Flash Marriage

Flash Marriage
Episode 92


__ADS_3

"Ngelaporin gimana?. " tanya Maira.


"Ke polisi misalnya?!dengan tuduhan penculikan dan penyekapan?!. " ujar Rasty takut.


"Kayak nya dia gak akan berani deh, dia kan kesini dengan Visa kunjungan wisatawan.Bukan Visa kerja.Yang ada sama aja dia bunuh diri. " ujar Maira.


"" Lalu gimana kalo dia laporin gue ke Bos Krisna?. "ujar Rasty dengan raut wajahnya yang sedih dan dibuat-buat.


" Ya udah kan gue udah pernah bilang sama elo.Kalau dia sampai pecat lo, masih ada perusahaan gue yang siap nampung elo.Gak usah terlalu difikirkan deh. "ungkap Maira.


" Janji ya?. "tanya Rasty.


"Iyaaaa Rastyyyy. "ujar Maira lagi.


" Hehehhe, O iya. Gimana nih calon keponakan gue, udah bisa main bola belum didalam?. "atensi Rasty beralih ke perutnya Maira.


" Baru juga 4 bulan, belum nendang-nendang, tapi suka ada denyutannya saja. Kan dia udah ada rohnya.Kalau lagi lapar, lagi galau, pasti berdenyut. "ujar Maira.


" Ya kali janin bisa galau??. "menurut Rasty itu gak mungkin banget.


" Ya bisa lah say, kalau emaknya galau pasti bayinya didalam perut juga


merasakan apa yang emaknya rasakan, makanya ajak tuh si Shakti buat buruan nikah, biar bisa hamil kayak gue gini.Nanti kalau elo sudah hamil, kita bisa bareng punya anaknya, gak jauh-jauh jarak umur anak lo sama anak gue. "ujar Maira.


" Entah kapan Shakti bakal halalin gue?!. "ujar Rasty lesu.


" Yeee,elo kan pintar bikin orang menikah.Masa' urusan pernikahan sendiri gak bisa sih. "Maira jadi bingung dengan sahabatnya itu.


" Itulah, gue juga bingung.Bagaimanaaaa caranya gue bilang ke Shakti kalau gue pengen diajak nikah 😟. "Rasty jadi mellow.


" Jiaah.... hahahaha, dia galau. "ledek Maira.


" Elo mah enak,Bima orangnya gentleman.Shakti getle juga sih, tapi kayaknya kalau urusan nikah entar-entaran dia 'nya. "keluh Rasty.

__ADS_1


" Makanya, coba elo pancing-pancing pake omongan gitu biar dia nalar apa yang elo mau. "ujar Maira menggurui, biasanya juga si Rasty yang ngajarin dia.


" Elo sekarang beda ya,kayaknya pinteran elo deh daripada gue sekarang dalam urusan percintaan. "ujar Rasty.


" Ah, yang ada gue galau mulu kalau soal cinta. "jawab Maira.


" Gak deh kayaknya, sekarang elo tuh jadi lebih dewasa. Kayaknya setelah elo nikah sama Bos Bima itu dan banyaknya masalah yang menerpa hidup lo dan rumah tangga elo, sekarang elo sudah berubah semakin bijak dalam mengambil keputusan dan juga semakin dewasa, gaj ngambekan mulu, gak ngurung diri mulu kayak dulu. "jelas Rasty.


Maira nampak berfikir, sepertinya apa yang sahabatnya itu bilang memang ada benar nya juga. 😁


Maira tersenyum -senyum sendiri.


Tak lama kemudian, makanan yang di pesan oleh Rasty datang satu persatu sampai memenuhi meja mereka.Keduanya mulai menikmati hidangan itu.


" Nih jus alpukat, guee pesenin khusus buat elo say. Alpukat bagus buat kandungan elo. "ujar Rasty sambil menaruh segelas jus alpukat didepan Maira.


" Thanks ya bestie ku sayang. "ujar Maira sambil menarik gelas berisi jus alpukat itu dan menyeruput nya.Dari tadi ia sudah kehausan, cuma dia lupa karena Rasty gak berhenti bercerita.


" Tau apa???. "tanya Rasty sambil menatap Maira.


" Besok gue mau ikut suami gue ke Surabaya lagi, tapi kali ini kita perginya bareng-bareng. Kemungkinan gue bakalan bantuin suami gue disana selama sepuluh hari lah kurang lebih. "jawab Maira.


" Sepuluh hari?, wah gimana dong dengan misi kita?. "Rasty jadi bingung entar kalau Maira gak di Jakarta.


" Untuk sementara, elo gak usah terlalu kebut soal mereka berdua (Pak Krisna dan Ester), lagian cinta itu akan datang dengan sendirinya kalau mereka memang berjodoh.Kita kan cuma perantara saja.Jadi elo gak perlu ketemu atau mata-matain si Ester dulu.Seperlunya aja, kalau dia bertindak mencurigakan atau merugikan elo atau apa, baru elo kabarin gue atau Andini. "ujar Maira.


" Baiklah, gue juga lagi malas untuk bertemu dengan dia, tapi kalau ternyata masih harus ketemu juga, ya mau tak mau akan gue hadapi.Gue bilang aja kalo gue mau bantuin dia selama ini, atau gue bilang aja yang sebenarnya.Biar dia bisa tau diri. "ujar Rasty sambil mengaduk-aduk makanannya dengan sendok dan sebelah tangannya lagi memegang ayam bakar dan digigit nya kasar, Aummmm!. "


Maira sampai tersedak melihat cara makan Rasty yang nyeleneh,saking geramnya.


Mereka menyelesaikan makan siang itu dan semuanya sudah ludes dihabiskan oleh Rasty dan Maira. Ternyata makan siang bareng sahabatnya yang doyan makan bisa membangkitkan nafsu makannya.


Setelah selesai membuat rencana, mereka berdua kembali ke kantor masing-masing, karena jam makan siang juga segera berakhir.

__ADS_1


*****


Sore harinya, saat Maira sudah tiba dirumah. setelah pulang dari kantornya, ia mendapati bungkusan sate diatas meja makan.


Didalam plastik kresek itu terdapat 4 porsi sate,ada tulisan sate kambing di salah satu bungkusan itu.


"Bik, ini siapa yang pesan? Apa Bibik yang beli? "


"Iya Non,bibik disuruh sama Den Bima. Kebetulan hari ini satenya lewat sore-sore. Jadi gak perlu tunggu sampe magrib berlalu. " ujar bik Piya.


"Suami saya dimana sekarang?. " tanya Maira lagi.


"Diatas Non, tadi baru aja naik. " jawab Bik Piya.


"Apa Suami saya sudah bilang ke Bibik kalo besok kami akan ke Surabaya?." tanya Maira.


"Iya, tadi sudah Non. Kebetulan Den Bima pulangnya pas Si Sarni belum pulang ke rumahnya. Jadi Den Bima juga meminta Sarni untuk menemani saya disini selama Non Maira dan Den Bima tidak dirumah. Katanya akan ada dua penjaga dari Security Mall yang akan di tugaskan untuk berjaga-jaga dirumah ini juga Non. "jelas Bik Piya.


" Ooo, itu artinya Bima sudah mempersiapkan semuanya. Semoga saja keberangkatan kami kali ini akan berjalan dengan lancar tanpa hambatan."Ucap Maira sambil memejamkan katanya penuh harapan.


"Aamiin, semoga Non dan juga Den Bima akan selalu bersama dan bahagia selamanya." do'a Bik Piya buat Nonanya yang sudah ia anggap seperti putrinya sendiri.


"Aamiin, terimakasih ya Bik. " Maira kemudian memeluk Bik Piya dengan sepenuh hati, meluapkan kerinduannya kepada sosok Ibunya yang sudah lama tiada.


"Mmm bik,Maira keatas dulu ya. Nanti setelah sholat magrib. Kita makan bareng aja disini,aku mau bersih-bersih dulu, mandi dan sholat.Setelah itu kita makan. " ujar Maira.


"Baik Non, nanti Bibik siapkan semuanya. " jawab Pembantunya itu.


Maira meninggalkan Bik Piya di bawah dan ia segera menuju ke kamarnya.Disaat ia sudah masuk ke kamarnya,Maira tidak melihat adanya Bima disana.


"Dimana dia?. " ucap Maira lirih.


Tiba-tiba Bima keluar dari kamar mandi dan hanya menggunakan handuk di pinggangnya.Maira yang sedang menaruh tas dan juga melepaskan sepatunya jadi terkejut, karena sang suami tiba-tiba memeluk dirinya dari belakang, dan....

__ADS_1


__ADS_2