
Setelah Semua Orang pulang Nana dan Ronald Pergi Kekamar untuk Istirahat
...Taman...
...----------------...
Mbak hey, kok malah melamun " Ujar Mirna yang melihat Ela melamun
Eh, kamu Mir ngagetin aja " Ujar Ela terkejut
Ya mbak dari tadi diliatin melamun, Mikirin apa kali" Tanya Mirna
Aku lagi mikirin Nona Syaci " Ujar Ela yang memikirkan Kejadian yang terjadi dengan Nona nya tadi
Nona Syaci kenapa dia " Ujar Mirna bingung
Nona selama ini memperhatikan kita Latihan Mir, Dia Bahkan menghafal Semua latihan yang diajarkan Kekita " Ujar Ela membuat Mirna bingung
Maksudnya gimana to mbak aku tak nyambung " Ujar Mirna yang bingung dengan perkataan Ela
Huft, Selama kita latihan di halaman belakang pasti Ada Nona Syaci yang duduk dibelakang juga kan Sambil membaca buku " Ujar Ela Diangguki oleh Mirna Sebagai jawabannya
Nah selama itu Nona menghafalkan semua latihan Yang diajarkan oleh Marko dan Elang kepada dia " Jelas Ela
Lah, Bagaimana bisa mbak kan Nona masih kecil " Ujar Mirna bingung
Aku juga tak tau tapi Tadi saat Aku dan Para Anggota Ditugaskan oleh Tuan Ronald untuk mengawalnya dan Kau dan yang ditugaskan untuk Menjaga di bagian Perbatasan Kami sempat berkelahi dengan musuh Tak Sengaja peluru itu mengenai bahu Tuan cuman Goresan nah saat itu pula Nona Syaci keluar dari Mobil Menembak para musuh yang belum tumbang " Ujar Ela
Membuat Mirna tersedak ludah nya
Menembak mbak, " Ujar Mirna mengulangi perkataan Ela
Iya, Mir dan kamu tau setiap tembakan yang Keluar Selalu tepat nan pas di titiknya persis Yang di Ajarkan Oleh Elang " Ujar Ela
Cepat banget berarti daya tangkap nya, pantas Kemarin dia bisa melawan salah satu anak jalanan Yang menghadangnya " Ujar Mirna
Huh, Mir masak kita kalah sama Nona sih, dia Tadi Keren Banget tau " Ujar Ela
Ya, mbak buah jatuh ya tak jauh dari pohonnya, Wong Nyonya Nana saja hebat dalam beladiri nya ya Wajar Kalau Nona Syaci begitu " Ujar Mirna
Iya sih Mir, tapi ya , udahlah kita tidur saja ini sudah malam " Ujar Ela
Dibalas anggukan oleh Mirna
...Sedangkan di markas...
Gila Parah tepat banget bidikannya " Ujar Elang
Jelas, seperti ada yang mengajarkan nya " Ujar Marko
Iya bener kata kau, eh tunggu selama Ini dia Selalu Ada saat kita melatih Ela dan Mirna Apa jangan jangan " Ujar Elang
__ADS_1
Daya tangkap nya sangat cepat " Ujar Marko
Jelas, buktinya dia bisa menembak secara Pas di titik Kelemahan sang musuh " Ujar Elang
Bahkan Ela dan Mirna saja belum terlalu tepat jika Membidik sasaran " Gumam Marko
Eh tunggu Ada Orang lain ternyata disana " Ujar Marko Saat Melihat Rekaman dari cctv Tersembunyi Yang di taruh oleh Yozzi
Elang pun langsung mengulang rekaman sebelum nya
Perbesar Lang " Ujar Marko
Itu bukankah anak kecil tadi siang yang berdebat Dengan Syaci " Ujar Marko
Dia keponakan nya tuan Yozzi dia Juga yang Menghubungi tuan Yozzi tadi " Ujar Elang
Pantas saja Tuan Yozzi langsung datang " Ujar Marko
Tak lama suara dering telepon Marko berbunyi
Elang menatap Marko seakan bertanya siapa yang Menelepon
Tuan Yozzi " Ujar Marko langsung mengangkat telpon Dari Yozzi Dan me lospeker kan Hpnya
Hallo assalamualaikum Tuan " Ujar Marko
WaAlaikum salam Ko, tutup semua akses atau Data Milik Ronald atau Syaci, Keponakan ku sepertinya mencoba mencari tau tentang mereka " Ujar Yozzi
Dari Yozzi langsung beraksi dengan laptopnya
Sedangkan di kediaman Yozzi
Yozzi yang melewati kamar Zeo Tak sengaja ia melihat Zeo yang mencoba mencari tau identitas Ronald dan Syaci lewat foto yang ia ambil saat kejadian tadi
Ia pun langsung menelpon Marko agar Memblokir Jalan sang keponakan
Tak semudah itu Zeo, Uncle menjaga identitas mereka Bertahun-tahun kau ingin mencoba membongkar Rahasia itu " Gumam Yozzi pergi dari kamar Zeo
Zeo yang melacak identitas itu tiba tiba terkejut ketika Laptopnya mati dan mengeluarkan asap
Aku ketahuan, shiit mereka bukan orang sembarangan, Dari Keluarga mana mereka kenapa aku sangat Penasaran sekali dengan gadis kecil ini" gumam Zeo
Yang memandang rekaman saat kejadian Tadi
Dia masih sangat kecil namun kemampuan nya Sangatlah hebat, bahkan dia bisa memainkan pistol Dengan lincah " Ujar Zeo lagi
Besok aku akan mencari nya lagi pasti Rumah nya tak Jauh dari sini " ujar Zeo
tok tok tok
Suara ketukan pintu terdengar dari luar Zeo pun Membuka pintunya ternyata Abang sepupunya yang Mengetuk pintu
__ADS_1
kau belum tidur " Ujar Yozza
Belum bang belum ngantuk " Ujar Zeo
Owh, Kenapa dengan laptop mu " tanya Yozza ketika Melihat Laptop Zeo yang keluar Asap
Kebakar bang nge Hank " Ujar Zeo
Lah kok bisa " Tanya Yozza
Aku bermain tak tau Waktu sampai Laptop ku panas Dan mati mengeluarkan asap " Ujar Zeo
Ada ada Saja, Oh ya nih tadi penjaga bilang dia menemukan ini di Tempat kejadian dan mungkin ini Milikmu karena ketinggalan dengan Sekeatboard mu " Ujar Yozza memberikan Gelang dan Sekeatbord kepada Zeo
Awalnya Zeo bingung dengan gelang itu tapi iya ambil Saja
Oh ya Makasih bang ", Ujar Zeo Yozza mengangguk Dan pergi ke kamar nya
Gelang ini " Gumam Zeo mengingat Gelang ini
Ah iya gelang ini milik Gadis kecil itu ya aku inget Banget karena aku sempat megang Tangan gadis itu Tadi siang dan lihat gelang ini di tangannya ini pasti miliknya" gumam Zeo tersenyum dan menyimpan Gelang itu ke dalam Laci nya
Simpen disini aja besok kalau ketemu sama itu gadis Kecil baru ku kembalikan "ujarnya tersenyum
Astaghfirullah aku lupa belum Sholat Isa, sebaiknya Aku sholat dulu terus langsung tidur biar besok Bangun Pagi buat joging sapa tau ketemu sama dia " Ujar Zeo
ia pun Berjalan kearah kamar mandi Mengambil wudhu dan Sholat tak lupa ia berzikir
Selesai sholat ia membereskan alat sholat nya dan Berbaring
Gadis kecil sangat imut cantik dan pemberani " Gumam Zeo memejamkan matanya Namun Tak lama Hp berbunyi
Hallo assalamualaikum " Ujar Zeo
WaAlaikum salam kapan kau kembali ke Indonesia " Ujar Lelaki yang disebrang telpon
semingguan lagi mungkin go, karena Umma sedang Mengurus Kepindahan Abang Leo " Ujar Zeo
Loh bang leo Pindah ke Jerman to kira ku dia sama Kayak kau hanya liburan " Ujar Orang dia sebrang Telpon yang tak lain adalah Diego Anak Ali Syarif Liat Di part Awal
Tak dia ingin sekolah disini, Oh ya Apa adik mu sudah Lahir " Tanya Zeo
Sudah makanya aku menghubungi kamu Ini, Dan Tebakan ku benar adikku cewek " Ujar Diego tersenyum
Ya sudah, kalau begitu nanti aku akan membelikan Hadiah untuknya " Ujar Zeo
Asiap jangan lupa oleh oleh ku juga " Ujar Diego
Iya bawel ya sudah Aku ingin tidur Assalamualaikum " Ujar Zeo
WaAlaikum salam " balas Diego
__ADS_1