Elan Untuk Kiandra

Elan Untuk Kiandra
Bab 6


__ADS_3

Kiandra


"Dia tadi siapa nak?" tanya mamanya saat mereka tengah duduk di meja makan, mereka belum memulai makan karena tengah menunggu seseorang yang belum bergabung dengan mereka.


"Siapa ma?" tanya Kiandra yang ikut membantu mamanya mengambilkan gelas dan piring.


"Anak laki-laki tadi?" tanya Aisyah, ia merasa tidak asing dengan anak laki-laki yang telah mengobrol dengan putrinya tadi.


"Nggak tahu, ma. Orang aneh, dia tiba-tiba datang aja. Lagian ngapain sih ma, penasaran banget sama tuh anak!?" tanya Kiandra yang tidak kalah penasaran, pasalnya selama ini bahkan mamanya tidak begitu tertarik dengan teman-temannya. Dan orang asing itu tiba-tiba menyita perhatian mamanya.


"Bukan apa-apa, hanya saja wajahnya tidak asing buat mama!" ucap Aisyah yang kemudia duduk setelah selesai dengan pekerjaannya.


"Lagi ngomongin apa sih? Serius banget, papa sampai nggak di ajak!?" seorang pria baru saja menuruni tangga, wajahnya tampak segar dengan rambut yang sedikit basah, pria dengan lengan bertato itu sepertinya baru saja mandi.


"Nggak tahu nih pa, kayaknya mama lagi mengagumi seorang pria selain papa!?" ucap gadis dengan jilbab instannya itu tersenyum menggoda sang papa yang suka cemburuan.


Pria itu pun menoleh pada sang istri, dan mengerutkan keningnya.


"Enggak mas, itu tadi ada pemuda yang dekati putri kamu!?"


"Kok jadi Kia sih, ma!?" protes Kiandra.


"Kia, jangan aneh-aneh ya. Papa nggak ngijinin Kia main pacar-pacar an!" ucap pria itu sambil duduk dan Aisyah pun segera menyiapkan piring untuk suaminya.


"Apalagi Kita belum mengenal Jakarta, Jakarta tetaplah lebih besar dari Surabaya, orangnya lebih aneh-aneh!?" pria itu tampak begitu mengkhawatirkan jika sampai putrinya mengenal pacaran.


"Apaan sih pa, nggak lah. Nggak mungkin Kia pacaran. Di agama kita kan nggak ada yang namanya pacar-pacarnya!"


"Baguslah kalau Kia ngerti!?"


"Sudah ah, jangan debat terus. Ayo makan!?" ucap Aisyah menengahi pembicaraan antara suami dan putrinya itu.


Mereka pun akhirnya mulai makan,


"Jadi beneran papa akan menetap di Jakarta?" tanya Mia di tengah-tengah percakapan santai mereka.


"Lihat aja nanti, Kia. Lagi pula adik kamu juga ada di Semarang, kita jadi lebih dekat sama adik kamu. Papa juga nggak mungkin bawa kalian ke Surabaya lagi. Banyak kenangan buruk di sana!"


"Tapi mbah sama pak lek Nino kan masih di Surabaya.?"


"Papa sengaja minta pak lek kamu buat ngurus usaha papa yang di sana, lagian kenapa? Kia nggak suka tinggal di Jakarta?"


"Suka sih, tapi kan Kia belum dapat teman di sini!"

__ADS_1


"Nanti juga dapat, sayang!?" Aisyah seolah menyadari kegelisahan putrinya itu.


"Iya sayang, papa juga percaya putri papa ini gampang, berbaur." ucap papa Kiandra.


Kembali mengingatkan tentang kisah cinta Alex dan Aisyah, dan yang belum baca bisa langsung cusss ke cerita mereka yang banyak bawangnya judulnya "Mr arrogant vs Mrs salihah"


Setelah keluar dari penjara, untuk menghindari gunjingan yang terjadi pada keluarganya, si arrogant sengaja memutuskan hubungan dengan semua masalahnya, ia memilih membawa keluarganya ke tempat baru yang tidak mengenalnya, yaitu Semarang.


Mereka hanya sesekali menghubungi ibunya Aisyah hanya untuk menanyakan kabar dan selebihnya tidak, ia bahkan menitipkan perusahaan pada Leon dan Gus Raka untuk di kelola dan ia memilih membangun perusahaan baru dari nol, meskipun tidak sebesar dulu tapi ia merasa lebih tenang karena setidaknya kehidupan mereka tidak dibayang-bayangi oleh kesalahannya di masa lalu.


***


"Aku bareng papa aja ya!?" ucap Kiandra yang sudah siap dengan seragamnya.


"Serius nggak bareng sama mama?" tanya Aisyah yang terlihat masih sibuk merapikan meja makannya.


"Iya ma, Kia nggak enak ma, masak baru masuk sudah terlambat sih. Iya kan pa?" tanyanya pada sang papa yang terlihat menenteng tas kerjanya.


"Iya ma, biar Kia sama mas aja. Kalau hari ini nggak sibuk banget nggak usah ke kantor, lagi pula sekretaris baru papa sudah ada."


Aisyah yang berberes segera menghentikan kegiatannya, ia menatap suaminya dengan tatapan penuh selidik,


"Cewek?" tanyanya kemudian.


"Adinda atau Aditya?" tanya Aisyah lagi.


Hal itu berhasil membuat kiandra tertawa,


"Ha ha ha ..., ma, cemburunya jangan kebangetan."


"Nggak pa pa Kia, papa seneng kalau mama kamu cemburu seperti itu!"


Kia mencebirkan bibirnya pada Alex, "Awas aja ya pa, kalau galak-galak sama bawahan. Nanti nggak tahan lagi, mengundurkan diri lagi tuh sekretaris!?"


"Memang papa galak!?" ucap Alex sambil mencomot sebuah stroberi yang ada di atas piring buah.


"Nggak!?" jawab Kia dan Aisyah bersamaan.


"Kompak banget!?" ucap Alex lagi.


"Papa tuh nggak galak, tapi arrogant banget!" ucap Kia lagi, "Temen Kia sampek pada takut semua sama papa, mereka nggak berani main ke sini gara-gara papa!"


"Bagus dong!" ucap Alex dengan santainya.

__ADS_1


"Kok bagus sih pa!?" protes Kia.


"Satu teman yang baik dan setia jauh lebih baik dari pada seratus teman yang hanya mau dekat sama Kia saat kia bahagia, jadi nggak usah lah banyak-banyak teman. Nanti kalau ada yang benar-benar pengen berteman sama Kia, teman itu akan datang sendiri tanpa Kia cari!"


"Mana ada kayak gitu!" Kia terlihat tidak setuju dengan ucapan papanya.


"Ada!"


"Nggak ada!"


"Ada!"


"Nggak ada!"


"Sudah cukup!" akhirnya Aisyah melerai perdebatan antara ayah dan anak itu,


"kalian apa-apa an sih, bukannya berangkat malah berdebat, sudah sana berangkat!"


"Iya sayang, maaf ya!?" Alex segera memeluk Aisyah dan mencium keningnya.


"Issttttt, pagi-pagi udah bermesraan aja di depan anaknya,"


Kiandra pun segera menyambar tasnya yang berada di atas kursi dan menyandarkannya di bahu,


"Udah ah mending Kia tunggu di mobil, Assalamualaikum!"


"Waalaikum salam!?" jawab Alex dan Aisyah sambil tersenyum melihat kelakuan putrinya yang kadang begitu judes kadang lembut itu.


"Ya sudah, mas berangkat dulu ya sayang." pamit Alex lalu meninggalkan kecupan di kening istrinya sekali lagi dan mengulurkan tangannya,


"Assalamualaikum!"


"Waalaikum salam!" jawab Aisyah sambil mencium punggung tangan suaminya.


Bersambung


Jangan lupa untuk memberikan Like dan komentar nya ya kasih vote juga yang banyak hadiahnya juga ya biar tambah semangat nulisnya


Follow akun Ig aku ya


Ig @tri.ani5249


...Happy reading 🥰🥰🥰...

__ADS_1


__ADS_2