
Soraya mendengar kalau ternyata Bella memilih membelot dan Melaporkan rencananya pada Alex.
"Sialan itu model kampret, ini tidak bisa dibiarkan, lo sudah membuat nama gue jelek di depan Daniel, lo harus lenyap duluan Bel." Geram Soraya. Perempuan itu pergi ke Apartemen Bella, tapi kosong.
"Brengsek, sembunyi dimana lo bodoh."Kesal Soraya, dia menendang pintu apartemen tersebut dengan keras.
Soraya meninggalkan tempat tersebut dan dia berencana ke kafe langganan. Pucuk dicinta ulam pun tiba, ternyata Bella sedang makan malam bersama seorang pemuda yang tak lain, pengawal yang di kirim oleh Alex.
Ide licik Soraya langsung muncul, dia berencana akan menabrak mobil Bella supaya celaka, dia tidak berfikir siapa pemuda di dekat Bella tersebut, mungkin dia kira dia brondong milik Bella.
Soraya mengikuti mobil tersebut sampai di jalanan sepi, Soraya mengambil jalan lain, sehingga mereka akan bertemu di persimpangan jalan.
Setelah melihat Mobil Bella melaju ke arah berlawanan dengannya Soraya menambah kecepatan mobil itu dan akan menabrak mobil Bella. Tapi pengawal Bella peka akan mobil do depannya dia memperingatkan Bella untuk berpegangan Erat dan mengencangkan Sabuk pengamannya.
"Nona kencangkan sabuk pengaman, dan pegangan yang erat nona, kita akan melakukan atraksi." ucap Pengawal, dan dia bersiap siap untuk menghindari mobil soraya, pengawal tersebut membanting setir ke kiri, dia memilih menyerempet kan mobil itu di bahu jalan, tidak apa apa body mobil rersebut akan rusak, yang penting mereka selamat dark aksi nekad Soraya.
Sementara Soraya yang melaju kencang, mobilnya sudah tidak terkendalikan lagi, tepat dari tikungan muncul Truk muatan berat melaju ke arahnya, hingga tabrakan tidak bisa dihindari lagi, mobil Sport Soraya menghantam truk sampai tersangkut ke bawah Truck.
"Cekiit brak." Tubuh Soraya remuk mengikuti laju mobil tersebut dan terlindas truk.
pengemudi segera mengerem truck dan memeriksa keadaan.
Sementara pengawal yang membawa Bella segera meninggalkan tempat kejadian, mereka tidak mau terlibat.
"Nona, orang yang mau menabrak kita tadi menabrak truck itu, nona mau kesana atau kota kembali ke hotel saja?" tanya pengawal memastikan sesuatu.
"Kita pergi saja dari sini, panjang nanti urusannya, takut Gue." jawab Bella.
" Baik." jawab pengawal.
Tempat tersebut dalam sekejap langsung Ramai, mereka juga menelpon polisi dan tidak berani mengevakuasi mobil Bella berserta penumpangnya.
Setelah polisi datang, mereka segera bertindak, menarik mobil yang ringsek di bawah truck, serta memeriksa korban.
Tubuh Soraya terutama bagian atasnya sudah tidak berbentuk, Darah menggenangi Badan mobil. Jadi Soraya meninggal di tempat kejadian.
__ADS_1
Itulah aksi yang tidak di fikir dulu akibatnya, niat hati ingin membunuh Bella tapi ternyata dia sendiri yang celaka, Soraya meninggal dengan cara yang tragis dan mengenaskan.
Kabar kematian Soraya segera sampai di tangan Alex, pengawal yang bertugas menjaga Bella segera menghubungi Alex.
"Oke terima kasih informasinya, dan pastikan juga besok Bella pergi ke luar negeri dengan penerbangan yang sama dengan rencana kemaren." ucap Alex.
"Siap bos." jawab pengawal.
Ketika menutup Telpon dia di kagetkan dengan kemunculan Jeni yang imut seperti kucing betina.
"By." panggil Jeni.
"Iya sayang, sini!" jawab Alex, dia melambaikan tangannya kepada istri kecilnya tersebut.
Jeni masuk ke ruangan Alex dengan tersenyum manis dan cengengesan.
" Apa sayang?" penasaran Alex.
"By aku mau di buatkan nasi goreng." Ucap Jeni dengan manja
"Tapi membuatnya tidak disini By." ucap Jeni.
"Lalu dimana?" heran Alex.
"Aku mau Hubby menggorengnya langsung di wajan penjual nasi goreng kaki lima di taman." kata Jeni dengan memelas, dan mukanya sangat lucu.
Aleena yang kebetulan lewat dapur, mendengar ngidam Jeni yang Lucu.
"Apa sayang, kamu menyuruhnya membuat nasi goreng langsung dari Penjualnya?" kepo Aleena.
"Tolong Al ma." kata Alex. Tapi Aleena malah tertawa ngakak dan mendukung ide Jahil Jeni.
"Haha, jen kita nanti harus mem vidio Al, saat mengongsengnya, apalagi kalau Al yang jualan sekalian, pa papa sini deh." Aleena malah memanggil David juga untuk mendukung aksi anak dan menantunya.
"Sayang puas kamu, menjahili aku." Cemberut Alex.
__ADS_1
"Belum juga dilaksanakan udah cemberut saja, ntar ilang lho gantengnya." Jeni mencubit gemes pipi Alex dan akhirnya mereka berangkat ke taman menuruti kemauan ibu hamil itu.
Sesampainya di taman, mereka mencari seorang pedagang nasi goreng dorong yang biasa mangkal disana. Jeni dan Aleena mendekati bapak paruh baya tersebut.
"Pak Nasi gorengnya masih?" tanya Aleena.
"Masih nyonya, masih utuh, baru saja datang, mau berapa porsi?" tanya penjual.
"Boleh kami borong semua pak, Dan sewa gerobak bapak beberapa jam kedepan?"tanya Aleena memastikan.
"Boleh boleh, saya siapkan dulu nyonya." jawab Bapak penjual.
"Pak biar anak saya sendiri yang menggorengnya, bapak duduk manis saja disini nanti tinggal menunggu bayaran bapak, ini Anak saya ngidam dan pengen makan nasi goreng disini tapi anak saya ini yang akan menggorengnya sendiri." Ucap Aleena.
"Terserah tuan dan nyonya deh." ucap Bapak tersebut, dia menunjukkan dimana tempat bawang goreng sayur, ayam telor dan juga minyak.
Alex mulai beraksi dia memakai celemek yang bergambar beruang pilihan Jeni dan memakai sebuah topi di balik ke belakang, membuat dia makin ganteng dan Cool.
Alex memukul Mukul wajan bapak penjual tersebut dengan Gayanya.
"Maa, lihat anak mama malah tebar pesona seperti itu, uuh." kesal Jeni. Mama Aleena malah tertawa dan asyik mengambil Pose Dan Vidio Alex.
"Nasi goreng spesial dari cowok keren, monggo silahkan, dibeli Nasi gorengnya." teriak Aleena, jeni yang tadinya cemberut malah tertawa melihat ibu mertuanya mempromosikan nasi goreng dagangan Alex.
"Monggo kakak kakak cantik, kapan lagi menikmati nasi goreng buatan CEO Alexander grub, monggo monggo." Jeni juga ikutan Ibu mertuanya mempromosikan dagangan mereka.
Gadis gadis yang ada di taman berebut mendekat ingin membeli Nasi goreng tersebut dan mengabadikan aksi Alex yang keren dengan pakaian yang lucu, membuat mereka histeris seperti menyaksikan konser boyband korea saja.
Jeni dan Aleena tertawa ngakak melihat semua itu, jadi mereka membantu Alex, menyiapkan Nasi goreng spesialnya.
Per porsi mereka bandrol dengan harga 50 ribu, dan seluruh uang hasil penjualan di berikan kepada bapak pemilik gerobak nasi goreng tersebut.
Mereka menyisakan beberapa porsi nasi goreng tersebut untuk di nikmati bersama, di taman, David juga mengambil sebuah tikar untuk mereka bersantai malam itu.
Kapan lagi mereka bisa menikmati moment kebersamaan yang indah ini
__ADS_1