
**
Weekend yang menjadi rutinitas semua orang, ketika yang lelah bekerja pasti menggunakan weekend dengan bersantai ataupun memanfaatkan waktu yang sangat ditunggu ini dengan hal hal yang mampu menghilangkan pikiran yang stres ketika bekerja.
Begitu juga dengan Salwa, Setelah membersihkan diri Salwa lalu berjalan menghampiri meja makan yang ada di sudut ruangan tengah. Dia buka tudung saji yang ada diatas meja, dan kosong.
Sudah pasti tidak ada makanan apapun karena memang dia tinggal sendiri.
"Bodohnya diriku ini" Celoteh Salwa sambil cengengesan
"Udah tau dirumah sendirian, masih aja segala cek tudung saji, ya kosong lah" Tambahnya lagi sambil tertawa terbahak-bahak
Salwa lalu berjalan menuju kamarnya, dia raih dompet dan blazer hitam memakainya asal dan pergi menuju pintu depan. Rencananya dia akan pergi ke pasar untuk membeli bahan makanan yang akan dimasak
**
08.30 DI PASAR
Salwa pergi ke pasar dengan menggunakan angkutan umum, tidak sampai 30 menit akhirnya dia sampai.
Salwa langsung saja bergegas menuju penjual sayur mayur yang ada di dalam pasar, setelah membeli bahan-bahan yang cukup dia kemudian menunggu kembali angkot yang siap mengantarnya pulang.
Lama Salwa menunggu angkot tak kunjung datang, dia kembali menilik jam tangan yang melingkar di pergelangan tanganya.
Jam menunjukkan pukul 09.30 tapi angkutan umum yang biasa dia tumpangi tak kunjung datang. Akhirnya dengan berat hati Salwa menggunakan jasa ojek online yang sepertinya akan memakan tarif yang lebih mahal.
__ADS_1
"Pakai aplikasi aja kali ya" Gerutunya dalam hati
Tanpa berpikir panjang dia keluarkan ponsel yang ada di kantong blazernya, lalu membuka aplikasi ojek online.
Tak lama kemudian terlihat abang ojek sudah ada di depanya. Salwa lalu mendongak dan tersenyum simpul
"Neng Salwa ya?" Sapa abang ojek dengan nada ramah sambil mengulurkan helm berwarna hijau kepada Salwa
"Iya bang" Jawab Salwa singkat sambil menerima helm yang disodorkan oleh abang ojek.
Salwa langsung naik dan abang ojek melesat pergi meninggalkan jalanan pasar yang sangat ramai itu.
Di perjalanan semua diam baik Salwa maupun abang ojek. Sampai pada akhirnya mereka pun sampai di depan rumah Salwa.
Salwa lalu turun sambil mengulurkan helm itu kepada abang ojek dan mengambil selembar uang 20 ribuan dari dalam dompetnya.
"Iya neng, sama-sama" Jawab abang ojek sambil tersenyum ramah.
Setelah itu ojek pergi dan Salwa bergegas masuk ke pekarangan rumahnya. Ia rogoh kunci yang ada di dalam saku blazernya, setelah dapat ia lalu bergegas membuka pintu dan masuk ke dalam rumah.
"Akhirnya sampai juga" Titahnya sambil meletakkan beberapa kantong plastik belanjaanya di atas meja makan dan lalu pergi ke ruang tamu duduk sebentar lalu mengambil ponselnya.
Tidak ada notifikasi apapun selain notifikasi belajar online dan beberapa notifikasi twitter di ponselnya. Baru saja Salwa meletakkan ponsel miliknya, dering ponsel terdengar. Salwa lalu meraih benda pipih itu sambil memeriksa si penelepon, siapa lagi kalau bukan Abhian.
Salwa tersenyum hangat, dia lalu mengangkat panggilan itu sambil berjalan menuju kamarnya.
__ADS_1
"Halo bhi?" Sapa Salwa
"Halo Sal, kamu dimana sekarang?" Jawab Abhian dengan suara datar seperti biasa
"Ini dirumah, habis dari pasar tadi" Kata Salwa menjelaskan
"Tumben kamu ke pasar, beli apa?" Jawab Abhian di seberang dengan nada sedikit bercanda.
"Iya tadi mau masak tapi bahan bahanya habis jadi terpaksa deh aku ke pasar hihi" Kata Salwa menjelaskan
"Kamu sekarang lagi apa emangnya bhi? sibuk kah?" Lanjut Salwa menanyakan
"Engga kok, bentar lagi aku ke rumah kamu ya Sal kangen soalnya hehe" Jawab Abhian terkekeh
Di seberang sana Salwa hanya tersenyum saja mendengar ucapan Abhian, dia lalu manggut manggut sambil berjalan menuju dapur
"Oke bhi aku tungguin ya, ini aku mau masak dulu" Jawab Salwa
"Iya Sal, aku tutup telponnya ya, byebye" Kata Abhian mengakhiri panggilan
Salwa lalu meletakkan ponsel di meja kecil yang ada di dapurnya, tak lama kemudian dia sudah berkutat dengan bahan bahan makanan yang sudah siap dia masak
Sebentar kemudian terdengar ketukan pintu dari depan, Salwa yang mendengar itu langsung berdiri sambil bertanya pada diri sendiri
"Itu Abhian? Cepet banget datengnya" Katanya sembari berjalan menuju pintu depan
__ADS_1
Knop diputar dan pintu terbuka, Salwa sudah hampir saja meneriaki Abhian seperti biasa tapi ternyata yang datang bukan Abhian..
Lalu siapa?