Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part87


__ADS_3

Di Hotel xxxx


Ingat jangan kecapean " Ujar Zaffran menatap sang istri nya dengan lembut


Siap mas, ydh tuh Selvi udah nungguin, cia keluar dulu ya " Ujar Syaci diangguki oleh Zaffran namun saat Syaci sudah ingin keluar Zaffran menarik tangan nya dan itu membuat tubuh Syaci terdorong kebelakang menubruk tubuh Zaffran


cup, I love you myWife " Ujar Zaffran mencium kening syaci lembut dengan menatap mata syaci


syaci tersenyum


Cup, I love too my husband " Ujar Syaci mencium pipi Zaffran


ekhem masih butuh waktu berapa lama lagi nona saya harus menghalangi kalian " Sindir gadis yang berada disamping mobil


Syaci yang mendengar perkataan Selvi pun terkekeh Ia mencium tangan sang suaminya dan keluar dari mobil


Dapet pahala Vi, bantuin sahabatnya mah " Ujar Syaci terkekeh


adanya mata ku ternodai " Dengus Selvi membuat syaci terkekeh


selamat datang Nona," Ujar sekuriti dengan menunduk saat mereka baru saja memberikan kartu undangan nya


Selvi dan Syaci hanya membalasnya dengan anggukan


kepala


Mereka semua datang " tanya Syaci


Ya, mereka kan rekan kerja laki kau, jadi wajar kalau mereka datang " Ujar Selvi


syaci melihat sekeliling ruangan matanya tak sengaja menatap kearah ujung ruangan terdapat 2 lelaki yang ia mencurigai


dia menekan earphonenya yang selalu terpasang di telinga nya


Arah jam 11 " gumam Syaci


duduk sayang, ingat janjinya " Ujar Zaffran yang berada tak jauh dari sang istri


Janji apa.an " Tanya Selvi bingung


Gak boleh kecapean " Ujar Syaci berbisik Selvi hanya mengangguk mengerti karena ia tau jika syaci baru saja sembuh dari demamnya semalam jadi wajar jika sang suami nya begitu


Syaci melangkah ke arah kursi yang tidak jauh dari kedua laki laki tadi


Jangan aneh aneh Cece " Ujar Raffi Dia memandang ke arah Sang adik nya yang duduk di dekat orang yang ia curigai

__ADS_1


Aku sedang tidak ingin macam macam Koko, suamiku tidak mengizinkan nya " Dengus Syaci kesal


karena ia sudah berjanji dengan sang suami nya tadi


Namun saat itu juga sebuah pistol tepat berada di sampingnya dan sebuah pisau tepat di leher Selvi


Jangan bergerak jika ada yang bergerak akan ku tembak gadis ini " Ujar Laki laki tadi


Lakukan jika kau bisa " Ujar Selvi dengan tenang


cih, sombong sekali anda nona, kau ak" Sebelum laki laki itu menyelesaikan perkataannya Selvi langsung menendang bagian sensitif laki itu dengan tangan memutar melintir laki laki itu membuat laki laki tadi jatuh tersungkur


Sedangkan Syaci ia hanya diam menatap sang suami mencoba menenangkan nya agar sang suaminya tidak khawatir


namun hal itu gagal Zaffran langsung dengan gesit menerjang laki laki yang menodongkan senjata kearah istrinya


Singkirkan sampah ini dari hadapanku Sean " Ujar Zaffran dingin membuat aura yang ada di sana menjadi mencekam


Syaci yang mendengar perkataan sang suami langsung mengalihkan pandangannya membuang muka pergi dari sana


Siapkan kamar hotel aku ingin istirahat " Bisik Syaci ke selvi diangguki oleh Selvi


Ia dengan cepat memesan kamar hotel itu untuk Syaci


Selesaikan acaranya aku tunggu dsana " gumam Syaci pelan namun bisa di dengar oleh Zaffran Selvi dan Sean yang menatap kearah Syaci bingung


Bisa dimulai tuan acarnya aura disini terlalu mencekam, " Ujar Selvi terkekeh


Zaffran menghela nafas kasarnya,


iya yakin istrinya sedang marah dengannya,


ia membalikkan tubuhnya ingin menyusul sang istri namun tangan nya di cekal oleh Novan


selesaikan dulu acaramu, biarkan dia sendiri, kau datang pun percuma, tidak akan ada sepatah katapun yang keluar dari mulutnya " Ujar Novan


Yozza menepuk bahu adiknya itu dan menyuruh nya untuk maju


2 jam berlalu Zaffran langsung melangkah ke dalam menuju kamar hotel sang istri dengan langkah tergesa gesa sejak tadi fikiran nya tidak bisa tenang bahkan Earphone sang istri tidak lagi aktif


Tok tok tok


Assalamualaikum sayang , ini mas bukan pintunya mas mau masuk " Ujar Zaffran lembut dan sedikit gugup karena baru kali ini dia melihat dengan jelas kemarahan Dimata sang istri


Syaci membukakan pintu nya namun tak menatap sang suami ia langsung pergi meninggalkan Suaminya yang masih berdiri didepan pintu

__ADS_1


Zaffran masuk dengan perasaan gugup, Aura di kamar itu mencekam


Sayang " Ujar Zaffran duduk di tepi ranjang menatap sang istri iya tak berani mendekat


Cia udah menyiapkan semuanya, mas mandi saja dulu setelah itu baru kita berangkat " Ujar Syaci yang sibuk menatap layar iPad nya


Zaffran menghela nafas panjang ia pun melangkah ke arah kamar mandi karena memang malam ini mereka akan ke Swiss


setelah selesai mandi Zaffran menatap sang istri nya masih dengan posisi yang sama


Zaffran mendekati sang istri dan berjongkok di ranjang dimana sang istri Sedang duduk bersandar di tepi ranjang


Mas mintak maaf sayang, mas emosi mas belum bisa mengontrol emosi mas , " Ujar Zaffran menunduk


lebih baik diam dan bertindak dari pada mengeluarkan kata kata kasar yang tidak enak didengar " Ujar Syaci pelan namun matanya menatap mata sang suami


Maaf akan berusaha untuk mengontrol emosi mas " Ujar Zaffran tersenyum manis mencium tangan sang istri dengan lembut


Ya udah yuk kita berangkat, Semuanya sudah disiapkan tinggal berangkat " Ujar Syaci lagi


siap sayang ayo " Ujar Zaffran menggegam tangan sang istri


saat mereka berdua berjalan melewati lobby hp Zaffran berbunyi


Zaffran mengangkat telpon dengan satu tangan masih menggenggam tangan sang istri


hallo assalamualaikum ada apa " ujar Zaffran


waAlaikum salam, kau dimana, pergi gitu aja gak ngabarin aku " tanya Sean


bukan kah sebelum acara aku sudah mengatakan jika ada hal yang penting tapi karena kau memaksa maka aku menundanya dan sekarang aku sedang sibuk, dan jangan ganggu aku selama 3 Minggu " Ujar Zaffran


what 3 Minggu kau tidak sedang bercanda bagaimana bisa " protes Sean tapi langsung dipotong oleh Zaffran


Baba yang akan mengurus nya jadi tak perlu kau banyak protes , ku matikan sambungan nya assalamualaikum " Ujar Zaffran langsung mematikan telponnya sepihak membuat si penelepon kesal


Sedangkan Zaffran dan Syaci mereka sudah sampai di parkiran mobil


Zaffran membukakan pintu mobil dsamping pengemudi dan menaruh tangannya diatas kepala sang istri agar tidak terbentur, saat Syaci sudah duduk Zaffran memasang Self belt dan mencium bibir sang istri yang terhalang dengan niqab


Syaci tersipu-sipu


Zaffran yang tau istrinya salting pun tersenyum


sayang, mau nunda apa langsung pengen punya anak " Ujar Zaffran memulai percakapan

__ADS_1


sedikasihnya aja mas, " Ujar Syaci tersenyum tangannya di genggam oleh Zaffran


Cup, oke mas akan lakukan secepatnya " Ujar Zaffran mencium tangan sang istri setelah itu mereka tertawa bersama


__ADS_2