Flash Marriage

Flash Marriage
Bab 30 Salah Paham (2)


__ADS_3

Berbalik ke Tifanny, dia mencoba menelepon Helen ulang, namun teleponnya terus saja nonaktif, dia mulai sakit kepala, mengapa Helen tidak mendengarkan penjelasannya dulu?


Habis sudah! bocah ini pasti mengira bahwa dirinya ingin membalas dendam, demi merebut kembali Tianhua Entertainment, dan resource di dunia hiburan, lalu pergi mencari orang kaya dan melakukan transaksi cinta dengannya, bagaimanapun juga, dirinya baru saja putus dengan Raymond dan malam-malam begini langsung sudah tidur dengan lelaki lain.


"Semua salahmu." Tifanny mengertakkan giginya, dia sedikit marah, hingga melupakan rasa sakit diperutnya, dia berbalik badan dan melototi Yansen.


Benar-benar, mengapa lelaki ini mau bersuara!


Yansen : ??


Meskipun tidak mendengar suara dari sisi penelpon, tapi Yansen juga berhasil menebaknya dari perkataan Tifanny, dia sedikit tidak bersalah, jelas-jelas dia tidak mencari masalah.... Jika wanita ini masih bergerak terus, maka....


??


Malam ini, Tifanny sedikit insomnia.


.......


Juwita yang bersama dengan Raymond lebih tidak bisa tidur dengan nyenyak.


Saat ini didalam kamar tidur Juwita sudah sangat berantakan, semua perhiasan yang dia suka dilemparkannya ke lantai.


Wajahnya yang biasanya terlihat lembut malah menjadi seram.

__ADS_1


Selama ini dia tidak pernah merasa semalu ini.


Hancur sudah!


Karakter polos dan baik hati yang dia pertahankan selama ini sudah hancur!


"Raymond, Tifanny pasti sudah mengetahui hubungan kita dari awal, bermodalkan kecantikan dan postur tubuhnya, dia mencari orang kaya yang latar belakangnya kuat, jika tidak.... bagaimana mungkin dia bisa mendapatkan karakter itu? dan bagaimana mungkin dia bisa sekaya itu?"


Dibelakang Juwita tengah berdiri Raymond yang bermuka marah.


Juwita membalikkan badannya, dia semakin merasa aneh,"Jika bukan ada orang yang berada di balik Tifanny, bagaimana mungkin dia bisa mendapatkan catatan penyewaan kamar hotel? kecuali ada orang yang backgroundnya sangat kuat membantunya. menurutku, orang yang bisa begitu dendam kepada kita seharusnya hanya ada Tifanny......Sifatnya yang sombong itu pasti tidak akan pulang ke keluarga Wen sekarang, jadi dia hanya mungkin......."


Juwita menatap Raymond yang semakin marah, perkataannya terhenti.


Tidak ada orang yang lebih mengerti kondisi dan latar belakang dari ekonomi Tifanny dibandingkan dengan Raymond, lagipula, sekalipun Tifanny kembali ke keluarga Wen, dia juga tidak bisa semewah ini, kecuali......


"Aku sudah menjual saham Tianhua Entertainment ke Taixia Group, sekarang Tianhua Entertainment sudah dikontrol oleh Taixia Group. besok aku akan mengadakan rapat untuk mengumumkan bahwa Taixia Group resmi masuk ke dunia hiburan dan Tianhua Entertainment resmi berubah nama menjadi Taixia Entertainment."


Raymond menutup kedua bibirnya dengan rapat, dia sedikit tersenyum sambil berkata,"Waktu itu....ibu kandung Tifanny, Yuni Yun, menyebabkan ibuku meninggal, aku sudah bersumpah sebelum ibuku meninggal, bahwa aku tidak akan membiarkan keluarga Yuni Yun bahagia."


Suhu didalam kamar serasa menurun, didalam suasana yang hening, serasa ada bunyi sandi jari lelaki.


Raymond yang pada saat ini terlihat marah dan dendam.

__ADS_1


Ternyata......


Dia membenci keluarga Wen!


Waktu itu, ayahnya, Robert Jiang, menikahi ibu kandungnya, Joseline Bai, namun dia menyukai ibu Tifanny, Yuni. Setelah Joseline tau bahwa Robert menyukai Yuni, Joseline marah dan bunuh diri.


Jadi.....


Dia sengaja mendekati Tifanny, dan perlahan menjebak Tifanny kedalam perangkap manisnya, membuat hubungannya dengan keluarganya hancur, membuatnya kabur dengan dirinya, dan membuat Yuni dan Nelson yang menyayangi putrinya sakit hati.


Lalu perlahan membuat putrinya tidak memiliki apa-apa.


Sekarang.... dia sudah berhasil, wanita itu sudah tidak mungkin bisa kembali lagi ke pusat kecantikan dan Tianhua Entertainment.


Namun...


Yang berada diluar dugaannya adalah dua hari belakangan ini, Tifanny seolah mempunyai tekad untuk berjuang lagi, dia kembali ke dunia hiburan, dan terlihat dia akan membersihkan nama baiknya.


"Tenang saja, sayang, aku tidak akan membiarkan Tifanny mempunyai kesempatan untuk berbalik badan."


Sekali terpikir kejadian masa lalu, mata Raymond terlihat penuh dengan tekad yang kuat. dia membenci keluarga Tifanny.


Namun keluarga Juwita......ayah Juwita adalah paman Tifanny, meskipun sama-sama bermarga Wen, namun keluarga Juwita berbeda dengan keluarga Tifanny.

__ADS_1


__ADS_2