Flash Marriage

Flash Marriage
Bab 16 Aku Bukan Kanibal


__ADS_3

Namun, merebut peran? Dia dianggap telah merebut peran!


Tetapi Tifanny Wen merasa bahwa dia memang lebih baik daripada Juwita Wen dalam hal berakting.


Adapun moral atau tidak bermoral...


Jika itu dulu, dia juga akan merasa bahwa dirinya tidak bermoral. Tetapi sekarang, dia tidak merasa rugi karena melakukan hal-hal yang tidak bermoral pada Juwita Wen.


Setelah insiden kecelakaan mobil pada tahun lalu, tokoh utama wanita di serial TV yang awalnya adalah miliknya, serta banyak kegiatan perwakilan dan sumber daya lainnya, semuanya jatuh pada Juwita Wen.


Dua tahun yang lalu. Pertama, karena insiden kecelakaan mobil, netizen memuji kebaikan Juwita Wen, sehingga dia telah menarik tidak sedikit orang yang lewat untuk menjadi penggemarnya. Kedua, pemeran utama wanita serial TV yang seharusnya milik Tifanny Wen, tiba-tiba menjadi milik orang lain. Karena peran itulah, dia menjadi populer hari ini.


Juwita Wen yang paling diuntungkan pada saat itu. Sekarang, jika dipikir-pikir, perancang kecelakaan mobil itu membuat Tifanny Wen harus meragukan Juwita Wen.


Juwita Wen memiliki karakter yang bagus?


Jika karakter dirinya bagus, akankah dia berhubungan diam-diam dengan Raymond Jiang?


Jika karakter dirinya bagus, akankah dia merebut pusat kecantikan MS yang diberikan oleh nenek, dibelakangnya?


Yansen Mu melihat Tifanny Wen bersandar di tempat tidur dan memainkan ponselnya. Dia melirik tempat tidur putih besar itu dan berpikir beberapa saat. Akhirnya, dia membuka selimut lalu duduk disamping Tiffany Wen.


Dia mendekatkan kepalanya dan kebetulan menangkap beberapa berita dan komentar dari netizen untuk Tifanny Wen.

__ADS_1


Yansen Mu melihat Tifanny Wen yang mengepalkan tinjunya, dia pun mengerutkan kening dan meraih tangan Tifanny Wen tanpa sadar.


"Ah..." Tifanny Wen yang merasakan sentuhan di tangannya baru tersadar pada saat ini.


Dia berbalik dan melihat suaminya telah duduk di sampingnya. Tangan suaminya masih memegang kepalan tangannya.


"Aku belum pernah melihatmu sebodoh ini."


Yansen Mu sambil berkata dan melepaskan kepalan tangannya. Dengan cepat, dia mengambil perban yang ditinggalkan oleh dokter dari samping ranjang dan menempelkannya pada telapak tangan yang telah dilukai oleh kuku Tifanny Wen.


Benar-benar gadis yang bodoh!


"Jangan terlalu peduli dengan komentar para netizen. Industri hiburan memang selalu pasang surut. Jika kamu berhasil melewati semua ini, tidak akan ada yang tahu apa yang akan terjadi kedepannya."


Yansen Mu melakukan semua ini dengan baik, dia mengatakan sesuatu dengan santai dan langsung berbaring: "Marah selama satu jam setara dengan bergadang selama enam jam. Kamu marah dan kesal pada orang-orang yang tidak layak? Bukankah itu bodoh?"


Tiba-tiba membuat Tifanny Wen terdiam. Suasana hatinya yang kesal dan marah, menjadi sedikit tenang karena ucapan Yansen Mu.


Namun, dia selalu merasa... tatapan pria itu padanya, seperti melihat seorang wanita muda yang belum dewasa.


Tifanny Wen menjadi semakin malu. Dibawah tatapan pria itu, dia meletakkan ponselnya diam-diam.


Hanya saja... tidur?

__ADS_1


Dia melirik pria yang berbaring di sampingnya, kedua telinganya memerah.


"Aku..." Tifanny Wen sangat malu, sehingga dia tidak tahu apakah dia harus berbaring atau tidak.


Meskipun dia tahu bahwa Yansen Mu telah menjadi suaminya, tetapi dia benar benar tidak terbiasa untuk berbagi tempat tidur dengan seorang pria.


Harus diketahui, dia bahkan tidak pernah memiliki pengalaman seperti itu dengan Raymond Jiang.


Hari ini adalah malam pertama...


"Hah?" Yansen Mu membuka mata dan melihat wajah dan pipi wanita di sampingnya sudah memerah. Dan Tifanny Wen pada saat ini juga sudah mengencangkan kemejanya dengan erat.


......


Yansen Mu merasa sedikit lucu.


Tentu saja, dia tidak pernah menunjukkannya di wajahnya, wajahnya masih dingin.


Dia kemudian menoleh, berbalik, dan berkata,"Tenang saja, aku tidak akan menjadi serigala atau kanibal."


Dia bukanlah serigala, lalu apa yang di takutkan darinya?


******

__ADS_1


BERSAMBUNG


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, VOTE, AND RATE YA:)


__ADS_2