
Sejak saat itu Zaffran sama sekali tak bertemu dengan Gadis kecil nya bahkan Setiap ia mengakses informasi Tentang gadis kecil itu akan sia sia
...Indonesia...
...----------------...
Susah sekali untuk mencari informasi tentang nya Sudah hampir Satu tahun aku mencoba Hasilnya Selalu nihil dan berakhir laptop ku selalu ngeblank Seperti ini " Gumam Zaffran
Zeo laptop mu rusak lagi " Tanya Zelly ummanya Zaffran Ketika melihat sang anak duduk ditaman Dengan memangku laptopnya
Iya Umma, " Ujar Zaffran lesu
Apa yang kau lakukan sampai laptop mu selalu rusak, Ini sudah ampir satu tahun dan udah 10 kali Lebih Kamu Ganti laptop, tak mungkin jika hanya Bermain Game laptop kamu rusak boy " Ujar Umma penasaran Dengan putra bungsu nya itu
Huh, aku sedang mencari informasi tentang seseorang Umma tapi ntah kenapa selalu gagal padahal Selama Ini Aku tak pernah gagal " Ujar Zaffran
Memang siapa yang kau cari informasi nya " Ujar Sang Baba yang berada dibelakang sang umma
Gadis kecil yang ku temui di Jerman ba " Ujar Zaffran
Di Jerman " Ujar Zen Baba Zaffran mengulangi perkataan sang Putra
Iya, Anak perempuan yang ku ceritakan saat itu loh Umma aku penasaran dengan nya " Ujar Zaffran
Apa kau punya foto gadis itu " Ujar Baba
Zaffran pun mengangguk dan memperlihatkan Foto Gadis kecilnya yang diam diam ia ambil saat Ia Bertarung dengan Anak jalanan
Wajahnya seperti tak asing " Gumam Baba Memandang Foto itu
Ini satu lagi ba, Saat malam dia dengan ayah nya Berkelahi dan menembaki Musuh " Ujar Zaffran Memperhatikan foto keduanya
Babanya terkejut saat Melihat sosok orang yang ia Kenali
Ronaldo " Ujar Baba terkejut
Umma yang penasaran pun melihat foto itu ia pun tak Kalah terkejutnya
__ADS_1
Baba kenal dengan orang itu " Tanya Zaffran
Dia sahabat baba saat masih Kuliah, Kamu bertemu Dengan mereka di Jerman Zeo " Tanya Babanya
Iya Ba, saat kejadian yang aku menelepon Uncle Yozzi Umma " Ujar Zaffran
Yozzi tau keberadaan Ronald tapi Kenapa saat di Tanyai tentang Ronald ia mengelak " Gumam Baba
Hon, Apa kamu lupa Jika Yozzi memang berpihak Pada Ronald bahkan Ia rela menghajar anggota Mu Saat ketika Ronald ingin ditangkap, Jadi wajar jika Saat ini ia pun menutupinya, Bagi dia Ronald adalah Saudara Laki-lakinya, aku yang notabene kakaknya Pun kalah dengan Posisi Ronald " Ujar Umma
Aku akan cari tau tentang hal ini " Ujar baba
Untuk Apa kau mencari taunya Abang ipar, Menghabiskan Waktu mu sia sia " Ujar Liana Berada di Ambang pintu arah taman Ya dia baru saja tiba Dengan Kedua Anaknya karena permintaan Mertuanya Yang akan mengadakan Acara Ulang tahun pernikahan Mereka
Liana " Ujar Mereka berdua
Ya, Aku hanya memberikan saran Saja untuk tak Menganggu Ronald Atau pun Nana, toh apa untungnya Untuk dirimu Baik Ronald ataupun Nana sudah Memiliki kehidupan nya begitu juga Dengan Ali serta Istrinya begitu juga Dengan Sarah terus untuk apa kau Mencampuri nya bahkan Harus menghabiskan Waktumu untuk mencari tentang Ronald sedangkan yang menyakiti Ronald maupun Nana sudah Bahagia " Ujar Liana tersenyum
Jika kau berfikir Ronald yang salah telah mengkhianati Ali itu adalah fikiran yang sangat dangkal Karena Nana Pergi meninggalkan Ali bukan karena Ronald, Bahkan Nana Hamil , Ronald tak tau menahu bahkan Nana pun tak menyadarinya jika dirinya hamil, Nana Berjuang sendiri melawan masa kritis nya antara hidup matinya mempertahankan bayi yang ada dikandungan nya dan Pada Akhirnya Takdir yang mengatur mereka dipersatukan, Yang pertama kali mengkhianati Mereka berdua adalah Ali, Ali tahu bahwa Ronaldo mencintai Nana tapi Apa Ali malah Menusuk nya dari belakang dengan cara Meminta Nana kepada Ayahnya, dan Nana 7 Tahun Bersama dengan Ali pada Akhirnya Ia yang terkhianati, Jadi untuk apa kau mengganggu mereka Lagi, Sedangkan yang salah itu adalah Teman anda " Ujar Liana Ia pun pergi dari sana meninggalkan mereka Bertiga
Zen yang baru saja mendengar kebenaran nya ia Bungkam karena yang diceritakan oleh Ali berbeda Dengan perkataan Liana
Ntahlah aku bingung " Ujar Zen iya pergi begitu saja Meninggalkan anak dan istrinya
Didalam mobil
Kau dimana aku ingin bertemu dengan mu " Ujar Zen Menelpon seseorang yang berada disebrang telpon
Untuk apa kau mengajakku bertemu Abang ipar, bukan kah nanti malam juga lita akan bertemu "ujar Yozzi
Ada hal yang ingin kutanyakan sekarang pada mu, " Ujar Zen
Hal apa, Bukanya Istri ku tadi sudah becerita bukan Terus apa kau tak percaya jika kau tak percaya Tanyakan Langsung Pada Orang tua Sahabat mu itu, Apa benar atau tidak perkataan Istriku jika Sahabat Mu itu adalah seorang pengkhianat " Ujar Yozzi Langsung mematikan telponnya
Zen yang kesal karena Yozzi mematikan Telponnya Sepihak ia memukul-mukul setirnya
Aku akan mencari taunya sampai apa yang dikatakan Oleh Liana itu benar, Benar benar Ali kelewatan " Ujar Zen ia pun pergi dari rumahnya menuju kediaman Keluarga Syarief
__ADS_1
Tok tok pintu terbuka
Assalamualaikum Apa Tante Alia ada " Ujar Zen
Bertanya kepada Pelayan yang membukakan pintu Untuknya
Ada Tuan Zen, Mari silahkan masuk Saya panggilkan Sebentar Nyonya Alia nya " Ujar Pelayan tersebut Dan Diangguki oleh Zen
Tak lama Alia datang
Zen, tumben sekali kau datang kemari dimana Istri mu " Tanya Alia
Dia ada dirumah Tante, Saya kesini ada yang ingin Saya tanyakan " Ujar Zen
Apa nak " Ujar Alia
BLA BLA blaaaaaaaaaa " Zen menceritakan Semua Yang Di cerita kan oleh Liana
Apa benar itu Tan " Tanya Zen
Iya benar Zen, jika yang mengkhianati Saat itu Ada Ali
" Ujar Alia
Terus kenapa Tante diam tan, Tan aku sampai Berfikir Jahat kepada mereka berdua bahkan aku sempat ingin Menyakiti mereka Terutama Nana yang Pergi dengan Ronald Dalam keadaan Hamil Anak Ali " Ujar Zen Menatap Tantenya yang sudah dianggap sebagai Ibunya itu
Nana Hamil " tanya Alia terkejut pasalnya iya tak tahu Menahu jika Nana hamil
Ya seseorang Bercerita padaku Jika Sebenarnya Nana Hamil Saat pergi meninggalkan Ali " Ujar Zen
Jadi benar dugaan ku, beberapa tahun lalu, terus sekarang dimana Nana dan Cucu ku" Ujar Alia yang ingin Tahu Cucunya
Aku tak tahu Tan Karena Ronald tak kan pernah Memberikan celah sedikitpun tentang Keluarga nya, Ini Saja aku dapat dari seseorang baru saja " Ujar Zen
Zen Tante mohon tolong Tante nak, Tante ingin sekali bertemu dengan Nana Untuk meminta maaf atas Semuanya dan bertemu Dengan cucu tante, Tante Mohon tolong bantu Tante cari informasi tentang Nana " Ujar Alia
Huh, Insyaallah tan, aku tak janji, sekarang aku pamit Dulu Assalamualaikum " Ujar Zen iya pun berpamitan dengan Alia dan pergi dari sana
__ADS_1
Didalam Mobil
Ali Ali kau keterlaluan " Ujar Zen tak habis pikir dengan Saudara Angkat nya itu