Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part29


__ADS_3

...5 Tahun Berlalu...


...----------------...


Pakek bahasa Jerman ye


...----------------...


Seorang Gadis keluar dari dalam mobilnya berjalan Masuk kedalam Sebuah perusahaan yang cukup besar


Permisi , Apa Tuan Arfan Ada di ruangan nya " Tanya Gadis itu pada salah satu Resepsionis


Tuan Arfan Ada diruangan nya Nona " Ujar Resepsionis itu Menunduk


Jika denganku naikan kepalamu Aku lebih muda dari mu, Dan Lagi pula Aku manusia sama seperti mu Bukan Monster yang Harus kau takuti " Ujar Gadis itu berlalu pergi melewati Resepsionis itu yang terkejut dengan perkataan Sang cucu dari pemilik perusahaan Ia berkerja


Buah tak jatuh dari pohonnya, Perkataan Nona Sama Persis dengan perkataan Nyonya Nana " Gumam Resepsionis itu yang salut dengan didikan Nana


Gadis itu masuk kedalam lift menuju lantai 10 Ruangan Orang yang ingin ia temui


Sesaat kemudian ia sudah sampai dan berjalan kearah Ruangan itu Namun saat ia Sudah sampai Di depan pintu ia mendengar percakapan Antara Debanya Dengan pria paruh baya lain Yang sangat ia kenal


Aku datang kesini Untuk membahas permintaan terakhir Leon dulu Fan " Ujar Laki laki paruh baya itu


Permintaan, permintaan apa " Ujar Arfan bingung


Menikahkan Syaci dengan Adiknya Leon " Ujar Laki laki itu tegas


Apa kau sedang lelucon Zhar " Ujar Arfan menatap Abizhar tak percaya


Sama sekali tidak, Sebelum Alm meninggalkan Alm Meminta ku dan Yozzi untuk menikahkan Mereka " Ujar Laki laki itu


Ronald dan Nathan pasti tidak akan setuju akan hal ini, " ujar Arfan yang yakin jika Anak dan menantu nya itu tak kan setuju


Bukankah biasanya kau yang memutuskan, dan mereka akan setuju " Ujar Abizhar


Aku tak mau mengambil keputusan secara sepihak Zhar, apalagi masalah masa depan Syaci, Aku tak ingin memaksanya, Kau tau Cucu ku satu itu Akan Sulit menerima pemaksaan seperti ini, Terlebih Dia Adalah putri satu-satunya " Ujar Deba


Terus, Kau mengabaikan Permintaan alm Cucuku Fan, " Ujar Laki laki paruh baya itu yang tak lain adalah Abizhar


Kau tak lupa bukan, Jika Dia Yang menjaga melindungi Syaci, bahkan Nyawanya pun menjadi Taruhannya Agar Syaci Baik baik saja " Ujar Abizhar menatap Arfan tajam


Aku sama sekali tak lupa Zhar, Aku tau hal itu, Tapi Tidak dengan Meminta nya untuk Menikah Dengan Adiknya Leon " Ujar Arfan


Itu permintaan nya terakhir nya Fan, Jika bukan Karena Permintaan nya Aku pun tak kan Mau karena syaci sudah seperti cucuku sendiri, Aku tak mau dia kecewa / terluka " Ujar Abizhar mereka berdua masih bersetegang membahas permintaan Terakhir Leon


Sedangkan di luar Sang gadis Yang mendengar percakapan itu diam mematung


Sampai pada akhirnya Ada orang yang menepuk bahu nya membuat ia Menoleh


Pak Tegar" Lirih Syaci menutup pintu Ruangan itu Dan menatap Laki laki yang menepuk pundak nya


Nona, nona kenapa " Ujar Laki laki itu yang tak lain sekertaris pribadi sang deba


Saya tak papa, pak, tadi Saya ingin masuk keruangan Deba, Tapi sepertinya deba sedang ada tamu, Jadi saya bingung mau masuk apa tidak " Ujar Syaci beralasan


Oalah, Ya Nona, Ada Tuan Abizhar didalam ia Baru saja datang " Ujar Tegar


Iya, sudah nanti saja , " Ujar Syaci Diangguki oleh Tegar


Pak, Jangan beri tahu Deba jika saya datang, Biar nanti saya kerumah saja menemui deba " Ujar Syaci

__ADS_1


Baik Nona " Ujar Tegar mengangguk


Syaci pun berbalik badan nya Saat itu dia berpas Pasan dengan Laki laki yang seperti nya ingin menuju keruangan Sang Deba


Saat Syaci sudah masuk lift Laki laki yang berpas Pasan dengan Nya pun bertanya dengan Tegar


Dia siapa " Tanya laki laki itu


Oh itu, Namanya Nona Ziva Cucu perempuan Satu-satunya dari kel Tuan salammon " Ujar Tegar dibalas anggukan


Tak lama Abizhar keluar dari ruangan itu


Aji, Ayo kita pergi " Ujar Abizhar diangguki oleh laki laki itu


Pikirkan baik baik, " Ujar Abizhar menatap Arfan tajam


dan berlalu pergi


Tuan , Tadi saat tuan dan Tuan Arfan, didalam Cucu Perempuan Tuan Arfan Datang Dia berdiri di depan pintu " Ujar Aji


Dia Datang, apa dia mendengar percakapan kami" gumam Abizhar yang dapat dijelaskan oleh Sekertaris nya


Saya Kurang tau tuan, Tapi bisa jadi dia mendengar nya karena Saya lihat dia hanya diam Didepan pintu, Ia juga mengatakan kepada Sekertaris Tuan Arfan untuk tak mengatakan pada tuan Arfan jika ia datang Ke kantor " Ujar Aji


Abizhar hanya mengangguk tersenyum


Kita ke Kantor Yozzi dulu , ji " Ujar Abizhar


Baik tuan, " Ujar Aji


Jika syaci mendengar percakapan nya Pasti ia akan langsung Bertanya kepada Yozzi " Batin Abizhar


Tak butuh waktu lama Mobil yang di naiki Abizhar Sudah Sampai Di depan kantor


Kita kembali saja ke Bandara, " Ujar Abizhar tersenyum ketika melihat Mobil Syaci terparkir di perusahaan Yozzi


Sedangkan di Dalam perusahaan


Tuan Yozzi, Ada didalam " Tanya Syaci kepada Resepsionis yang berada di sana


Ada Nona, " Ujar Resepsionis itu yang sudah tau siapa Gadis Yang ada dihadapan nya itu


Syaci pun masuk kedalam dan menuju keruangan Yozzi


Saat ia ingin masuk ia berpapasan dengan Sekertaris Yozzi yang baru saja keluar dari ruangan Yozzi..


Apa Abi ada didalam , pak " Tanya Syaci


Ada Nona, Silahkan saja masuk, Tuan baru saja selesai Meeting dengan staff " Ujar Sekertaris itu diangguki oleh Syaci


Syaci pun mengetuk pintu dan mengucap Salam


Assalamualaikum " Ujarnya


WaAlaikum salam, Syaci , " Ujar Yozzi menengok kearah Pintu yang terbuka


Apa Syaci mengganggu Bi " Tanya Syaci saat melihat Para karyawan yang ada didalam


Tidak, nak, ini sudah selesai, Ada apa kau kemari " Tanya Yozzi yang tak biasanya putri dari sahabat nya itu datang tiba tiba


Ada yang ingin ku bicarakan Bi " Ujar Syaci

__ADS_1


Yozzi mengangguk


Tunggu Abi didalam, Abi akan menyusul " Ujar Yozzi diangguki oleh Syaci ia pun berjalan menuju keruangan Kerja Yozzi


Kalian bisa pergi sekarang" Ujar Yozzi meminta kepada karyawan nya Utuk keluar


Desi, Katakan pada Firman untuk membuat kan Lemon tea untuk Ziva " Perintah Yozzi


Baik pak " Ujar Wanita itu


Yozzi pun masuk Ia melihat syaci yang Duduk di sofa nya dengan Mata terpejam


Ada Apa dengan Anak ini,. apa dia ada masalah " Batin Yozzi


Dia masih diam menatap putri Dari sahabatnya itu sampai ketika Ruangan itu diketuk membuat syaci membuka matanya dan menatap Kearah Yozzi dengan pandangan yang berbeda


Maaf tuan nona, saya mengantar minum untuk nona " Ujar Sekertaris Yozzi


Yozzi mengangguk ia pun duduk di depan Syaci dengan mata yang masih menatap Syaci


Minum lah dulu " Ujar Yozzi


Syaci mengangguk dan meminum Lemon tea itu


Apa yang ingin kau bicarakan Sya" Tanya Yozzi menatap wajah syaci


Aku ingin bertanya dengan Abi tapi tolong jawab dengan jujur "pinta Syaci


Diangguki oleh Yozzi


Apa benar Almarhum Bang Leon pernah meminta ku Untuk menikah dengan Adiknya " Ujar Syaci menatap Abi dari sahabat nya itu


Dari mana kau tau " tanya Yozzi terkejut


Kakek Abizhar tadi menemui Deba dan membicarakan tentang itu, Jawab pertanyaan Syaci abi " Ujar Syaci


Huft memang benar, Alm pernah meminta mu untuk menikah dengan adiknya, Tapi Abi tidak setuju akan hal itu " Ujar Yozzi


Kenapa Abi tak setuju, itu amanah dari Almarhum " Ujar Syaci


Ya memang itu amanah tapi Abi tak mau memaksakan nak, Selain itu pula kamu putri Abi, Abi tak mungkin rela jika kau terluka karena musuh musuh mereka, Kami selalu melindungi kalian agar kalian tak menjadi sasaran dari mereka, jika kamu masuk kedalam Keluarga mereka Musuh akan mengincar mu Apalagi dalang yang sebenarnya belum kita ketahui" Ujar Yozzi


Syaci menatap Yozzi ia mengangguk atas apa yang dikatakan oleh Yozzi


Tapi aku tak kan tau dimana orang itu jika aku tak masuk dikeluarga mereka " Batin Syaci


Ya sudah kalau begitu Aku pamit pulang dulu Bi, Lagi pula Yora sudah datang aku tak mau ia menjadi curiga nantinya " Ujar Syaci tatkala melihat keluar ada mobil Sahabatnya yang terparkir di depan perusahaan


Syaci pun pamit kepada Yozzi dan pergi dari ruangan itu saat Ia sudah masuk lift Yora keluar dari lift sebelah dan masuk ke dalam ruangan sang Abi


Assalamualaikum " Ujar Yora masuk kedalam ruangan Sang Abi


WaAlaikum salam, " Ujar Yozzi tersenyum menatap sang putri nya


Dimana syaci bi aku melihat mobilnya terparkir di depan tadi " Tanya Yora


Dia sudah pergi baru saja " Ujar Yozzi


Tumben, ngapain dia kesini tanpa memberi tahu ku " Ujar Yora


Dia hanya sebentar, Menanyakan tentang Proyek pembangunan nya setelah itu ia pergi " Ujar Yozzi berbohong

__ADS_1


hanya itu saja " Tanya Yora memincingkan matanya dengan curiga


Ya, memang apa lagi, jika dia datang kesini pasti hanya menanyakan hal itu bukan" Ujar Yozzi kembali fokus dengan laptopnya agar sang putri percaya


__ADS_2