Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part1


__ADS_3

Siapa wanita itu Mas Jawab Aku Siapa Dia... ?? " Teriak seorang Wanita dengan tangan menunjukkan lelaki yang berada Dihadapannya dengan air mata yang terus mengalir di Pipinya


Di...aa a " ujar gugup pria itu tak berkutik


Dia Siapa Mas, Dia wanita yang 4 tahun lalu kamu Nikahi di belakang Aku Mas,.. " Balas wanita itu dengan Suara yang keras dan tangisannya


Pria itu pun terkejut dari mana istrinya tau jika dirinya Sudah menikah dengan wanita lain di belakang nya


Kenapa Mas , Kaget Saya tau, bahkan Wanita itu pun tak Tau mas jika Kamu sudah memiliki istri sebelumnya " Ujar tajam Wanita


Lelaki Macam apa Kamu Mas bahkan Kamu lebih Buruk Dari se Ekor Serigala " Ujar wanita itu sengit dan pergi Dengan air mata yang masih mengalir di pipinya


setelah wanita itu pergi datang lah sepasang suami istri


Dan


Plakkk


Papa kecewa dengan kau Ali " Ujar sang suami


Apakah ini putra ku yang selalu ku banggakan " ujar Sang istri


Ini surat cerai cepat tanda tangan , setelah ini Kupastikan se ujung kuku pun kau tak kan pernah Menemukan Dia " ujar seorang lelaki yang baru saja Datang membawa map yang berisi surat cerai yang Memang sudah direncanakan oleh wanita itu


Baiklah Aku pun tak Sudi berlama lama menikah Dengan Wanita seperti Dia " Ujar nya dengan merendahkan wanita itu


Aliando " teriak sang mama yang tak habis fikir dengan Perkataan sang anak


Bugh bugh


Ku pastikan Kau akan menyesal Ali,. " teriak lelaki yang baru saja melayangkan tinjuan kepada Alo


Aku tak kan pernah menyesal, ambil saja sampah itu Kalian cocok kau ditinggalkan oleh istrimu karena lelaki Lain bukan dan aku meninggalkan nya karena Dia tak Berguna " Ujar Alan smirk dan menandatangani surat itu


Sedangkan lelaki itu ingin rasanya menghajar orang Dihadapan nya namun ia berusaha menahan karena Jika sampai ia menghajar orang tersebut akan Memakan waktu yang lama sedangkan diluar ada yang Menunggu surat itu


Setelah Alo menandatangani surat itu ia pun tanpa berbasa-basi pergi


Kau sungguh sangat keterlaluan Ali " ujar sang Papa Dengan raut muka yang sudah padam ingin Melayangkan tamparan pada putra tunggalnya nya itu


Pah, percuma Papa mengotori tangan papa yang bersih Itu sebaiknya kita pergi, Anak perempuan kita saja sudah Pergi jadi mari kita pergi " Ujar sang mama Menahan tangan suaminya dan menarik nya keluar


Meninggalkan dia sendiri


Cih, selalu dia yang dibanggakan wanita tak berguna " Gumam nya


Sedangkan ditempat lain


Kupastikan kau akan menyesal telah menyakiti dan mengkhianati adikku Aliando " Gumam lelaki itu Menatap nyalang pria yang ber- ada di balik layar laptopnya


Didalam mobil


Sunyi amat sih enggak ada hiburan Tah bang " Celetuk Gadis itu iapun memutar radio dan menyetel musik


Na,. "Panggil lelaki itu


Ya bang, " jawab gadis itu


jika ingin menangis, menangis lah keluar kan Beban mu " Ujar nya


Aku sudah puas menangis disetiap doa ku dan tadi jadi Sudah puas bang " Ujar gadis itu dengan senyuman manis nya


Ya sudah, setelah ini kau akan kemana " tanya lelaki itu


Ayah menyuruh ku kembali ke Jerman dan bang Nathan akan menunggu ku di Airport " Ujarnya dengan wajah tersenyum


Baiklah aku akan mengantarkan mu ke airport " balas Lelaki itu


Eh nanti dulu dong Bang., Kita kerumah Abang dulu aku Ingin pamit dengan Mommy Daddy dan Raffa sebelum Pergi" Ujarnya


Baiklah " ujar Lelaki itu menuruti permintaan sang gadis


Skip


Sesampainya mereka di Mansion,


Mereka berdua pun turun dari mobil namun saat baru Beberapa langkah suara teriakan anak kecil terdengar


Bunda Nanaa " teriak bocah berumur 4 tahun itu sambil Berlari kearah sang gadis


Jangan lari lari boy, nanti kamu terjatuh " tegur sang Gadis itu kepada sang anak laki laki


Hihihi maaf bunda " nyengir sang bocah sambil Mengangkat dua jari nya berbentuk V


Raffa jika ditegur dengan orang tua jangan bercanda Seperti itu " tegur Lelaki itu kepada anaknya


Iya Ayah,. " ujar sang anak menunduk


Jangan terlalu keras bang, dia masih kecil " ujar Gadis Itu menegur sang lelaki itu


Jika tidak di didik sejak dini dia tidak akan mengerti Akan sopan santun dan menghormati yang orang yang Lebih tua darinya Na " ujar lelaki itu


Oke terserah dirimu saja lah Bang Ronald, tapi ingat Batasan dan notasi nada bicaramu "ujar gadis itu


Ia pun menggendong bocah itu dan pergi meninggalkan Dia


Dia sangat menyayangi Raffa seperti anaknya sendiri Bahkan Sarah ibu kandungnya saja tak perduli Dengannya " gumam lelaki itu dan mengikuti sang gadis


Masuk kedalam Mansion


Sesampainya didalam ia melihat pemandangan sang Mommy yang memeluk gadis itu dengan sayang bahkan Sampai meneteskan air mata


Kau wanita yang kuat nak, Mommy sangat bangga Dengan langkah mu hiks hiks " ujar wanita baya itu Terisak


Omammy jangan menangis, Bunda dan Raffa saja tak Menangis kenapa Omammy Menangis " celetuk sang Anak lelaki itu

__ADS_1


Gadis itu pun tersenyum dan melepaskan pelukannya


Menatap Wanita itu yang sudah dianggap seperti ibunya Dan yang tak lain pula sahabat dari sang Bundanya


Tuh denger Mom kata Raffa,. sudah jangan menangis " Ujar sang gadis itu sambil menghapus air mata di pipi Wanita itu dengan lembut


Tak lama datang seorang lelaki yang diikuti pemuda dari Arah pintu masuk


Loh Bang kok udah sampai bukannya seharusnya Abang akan sampai 2 jam lagi ya " tanya sang gadis itu


Kepada sang pemuda itu yang tak lain adalah abangnya


Dipercepat penerbangan nya " ujar sang Abang singkat Ia tak mungkin jujur kalau sebenarnya ia sudah datang Sejak 1 Minggu lalu


Oalah ,. Ujarnya tersenyum dan matanya menatap ke Lelaki paruh baya itu


Dad " Ujar nya langsung menyalami tangan lelaki itu


Kenapa Kau memendamnya sendiri nak " ujar lelaki itu


Dengan suara yang sangat lirih langsung memeluk Gadis itu


Nana tak memendam nya sendiri dad, Nana selalu Bercerita kepada sang pencipta mengeluarkan rasa Sakit ini Kepada-Nya " ujar gadis itu tersenyum manis


Ada Allah Dad yang selalu ada untukku, selalu setia Mendengarkan keluh kesah ini " ujarnya kembali sambil Meneteskan air mata nya


Kau memang wanita yang kuat nak, Daddy salut dengan Mu " ujar lelaki paruh baya itu kepada sang gadis ini


Bagaimana tidak beberapa hari lalu ia menandatangani Langsung Selingkuhan suaminya Mereka semua pun


Tau itu


Beberapa Hari sebelum nya


Gadis itu datang kesebuah Villa yang jauh dari pemukiman bahkan bisa dibilang Villa itu sangat lah Pelosok


Sesampainya di Villa itu ia pun mengetuk pintu dan Muncul lah seorang wanita paruh baya berdaster yang Iya sudah tebak bahwa wanita ini adalah pembantu Di villa itu


Nona Natasya " ujar pembantu itu terkejut karena yang Berada didepan mata nya adalah istri sesungguhnya Dari bos nya itu


Iya, pembantu itu tau bahwa bos nya sudah menikah Lebih dulu dengan Wanita ini Karena ia sempat Menonton berita di TV namun sang Bos melarang nya Untuk bercerita kepada selingkuhan nya bahkan TV Dirumah itu satupun tak ada


Bibi tau saya " ujar gadis itu tersenyum lembut


I..iya Nona " ujarnya gugup


Jangan takut bi, saya datang secara baik-baik kesini apa Boleh saya bertemu dengan wanita pemilik Villa ini " Ujar Gadis itu masih dengan senyuman nya


I..ya Nona, silahkan masuk saya akan Memanggilkan Nona Sisi dulu " Ujar pembantu itu


Tunggu bi., " tahan gadis itu pembantu itu pun berhenti Berjalan


Tolong jangan ceritakan jika saya datang kesini dengan


Bos mu " ujar gadis itu dengan memberikan sejumlah Uang kepada pembantu itu


Terima bi, ini Rezki bibi " ujar gadis itu tersenyum Setelah itu pembantu itu pun pamit kedalam untuk Memanggil majikan nya


Tak lama wanita itu keluar dengan menggendong anak Laki-laki ber- umur 3 tahun


Dia sangat lah mirip dengan mu mas " batin gadis itu Menatap sendu kearah anak laki-laki kecil itu


Maaf, Nona jika anda menunggu lama " ujar wanita itu Ramah


Tak apa, seharusnya saya yang meminta maaf jika Kedatangan saya mengganggu waktu mu " ujar gadis itu Tersenyum


Sebelumnya perkenalkan nama saya Natasya " ujar Gadis itu menjulurkan tangannya dan dibalas oleh Wanita itu


Nama saya Sisi Nona, " ujar Sisi ramah


Apa boleh saya bertanya " Ujar Natasya tersenyum


Silahkan, nona ingin bertanya tentang apa" Ujar nya


Penasaran karena selama ia menikah dan sampai saat Ini Tidak ada satu pun orang yang bertamu atau datang Kesini Kecuali suaminya atau sekertaris suaminya


Apa Kau mengenal orang ini ? " tanya Natasya Menunjukkan foto sang suaminya


Papa, itu Papa Diego " seru sang anak itu dengan girang


Itu Suami saya Nona " Ujar Sisi bingung kenapa Wanita Ini menunjukkan foto suaminya apa dia mengenal Suaminya Dan siapa wanita ini Semua pertanyaan Berputar putar di kepala Sisi


Deg


Astaghfirullah ya Allah kenapa sesakit dan sesak ini " Batin Natasha


Sebenarnya siapa Nona ini , Apa Nona ini mengenal Suami saya ? tanya Sisi penasaran


Saya adalah orang terdekat nya, dan saya mengenal nya " Ujar Natasya berusaha menguatkan dirinya


Berapa lama kalian menikah ? " tanya Natasya lagi


Kami menikah sudah 4 tahun Nona " Ujar Sisi


Owh, sudah lama ya !!


Dia sama sekali tak bicara dengan ku jika dia sudah Menikah., " Ujar Natasya berusaha untuk tersenyum dan Ramah mencairkan suasana


Dia pun tak pernah mengenal kan saya dengan keluarga Nya Nona Bahkan selama saya menikah dengannya Saya tak pernah di izinkan keluar rumah sekalipun " Ujar Sisi menceritakan semuanya kepada Natasya


Bahkan Dia pun jarang sekali pulang Ia akan pulang 2,3 bahkan pernah 6 bulan sekali, katanya sih perkerjaan Nya di jakarta tak bisa ditinggal kan " Ujar Sisi


Owh, Dia memang seperti itu gila berkerja,. apa kemarin Dia kesini " Ujar Natasya


Iya Nona, Nona kok tau " Tanya Sisi

__ADS_1


Hehehe hanya sekedar menebak karena ia kemarin cuti " Ujar Natasya


Suara dering telepon milik Sisi berbunyi


Sisi menatap layar hp dan menatap Natasya bergantian


Kenapa ? tanya Natasya


Suami saya nelpon Nona " Ujar Sisi kikuk


Ya, diangkat dong,. tapi jangan katakan jika aku ada Disini " Ujar Natasya dibalas anggukan kecil oleh Sisi


ia pun mengangkat telponnya


Hallo assalamualaikum mas " ujar Sisi


WaAlaikum salam, kemana ajalah lama amat angkat Telpon saya " ujar suara Lelaki di sebrang telpon sambil Marah marah dan itu tak luput dari pendengaran Natasya


Maaf mas, aku sedang di toilet tadi " Ujar Sisi berbohong Atas arahan Natasya


Ya sudah, Roni kesana mengambil map ku yang tertinggal di dalam ruangan tolong berikan kepadanya " Ujar Aliando


Ya mas, " balas Sisi


Papa, mainan Diego lusak Pa yang kemalin dibelikan Oleh Papa " ujar cadel Diego


Ya sudah nanti om Roni yang belikan, Papa kerja dulu ya nak " Ujar Aliando


Ya Pa, ati ati semangat keljanya "ujar cadel Diego setelah itu telpon dimatikan oleh Aliando


Mereka berdua pun berbincang bincang mengenai Aliando, Natasya berusaha menguatkan semua rasa sakitnya


Jangan panggil Nona, Panggil saja Saya Nana " ujar Natasya dan diangguki oleh Sisi


Tak lama suara bel berbunyi


Sebentar ya mbak Nana saya kedepan dulu itu pasti Asisten suami saya " Ujar Sisi dan diangguki oleh Natasya


Sisi pun pergi untuk membuka pintu disaat itu pula Aliando menelpon nya


Assalamualaikum sayang " ujar Aliando


WaAlaikum salam ada apa mas " ujar Natasya


Kamu dimana " tanya Aliando


Kan tadi saya udah pamit mas mau pergi ke Bogor mau Cek proyek pembangunan " Ujar Natasya


Eghem, udah berangkat ya,. dari tadi apa barusan " Gugup Aliando


Ia takut Natasya berpapasan dengan Rony asistennya Karena antara villa dan proyek pembangunan itu berdekatan


Sudah dari tadi, kenapa mas " tanya Natasya


Aku tau mas apa yang sedang kau takuti, takut jika aku Berpapasan atau bertemu dengan Rony " batin Natasya


Oh, tidak apa-apa ya sudah mas matikan ya Assalamualaikum " Ujar Aliando di telfon


WaAlaikum salam " balas Natasya telfon pun dimatikan


diluar rumah


Maaf Nona saya mengambil berkas milik tuan yang Tertinggal kemarin " ujar Roni


Sebentar Ron saya ambilkan dulu " ujar Sisi dan masuk Kedalam


Mobil Siapa itu kenapa aku seperti pernah melihat mobil Itu ya " gumam Rony


sedangkan didalam rumah


Si, saya pamit dulu ya " ujar Natasya pamit


Loh kenapa mbak kok buru buru " Ujar Sisi


Ada urusan mendadak di kantor " alibi nya


Owh, ya sudah mari saya antar kedepan " ujar Sisi


Tak perlu Si bukan nya kamu ingin mengambil berkas Untuk suamimu nanti asisten nya lama nungguin lagi " Ujar Natasya


Baik lah hati hati ya mbak " ujar Sisi sambil mencium Pipi kanan kiri Natasya


Siap Assalamualaikum " Pamit Natasya


WaAlaikum salam " balas Sisi


Natasya pun keluar dari pintu dan bertemu dengan Rony Yang terkejut melihatnya


Nona Natasya " ujar Rony terkejut


Ada apa Rony kenapa kau sebegitu terkejutnya " Ujar Natasya tersenyum


Em eh " ujar Rony gugup


Santai saja Ron tak perlu gugup saya sudah tau Semuanya " ujar Natasya tersenyum sendu menatapnya


Maafkan saya Nona, Saya " ujar Rony terpotong oleh Natasya


Kau tak salah Rony kau hanya menjalankan perintah Bukan tapi saya juga ingin kau menuruti perintah saya " Ujar Natasya dengan tajam


Apa Nona saya akan menuruti perintah Nona " Ujar Rony


Ia merasa bersalah dengan Nona ini


Carikan saya bukti pernikahan mereka sekarang juga Dan jangan beri tau tentang kau bertemu denganku Disini dengan Tuan mu " Ujar Natasya tajam

__ADS_1


Rony pun mengangguk tegas


__ADS_2