
"Jeni, lo sakit apa,mukamu merah, mata, hidung juga, dan ini rumah siapa sayangku?" tanya Dona penasaran.
Bi Surti masuk membawakan minum serta camilan.
"Minuman serta camilan untuk nona nona yang cantik. Belum afdhol kalau ngobrol tanpa ngemil." bi Surti menghentikan sementara percakapan mereka, dan keluar lagi. Dona kembali bertanya pada Jeni.
"Lo habis nangis jen, kenapa lagi nyokap lo berbuat ulah lagi?" penasaran Dona.
Jeni memeluk Dona dengan erat.
"Hik hik, nyokap gue, kenapa selalu ingin membuat gue celaka, bahkan ingin menjebak gue Jeni kembali menangis.
" Apa lagi yang mereka lakukan, apa perlu kita beri pelajaran saja." geram Dona.
Kemudian Jeni menceritakan semuanya mulai dari ternyata kedua kakaknya bukan anak kandung papa Josh sampai mereka mengajak ketemuan di hotel golden tadi malam.
"Apa jadi cuma elo anak kandung om Josh dan kedua kakak lo yang gayanya selangit itu bukan anak kandung om Josh, astaga mimpi apa gue semalem, kasihan om Josh cuma di jadikan kambing hitam." monolog Dona.
"Trus lo tadi malam kemana, om josh mencari lo, dan kita telpon juga tidak diangkat, trus siapa bu Yulia itu, kenapa lo dan bi surti bisa tinggal disini?" tanya Dina penasaran.
"Tadi malam mereka mengajak gue ketemuan, dan memasukkan obat perangsang di minuman gue, mereka akan membawa membawa gue ke selingkuhan mama untuk di nodai, tapi ada om Al dan Pak Ronald yang menggagalkannya, dan membalas mereka, dan melaporkan tindak mesum mereka pada istri Jason, keduanya di hukum diikat di tiang yang ada di depan hotel dengan keadaan polos, tanpa busana."
"What" jawab kompak twins D.
"Gila sadis banget tu ibu ibu, tapi gue setuju banget, trus ?" penasaran dona.
"tadi pagi mereka di bawa ke kantor polisi. Kalau bu Yulia istri kedua papa, ternyata mereka sudah menikah sebulan yang lalu, kalau sekarang papa dan mama dalam.proses perceraian secar hukum, tapi sudah di talak waktu mereka ketahuan, menghina bu Yulia dan mengaku pada bu Yulia semuanya, tanpa mereka ketahui pembicaraan mereka sudah di rekam lewat Cctv." Jeni menjelaskan semuanya kecuali kejadian yang menimpa dirinya dan Alex, karena ini sebuah aib, Jeni akan menyimpannya sendiri.
"Wah ternyata om Josh keren banget, dia balas dengan selingkuh juga, bisa di bikin Film jen, di beri judul ketika selingkuh jalan terbaik." Jawab Dina ngasal, membuat Jeni tersenyum dan dia mendapat jitakan dari Dona, pletak.
"Auh, bisa benjol nih jenong gue." kesal Dina sambil mengelus jidatnya yang agak jenong itu.
__ADS_1
" Tapi lo tidak apa apa, untung ada Om Alexander yang jadi super hero." kata Dona.
"Iya betul, pangeran kuda putih sudah datang, bip bip, pangeran datang untuk menyelamatkan tuan putri." tambah Dina.
Mereka jadi cekikikan sendiri, Suana menjadi cair akibat kekonyolan ketiga gadis tersebut.
"Lega gue, coba tadi malam kalau tidak ada om Al dan om Ronald, habislah nasib Beasty kita ini." Dona memeluk erat Jeni dan menguatkannya.
"Semoga saja tuh nenek sihir mendekam di penjara saja, membusuk disana sekalian, jadi pengen gue pites pites deh tu orang." ucap ngacau Dina.
"Ye, lo kan yang paling duluan kabur, ketika mendengar suara tante Yola, berani lo mites mites dia, yang ada lo yang di geprek duluan." goda Dona.
"Haha, iya dia sudah gemetar duluan, cuma dengar suara nyokap, ini mau mitesnya pakai apa ya, pakai traktor atau mobi Bego itu." imbuh Jeni.
"Hahaha, bener tuh." tunjuk Dona, gemes dengan kembaran nya. Dina jadi manyun karena sudah di bully.
Twins D masih berada di rumah itu ketika Joshua dan Yulia pulang. Yulia menuju kamar Jeni, dan merasa senang, mendengar suara ramai candaan cewek cewek. Yulia masuk kesana dengan membawa martabak telor spesial.
Ketiga gadis itu menoleh bersamaan, twins D jadi canggung, melihat ibu tiri Jeni.
"Waalaikumsalam bu, sudah pulang?" Jeni memecah suasana yang tadinya canggung, sementara twins D cuma cengengesan.
"Baru saja kok, di teruskan saja tidak apa apa, ibu seneng jika teman teman Jeni mau datang ke rumah, nih ada martabak telor, masih panas." Yulia meletakkan paper bag yang di bawanya di atas nakas dekat ranjang.
"Terima kasih bu, kenalkan saya Dona ini adik saya Dina." Dona berdiri dan memperkenalkan diri pada Yulia.
"Oh kalian kembar ya, wah cantik cantik semua, saya Yulia, maaf ibu tiri Jenifer." Yulia menerima uluran tangan Dona, dan kemudian di susul Dina.
"Tante keluar dulu ya, mau mandi dulu, kalian teruskan saja, anggap saja rumah sendiri." kata Yulia kemudian dia keluar memberi kesempatan pada anak muda meneruskan kegiatannya.
"Guys, itu nyokap tiri lo?" kepo Dina. Jeni menganggukkan kepalanya ringan.
__ADS_1
"Cantik orangnya, kelihatannya baik." Dona menimpali.
"Dia salah satu donatur rumah singgah, bu Yulia sering mensuplay bahan makanan di sana, semoga papa bahagia dengan pernikahannya kali ini." jawab Jeni. Dan diangguki oleh twins D.
Di kantor polisi
Jason dan Yolanda di bebaskan bersyarat, mereka memutuskan untuk pulang ke rumah Yolanda, karena Jason sudah di usir dari rumah Monika.
"Sayang ternyata anak bungsumu punya orang kuat di belakangnya, gila tahu begini ogah aku kemaren menuruti permintaanmu itu, lihat akibatnya kita yang susah, lalu darimana aku bisa mendapatkan sumber uang." kesal Jason.
" Ini juga lagi mikir, bagaimana mr Daniel ada du hotel itu saat itu, aku pikir tadi dia mau menyelamatkanku karena permintaan jesika anak kita, kan dia bos di tempat magang Jesi." jawab Yola.
Sampai di rumah Yola melihat kedua putrinya bersantai di ruang keluarga, tanpa peduli dengan keadaan mamanya yang menanggung malu semalam.
"Oh , begini rupanya, mama berjuang demi kalian bahkan menanggung malu semalaman, bahkan di bawa ke kantor polisi, kalian dengan santainya nonton Tv" Suara Yolanda naik dua oktaf.
Jesi dan adiknya kaget dengan kedatangan Yolanda di tambah dengan Jason.
" Maaf ma, Jesi tidak bisa bantu, mama tahu sendirikan wanita tua kejam sekali, bisa bisa kami dapat hukuman juga seperti mama." jawab Jesi beralasan.
Yolanda duduk sofa ruang keluarga itu.
"Ma, kenapa dia ikut kemari?" tanya Jesslin
"Dia akan tinggal di sini, asal kalian tahu, Jason Lah Ayah kandung kalian, bukan joshua itu. mau tidak mau kalian harus percaya. Ucap Yola.
Yolanda memanggil pelayan
"Pak doni, mang supri kemari;" panggil Yola pada pekerja rumahnya.
"keluarkan barang barang Joshua dari kamar, termasuk foto, dan beberapa pakaian santai." perintah Yolanda pada mereka, karena mulai sekarang Jason yang akan tinggal di kamar tersebut.
__ADS_1