
Zen pergi dari kediaman Syarief menuju perusahaan Ali
Tak butuh waktu lama ia sudah sampai di Perusahaan Sahabatnya itu
Zen memakirkan mobilnya di parkiran dan berjalan Masuk kedalam perusahaan
Apa Bos kalian ada di ruangan nya " Tanya Zen kepada Salah satu resepsionis yang berada tak jauh Dari Pintu Masuk
Ada Tuan, Beliau baru saja kembali dari luar " Ujar Resepsionis
Zen mengangguk pergi, ia berjalan kedalam memencet Lift Namun saat lift itu terbuka ia Berpapasan dengan Sisi istri Ali
Kak Zen " Sapa Sisi lembut dengan menggendong bayi Perempuannya
Hem, Apa Ali ada diruangan nya " Tanya Zen berbasa basi
Iya kak, mas Ali ada diruangan nya " Ujar Sisi tersenyum dan pamit pergi
Zen membalas tersenyum dan masuk kedalam lift Menekan tombol Nomor 10 dimana ruangan Ali Berada dilantai 10
Zen keluar dari lift menuju keruangan Ali
Sekertaris Ali yang melihat kedatangan Zen menundukkan Tubuhnya Zen tak menoleh sekali pun
Ia membuka pintu tanpa mengetuk ataupun Mengucapkan salam
Aku ingin bicara dengan mu Al " Ujar Zen dingin Membuat Ali dan Diego yang sedang bermain disofa terkejut oleh kedatangan Zen
Kau ini Mengagetkan saja tiba tiba masuk tanpa Mengetuk pintu atau Mengucapkan salam " Ujar Ali
Diego bisa pergi ke Kamar dulu Om ingin bicara Dengan Papa mu sebentar " Ujar Zen tak menggubris Perkataan Ali malah menatap Diego Dan menunjuk Ruangan yang berada disampingnya
Diego pun mengangguk, berjalan ke arah Ruang kamar
Setelah Diego masuk keruangan itu Zen Meninju Wajah Ali
Apa apaan kau ini kenapa kau meninju ku secara Tiba-tiba " Ujar Ali kesal
Itu pantas untukmu Al, kau membalikkan cerita Seolah-olah Kau yang merasa disakiti dan ditinggalkan " Ujar Zen tajam
Maksudmu Apa Zen "Ujar Ali yang bingung kemana Arah perkataan Zen
Ckckck masih bertanya maksud ku apa, Seharusnya Aku yang bertanya dengan mu Apa maksud mu Membalikkan cerita tentang Nana yang pergi karena Berselingkuh dengan Ronald " Ujar Zen
Ckckck itu memang benar bukan buktinya Mereka Menikah bahkan kabarnya sudah memiliki Anak, saat Bersamaku Nana tak hamil bahkan Dokter Pun Memvonis tak bisa hamil, itu hanya akal akalan mereka saja " Ujar Ali kekeh
__ADS_1
Se picik itu otakmu Al, Bahkan kau masih saja Menjelekkan Nana dan menuduh nya berselingkuh,. " Ujar Zen melempar selembar Foto ke arah muka Ali
Lihat baik baik dan cermati baik baik foto itu, Anak Perempuan yang ada di dalam foto itu wajahnya Sangat mirip Denganmu bukan " Ujar Zen tajam
Ali yang melihat selembar foto itu terpaku Ya jika Di Cermati dengan teliti wajah anak itu sangat lah mirip Dengan nya dan bola matanya persis seperti Bola mata Nana
Dia Anak Nana , Liana tadi datang Kerumah Mengatakan jika Nana hamil Ronald sama sekali tak tau bahkan Nana saja tak tau jika dirinya hamil, Liana juga mengatakan bahwa Nana sempat kritis saat itu Memperjuangkan bayinya " Ujar Zen dingin
Ali masih diam membisu dengan pernyataan Zen
Kau tau aku sangat malu dengan fikiran ku yang Berfikir Jahat tentang Nana, ataupun Ronald " Ujar Zen Iapun membalikkan tubuhnya ingin melangkah pergi
Zen tolong aku sekali ini saja, Aku ingin bertemu Dengan Anak ku " Ujar Ali lirih
Anakmu katamu ckckck punya muka tidak kau Ali Syarief Kau yang menghina serta Menuduh Nana sampai semua Orang Berfikir buruk tentang nya " Ujar Yozzi diambang pintu, Ya sebenarnya Yozzi sudah Datang saat Zen Masuk Kedalam ruangan Ali Dia Menguping pembicaraan mereka berdua Awalnya ia Sendiri yang akan bicara dengan Ali namun Zen Terlebih dulu datang
Sekarang kau ingin bertemu dengan Anaknya Nana, Hahaha Akan sangat mustahil Ali Baik Ronald ataupun Nathan tidak akan Tinggal diam, Apa lagi saat ini Identitas Putri mereka Sudah diketahui akan lebih sulit Lagi " Ujar Yozzi tersenyum meremehkan
Bagaimana pun ia anakku, Aku ada hak untuk Bertemu dengan nya " teriak Ali kesal
Selow santai bro, Lihat putra mu Sampai terkejut Disana " Ujar Yozzi tersenyum melihat Diego Yang menguping pembicaraan mereka sejak tadi
Kau sudah memiliki putra nan putri jadi sudah lah, Kelak Ada masanya kau bertemu dengan Anak itu jika Mereka bertiga mengizinkan tapi " Ujar Yozzi lagi
Apa kau mendengar semua percakapan itu boy " Ujar Yozzi diangguki oleh Diego menatap Yozzi dengan Mata berkaca-kaca
Kau ingin mengatakan sesuatu " Ujar Yozzi lagi
Apa benar yang aku dengar jika Ayah punya anak lain Selain aku dan Ega " lirih Diego dengan mata yang Berkaca-kaca
Yozzi mengangguk, ia pun berjongkok
Apa yang kau dengar itu benar Kau punya adik selain Ega, om harap jika suatu saat nanti kalian bisa Bertemu sayangi lah dia sebagaimana kau Menyayangi Ega, kalian Bertiga adalah saudara " Ujar Yozzi tersenyum ia pun berdiri dan menatap Kearah Ali
Dengan tajam
Li, Ronaldo memang mencintai Nana sejak dulu, Tapi Ia tak pernah ada niatan untuk merebut / merusak Hubungan kalian,. " Ujar Yozzi, setelah itu ia pun Berbalik arah dan keluar dari ruangan itu
...----------------...
...Sedangkan di Jerman ...
...----------------...
Dede Akhir tahun ini tak kembali Bun ? Tanya Raffi Kepada Nana yang Sibuk membuat Sarapan
__ADS_1
Tidak Ko, Dia kan baru saja berangkat ajaran Baru Kemarin, "Jawab Nana
Ya., Koko rindu Bun " Ujar Raffi lirih
Nana yang mendengar lirihan sang putra tersenyum
Ya sudah, Nanti kita yang akan menjenguk nya " Ujar Nana tersenyum
Beneran Bun, kita akan menemui Dede ? " Tanya Raffi
Dibalas anggukan oleh Nana
Yesssss, Aku mau keatas dulu mau bilang sama Dàgē " Ujar Raffi ia pun berlari menaiki tangga menuju Kamar Raffa
Dàgē, Kata bunda kita akan menemui Dede akhir tahun Ini " teriak Raffi yang baru saja masuk kekamar Abang Yang mendapatkan tatapan tajam dari sang abang
Eh, Maaf " ujar Raffi terkejut tatkala melihat ada Sahabat nya didalam kamar
Raffi langsung menutup pintu kamar Raffa dengan Cepat
Duh keceplosan " lirih Raffi dengan menepuk Mulutnya
Ia lupa jika para Sahabat abangnya sedang Menginap dirumahnya ...
Kau punya adik selain Raffi fa " Tanya Yozza
Ah itu, huft iya, Aku punya adik perempuan tapi Identitas dirahasiakan " Ujar Raffa
Kamu tidak tau za jika Raffa punya adik selain Raffi, Bukannya kalian berteman sudah lama ya " Ujar Zahfri
Tak tau aku, Malah baru tau sekarang, " Ujar Yozza
Kau tau Yozza hanya saja dia memang tak pernah Memperkenalkan nama keluarganya " Ujar Raffa
Maksud mu, " Ujar Yozza bingung
Aziva Sahabat adikmu itu adalah Adikku " Ujar Raffa
Membuat Yozza menengok kearah Raffa
Serius kau Fa, " Ujar Yozza diangguki oleh Raffa
Bahkan Yura adikmu tau hanya saja Ziva yang Melarangnya agar tak memberi tahu tentang nya " Ujar Raffa
Pantas saja setiap aku tanya rumah atau dari Keluarga Mana Ziva Yura selalu menghindar " Gumam Yozza
__ADS_1