GADIS BADUNG DAN CEO KILLER

GADIS BADUNG DAN CEO KILLER
BAB 41


__ADS_3

Yolanda dan Jason bergandengan tangan masuk ke restoran tersebut. Jason memesan Ruang Vip untuk mereka makan.


"Saya pesan ruang Vip yang tertutup disini!" pinta jason pada pelayan.


"Atas nama siapa tuan?" tanya pelayan.


"Jason hartawan, pengusaha batu bara terkaya se indonesia, siapkan juga makanan termahal di restoran ini." kata Jason jumawa.


"Baik, saya akan lapor kz manager, dan menyiapkan semuanya, anda tunggu saja du ruang khusus itu tuan!" jawab pelayan sambil mengantar mereka berdua ke ruang mirip ruang tamu khusus. pelayan segera melapor ke manager dan bertemu dengan Yulia pemilik restoran tersebut.


"Bu, ada pelanggan memesan ruang Vip, atas nama Jason hartawan." lapor pelayan.


"Baiklah, ruang Vip kosong bukan, ayo kita antar beliau ke ruang yang beliau pesan." jawab Yulia, dia dan pelayan menghampiri Jason dan Yolanda.


" selamat siang tuan nyonya, ruang Vip sudah siap untuk di tempati, mari kami antar." sapa Yulia dengan lembut. Dua pasangan paruh baya itu menoleh ke arah yulia. Yolanda menyeringai dan mengingat ingat siapa Yulia.


"Wau lihat siapa ini, Yulia mantan pacar joshua, oh ya bagaimana kabar perempuan udik, gue kira lo sudah kerasan hidup di kampung." ejek Yolanda.


"Maaf, kalian jadi pesan Ruang vip atau tidak?" tanya yulia.


" jadi dong, kita ini tidak level makan di ruangan terbuka seperti ini, iya kan sayang!" manja Yolanda.


"Jelas." Jason mendukung Yulia.

__ADS_1


"Ayo silahkan!" Yulia mengantar mereka. Dan di perjalanan dia terus mengejek Yulia.


"Eh ternyata cewek terpandai di sekolah dulu cuma jadi pelayan restoran, aduh kasihan, lihat gue, memang gue tidak pandai dalam pelajaran, tapi gue pandai dalam mencari jodoh, lo ingat tidak mantan lo itu joshua, yang membenci gue, sekarang dia jadi suami dan mesin ATM gue, dia itu jadi lelaki begitu bodoh, di jebak sedikit saja sudah masuk dia haha, iya kan sayang!" ucap Yola sambil melirik ke arah Jason.


"Iya, bahkan dia harus bertanggung jawab atas apa yang tidak dia lakukan, merawat anak yang bukan miliknya, hahaha.


Mereka tidak tahu kalau Restoran itu dilengkapi dengan cctv di berbagai tempat, apalagi di ruang vip.


"Maksudnya nyonya, saya tidak mengerti!" kata Yulia pura pura tidak tahu, dia ingin membantu josh menyelesaikan masalahnya.


"Alah, gue ceritakan juga lo tidak akan tahu, intinya mantan pacar lo itu sangat tolol, dia menikah dengan gue karena jebakan gue, salah sendiri dia dulu sangat membenci gue, sebenarnya dia cuma gue kasih obat tidur dan dengan bantuan Jason akhirnya pria polos itu terjebak, gue sudah hamil waktu itu, dan josh yang harus menerima anak yang gue kandung, keren tidak tuh." kata Yola, tanpa merasa berdosa sama sekali.


Mereka sampai di ruang pesanan mereka, cukup luas dan di lengkapi dengan tv besar, sofa empuk, meja makan yang mewah dengan peralatan yang mahal.


" Hanya orang kaya yang bisa makan di ruang mewah seperti ini, gajimu saja tidak akan pernah cukup untuk membeli satu gelas di ruangan ini." sombong Yolanda.


"Kita sudah memesan tadi makanan termahal di restoran ini, dan jangan ada yang berani mengganggu." ucap Jason.


"Baik tuan, itu makanan sudah di kirim." kata Yulia sambil menunjuk ke arah karyawannya yang mendorong troli berisi makanan.


"Saya mau wanita itu yang melayani kami." tunjuk Yolanda.


"Tapi nyonya, dia.." sanggah pelayan, sebelum dia menyelesaikan perkataannya, Yulia mengkode dia untuk diam.

__ADS_1


"Baik saya yang akan melayani mereka." jawab Yulia, dia berbisik pada pelayan supaya mengaktifkan cctv di ruang vip, biasanya pengunjung ruangan itu selalu meminta untuk mematikan cctv di sana.


"Cctv di ruangan ini jangan di matikan." bisik yulia. pelayan mengangguk dan meninggalkan Yulia di sana sendirian bersama Yola dan selingkuhannya, dia diperlakukan layaknya orang miskin yang bodoh, bahkan di depan Yulia mereka bercumbu dengan panas.


"Astaghfirullah, 3x , Wanita sederhana itu bahkan menghadap ke belakang, tidak kuat melihat semua itu. kasihan kamu mas, ternyata kamu hanya dimanfaatkan oleh istrimu, bahkan mengasuh anak yang bukan milikmu." batin Yulia.


"Nyonya sudah punya anak berapa dengan josh, dan bagaimana kabarnya, apa dia bahagia menjadi istri anda?" pancing Yulia kembali.


"kabarnya baik, pernah bangkrut dia gara gara gue hamil anak kandungnya, dan di ramalkan akan hidup sial setelah anak itu lahir, untung ada Jason yang menyuntikkan dana di perusahaan bangkrut itu. sebagai bonuslah buat dia karena sudah merawat anak anak gue, tapi anak itu sangat nakal, dan menyusahkan gue saja, sebenarnya malas melahirkan keturunan orang bodoh itu." dengus Yolanda.


Pintu ruangan tersebut di buka dengan kasar dari luar. Ternyata di samping ruang VIP tersebut adalah ruangan Yulia, josh berada di sana, tadinya dia menjemput Yulia, tapi di ruangan tersebut, Joshua memeriksa cctv yang terhubung dengan komputer Yulia.


Joshua melihat dan mendengar semua tang dikatakan Yolanda, ternyata kedua putri yang di rawatnya dengan kasih sayang, menuruti semua keinginannya bukan putri kandungnya, melainkan anak dari selingkuhannya tersebut, mereka mencari kambing hitam atas kesalahan mereka, sekaligus penutup Aib mereka.


"Oh ternyata seperti ini kelakuan kamu Yolanda!" Josh murka dan menampar wajah Yolanda dengan keras, dasar perempuan jalank, murah han." mulai hari kita tidak ada hubungan apa apa lagi, aku joshua Martin mentalakmu Yolanda miranda." Suara Josh menggelegar disana, emosinya sudah di ubun ubun.


"Pa tunggu dulu, dengarkan dulu penjelasanku, semua itu tidak benar pa, aku cuma memanasi mantan Pacarmu itu, diakan dulu sangat mencintaimu, semua yang aku katakan itu bohong pa. laki laki ini mama juga baru kenal, dia teman bisnis berlian mama pa." Yolanda bersujud dan berusaha menjelaskan pada Joshua Tapi lelaki paruh baya itu sudah tidak peduli lagi dengan apa yang di katakan Yolanda, dia pergi dengan segera dari sana, di susul oleh Yulia. Tanpa Yolanda tahu Josh kembali lagi ke rungan Yulia, dia meremas rambutnya dengan kasar.


"Arghh, bodoh bodoh, bisa bisanya selama ini aku di tipu wanita ular itu dan menghidupi anak ular dan serigala."


Yulia memeluk erat tubuh josh yang rapuh itu, dia menyemangati suaminya dan mendukung tindakannya tadi.


"Menangislah mas, kalau dengan menangis bisa mengurangi beban kamu." Yulia mengusap punggung Joshua dengan lembut.

__ADS_1


Pria yang selama ini gagah dan selalu gigih berjuang demi keluarganya itu menangis di pelukan Yulia, menumpahkan segalanya.


Sementara Yolanda mencari cari Joshua sampai keluar restoran, tapi joshua sudah hilang seperti di telan bumi.


__ADS_2