Flash Marriage

Flash Marriage
Bab 36 Putri Bai (2)


__ADS_3

Design pertama, adalah desain dari gaya Erin Leng.


Sebagai karakter yang mempunyai akting paling banyak, Erin adalah wanita yang paling disukai oleh Putri.


Dia melirik kearah design tersebut, tatapannya terang, dia lalu melihat karakter lain lagi, dan memberikan komentar, "Designnya lumayan sesuai dengan novelnya, namun entah gayanya bisa ditampilkan dengan baik atau tidak oleh para pemeran, terutama Erin, aura misteriusnya sangatlah susah untuk di tampilkan......"


"Nanti setelah Tifanny Wen keluar kamu lihat saja dengan teliti." Aliando Zhang berkata dengan penuh percaya diri.


Mengenai siapa Tifanny Wen itu, Putri sangatlah mengenalnya.


Ini bukan hanya karena Tifanny Wen adalah pemeran Erin, terlebih karena nama Tifanny Wen ini telah menjadi calon istri anaknya dari tiga tahun yang lalu.


Anaknya sendiri, Yansen Mu terus saja tidak mempunyai pasangan, semenjak kedua keluarga sepakat dengan pernikahan itu, awalnya dia mengira tidak butuh waktu lama, anaknya pasti akan mempunyai pasangan, namun tiba-tiba, 2 tahun yang lalu tersebar kabar Tifanny Wen berpacaran dengan Raymond, waktu itu dia sudah mengira bahwa pertunangan anaknya ini pasti gagal.


Namun sekarang berita Tifanny Wen putus sudah sangatlah tersebar luas, namun Kakek Mu dan Nenek Mu..... beberapa hari yang lalu masih tersenyum dan gembira menceritakan kepadanya dan suaminya bahwa anaknya sudah menemukan pacar.


Jika anaknya juga sudah punya pacar, maka pernikahan dengan keluarga Wen juga semakin tidak mungkin lagi.


Maka dari itu, Putri yang saat ini juga hanya bersikap semoga Tifanny Wen bisa memerankan karakter ini dengan baik saja.


Didalam ruang tata rias.


Tifanny Wen saat ini sudah mengganti pakaiannya, make-up nya juga sudah hampir selesai.

__ADS_1


Kedudukan Tifanny Wen sekarang tidaklah tinggi, dia hanya bisa meminjam penata rias dari petugas, dia adalah seorang penata rias yang pemalu, yang baru saja magang.


Dalam percakapan dengannya, Tifanny Wen mengetahui bahwa ini adalah pertama kalinya dia menata rias orang lain, namanya adalah Elvina Gao.


Sedangkan penata rias lain yang berpengalaman telah direbut oleh aktor lainnya, sedangkan aktor yang sedikit populer, mereka semua membawa penata rias sendiri.


Sedangkan Elvina karena kurang berpengalaman, maka dari itu dia diberikan ke Tifanny Wen.


Dari sisi ini dapat terlihat bahwa seberapa tidak disenanginya Tifanny Wen disana.


Sedangkan mengenai ini, Tifanny Wen tidaklah kaget, dia sudah tahu bahwa Juwita juga berada didalam sini, dengan kedudukan Juwita didunia hiburan, ditambah lagi banyak orang yang melihat bahwa dirinya dan Juwita tidak cocok, orang-orang pasti akan menjauhinya untuk menjaga hubungan baik dengan Juwita.


Tapi untung saja sikap Elvina si penata rias yang masih magang ini masih baik terhadap Tifanny Wen.


Sambil memakaikan topi berwarna hitam untuk Tifanny Wen, Elvina melirik wanita ini dari kaca.


Benar-benar adalah seorang artis dari lahir.


Tadi ketika menata rias untuk dia, Elvina masih saja takut akan merusak kulit Tifanny Wen yang sudah dijaga dengan baik. Namun, saat ini melihat wanita ini dari kaca, Dia mengenakan pengikat rambut artis terkenal, rambutnya diikat dengan mengenakan topi berwarna hitam, dia mengenakan pakaian rok panjang berwarna merah dengan sepatu hak tinggi berwarna hitam, sungguh cantik dan elegan, seluruh tubuhnya menyebarkan aura Fashion.


Penampilan Tifanny Wen ini adalah ketika Erin pulang dari luar negeri, demi menjalani misi pertamanya, dia pura-pura berdandan sebagai seorang putri orang kaya.


Oleh karena itu, sangatlah cantik dan terlihat bagus.

__ADS_1


Penampilan ini membuat sering ditemui di dalam film dalam negeri, pakaian yang menyebarkan aura orang kaya namun juga terlihat muda.


Penampilan Tifanny ini meskipun cantik, namun..... sepertinya tidak terlihat aura seorang agen rahasia.


Elvina berpikir dalam hati: 'Memang cantik, tapi.... sepertinya tidak ada aura tidak peduli, dan misteriusnya Erin.'


Tentu saja Elvina tidak tahu bahwa ini karena Tifanny Wen belum masuk dalam kondisi berakting.


"Terima kasih, kamu juga lumayan ahli berdandan, mungkin tidak butuh waktu lama, kamu akan menjadi penata rias terkenal."


Tifanny Wen tersenyum kepadanya, dan melihat dandanannya, dia juga memujinya.


Meskipun Elvina hanyalah penata rias magang, kurang berpengalaman, namun, kemampuannya ini.... Tifanny Wen merasa tidaklah buruk.


Tifanny Wen sangatlah puas, dia berdiri dan berjalan ke arah pintu.


Dia merasa bahwa.... dia ingin pergi ke toilet.


Elvina tercengang, dia sedikit kaget karena melihat Tifanny Wen yang membuka pintu belakang dan pergi ke toilet, bukankah katanya sifat Tifanny Wen jelek?


Bersambung


Jangan Lupa Like,Coment,Vote,And Rate Ya:)

__ADS_1


Thank You 😊😊


__ADS_2