
"Bunda kamu orangnya kayaknya asik ya?!" ucap Kiandra setelah Nadin meninggalkan mereka.
"Ya begitulah bunda ku, orangnya rame!" ucap Keysa menggambarkan bagaimana sifat bundanya yang suka ceplas ceplos.
"Kalau rame gitu biasanya pasangannya irit ngomong loh!?"
"Bener banget tebakan Lo!?"
"Hahhh, jadi bener ayah kamu irit ngomong?"
"Irit banget. Kata orang-orang sih ayah tuh kayak balok es, dingin banget. Ngomongnya kayak robot, paling nggak bisa nunjuki perasaan sayang! Aneh dek pokoknya kalau lagi pengen manja, jadi pengen ketawa!?" Keysa juga tengah menggambarkan sosok ayahnya, ia sampai tertawa sendiri jika ingat dengan sifat-sifat ayahnya yang kadang terlalu kaku.
"Kayaknya kita senasib,"
"Benarkah? Jadi papa kamu juga irit ngomongnya?"
"Kata orang sih gitu, tapi kalau sama aku, mama atau adek aku nggak! Lebih tepatnya galak sih, katanya!"
"Kok katanya terus?"
"Ya emang kalau di rumah nggak jauh beda sih sama mama, agak gitu!?" ucap Kiandra sambil menaikkan sebelah bahunya.
"Cerewet maksudnya?" tanya Keysa dan akhrinya mereka pun tertawa bersama.
***
"Bund,"
Sedari pukangs ejolah Elan terus mengekor pada bundanya.
"Apaan sih Lan?"
"Ayolah bund, bujuk ayah supanya kasih kunci motor Elan!"
"Buat apa?"
"Emang Key belum cerita sama bunda?"
"Soal apa?"
"Guru privat Elan!"
Akhrinya karena capek terus berjalan, berputar-putar, Nadin pun memutuskan untuk duduk di sofa dan Elan pun mengikutinya.
Jadi bener Elan akan belajar sama Kia, bagaimana kalau mas Rendi sampai tahu kalau guru privat Elan Kia!? batin Nadin, sebenarnya ia senang karena Elan dan Kia mungkin bisa dekat, tapi ia tidak yakin jika suaminya akan setuju.
"Bagaimana bund?"
"Sebenernya ayah kamu sudah ngijinin_!"
"Jadi_!" Elan langsung berdiri dari duduknya dan Nadin pun mengangukkan kepalanya.
"Yes!!!!!" Elan begitu senang, "Jadi Elan boleh pakek motor Elan lagi?"
"Iya, tapi ada syaratnya!"
"Apa bund?"
__ADS_1
"Harus pulang tepat waktu dan bener-bener belajar. Kamu tahu kan gimana papa kamu!?"
"Iya bund, jangan khawatir. Kali ini Elan akan bener-bener belajar!"
"Bunda pegang ya omongan Elan!?"
"Iya bund, nggak percayaan banget. Sekarang mana kuncinya?"
Nadin pun mengeluarkan kunci motor dari saku celananya,
"Ini, ingat ya nggak_!"
"Nggak boleh pulang malam, belajar yang bener!" ucap Elan yang segera memotong ucapan bundanya.
"Elan berangkat dulu ya bund!"
"Memang berangkat begitu aja?" tanya Nadin saat melihat penampilan Elan yang cukup berantakan.
"Memang kenapa bund sama Elan?" tanyanya sambil meregangkan kedua tangannya.
"Yang rapi dikit dong Lan, mandi yang wangi."
"Ini Elan juga udah ganteng bund! Ntar kalau Elan pakek mandi, Elan bakal terlambat. Udah ya bund, Elan berangkat dulu. Assalamualaikum!"
"Waalaikum salam!"
***
Di tempat lain, terlihat Kiandra ragu-ragu. Ini untuk pertama kalinya ia akan berbohong pada papanya demi Elan.
"Gini pa, sebenernya kemarin tuh KIA dapat undangan buat pengajian rutin di masjid setiap ba'dha ashar. Tapi kalau papa nggak ijinin Kia juga nggak akan pergi!" Ucap Kiandra dnagn begitu Hati-hati, ia tahu tidak mudah untuk mendapatkan ijin dari papanya.
Alex pun tersenyum, "Masak papa akan larang sih kalau Kia mau pengajian. Lagi pula papa juga seneng kalau Kia sudah mulai bisa bergaul dengan tetangga sekitar,"
Kiandra akhirnya bisa bernafas lega, "Makasih ya pa, kalau gitu Kia berangkat dulu ya pa. Assalamualaikum!"
"Waalaikum, hati-hati. Pulangnya nggak usah Sampek malam!"
"Iya pa!"
Seperti yang sudah di rencanakan, Elan dan kiandra pun akhrinya janji bertemu di masjid yang ada di dekat rumah kiandra setelah kiandra mengirimkan pesan pada Elan tentang lokasi rumahnya.
"Sudah lama ya?" tanya Elan dengan nafas yang memburu, sepertinya ia baru berlari.
"Waalaikum salam!"
Ya elah, kenapa bisa lupa lagi sih ...., keluh Elan dalam hati.
"Assalamualaikum! Maaf tadi_!"
"Nggak ada alasan ya, sudah kamu baca kan persyaratannya? Atau perlu aku bacakan lagi?"
"Nggak perlu ingat kok!"
"Aku nggak butuh ya buat peraturan cuma buat kamu ingat, tapi kamu laksanakan. Datang sebelum sholat ashar, kalau ketemu langsung ucap salam, bawa buku pelajaran. Dan lihat mana tas kamu?"
Elan kembali menepuk kepalanya,
__ADS_1
"Tadi bawa!"
"Lalu?"
"Ketinggalan di tempat tambal ban!"
"Kok bisa?"
"Makanya, kalau aku mau bicara itu dengerin dulu. Jadi gini ya, aku tadi berangkat jam tiga, tiba-tiba di jalan ban motorku bocor, trus kayaknya aku lupa ninggalin tas aku di sana!"
"Trus gimana dong sekarang?"
"Bagaimana kalau pengenalan dulu!?"
"Kita kan udah kenal, nggak usah ngadi-ngadi deh!"
"Maksudnya bukan pengenalan kitanya, tapi pengenalan. pelajarannya. Kan kamu bawa buku!?" ucap Elan yang selalu saja pintar membalikkan keadaan.
"Issttttt!?" Kiandra hanya bisa berdesis karena ulah Elan.
Dan akhirnya mereka pun terpaksa belajar dengan seadanya,
Pada dasarnya Elan anak yang cerdas jadi bukan hal yang sulit untuk mengajari Elan jika dianya mau.
Hingga azan magrib berkumandang dan mereka pun mengakhiri belajarnya.
"Besok lagi, awas kalau telat lagi!"
"Tadi kan telatnya bukan salah aku."
Kiandra tengah sibuk mengemasi barang-barangnya sedang Elan sibuk mengamati wajah cantik Kiandra.
"Kenapa lihat-lihat?" tanya Kiandra judes.
"Judes banget!" ucap Elan sambil tersenyum dan beranjak dari duduknya, ia berbalik begitu saja hendak meninggalkan Kiandra.
"Ehhh mau kemana?" tanya Kiandra dan Elan pun kembali menoleh ke belakang dan mengerutkan keningnya,
"Kenapa?"
"Kalau mau pergi ucap salam dulu!"
"Siapa yang pergi. Nanti tunggu aku di depan setelah sholat magrib, baru aku akan ucap salam!" ucap Elan dan ia pun kembali berjalan meninggalkan kiandra, meninggalkan Kiandra yang tercengang.
"Setelah sholat magrib? Maksudnya dia mau sholat magrib? Memang iya!?" gumamnya sambil menatap punggung Elan yang semakin menghilang di balik dinding masjid yang memisahkan antara jamaah laki-laki dan jamaah perempuan.
Kiandra pun mempercepat langkahnya saat iqomah sudah berkumandang, ia segera menuju ke tempat wudhu dan mengambil wudhu.
Bersambung
Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya ya
Follow akun Ig aku ya
Ig @tri.ani5249
...Happy reading 🥰🥰🥰...
__ADS_1