Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part46


__ADS_3

Jam Sudah menunjukkan pukul 1 malam


Syaci terbangun dari tidurnya menatap jam ditangannya


Aku telat Setengah jam "Lirihnya


Ia pun turun dari kasur sang papa, menatap 2 Orang laki laki yang tidur di sofa


ia berjalan kearah mereka yang tidur dengan posisi kaki dengan kaki berhadapan


Syaci memberikan selimut yang ia pakai tadi ke kaki mereka , ia pun membereskan meja yang dsana setelah itu ia Menuju pintu keluar


Zaffran yang merasakan ada pergerakan pun langsung bangun dan melihat Sosok gadis yang sedang membersihkan meja dan melangkah kearah luar


Mau kemana dia " Gumam Zaffran,


ia pun bangun dari tidurnya dan melangkah keluar untuk mengikuti Syaci


Saat diluar


Tuan " Ujar penjaga


Zaffran mengangguk tersenyum


Boleh saya bertanya ingin kemana Nona mu " Ujar Zaffran ya Syaci sempat berbincang bincang dengan para penjaga itu


Biasanya Nona jam segini akan sholat tahajud tuan " Ujar penjaga itu diangguki oleh Zaffran


Seperti nya kalian sangat hafal dengan kebiasaannya " Ujar Zaffran


Di keluarga Nona, setiap tengah malam seperti ini Mereka pasti melakukan Sholat tahajud tuan, jadi hal itu sudah Kami ketahui, bahkan Mereka juga mengingatkan kami, seperti Nona Tadi " Ujar Salah satu penjaga


Emb begitu, apa kalian sudah lama berkerja dengan mereka " Tanya Zaffran penasaran karena mereka bisa tau kebiasaan Keluarga Syaci


Bisa dibilang cukup lama Saat Nona Masih kecil " Ujar Penjaga itu diangguki oleh Zaffran setelah itu iya berpamitan untuk ke mushola melakukan sholat tahajud juga sama seperti Syaci


Saat di lobby Zaffran berhenti ketika melihat syaci sedang memeluk seorang Anak Wanita yang seperti nya sedang menangis


Sudah jangan menangis lebih baik serahkan kepada Allah, minta lah petunjuk padanNYA karena IA yang menciptakan segala permasalahan namun IA juga Yang memiliki segala Kunci jawaban, IA menciptakan sebuah penyakit IA juga yang menciptakan Obat untuk menyembuhkan " Ujar Syaci dengan lembut dan perkataan itu didengar jelas oleh Zaffran


Ibumu sedang ditangani, dan dia butuh Doa, bukan tangisan mu, Ayo, kita ke mushola minta kesembuhan Beliau pada Pencipta " Ujar Syaci diangguki oleh anak wanita yang ada dipelukan nya


Syaci pun merangkul Anak perempuan itu untuk pergi Kemusola Untuk sholat


......

__ADS_1


selesai sholat mereka pun kembali ke RS,


Syaci masih mendampingi Anak perempuan itu


Sampai tiba dokter itu keluar dengan Wajah Yang tak bisa diartikan


Bagaimana keadaan Ibu saya Dok " Ujar Anak perempuan itu dengan Mata yang sudah bengkak


Maaf, " Ujar Dokter itu Menunduk ia tak berani menatap Syaci


Maaf, Maksud Dokter apa " Teriak Anak perempuan itu Syaci yang mengerti Akan maksud Dokter itu langsung memeluk Anak perempuan itu dengan erat


Nona, Kami sudah melakukan semaksimal mungkin tapi Beliau tak bisa terselamatkan Kangker yang dia Derita sudah menyebar keseluruh tubuh, dan Ada Komplikasi juga di paru parunya " Ujar Lirih dokter itu yang menatap Syaci


Tidak, dokter bohong, ibu ku itu baik baik saja, Aku selalu memberikan ia obat , dan ibu juga bilang kalau dia sudah sembuh " histeris anak perempuan itu Membuat Syaci kewalahan menghadapi nya


Syaci Menotok tubuh bagian belakang Agar anak itu Pingsan tak sadarkan diri


Sus tolong bawa dia keruang rawat, " Ujar Syaci diangguki oleh suster itu dan membawa Anak perempuan itu ke ruangan rawat


Maafkan Kami Nona " Ujar lirih Dua Dokter itu


Ini bukan salah kalian, kalian sudah berusaha , Namun Pencipta bekehendak lain " Ujar Syaci lirih kepalanya tiba tiba pusing ia hampir saja ingin jatuh jika tak ada yang memegang tubuhnya


Syaci menatap keorang yang memegang nya,


saat sudah duduk Syaci memejamkan matanya tak terasa Air mata nya keluar begitu saja


Astaghfirullah " Lirihnya menggegam kuat kuat tangan orang itu


Fikiranya Mengingat akan kejadian beberapa Tahun lalu


Maaf " Ujar Syaci lirih melepaskan tang orang itu saat ia sudah mulai bisa mengontrol dirinya dan fikiran nya


Tak masalah, apa kau baik baik saja " Ujar Orang itu yang tak lain adalah Zaffran


Diangguki pelan


Dok, urus semuanya Aku yang bertanggung jawab " Ujar Zaffran


Baik Tuan, " Ujar Dokter itu dan pergi dari sana


Tak lama Ada 2 orang Berlari ke arah mereka


Sya, Apa yang terjadi " Tanya Salah satu dari mereka

__ADS_1


Ibu itu tidak terselamatkan Rev, dia sudah pergi sama seperti Alm, " Ujar Syaci lirih


ibu, ibu yang mana " Tanya Zoya bingung


Ibu, yang ku ceritakan tadi, di dapur " Ujarnya tercekat


membuat mereka berdua diam


Aku hanya diam tak membantu, aku aku pengecut karena aku masih takut, padahal aku seorang dokter " Isak Syaci Zoya duduk disebelah Syaci dan memeluk Syaci


ini bukan salah mu, kamu sudah semaksimal mungkin membantu nya dengan cara Memanggil dokter yang memang seharusnya menangani penyakit itu " Ujar Zoya lirih


Jangan menyalahkan dirimu, ini sudah Takdir Yang ditentukan oleh NYA " Bisik Zaffran


Reva Hanya diam tak bicara disatu sisi ia juga sedih dan disatu sisi juga ia bingung kenapa ada Zaffran disini


Tuan Semua nya sudah diurus, jenazah tinggal di bawa pulang " Ujar Suster itu


Baik lah Sus, tunggu sebentar " Ujar Zaffran diangguki oleh Suster itu


Zoya masih berusaha menenangkan Syaci sampai tiba Anak perempuan datang dengan terisak Isak


Kakak, Diaman ibuku , ibuku baik baik saja kan " Ujar Anak itu


Reva yang memang masih berdiri disana langsung menghampiri Anak itu dan mendekapnya karena Syaci masih menenangkan diri jadi dirinya yang menenangkan Anak itu


Kamu harus iklas, sayang " Ujar Reva lirih


Ibu, baik baik aja kak, apanya yang iklas " Ujar Anak itu menatap Reva dengan air mata yang mengalir


Iya, ibu mu udah baik baik aja, udah tak sakit lagi, Jadi kamu harus iklas Sayang " Ujar Syaci melepaskan pelukannya dan berdiri menatap sang anak itu


Kakak, bohong kata kakak Ibu akan sembuh, kita sudah minta doa ke Allah untuk obat ibu, tapi mana, " Ujar Anak itu tatkala Suster sudah membawa Jenazah ibu itu keluar


ibu ibu bangun ibu, Zakiya sama siapa ibu kalau ibu ninggalin Zakiya, ibu bangun hiks hiks " Isak Anak itu menggoyang goyangkan jenazah


Zaffran dengan sigap memeluk anak itu


Cepat urus semuanya " Ujar Zaffran menatap para suster itu


Heii liat Abang, ibu udah tenang ibu udah gak ngerasa sakit lagi, " ujar Zaffran menatap anak itu dengan tatapan yg tajam


Kau membuat nya takut " ujar Syaci iya menjongkok menatap anak itu


Zakiya, zakiya jangan sedih jika Zakiya sedih ibu mu pasti sedih, Zakiya ingin ibu sedih dan sakit " Ujar Syaci dengan suara yang lirih

__ADS_1


Anak itu hanya menggelengkan kepalanya


Zakiya harus kuat, zakiya tunjukkin ke ibu kalau zakiya tak bakal buat ibu sedih , Ada Kakak Ziva, Ada kak Reva Ada kak Zoya, dan Ada bang Zaffran disini Zakiya tak sendiri dek, " Ujar Syaci mengelus pipi anak itu dengan lembut


__ADS_2