Flash Marriage

Flash Marriage
Episode 77


__ADS_3

Sejak kejadian itu, Maira dan Bima kini sudah berbaikan kembali,Netta juga menjadi dekat dengan Andi.


Bima masih berada di Jakarta untuk beberapa hari,karena insiden penculikan kemarin Bima merasa tidak tenang kalau harus meninggalkan Maira bolak-balik ke Surabaya untuk mengurus hotelnya.


Dari kabar yang Bima dengar dari Pak Danu,sekarang semua tamu undangan pada acara pembukaan kemaren sudah kembali kerumah masing-masing. Pak Danu juga sudah mencarikan rumah untuk Ester tinggali, tapi Bima juga sudah tidak mau tau lagi soal wanita itu.


Bima hanya memberikan sejumlah uang untuk Ester melalui Pak Danu agar bisa membantu mantan kekasihnya itu secara finansial.Bima juga berpesan agar Ester bisa mandiri, karena setelah ini dia mungkin tidak bisa membantunya lagi.


Semuanya Bima lakukan untuk menjaga perasaan istrinya yang sekarang sedang mengandung buah hatinya.


Diam-diam Maira juga mencari tahu tentang keberadaan Ester di Surabaya.Maira ingin tahu apakah suaminya itu berbohong atau tidak kepadanya.


Kemaren malam Bima sempat bercerita mengenai Masalah yang tengah dihadapi oleh Ester kepada Maira,pelan-pelan Bima menceritakan semuanya dari awal agar Maira bisa memahami kesulitan wanita itu.


Melihat ketulusan dari mata suaminya,Maira sempat tersentuh.Walaupun masih ada keraguan dihatinya.


******


Seminggu kemudian setelah kejadian penculikan itu.Maira seperti biasanya selalu ke kantor setiap harinya,Bima juga sebisa mungkin selalu menunjukkan keromantisan pada istrinya.


Seperti hari ini,saat jam makan siang Bima sengaja datang ke kantor SN group untuk mengajak Maira makan siang bersama.Kehadiran Bima yang tiba-tiba membuat Maira terharu,karena kelihatan sekali kalau suaminya itu ingin berusaha membahayakan dirinya, menebus segala kesalahan yang pernah ia lakukan.


"Sayang... ." sapa Bima sembari masuk keruangan Maira dan langsung mengecup kening istrinya.


"Sayang,kamu tumben datang kesini?. " tanya Maira.


"Ini buat kamu. " Bima memberikan sebuket bunga mawar putih yang sangat cantik,membuat Maira merasa terharu sampai menautkan kedua telapak tangannya didepan mulut.


"Kamu so sweet banget sih, ini baru suami aku. "ucap Maira sambil tersenyum bahagia, sesekali di hirup nya aroma harum dari mawar-mawar itu.


" Kamu lagi sibuk gak?. "tanya Bima.


" Iya nih, tapi bentar lagi kelar sih.Memangnya kenapa?."jawab Maira.


"Aku mau ajak kamu makan siang. Kamu mau kan sayang. "Bima mengutarakan maksud kedatangannya ke kantor Maira.


Maira pun menyambutnya dengan senyuman"Tentu sayang.Memang nya mau ngajakin makan dimana?."tanya Maira penasaran.


" Dimanapun kamu mau. "

__ADS_1


Ternyata Bima juga belum punya tujuan tempat makan yang akan dituju.


"Hari ini, aku lagi pengen makan direstoran India. " Maira jadi keingat makanan India yang kini berputar-putar di otaknya.


"Serius sayang kamu pengen makanan India?" Bima agak gak percaya.


"Iya Sayang, aku lagi pengen banget makan nasi Briyani dan ayam masala. "


"Wah boleh juga tuh, jangan &jangan nanti anak kita suka lagu dan tarian India, lagi. " ujar Bima sambil terkekeh.


"Kamu gak mau ya??. "tanya Maira dengan muka cemberut.


" Mau dong, apasih yang gak buat kamu sayang. "jawab Bima.


" Kalau begitu, ayo kita berangkat. "Maira dengan penuh semangat langsung mengambil tas nya dan menggaet tangan suaminya keluar ruangan.


" Oke sayang. "jawab Bima.


*******


Di restoran, Maira begitu lahap menyantap semua makanan khas India yang ia pesan.Bukan hanya dua jenis makanan yang tadi ia sebutkan, tapi hampir semua menu yang ada direstoran itu ia pesan, persis seperti orang kalap.


Kalau ibunya bahagia, InsyaAllah anak yang ia kandung pun akan bahagia juga.


******


Di SN group...


Ternyata tak hanya Maira yang dapat kunjungan hari ini, tetapi Netta juga mendapat kunjungan dari seseorang yang spesial.


Hari ini Andi juga datang mengunjungi Netta, mereka sudah janjian untuk makan siang bersama.Keduanya terlihat semakin dekat dari hari kehari sejak penculikan itu.


Hari ini Andi berencana untuk menyatakan cintanya kepada Netta,wanita yang masih bersuami itu ternyata sudah mampu memikat hatinya.


Namun Netta sepertinya masih ragu akan keputusan apa yang harus dia ambil,menerima atau menolaknya.Sebenarnya di hatinya saat ini Andi juga sudah mempunyai tempat yang spesial.Tak dapat ia pungkiri kalau dihatinya saat ini ia juga merasakan sesuatu yang baru, rasa yang sama saat dulu ia rasakan ketika baru mengenal Rico suaminya.Netta juga tau itu adalah rasa cinta, mungkinkah dia juga sudah jatuh cinta kepada Andi? ', bahkan sekarang rasanya posisi Rico perlahan-lahan sudah tergantikan dengan Andi.


****


Setelah makan siang bersama itu, Bima mengantarkan Maira kembali ke kantornya.Saat akan naik Lift, keduanya bertemu dengan Netta dan juga Andi.

__ADS_1


"Haii, kalian berdua??. " tanya Maira, ia sangat penasaran melihat Kakaknya dengan Andi hanya berdua, tapi Bima sama sekali tidak merasa heran.


"Gak kok, kami cuma berteman, iya cuma berteman. "jawab Netta dengan gugup.


Tapi Andi malah dengan lantang mengatakan " Tapi saya berharap kalau hubungan kita akan berlanjut ke jenjang yang lebih lagi dan tidak hanya sekedar berteman saja. "


Netta menatap Andi dengan isyarat agar tak banyak bicara didepan Maira dan Bima. Mungkin Netta malu atau semacamnya.


"Aku serius Netta. " ujar Andi.


Maira dan Bima hanya tersenyum, Maira bisa melihat kalau Kakak nya itu juga punya hati ke Andi, itu bisa terlihat dari tatapan matanya.


" Kamu!!?. "Netta mendelik manja ke arah Andi.


" Gak apa-apa kok Kak Netta,kalau aku lihat kalian berdua cocok kok . "ujar Maira senang.


" Iya benar, aku setuju sayang. Dari pada Kak Netta nungguin si Rico yang penghianat itu, mending Kak Netta sama Andi aja, dia orangnya baik loh. "ujar Bima.


" Ehemm. "Maira malah berdehem mendengarkan ucapan suaminya.


Dan Bima pun mengerti kalau istrinya itu sedang menyindir dirinya, yang baru-baru ini sudah membuatnya kesal bukan main karena kebaikannya.


" Kenapa kalian gak jadian aja, terus nikah."timpal Maira.


"Aku maunya juga begitu, tapi kayaknya Kakak kamu ini masih mau setia sama suaminya.


" Itu tergantung anda Pak Andi,bisa gak anda mengambil hati Kak Netta dan membuat nya jatuh cinta kalau bisa pasti Kak Netta juga akan luluh dan mungkin dia mau berpisah dengan Si Rico.Lagian Rico juga bakal lama di penjaranya."lagi-lagi Maira memberi saran.


"Itulah susah nya,aku harus bisa meyakinkan wanita cantik ini dulu sebelum bisa membuat dirinya mengambil keputusan itu.Aku bersedia menunggu keputusan kamu Netta,apapun itu aku akan terima. " jawab Andi dengan wajah yang penuh harap agar cintanya diterima.


"Beri aku waktu untuk berfikir terlebih dahulu,aku harus benar-benar yakin agar aku tidak akan kecewa kalau sampai salah dalam mengambil keputusan. "Ujar Netta malu-malu.


" Benar kamu akan beri aku kesempatan?. "tanya Andi meyakinkan.


Netta hanya mengangguk tanda setuju.


" Tapi untuk sementara kita status nya hanya teman saja, tunggu sampai aku berstatus pisah dulu dari Rico, baru kita putuskan bagaimana selanjutnya."Pinta Netta, ia juga tak mau membohongi dirinya sendiri, apalagi sekarang Maira dan Bima juga sudah tau dan merestui mereka.


Tinggal meyakinkan Ayah,Mama, dan juga adiknya.Karena setelah penculikan yang dilakukan oleh Bu Farida,rasa respect Netta kepada ibu mertuanya itu benar-benar sudah hilang, apalagi kalau ingat kelakuan Rico yang membuat dirinya mengkhianati keluarganya sendiri, Netta benar-benar malu mengakui Rico sebagai suaminya lagi

__ADS_1


__ADS_2