DIA [CINTA TERPENDAM]

DIA [CINTA TERPENDAM]
bab 241: Aku di sini...


__ADS_3

Raga tertidur dengan Pulas nya di pelukan Cela, terlalu banyak pertanyaan yg ada di benak nya, tapi ia tidak merasa kuat untuk langsung bertanya pada Cela, kepala nya terlalu berat dan juga sakit sehingga Raga hanya bisa menuruti istri nya itu yg meminta nya untuk beristirahat...


Setelah melihat Raga tertidur pulas, Cela beranjak dan langsung pergi ke dapur untuk membuat kan mantan suami nya itu makanan, ia juga mengompres dahi Raga yg suhu tubuh nya semakin panas,.. "Kau itu masih sakit, kenapa kau malah keluar dari rumah sakit, lihat sekarang kau demam sangat tinggi, apa kau sudah meminum obat mu Raga" ucap nya sendiri Cela dengan telaten merawat Raga... ia melihat wajah pucat laki -laki itu... "Kau nampak kurus sekali Raga! Seperti nya kau tidak merawat diri mu, aku tidak pernah tahu, kita akan di pertemukan dengan cara yg seperti ini." ucap nya lagi.. Cela mengusap keringat yg keluar dari dahi nya... Dalam tidur nya Raga selalu memanggil nama gadis itu.. "Cel...!! Cela...!!" lirih nya, ia juga sempat mebangis di sana... "Kau pasti sangat tersiksa Raga.. Maafkan aku.." ucap nya, Cela memeluk laki -laki itu di dekapan nya berfikir jika dengan cara itu Raga bisa lebih tenang...


Dua jam berlalu, hari mulai gelap, cela terbangun lebih dulu, ia langsung menyiap kan Raga nakanan, karena seperti nya ia belum memakan apa pun.. Cela hanya tinggal menghangat kan makanan yg tadi dia sudah masak untuk laki -laki itu..

__ADS_1


Sementara Cela sibuk di dapur nya, Raga terbangun dari tidur nya, ia termenung dan mengingat tentang kejadian yg tadi dia alami, "Cela...!! Cela...,!!" panggil nya. Dengan cepat ia beranjak dan mencari wanita itu, dia takut jika itu hanyalah mimpi nya,


Ragamencari keberadaan cela, ia berjalan perlahan ketika melihat wanita yg tengah memasak di dapur nya itu.. "Cel...? Itu benar kau..?" tanya nya, Cela berbalik dan tersenyum... "Ya, aku di sini...! Kau sudah bangun..,? Apa tidur mu nyenyak. ? Bagaimaba demam mu, apa sudah turun..? Kemarilah, aku sudah buat kan bubur untuk mu, kau pasti belum makan kan..?" ucap nya yg sibuk menada makanan di meja..


Raga. Tidak percaya yg dia lihat.. ia berjalan mendejat dan langsung memeluk Gracela, Cela tersenyum ia menaruh benda yg dia pegang.. Raga masih menangis di buat nya..

__ADS_1


"Ayo duduk lah, kau harus makan dan meminum obat mu, agar kondisi mu segera pulih, dan bisa beraktifitas lagi, aku akan di sini merawat mu hingga kau sembuh... Setelah itu aku akan kembali..." ucap nya..


"Kembali..? Maksud mu.. kau akan Pergi meninggal kan ku lagi..? Kau tidak akan tinggal di sini.?" tanya Raga yg membuat nya terkejut... Cela menggeleng cepat.. "Aku bukan lagi istri mu Raga..! kita sudah bercerai kan, tidak mungkin kita tinggal bersama" jawab nya.


"Kalau begitu kembali pada ku... Aku tidak pernah nenceraikan mu.. Perceraian itu bukan kehendak ku, bukan keinginan kita berdua.. dan aku juga tidak pernah menanda tangani surat perceraian itu..." jawab Raga....

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2