DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 193: sebuah jebakan [part 2]


__ADS_3

Raga memakir kan mobil nya cepat, ia tidak bisa berfikir


jernih saar mendengaar istri nya jatuh pingsan, belum lagi masalah nya bersama


stefany selesai, ia kini harus menghadapi gracela.. Raga berlari ia langsung


saja asuk ke rumah itu.. perasaan nya berubah menjadi tenang, ketika ia


mmelihat istri nya itu sudah siuman.. wajah nya g khawatir kini berubah menjadi


satu kelegaan yg terlihat.. ia langsung memeluk Gracela  di sana, “sayang kau kenapa..? kau tidak


apa-apa kan..?” ucap nya.. namun Cela tidak menjawab nya, ia memaling kan wajah


nya seolah tidak ingin melihatt Raga.. laki-laki itu tidak mengerti yg terjadi,


Raga  masih belum mengetahui jika Cela


mengetahui kejadian yg semalam dia lakukan bersama Stefany di amerika.. “Daren


bisa tinggal kan kami..? aku ingin bicara dengan suami ku berdua saja. Kau bisa


pulang, terima kasih sudah menjaga ku.” Ucap Cela, yg di jawab oleh satu

__ADS_1


anggukan oleh Deren…  laki-laki itu


keluar dari kamar itu, kini Raga dan celaa hanya berdua di tempat itu..  Raga hanya menatap aneh pada istri nya itu..


Cela memperhatikan Raga dari atas hingga ke bawah, baju yg dia gunakan masih


sana seperti baju yg di gunakan nya semalam. Gracela memberikan ponsel nya pada


Raga, ia membuka satu –persattu foto dan juga video yg di kirim kan oleh nomor


tidak di kenal itu pada nya semalam.. RagA terkejut melihat nya..  ia tidak percaya Cela mengetahui semua nya.. “bisa


jelas kan ini apa..? apa yg kau lakukan bersama Stefany di hotel itu semalam..?


..? kenapa kau tega pada ku..?  jeas kan


ini semua nya..? apa yg ku lihat ini benar..?” ucap Cela menahan tangis nya..


Raga menarik nafas panjang, ia tidak mungkin lagi menutupi nya.. “Aku tidak


sengaja melakukan nya..!! aku mabuk dan aku tidak ingat apa-apa lagi setelah


itu.. ketika aku terbangun, aku melihat stefany di samping ku..!! sungguh Cel,

__ADS_1


aku tidak berniat menghianati mu.. semua itu ke tidak sengajaan..” jawab ya


menunduk. Ia tahu pasti jika saat ini Gracela terluka. Raga tidak memungkiri


nya, ia  juga tahu dia salah.. Cela


mencoba untuk menahan emosi nya, ia menutup mata nya pelan… “tolong keluar dari


kamar ini..!! tinggal kan aku sendiri..! aku butuh waktu untuk mencerna ini


semua..” ucap Cela, Raga  hanya bisa


menuruti perintah istri nya itu.. ia pergi dan terdiam di sofa ruang tengah


rumah itu.  Ia membawa ponsel milik Cela,


dan memperhatikan foto-foto itu.. “ada yg sengaja menjebak ku di sini..? tapi


siapa..?  dan untuk apa..? dia ingin


menghancur kan rumah tangga ku dan juga pernikahan kami..” batin nya.


Raga mencoba untuk menghubungi nomor ponsel itu namun nomor itu tidak bisa di hubungii.. "orang ini dan  juga stefany mereka bekera sama.. untuk menhancurkan kehidupan ku dan juga Cela, itu tandaa nya, dia berada di hotel malam itu.." batin nya.. Raga mengirim kan nomor itu padaDaren, ia meminta Daren untuk mencari tahu dan melacak pemilik nomor itu.. Raga mencoba untuk menenangkan fikiran nya, ia menutup mata  nya sesaat dia  harus membuat Cela percaya dan memaaf kan ya, dia tidak bisa jika harus kehilangan wanita itu,..

__ADS_1


bersambung..


__ADS_2