Kau tadi bilang jika aku harus percaya pada mu..? Apa pun yg terjadi aku tidak boleh pergi meninggal kan mu..? Lalu jika ini kejadian nya, apa kau masih mau menahan ku..? dan apa aku harus berbagi suami ku pada wanita lain..? Apa aku harus mengalah pada semua nya...!!" ucap Cela pertengkaran itu tidak bisa di hindari lagi..

__ADS_1


"Siapa yg bilang aku akan menikahi nya? Aku tidak pernah dan tidak berfikir seperti itu..!! Aku tidak akan membagi atau pun menikahi Stefany Aku tidak akan melakukan nya" jawab Raga


Cela menggelengkan kepala nya, "Raga.. Dia hamil..!! DIA HAMIL ANAK MU, KARENA PERBUATAN MU.. KAU TIDAK AKAN TANGGUNG JAWAB..? MAU BAGAIMANA PUN KONDISI NYA BAYI YG DI KANDUNG STEFANY TIDAK BERSALAH , KAU YG SALAH RAGA..!! KALIAN YG BERSALAH..!! LALU KAU SEKARANG AKAN MELEPAS KAN TANGGUNG JAWAB MU..? DAN MENGAJAK KU UNTUK Kembali ke indonesia? Kau mau lari dari ini semua!!" ucap Cela yg membuat Raga terdiam ia tidak bisa lagi menjawab Gracela...

__ADS_1


Cela memalingkan wajah nya, ia tidak bisa lagi menahan rasa sakit nya, sudah hampir satu bulan masalah ini tidak ada titik terang nya, Jiwa menghampiri Raga dan juga Cela.. "Cel.. Jangan seperti ini..!! Ingat kau lagi hamil juga , jangan membuat janin yg ada di perut mu juga ikut tertekan, kau juga harus menjaga kondisi mu bukan..!! Sudah pergilah kee kamar mu dan beristirahat lah, Biar aku yg bicara pada Raga.. Tenangkan hati dan juga fikiran mu dulu.. Kita akan mencari jalan keluar nya bersama-sama" ucap Jiwa.. Cela terdiam ia hanya menatap hampa pada laki laki itu, Raga hanya bisa tertunduk lesu, Sementara Cela pergi ke dalam kamar nya...


Tiba-tiba saja perut nya terasa sangat sakit sekali.. "AAAGHHHH" Ia menjerit sekeras nya dan membuat Raga dan juga Jiwa terkejut mendengar nya, Darah keluar dari sana.. Cela menangis melihat nya Raga yg mendengar suara jeritan Cela langsung berlari dan berniat masuk ke sana, namun cela mengunci pintu Itu... "Cel.. Kau kenapa...!! Cela buka pintu nya.. Buka...!!" teriak Raga yg berusaha masuk ke sana...

__ADS_1


Namun suara tangisan dan juga jeritan itu menghilang, Raga semakin menghawatirkan Cela yg kini berada di kamar itu.. "Kita dobrak saja pintu nya" ucap jiwa yg mendapat anggukan dari Raga.. Mereka berdua akhir nya mendobrak pintu kamar itu bersama


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2