Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part86


__ADS_3

Bagaimana keadaan putri ku dok " Ujar Zelly duduk ditepi ranjang


Putri nyonya " Ujar Dokter itu terkejut karena yang iya tau Zelly tidak memiliki anak perempuan


Dia Istri Zaffran dokter Desi " Ujar Zen


Zaffran sudah menikah sejak kapan " Tanya Dokter Desi bingung


Kemarin tapi memang kami tidak Mempublikasikan nya dulu, Saya harap anda juga bisa merahasiakan nya " Ujar Zen tajam


Diangguki oleh dokter itu,


Baiklah kalau begitu saya " Ujar Dokter itu terpotong oleh beberapa orang yang masuk kekamar


Apa yang terjadi Zeo " Ujar Liana baru masuk dan berjalan kearah ranjang


Zeo tak menjawab ia masih menatap sang istri dengan raut wajah khawatir


Des bagaimana keadaan Anak perempuan ku " Ujar Yozzi


Dia tidak apa apa zi, hanya kelelahan saja, " Ujar Desi


Baik lah, saya akan menelpon Ratih " Ujar Yozzi namun Syaci yang baru saja sadar langsung menolak


Jangan bi, Syaci baik baik saja kok " Ujar Syaci lirih


Tapi sayang " Ujar Liana


Ami, Syaci baik baik saja, mungkin efek kecapean nanti insyaallah sembuh " Ujar Syaci meyakinkan


Baiklah baba akan memundurkan jadwal penerbangan kalian sampai kondisi Syaci lebih baik " Ujar Zen


tidak perlu Ba, tak perlu di cancel , Syaci istrahat beberapa jam sudah lebih baik " Ujar Syaci


Tapi sayang kondisimu belum fit banget, " Ujar Zaffran


Mas, gak papa nanti aku minum vitamin insyaallah Setelah istrahat yang cukup tubuhku lebih baik, " Ujar Syaci meyakinkan sang suami


Setelah perdebatan Mereka pun menyetujui jika nanti setelah acara pesta Syaci dan Zaffran akan pergi ke Swiss


Setidaknya hubungan ini benar adanya mas, bukan hanya Kau ingin memenuhi amanah bang Leon " Batin Syaci


Flashback

__ADS_1


Apa benar dia mencintai mu sya, bukan sekedar amanah dari bang Leon " Ujar Seseorang perempuan bercadar duduk disampingnya


Bukan maksudku untuk membuat mu ragu, tapi aku hanya khawatir ntah di kamu atau di dirinya apa tujuan kalian menikah " Ujar perempuan itu lagi


Jika tujuanmu, untuk melindungi nya dan tujuannya untuk sekedar memenuhi amanah, terus Pahala apa yang akan kalian Ambil apa pernikahan itu pemaksaan , Cukup tubuhmu dan fisikmu yang sakit dan terluka tapi jangan hati mu " Ujar Perempuan itu dan berlalu pergi


Topik


Kenapa sayang, apa yang kamu fikirkan " Ujar Zaffran dengan lembut mengusap pipi sang istri


Apa kau menikahi ku karena amanah " Ujar Syaci lirih


Sejak awal aku bertemu dengan mu dan sejak saat itu aku bertekad bahwa kau akan menjadi gadisku wanitaku dan ratuku , Bukan sekedar hanya amanah tapi juga karena ke inginan ku apa kau ragu " Ujar Zaffran diangguki oleh Syaci


Zaffran tersenyum manis iya tau keraguan dari sang istri nya


Rasakan saja rasa ini, bagaimana memperlakukan dirimu sayang " Ujar Zaffran mengecup kening sang istri dengan lembut


Syaci tersipu ia menunduk kepala


tring bunyi hp Zaffran


Bentar ya mas Angkat telpon dulu " ujar Zaffran ia mengangkat telpon nya namun dia masih duduk dengan memeluk istrinya


waAlaikum salam zaf kau tidak salah Wattsap, kau tidak bisa hadir, hey bro ini ulang tahun perusahaan yang benar saja kau tidak datang " Ujar orang disebrang sana


ada hal yang lebih penting dari itu, sudah aku matikan assalamualaikum " Ujar Zaffran mematikan telponnya sepihak


Kenapa mas gak datang " tanya Syaci


Sayang kan lagi gak enak badan, mas gak mungkin dong mau ningglin istri mas ini " Ujar Zaffran mencium kening sang istri


Mas gak papa mas pergi aja, cia juga kan udah agak mendingan nih ( Sambil mengangkat Tangan Zaffran ditempel kan di kening nya) udah mending kan demamnya " Ujar Syaci


Zaffran menggelengkan kepalanya


Gak, sayang mas mau disini mau sama istri mas, " Ujar Zaffran kekeh


Kalau gitu Dia yang datang kesana kan cia pemegang sahamnya " Ujar Syaci menatap sang suami


Eh no no, kamu masih sakit, kamu harus istirahat ya, tadi kamu udah kekeh bener Malam ini ke Swiss ini mau pergi juga no, mas gak izinin ya, walaupun kamu pemilik nya sekali pun mas gak iziniin " Ujar Zaffran menatap manik Wajah sang istri


Mas, mah, mas gak enak lah sama karyawan mas sama rekan bisnis mas sama para investor juga mas harus profesional geh , Apalagi disana pasti ada Ajho, Dàgē Koko sama Abang, nanti kalau mas gak Dateng gimana cia juga kalau gak Dateng gimana nanti mereka curiga, cia gak mau buat mereka khawatir loh boleh ya,. pliss " Ujar Syaci dengan muka gemasnya

__ADS_1


Zaffran menghela nafasnya


Oke baiklah tapi gak boleh kecapean ya, jangan banyak berdiri duduk aja, kalau ada apa apa bilang " Ujar Zaffran


Siap bos, nantinya Syaci duduk aja, gak kemana mana, " Ujar Syaci tersenyum manis


Zaffran tersenyum gemas melihat sang istri nya itu


Sedangkan di Mansion Ali Syarief


mbak Nana kenapa mbk " Ujar sisi berdiri disampingnya


Ah tidak si, hanya saja masih gak percaya aja, Bayi perempuan kecil itu sudah menikah dan menentukan hidupnya sekarang, ah rasanya baru kemarin aku memperjuangkan dia lahir kedunia ini tapi kok terasa cepat ya " Ujar Nana dengan mata yang berkaca-kaca


benar kata mbk, baru kemarin aku bertemu dia berkenalan dengannya sekarang malah sudah jadi istri " Ujar sisi


Dari arah belakang tangan kekar Memeluk tubuh Nana dan sisi secara bersamaan


Sayang, dia sudah dewasa jadi biarlah dia menentukan pilihan nya serta hidupnya lagi pula kita akan selalu berada di belakang nya untuk suport apapun itu " Ujar Ronald


Benar itu lagi pula kan, dia tetap akan menjadi putri kita " Ujar Nana tersenyum dengan mengelus kepala sang suami yang berada di bahunya


cup


Sudah jangan terlalu khawatir sekarang Putri kota sudah ada yang jagain , walaupun nanti dia dan Suaminya LDR, Zaffran pasti akan memantau istrinya terus " Ujar Ronald melepaskan pelukannya dan memutar balikan tubuh sang istri


apa yang dibilang oleh ayah itu benar bunda, setidaknya Syaci akan selalu berfikir terlebih dahulu dan meminta izin kepada Zaffran yang notabene nya sekarang adalah suaminya " Ujar Raffa


Tak perlu bunda khawatir kan putri bunda itu, yang Sekarang bunda fikirkan adalah putra bunda yang satu itu bagaimana udah lama loh anak orang digantung gak dinikah nikahi " ujar Raffi menyindir Abangnya itu yang berdiri di samping nya


kau nyindir Dàgē " Ujar Raffa menatap tajam kearah Raffi, membuat Raffi menelan Selvianya dengan susah payaj


eh, tidak kan putra bunda bukan hanya Dàgē saja ada Ajho Novan ada Yozzi dan masih banyak lagi " Ujar Raffi gugup


Ronald dan Nana hanya tersenyum dengan menggelengkan kepalanya


Ya Dàgē , gak baik loh menunda nunda terus, apalagi ini udah beberapa tahun lah nak " Ujar Nana menatap sang putra pertama nya


Raffa menghela nafasnya panjang


Coba bunda tanyakan Yora bunda, Dàgē mah terserah dengan yoranya , " Ujar Raffa


baiklah akan bunda tanyakan " Ujar Nana tersenyum lembut

__ADS_1


__ADS_2