Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part42


__ADS_3

Jam sudah menunjukkan pukul setengah 4 Sore


Maaf Tante om, Opa Oma, Saya pamit dulu " Ujar Zaffran ketika melihat Jam di tangannya sudah menunjukkan jam 4


Loh nak kok buru buru " tanya Sisi


Iya Tante, kebetulan Zaffran mau jemput Umma Dan Baba " Ujar Zaffran


Mereka Sudah pulang memangnya, Bukannya Masih beberapa hari lagi Nak " Ujar Ali


Baba, mempercepat Urusannya om ketika aku mengabari jika Om di serang kemari " Ujar Zaffran


Seharusnya tak perlu zaff, toh sekarang om sudah baik baik saja " Ujar Ali


Ya om, namanya juga sahabat baba pasti ke fikiran, Ya sudah om Tante opa Oma Zaffran pamit dulu ya Assalamualaikum " Ujar Zaffran dengan menyalami mereka para orang tua


Hati hati Bro " Ujar Diego menepuk bahu Zaffran


dibalas anggukan setelah itu ia keluar dari ruangan


Dan bertepatan saat Zaffran keluar dari ruangan Ada beberapa orang yang baru saja keluar dari lift dan menuju kearah ruangan itu dengan memakai Masker topi


Selamat Datang Tuan Nona " Ujar Para bodyguard yang berjaga di sana, Hanya dibalas anggukan oleh mereka


Siapa mereka " Batin Zaffran, ketika berpapasan saat berjalan


Zaffran menatap mereka saat sudah masuk kedalam lift


Serasa tak asing " Gumam Zaffran tatkala melihat 2 orang yang berada dibelakang rombongan itu


...----------------...


Didalam ruangan


Assalamualaikum " Ujar serentak mereka semua dan masuk kedalam Ruang Rawat Ali


waAlaikum salam " Ujar Mereka yang berada di dalam


Bagaimana keadaan Ompa, Apa sudah lebih baik " Ujar Seorang laki laki yang masuk pertama, ia melepaskan Masker serta Topinya


Alhamdulillah , Ra.. Ffa" Ujar Ali terkejut melihat Laki laki yang bertanya tadi adalah Raffa


Ya OmPa ini Raffa " Ujar Raffa tersenyum lembut menatap Ali ia pun menghampiri Ali dan menyalami tangan Nya


Kau sudah besar, dan tangguh " Ujar Ali tersenyum


Hahaha ya Ompa, Ayah mengajar kan aku supaya tangguh agar bisa menjaga Gadis kecil Ompa " Ujar Raffa terkekeh menatap sang adik yang tidur meringkuk memeluk Ali


Hahaha terimakasih Nak, sudah menjadi Garda terdepan Untuk dia " Ujar Ali tersenyum,Ia dia sudah mendengar semua cerita dari sang istri dan putranya tentang Raffa dan yang lainnya saat Ali Diserang sampai dibawa ke RS


Sudah tugas Raffa Ompa, Bukan kah dulu Raffa Pernah berjanji pada Ompa Jika Raffa punya adik Dari Ompa Dan Bunda Akan Raffa jaga dia " Ujar Raffa


Ali mengangguk mengiyakan ucapan Raffa


ya, kau menepati janji itu " Ujar Ali tersenyum


Raffa menatap kearah Ari dan istrinya


ia pun berjalan menuju mereka berdua dan menyalami tangan mereka bergantian


Apa dia sudah tidur sejak tadi " Tanya seseorang laki laki yang menatap Syaci sejak tadi


Ya, Adikmu itu sudah Hampir 2 Jam Tidur " Ujar Raffi menjawab pertanyaan laki laki itu


Sebaiknya bangun kan Jho, ini sudah waktunya Ashar juga " Ujar Gadis Berhijab Crem


Baiklah " Ujar laki laki itu


Maaf, om Aku harus membangun kan nya " Ujar Laki laki itu

__ADS_1


Ali mengangguk mengiyakan


Ce, Cece, Bangun dek, udah Waktunya Ashar loh " Ujar Laki laki itu lembut mengelus kepala sang adik


Egh.. "


Ajho.. " Lirih Syaci


Ya bangun lah, sudah waktunya shalat, Cece belum sholat loh " Ujar Laki laki itu yang tak lain adalah Novan


Syaci mengangguk pelan matanya iya buka perlahan lahan menata sekeliling ruangan


Kalian sudah datang " Tanya Syaci dengan suara serak khas Baru bangun tidur


Sudah, kita Sholat dulu yuk, Setelah itu Dàgē Ajho Koko dan yang lain harus kembali ke Jerman " Ujar Raffa


Kalian kembali ke Jerman " tanya sisi


Ya Ma, Urusan kita sudah selesai, " Ujar Raffa tersenyum


kak ziva, juga ikut pulang Dàgē " Cicit Diega


Tidak, Kakak mu tetap dsini, Agar dia bisa menjaga dan mengawasi mu Karena itu tugasnya sebagai kakak " Ujar Raffi mengelus pucuk kepala Diega


Diega menatap Raffi iya tersenyum lembut dan memeluk Raffi


Terimakasih Koko, " Ujar Diega


Sama sama princess, satu pinta Koko turuti apapun perkataan kakak mu, Karena ia ingin yang terbaik untukmu " Ujar Raffi diangguki semangat oleh Diega


Pinter, Koko harap jika kita bertemu lagi adik Koko ini sudah berubah " Ujar Raffi mengacak rambut Diega


Yuk kita sholat " Ujar Raffi berdiri


Papa gak papa dsini Sendiri " Tanya Syaci kepada ali


Pergilah Papa gak papa " Ujar Ali


mereka pun pergi meninggalkan Ali dan Alia menuju musolah


20 menit Mereka semua sudah selesai sholat dan sekarang berada didalam ruangan Ali


Raffa mendekati Ali ia menggenggam tangan adiknya


Ompa, Raffa mewakili Ayah Ronald mengantarkan AzivaAlisya Angelicia Zayna kepada Ompa dan keluarga , Tolong jaga sayangi dia seperti kami menjaga dan menyayangi nya " Ujar Raffa tegas menatap Ali


Iya Nak, Ompa dan sekeluarga Akan menjaga dan menyayangi adikmu semana kalian menjaga dan menyayangi nya " Ujar Ali tersenyum lembut menatap sang putri


Raffa tersenyum, dan menatap kearah adiknya


Dàgē sudah mengantarkan mu kepada papamu, patuhi perkataan nya hormati dia dan keluarga mu Ingat pesan Bunda dan Ayah Cece " Ujar Raffa mengelus pucuk kepala Syaci yang tertutup oleh hijab


Iya Dàgē, terimakasih " Ujar Syaci memeluk Abang tirinya itu


Jangan berterimakasih itu sudah tugas Dàgē , Jaga dirimu baik-baik, Kami akan terus mengawasi mu " Ujar Raffa diangguki oleh Syaci


Sya" Lirih mereka Bertiga


Syaci melepaskan pelukannya dari sang Abang dan merentangkan tangannya untuk memeluk Para sahabatnya


Hiks hiks " Isak Salah satu dari mereka


Kau kenapa nangis Vi " Tanya mereka bingung


Ke inget momen pas Syaci pergi ke Yaman " Ujar Selvi dengan isakan nya


Ealah, Selvi kau merusak suasana banget sih, kita kan juga nanti bakal balik lagi " Ujar Thea Kesal dengan Selvi


Tau, Selvi ini kumat nangis Alaynya " Ujar Yora

__ADS_1


Yeee, Bocah kita kan biasanya sama sama Ini kita berpisah Ya wajar lah kalau aku nangis " Ujar Selvi membela dirinya


ya tapikan nanti kalian bakal balik lagi kesini Agnesia Selvi Kusuma , kau juga kan jadi asisten ku jadi pastinya kau akan bersamaku nanti , " Ujar Syaci


hehe iya sih" Ujar Selvia nyengir


Terus ngapain kita berpelukan bertiga gini " Ujar Selvi bingung


lah Syaci merentangkan tangannya yang berarti minta dipeluk ., " Ujar Thea


lah kok aku, kalian sendiri kenapa kalian manggil aku pakek Nada melow begitu " Ujar Syaci yang tak ingin disalahkan Yora ingin membalas perkataan Syaci namun di potong oleh Yozza


Stop Ladies, jika kalian seperti ini terus tidak akan kelar sampai besok, Kita sudah mau berangkat Pesawat sudah menunggu " Ujar Yozza menengahi perdebatan antar gadis


Ya benar kata bang Yozza, jadi berhentilah kalian berdebat ,. " Ujar Raffi , para gadis pun diam dan mengangguk


ya sudah sebaiknya kita berangkat sekarang,.


Ompa Ma, Oma Opa Go ga, kami pamit " Ujar Raffa berpamitan kepada mereka


kami juga " Ujar Mereka ber 5


Bolehkah Mama mengantarkan kalian ke bandara nak " Ujar Sisi


Dengan senang hati mama " Ujar Raffi tersenyum dan langsung memeluk Sisi


Raffi " Tegur Raffa


Biarlah, fa, mama suka kok kalian kan anak mama, Yasudah ayo go, kita antar Saudara mu " Ujar Sisi mengajak putra nya


Ega Ikut ya ma " Ujar Diega


Lah terus yang jagain Papa Siapa, " Ujar Diego


Biar Ziva saja " Ujar Syaci


Kamu tak ikut mengantar para Abang dan sahabat mu nak " Tanya Alia kepada sang cucu


Tak deh, Oma,Ziva disini saja jagain papa, Lagian juga Sebentar lagi papa Harus di priksa jadi kalian saja yang pergi " Ujar Syaci


Kamu yakin dek " Tanya Diego memastikan


Iya yakin Bang " Ujar Syaci mengagguk


Ya Sudah kami kembali ya Ce kalau ada apa-apa langsung kabari " Ujar Raffa diangguki oleh Syaci


Asiap " Ujar Syaci dengan mengangkat 2 jempolnya


mereka pun mengangguk dan berjalan menuju keluar ruangan


Syaci menoleh kearah papanya


Nak boleh buka niqab nya tidak, Papa ingin melihat wajah putri papa " Ujar Ali Diangguki oleh Syaci ia melepaskan niqabnya membuat Ali terkejut melihat wajah putrinya yang cantik


Masya Allah, Cantik sekali putri Papa ini " Ujar Ali terpesona melihat wajah sang putri


Papa, jangan terlalu memuji Ini kan ciptaan dan titipan pencipta " Ujar Syaci


Iya nak, kamu benar, jadi tetaplah kamu jaga kamu tutup ya sayang jangan ada laki laki lain selain Suami dan keluarga mu yang melihat " Ujar Ali


Baik papa, " Ujar Syaci tersenyum


ya sudah pakai lah kembali niqabnya " Ujar Ali


Syaci pun memakai nya kembali


Pa Syaci periksa papa dulu ya terus Syaci bantuin papa untuk bersih bersih, setelah itu papa minum obat dan istrahat Agar pas Mau magrib papa Sudah lebih segar " Ujar Syaci diangguki oleh Ali dengan wajah yang tetap tersenyum menatap sang putri nya


Ya Allah terimakasih kau berikan aku putri yang Sholehah, Ronald Nana Terimakasih kau mengajarkan dan mendidik Dia dengan sangat baik " Batin Ali

__ADS_1


__ADS_2