Fake Friend In Silence

Fake Friend In Silence
SNMPTN


__ADS_3

Ujian kelulusan tinggal beberapa minggu lagi, banyak siswa yang berlomba lomba untuk mempersiapkan ujian kelulusan sebaik mungkin dengan mengikuti bimbel di rumahnya masing masing.


Beberapa hari ini pun perpustakaan yang biasanya sepi tak berpenghuni mulai terlihat ramai dengan murid murid yang ingin meminjam buku untuk digunakan sebagai referensi belajar mereka menghadapi ujian kelulusan ini, tetapi yang namanya sekolah ya tetap sekolah tak sedikit juga siswa yang hanya acuh dan bodoamat dengan ujian yang terdengar sakral.


Mengapa disebut dengan ujian sakral? Itu karena memang hari dimana diadakanya ujian kelulusan adalah sebagai penentu bagi siswa tersebut apakah nilai mereka layak untuk di tukar dengan ijazah dan pernyataan lulus atau malah sebaliknya, bisa dikatakan bahwa siswa yang bersekolah selama tiga tahun masa depanya hanya akan di tentukan dengan ujian yang akan berlangsung selama beberapa hari saja.


Oleh sebab itu semua siswa berjuang mati mati an untuk bisa belajar di perpustakaan, begitu juga dengan Salwa dan Vina yang setiap akhir akhir ini pasti akan langsung pergi ke perpustakaan hanya untuk bisa mendapatkan buku incaranya lebih dulu.


Tetapi sepertinya hari ini rutinitas mereka akan sedikit berbeda dari biasanya. Hari ini Salwa tidak akan menuju perpustakaan begitu pula dengan Vina yang tidak bersemangat untuk datang ke perpustakaan jika tidak ada Salwa, alhasil untuk hari ini Vina yang tidak memiliki urusan lain terpaksa menunda rutinitasnya dan memilih pergi ke kantin saja.


Hari ini Salwa pergi ke ruang BK untuk mengikuti kegiatan pengisian PDSS di sekolahnya, rencananya dia akan bergabung dengan beberapa murid untuk mengikuti SNMPTN tahun ini, harapan terbesar Salwa mengikuti SNMPTN adalah bisa lolos seleksi masuk perguruan tinggi lewat jalur undangan yang pasti akan lebih menyenangkan daripada harus berjuang untuk mengikuti tes SBMPTN.


Walaupun pada kenyataannya Salwa juga sudah belajar sedari dulu dan juga sudah mempersiapkan diri dengan sebaik mungkin untuk mengikuti tes itu, tetapi menurut dirinya sendiri pasti akan jauh lebih menyenangkan jika dirinya bisa lolos seleksi lewat jalur undangan yang akan di buka dalam waktu dekat ini tanpa harus repot repot mengikuti tes SBMPTN-UTBK yang akan diadakan kurang lebih 3 bulan lagi.


Salwa masuk ke dalam BK dengan sopan, dia juga tidak malu malu seperti biasanya, mengingat ruangan kecil berukuran kurang lebih 10x12 meter itu sudah terlihat ramai di penuhi beberapa murid dari kelas lain yang sudah duduk di kursi plastik yang telah di sediakan, Salwa masuk dan melihat sekeliling, tidak asa kursi kagi yang terisisa, jadi dia putuskan untuk berdiri saja.


Salwa berdiri dan ikut berbaris bersama tiga siswa lainya yang sepertinya juga tidak mendapat tempat duduk seperti dirinya, Salwa hanya diam dan berdiri, dia sesekali membenarkan letak kacamata yang dipakainya.


Sepanjang perjalanan tadi dalam hatinya Salwa tidak henti hentinya memanjatkan doa, dia sangat berharap bisa terdaftar dalam siswa eligible di SMA elit ini, karena selain mengikuti pengisian PDSS, salah satu syarat untuk bisa mengikuti SNMPTN adalah terdaftar dalam urutan siswa yang eligible dari sekolahnya masing masing.


Di dalam ruangan ini Salwa merasa sepertinya hanya dirinya saja yang berasal dari kelas XII IPA-3 dilihat dari badge yang terpasang di lengan seragam masing masing siswa yang berada di ruangan ini, rata rata yang ingin mengikuti SNMPTN adalah siswa dari kelas XII IPA-1.


Salwa lalu menghembuskan nafasnya sepelan mungkin, berusaha menetralkan degup jantungnya yang berpacu lebih cepat, pikiran pikiran buruk selalu saja menerpanya kala melihat satu per satu siswa yang berada di dalam ruangan BK ini adalah termasuk siswa dari kelas yang notabene nya adalah kelas dengan murid terpandai se SMA Garuda.


Ketika sedang menilik satu per satu wajah teman teman se perjuanganya, tiba tiba datang salah satu guru membawa tumpukan raport ke arah mereka semua.


Pak Slamet, guru BK ini adalah satu satu nya guru yang menjadi pembimbing untuk semua murid SMA Garuda yang berniat ingin melanjutkan belajarnya dan sekaligus pembimbing SNMPTN di SMA garuda ini.


"Selamat Siang anak anak" Sapanya dengan suara lantang dengan senyum yang ramah ketika sudah mendekat.


Sambil meletakkan tumpukan raport yang di bawanya, beliau duduk di kursi hitam dan lalu melepas kacamatanya.


"Apakah semua anak sudah datang, atau masih ingin menunggu yang lain?" Tanya Pak Slamet pada salah seorang siswi paling pojok, sembari menautkan kedua telapak tanganya.


Salwa yang memperhatikan pak Slamet segera mendongak dan mengikuti arah pandangan guru di depannya ini, sedikit menyipitkan matanya untuk bisa melihat siapa sosok murid paling pojok yang sedang di tanyai pak Slamet itu, setelah melihat dengan seksama wajah siswi itu Salwa sepertinya tau siapa dia.


Meskipun Salwa tidak terlalu mengenal banyak teman di kelasnya atau hampir tidak mempunyai teman akrab di sekolah elit ini tetapi untuk urusan gadis satu itu siapa yang tidak mengenalnya bahkan bisa Salwa yakini kalau semua murid di SMA elit ini pasti mengenal gadis cantik itu.

__ADS_1


Acellia Priska, gadis cantik nan pintar dari kelas XII IPA-1 yang juga merupakan mantan ketua osis SMA Garuda tahun lalu itu rupanya juga ikut bergabung dalam mengikuti SNMPTN di sekolah ini.


Bagi Salwa itu memang wajar, selain Celli adalah anak yang pintar, gadis itu sepertinya juga mudah bergaul dengan siapa saja apalagi dengan semua guru.


"Jadi dia juga ikut" Gumam Salwa dalam hati sambil manggut-manggut


Melihat Celli, gadis berkulit putih dengan rambut hitam lurus itu menjawab pertanyaan pak Slamet dengan senyum yang mengembang dan ramah, kepercayaan diri Salwa yang semula naik sempat merosot, dia menjadi pesimis. Dan lagi lagi Salwa selalu membandingkan kekuranganya dengan kelebihan orang lain yang dia rasa jauh lebih baik dari dirinya sendiri.


"Sepertinya sudah tidak ada pak" Jawab Celli dengan menunduk sopan dan senyum ramah.


Pak Slamet manggut-manggut, kemudian beliau mengambil selembar kertas dan bolpoint di atas mejanya.


"Ini" Katanya sembari menyodorkan alat tulis itu kepada Celli, kemudian Celli bergegas berdiri untuk mengambilnya.


"Tulis nama dan kelas kalian disini, serta nama universitas yang kalian tuju dan jurusan yang ingin kalian ambil" Kata Pak Slamet menjelaskan


"Saya mau masuk dulu, nanti setelah selesai salah satu dari kalian silahkan panggil saya" Ujarnya lagi sembari berdiri dan lalu masuk ke dalam bilik yang berada di dalam ruang BK.


Setelah Pak Slamet berlalu pergi, Celli kemudian menuliskam terlebih dahulu namanya dimulai dari dirinya kemudian selembar kertas itu beralih dari siswa satu ke siswa lainya, Salwa yang berdiri paling pojok kiri sudah pasti mendapat giliran terakhir.


Ketika kertas itu ada pada dirinya, dia tidak sengaja melihat nama Celli yang berada pada urutan pertama, nama besarta kelas dan universitas serta prodi yang dia ambil sudah tertulis jelas di kertas itu.


Salwa sedikit terkejut melihatnya, jadi mantan ketua osis cantik itu juga mengincar universitas yang sama dengan dirinya.


Buru buru Salwa menuliskan nama beserta kelasnya, tak lupa juga menuliskan "UNIVERSITAS INDONESIAKertas sudah terisi penuh dengan nama nama siswa yang berada di dalam ruang BK itu, rupanya ada 53 siswa yang berniat mengikuti SNMPTN tahun ini.Memang tidak banyak siswa yang berminat untuk mengikuti jalur ini, banyak dari kalangan siswa siswi yang tidak percaya diri dengan kemampuan dirinya sendiri dan tidak mau repot untuk mengikuti jalur ini.Itu karena memang untuk bisa ikut SNMPTN selain harus mengisi PDSS terlebih dahulu, siswa juga harus termasuk ke dalam daftar siswa eligible di sekolahnya, sedangkan supaya bisa menjadi siswa eligible di SMA Garuda ini syaratnya cukup ketat karena nilai raport lah yang menjadi patokannya.Jadi hampir 90% siswa di sekolah ini tidak mau ambil pusing dan memilih untuk mengikuti jalur SBM saja dibandingkan mengikuti SNMPTN.Note!_______________________________*Siswa eligible merupakan siswa yang dinyatakan layak mendaftar SNMPTN.*PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar*SNMPTN adalah salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, selain seleksi mandiri serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.*SBMPTN merupakan seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi negeri menggunakan pola ujian tertulis secara nasional._______________________________🌟🌟Pengisian PDSS sudah usai, sekarang saatnya semua murid kembali ke kelas masing masing.Untuk pertemuan pertama hari ini Pak Slamet sudah memberikan informasi bahwa pendaftaran SNMPTN bisa dilakukan dua hari lagi melalui ponsel masing-masing siswa dan akan dilakukan secara pribadi.Selain itu Pak Slamet juga sudah memberi penjelasan tentang SNMPTN ini bahwa pihak sekolah sangat berharap kepada seluruh siswa yang ingin mendaftar jalur ini untuk tetap konsisten pada pilihan universitas dan prodi masing masing yang telah di pilih secara pribadi oleh siswa pendaftar.Itu karena memang banyak himbauan dan peraturan bagi seluruh siswa yang ingin mendaftar jalur SNMPTN, seperti siswa yang lolos SNMPTN tahun ini tidak akan bisa mengikuti SBMPTN di tahun berikutnya dan masih banyak lagi.Jadi sangat di anjurkan kepada seluruh pendaftar agar memilih universitas dan prodi sesuai minat masing masing pendaftar dan tidak memilih universitas secara asal asal an.Satu per satu siswa yang berada di dalam mulai keluar, Salwa yang memang tidak suka buru buru seperti siswa lain masih tetap berada di dalam ruangan BK ini, dia hanya ingin menunggu sampai semua benar benar sudah keluar.Salwa tidak langsung pergi ke kelasnya seperti siswa lain, rencananya dia akan ke perpustakaan terlebih dahulu untuk meminjam buku disana.Waktu istirahat masih tersisa sepuluh menit itu artinya dia masih punya waktu mampir ke perpustakaan. Semua siswa sudah keluar, Salwa lalu ikut melangkahkan kakinya keluar dari ruangan ini.Dia berjalan santai menuju pintu BK, tetapi ketika sudah keluar dari ruangan itu langkah kakinya tiba tiba saja terhenti saat mendapati Lisa yang berdiri di depan pintu BK sedang tersenyum ke arahnya."Hai Salwa.....?"...Happy Reading❤️......&......See You Next Chapter ❤️...Kamis, 18 Maret 2021📸MyHome📍


Kertas sudah terisi penuh dengan nama nama siswa yang berada di dalam ruang BK itu, rupanya ada 53 siswa yang berniat mengikuti SNMPTN tahun ini.


Memang tidak banyak siswa yang berminat untuk mengikuti jalur ini, banyak dari kalangan siswa siswi yang tidak percaya diri dengan kemampuan dirinya sendiri dan tidak mau repot untuk mengikuti jalur ini.


Itu karena memang untuk bisa ikut SNMPTN selain harus mengisi PDSS terlebih dahulu, siswa juga harus termasuk ke dalam daftar siswa eligible di sekolahnya, sedangkan supaya bisa menjadi siswa eligible di SMA Garuda ini syaratnya cukup ketat karena nilai raport lah yang menjadi patokannya.


Jadi hampir 90% siswa di sekolah ini tidak mau ambil pusing dan memilih untuk mengikuti jalur SBM saja dibandingkan mengikuti SNMPTN.


Note!


_______________________________

__ADS_1


*Siswa eligible merupakan siswa yang dinyatakan layak mendaftar SNMPTN.


*PDSS merupakan basis data yang berisi rekam jejak kinerja sekolah dan nilai rapor siswa yang eligible mendaftar


*SNMPTN adalah salah satu bentuk jalur seleksi penerimaan mahasiswa untuk memasuki perguruan tinggi negeri yang dilaksanakan serentak seluruh Indonesia, selain seleksi mandiri serta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri.


*SBMPTN merupakan seleksi bersama dalam penerimaan mahasiswa baru di lingkungan perguruan tinggi negeri menggunakan pola ujian tertulis secara nasional.


_______________________________


🌟🌟


Pengisian PDSS sudah usai, sekarang saatnya semua murid kembali ke kelas masing masing.


Untuk pertemuan pertama hari ini Pak Slamet sudah memberikan informasi bahwa pendaftaran SNMPTN bisa dilakukan dua hari lagi melalui ponsel masing-masing siswa dan akan dilakukan secara pribadi.


Selain itu Pak Slamet juga sudah memberi penjelasan tentang SNMPTN ini bahwa pihak sekolah sangat berharap kepada seluruh siswa yang ingin mendaftar jalur ini untuk tetap konsisten pada pilihan universitas dan prodi masing masing yang telah di pilih secara pribadi oleh siswa pendaftar.


Itu karena memang banyak himbauan dan peraturan bagi seluruh siswa yang ingin mendaftar jalur SNMPTN, seperti siswa yang lolos SNMPTN tahun ini tidak akan bisa mengikuti SBMPTN di tahun berikutnya dan masih banyak lagi.


Jadi sangat di anjurkan kepada seluruh pendaftar agar memilih universitas dan prodi sesuai minat masing masing pendaftar dan tidak memilih universitas secara asal asal an.


Satu per satu siswa yang berada di dalam mulai keluar, Salwa yang memang tidak suka buru buru seperti siswa lain masih tetap berada di dalam ruangan BK ini, dia hanya ingin menunggu sampai semua benar benar sudah keluar.


Salwa tidak langsung pergi ke kelasnya seperti siswa lain, rencananya dia akan ke perpustakaan terlebih dahulu untuk meminjam buku disana.


Waktu istirahat masih tersisa sepuluh menit itu artinya dia masih punya waktu mampir ke perpustakaan. Semua siswa sudah keluar, Salwa lalu ikut melangkahkan kakinya keluar dari ruangan ini.


Dia berjalan santai menuju pintu BK, tetapi ketika sudah keluar dari ruangan itu langkah kakinya tiba tiba saja terhenti saat mendapati Lisa yang berdiri di depan pintu BK sedang tersenyum ke arahnya.


"Hai Salwa.....?"


...Happy Reading❤️...


...&...


...See You Next Chapter ❤️...

__ADS_1


Kamis, 18 Maret 2021📸


MyHome📍


__ADS_2