Elan Untuk Kiandra

Elan Untuk Kiandra
Bab 52


__ADS_3

Kia begitu penasaran dengan sosok muda yang luar biasa itu, membaca dari berita, sepertinya pria itu cukup berpengaruh di dunia bisnis meskipun baru.


Semua karyawan akhirnya Sudja berkumpul di aula kantor, ruangan yang cukup lua situ terisi hampir empat puluhan karyawan laki-laki dan perempuan.


"Itu itu mereka datang!" riuh suara para karyawan membuat Kiandra dan teman-temannya ikut penasaran.


Dan benar saja saat semua karyawan terdiam, beberapa orang masuk ke ruangan itu, karena tiba-tiba suasan menjadi begitu hening membuat langkah kaki mereka menggema di seluruh ruangan.


Kiandra tertegun pada satu orang yang berada di urutan paling depan, meskipun saat ini wajahnya sudah terlihat dewasa tapi ia masih belum lupa dengan wajah itu.


"Elan!" gumamnya lirih hingga membuat rekannya yang berdiri di sebelahnya menoleh padanya,


"Kamu mengenalnya?" tanya rekan kerjanya.


Kia segera sadar dan dengan cepat menggelengkan kepalanya,


"Tidak!"


Kiandra begitu terkejut saat mengetahui ternyata itu Elan. Ia tidak menyangka setlh tujuh tahun akhirnya Elan kembali.


Elan akhirnya melintas di depannya, tapi pria itu sama sekali tidak menoleh padanya membuat Kiandra merasa kecewa,


Elan sudah melupakan aku ....


Akhirnya Kiandra memilih tempat di paling belakang agar bisa lebih cepat meninggalkan tempat itu saat pidato Elan selesai.


"Kenapa anda tidak menyapa nona Kia, pak?" tanya Gama yang tahu apa tujuan utama Elan kembali ke Jakarta.


"Belum waktunya!" ucap Elan sambil memutar-mutar bolpoin yang ada di tangannya.


Akhirnya kini ia mendapatkan ruangan baru di perusahan itu, ruangan yang sebelumnya menjadi ruangan bos yang lama.


"Aku akan jadikan perusahan ini kantor utama ku, jadi pindahkan beberapa berkas penting ke sini!"

__ADS_1


"Baik pak!"


Setelah pertemuan itu terlihat Kiandra tidak bisa konsentrasi dengan pekerjaannya.


"Nglamun aja, ada apa sih?" tanya Ria, rekan kerjanya.


"Nggak pa pa, cuma kurang tidur aja semalam!"


"Sampek nggak sempet buka hp ngapain aja semalam kalau kurang tidur?"


"Nggak pa pa," jawab Kia asal, ia pun memilih berdiri dari duduknya, "Aku mau ke pantry ada yang mau nitip kopi nggak?"


"Boleh deh!" ucap beberapa dari keenam rekan kerjanya itu.


"Baiklah, semuanya ya?" tanya Kia lagi.


"Iya dong!" jawab mereka serentak.


"Aku bantu ya!" tawar Ria.


"Baiklah!"


Akhrinya Kiandra pun meninggalkan ruang kerjanya dan pergi ke pantry.


Srekkkkkkkkk


Tiba-tiba tubuhnya di tarik masuk oleh seseorang, dengan reflek Kia menutup matanya.


Ngikkk


Dan terdengar pintu pantry di tutup dari dalam membuat Kia hampir saja berteriak,


Tapi dengan cepat orang itu menutup mulutnya membuat Kia terdiam,

__ADS_1


Jarak mereka begitu dekat hingga ia bisa merasakan hembusan nafas orang yang tengah mengungkung tubuhnya.


Ya Allah ini siapa? Ya Allah lindungi hamba ...., tubuh Kia sudah gemetar ketakutan.


Tapi segera ia membuka matanya saat orang itu sudah melepaskan tangan dan bekapan di mulutnya,


"Elan," gumam Kia, "Maksudnya pak Elan!" segera Kia meralatnya.


Kini rasanya jantungnya yang tadi deg-degan takut ad orang jahat yang hendak menyakitinya, kini berubah menjadi perasaan yang campur aduk antara senang, sedih, rindu, takut, marah menjadi satu.


Elan tersenyum tapi sepertinya senyum itu tidak selepas dulu,


"Apa kabar, Kia?"


"Alhamdulillah saya baik pak! Maaf tapi saya mau buat kopi!" ucap Kia yang tengah berusaha menghindar dari Elan. Tapi dengan cepat Elan menarik kembali tangan Kia hingga tubuh mereka saling berhimpit.


"Pak tolong lepaskan, kita buka muhrim!"


"Siapa bilang?"


"Maksudnya?"


Elan pun kembali menarik tangan Kia, ia membawa Kia keluar dari pantry.


Tapi Ria yang hendak menyusul Kia melihat kejadian itu,


"Itu kayaknya pak Elan tadi, trus kenapa menarik tangan Kia kayak gitu?"


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya


Follow akun Ig aku ya

__ADS_1


Ig @tri.ani5249


...Happy Reading 🥰🥰🥰...


__ADS_2