Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part70


__ADS_3

Keesokan Harinya mereka pun kembali ke Indonesia Karena keadaan Syaci yang sudah membaik


Di Pesawat


Sya, sebaiknya kamu istrahat dulu, Jangan dipaksakan, " Ujar Zoya menasehati Syaci


Sebentar lagi kak, setelah ini aku akan istrahat " Ujar Syaci masih fokus ke Laptopnya


Cece istrahat lah, biar Dàgē yang akan melanjutkan " Ujar Raffa mendekati sang adiknya


Ini sebentar lagi selesai kok Dàgē " Ujar Syaci


Raffa meletakkan telapak tangannya ke kening atas Syaci


Tubuhmu demam lagi dek, tinggalkan biar Dàgē yang menyelesaikan nya " Ujar Raffa pelan


Syaci yang mendengar suara Raffa yang pelan namun Berat ia pun menghela nafas nya dan meletakkan laptop nya ke samping


Baiklah " Ujar Syaci namun saat berdiri tiba tiba dia sempoyongan


Zoya sigap langsung memegang tubuh Syaci


Fi, Bawa Syaci kekamar " Ujar Raffa,


Kenapa bukan Raffa, padahal Raffa disana ( Raffa Abang tiri nya sedangkan Raffi Walaupun tiri dia kan sepersusuan baca di bab Awal ya )


Raffi mengangguk dan bergegas menggendong sang adiknya


Istrahat lah " Ujar Raffi saat membaringkan tubuh Syaci ke kasur


Rev, aku mintak tolong ambilkan Air untuk mengompres " Ujar Raffi yang melihat Reva baru saja ikut masuk kedalam


Baiklah " Ujar Reva ia pun langsung bergegas pergi


Raffi menyelimuti tubuh adiknya


Jangan difikirkan , Cece tak sendiri Ada kami , cup " Ujar Raffi sambil mencium telapak tangan sang Adik dengan lembut


Cece takut ko, Jika kalian yang akan jadi korbannya " ujar Syaci lirih airmatanya mengalir


Bismillah dek, insyaallah Jika kita semua akan baik baik saja " Ujar Lirih Raffi


tapi jika adek, melakukan nya semua sendrian itu malah akan membuat adek yang terluka Sendiri " Ujar Raffi lagi


Tak berselang lama Reva datang membawa baskom lap dan air putih


Ajho bilang Syaci minum dulu obatnya lagi setelah itu baru istirahat " Ujar Reva diangguki oleh Raffi


Terimakasih Va " Ujar Raffi mengambil baskom lap dan Air putih


Syaci pun bangun dibantu oleh Raffi untuk minum obat setelah itu ia tidur kembali dengan Raffi yang telaten Mengompres Kening Syaci


Kau juga istrahat lah, jangan sampai kau ikutan sakit juga " Ujar Raffi menatap Reva disaat itu juga Reva menatap Raffi


Eghem, " Deheman Novan membuat mereka saling Berpaling


Rev, istrahat lah dengan Zoya, biar Syaci kami yang jaga" Ujar Novan diangguki oleh Reva dengan Kepala yang menunduk,


Ia pun pamit keluar


Jaga Matamu Raffi Dia belum halal bagimu " Ujar Novan menatap Raffi

__ADS_1


Astaghfirullah, Ya ajho " Ujar Raffi lirih


Novan, mendekati Syaci di sentuh wajah Syaci yang panas


Demamnya semakin tinggi, " Ujar Novan Khawatir,


Bagaimana Apa Syaci lebih baik " Tanya Raffa yang baru saja ikut bergabung dengan mereka


Demamnya Semakin tinggi " Ujar Novan


Raffa menatap jam di pergelangan tangan nya masih 2 Setengah Jam lagi mereka akan sampai


Kita Mendarat saja dulu di Bandara terdekat " Ujar Raffa


Gak mau, Syaci mau pulang mau sama bunda Dàgē " Lirih Syaci yang perlahan membuka matanya yang sendu


mereka bertiga pun menghela nafas dan mengangguk


Baiklah, tapi apa adek yakin, adek kuat Sayang " Tanya Raffa khawatir dengan adiknya


Insyaallah, " Ujar Syaci lirih


Ya sudah pejamkan mata nya Ajho akan berselawat " Ujar Novan naik ke ranjang kasur


Ya sejak kecil jika Syaci sakit Mereka bertiga dan sang ayah akan di kamar menjaga Syaci dan berselawat Sampai Syaci benar benar tertidur pulas


...----------------...


...----------------...


2 Jam Setengah


mereka sudah landing


ternyata diluar sudah ada Mobil untuk membawa sang adik Ke RS Disana juga sudah ada Ratih dan Thea


Zaffran yang juga disana pun langsung ikut masuk mobil Ambulance


Zaff " Ujar Raffa terkejut melihat Zaffran yang masuk Terlebih dulu


Aku ingin disini Dàgē " ujar lirih Zaffran Khawatir


Raffa mengangguk mengerti Ia langsung menutup pintu belakang ambulance itu


Lah Dàgē kok Gak masuk katanya Dàgē yang mau didalam " Ujar Raffi yang Baru saja turun dari Pesawat


Sudah Ada Novan dan Zaffran, Kita mengikuti saja dari belakang " Ujar Raffa


Raffi menatap sang Abang bingung namun mengikuti langkah sang Abang


Zaffran, ikut ambulans " Tanya Raffi


iya, " Ujar Raffa mengangguk


Zoya dan Reva yang ada dibelakang mereka berdua hanya diam saja mendengar kan


Kok Dàgē izinkan " Tanya Raffi


Lah, wong dia bentar lagi jadi Suaminya, biarkan ayah juga sudah memberikan izinkan " Ujar Raffa santai


Ya tapikan mereka belum Sah Dàgē " Ujar Raffi protes

__ADS_1


Didalam sana bukan hanya ada Zaffran Saja, Raffi tapi ada mama Ratih Thea serta Novan " Ujar Raffa menatap sang adiknya tajam


Iya tapi kan " Ujar Raffi ingin protes namun di potong oleh Reva


fi, diam deh tuh liat orang orang pada liat ke kita karena suara kau yang berisik " Ujar Reva


Lah sih mulut mulutku kenapa kau yang protes


Raffi " Tegur Raffa


Hehehe maaf Va, maaf Dàgē Raffi diem deh " Ujarnya nyengir


...----------------...


...----------------...


Flashback Satu jam sebelum nya


Mau kemana Kau Thea " Tanya Yora yang kebetulan mereka sedang makan siang bareng


Kebandara mereka hari ini kembali " Ujar Thea


Ikut dong " Ujar Selvi


Mending Kalian beresin kerjaan kalian dulu biar beres, biar nanti bisa gantian jagain Syaci " Ujar Thea


Lah memang " Ucap Selvi namun terpotong oleh Suara seseorang yang berada di belakang Thea


Cia kenapa " Tanya Zaffran yang kebetulan ia yang sedang makan siang bersama sean di tempat yang sama dengan mereka bertiga mendengar percakapan mereka ia pun langsung menghampiri ketiga gadis itu saat nama Gadisnya di bahas


Thea menengok kearah Zaffran


Demam, " Ujar Thea


Kemarin bukannya sudah turun " Tanya Yora


Ia, tadi tiba tiba dia demam lagi, dan ini demamnya lebih tinggi , " Ujar Thea Seketika Wajah Zaffran panik


Terus sekarang dimana dia " Tanya Zaffran dengan nada Khawatir


Masih dipesawat, Satu jam lagi mereka akan landing , " Ujar Thea


Tanpa aba aba Zaffran langsung melangkah dengan cepat keluar dari restoran itu


Arthea Ayo " teriak Zaffran tatkala menengok kearah Thea dia masih diam di tempat nya, dan membuat orang yang sedang makan disana seketika menengok kearah Zaffran yang berteriak


Eh, Sepupu Kau malu maluin" Umpat Thea ia pun ikut keluar Dari Restoran itu


Eh tungguin " Ujar Sean Yang ikut keluar dari restoran itu


Kau bawa mobilnya Sean Cepat , " Ujar Zaffran dingin Namun wajahnya terlihat panik


Thea dia langsung masuk ke kursi belakang tangannya Sibuk mengotak ngatik ponselnya


Hallo Assalamualaikum ma, dimana " Ujar Thea tar kala Ponselnya berdering


Oh, ya udah, Thea ini langsung kebandara " Ujar Thea


Kita langsung kebandara aja, mama ku sudah mengurus nya " Ujar Thea


Hanya dibalas dengan deheman oleh Zaffran

__ADS_1


Fikiran nya tak karuan


Apalagi saat dia tau dari cerita Yora, jika Syaci jarang namanya sakit tapi jika sakit bisa berhari hari bahkan sampai tak sadar kan diri


__ADS_2