
Zaffran terdiam dengan kepala ia senderkan ke sofa mata yang terpejam
Apa peristiwa 5 tahun lalu juga dia terlibat kek " tanya Zaffran tatkala ia mengingat percakapan Sang kakek dengan Syaci
Ia dia terlibat lebih tepatnya abangmu yang membuat nya terlibat dalam masalah keluarga kita, leon sudah menyadari jika itu adalah jebakan maka dari itu ia menyuruh keluarga Adelard datang untuk menjenguk syaci tapi sayang nya yang seharusnya syaci menjemput mereka malah ia ikut dalam misi dengan ke dua sahabat nya " Ujar Abizhar menatap lurus kedepan kearah sangat cucu
Masalah ini tak kan serumit ini jika abangmu tak melibatkan Gadis itu, sekarang para musuh sudah tau gadis itu dan sebaliknya gadis itu juga tau siapa mereka " Ujar Abizhar
maksud kakek Ziva tau siapa musuh kita " tanya Zaffran
Ia karena saat itu dia melihat wajah para musuh bahkan informasi tentang mereka pun mungkin sudah ia ketahui buktinya Selama 5 tahun ini dia sembunyi walaupun memang pada dasarnya keluarga Adelard dan salamon merahasiakan tentangnya juga, mungkin selama 5 tahun ini ia sudah mencari informasi tentang mereka " Ujar Abizhar yang tau watak dari syaci
gadis itu sulit ditebak semua rencana yang ia buat seolah itu alami " Ujar Abizhar
karena selama ini Syaci hanya melindungi keluarga ali syarief dari jarak jauh bahkan orang tua ali juga pernah memohon kepada keluarga Adelard dan salamon agar syaci tinggal bersama mereka ia dengan mentah mentah menolak dan sekarang tiba tiba dia datang membantu ali yang bahkan anggota nya yang ditugaskan oleh syaci dan yang lain mampu untuk mengurusnya
Kring ( bunyi HP milik Zaffran)
hallo ada apa " Ujar Zaffran mengangkat telponnya
Ketua, Nyonya besar di culik " Ujar Seseorang yang disebrang sana
apa bagaimana bisa umma diculik hah " Ujar Zaffran berdiri dari duduk nya
Tadi saat dijalan kami dicegat tuan, kami melawan tapi kami kecolongan dengan nyonya, ia dibawa oleh misuh" Ujar Orang itu membuat Zaffran marah
Temukan Umma sekarang juga " Ujar Zaffran kesal ia ingin mematikan telpon nya
baik, Tuan tunggu tadi saat nyonya dibawa ada sebuah mobil yang mengejar nya , dia seorang wanita berhijab bahkan seluruh wajahnya pun ditutupi oleh kain, ia berkata hubungi tuan mu katakan padanya hubungi diego "ujar orang itu setelah itu sambungan telpon mati
Ada apa zeo " tanya Abizhar
Umma diculik kek, ada yang mencegat mobil umma saat para anggota menyerang mereka membawa umma, tapi saat umma di bawa ada sebuah mobil yang mengejarnya dia seorang wanita berhijab dan seluruh wajahnya ditutupi kain, wanita itu bilang suruh hubungi aku dan berkata hubungi diego " Ujar Zaffran mengatakan apa yang dikatakan oleh anak buahnya
Wanita itu Syaci, ya pasti itu" ujar sang kakek terpotong dengan suara HP Zaffran
Diego " ujar Zaffran ia langsung mengangkat nya dan berjalan keluar
Zaff umma mu diculik , adik ku baru saja menghubungi Ku dia Mensharlokannya kau ikuti Gpsku sekarang " Ujar Diego
Baik " Ujar Zaffran setelah itu sambungan dimatikan ia berlari menuju mobilnya dan pergi dari Restoran itu mengikuti GPS Diego
Sedangkan di tempat yang berbeda
Kau tetap disini kak, tak membantu Syaci " Ujar seorang gadis
Tidak, Syaci tak mengizinkan dia menyuruhku untuk melacak nya saja " Ujar Gadis yang sedang sibuk dengan laptop nya
apa tak papa dia melakukan nya sendirian tanpa kita " Ujar Gadis tadi
apa kau meragukan Syaci, Reva, apa aku harus mengingat kan mu siapa gadis itu " Ujar Gadis itu menatap sang adik dengan tatapan tajam nya
Aii ya maaf kak, aku khawatir dengan nya " Ujar Reva
Ada Diego disana kita bisa mengandalkan nya sekalian mengujinya sebagai abangnya Dan Ada Zaffran serta anggota nya juga jadi tak perlu khawatir" Ujar Zoya mengalihkan tatapan nya kembali ke laptop
__ADS_1
Aku ingin tau seberapa tangguhnya kalian berdua menjaga Syaci terutama kau Zaffran " batin Zoya dengan senyuman menyeringai nya
...---------------...
... Dihutan...
...----------------...
Sebuah mobil berhenti di tengah hutan
Sebaiknya aku berhenti disini saja " ujar seorang gadis yang duduk di kursi pengemudi yang tak lain adalah syaci, menengok kearah spion tak ada orang disekitar sana
Syaci mengeluarkan Alat pengintai nya dan ia menerbangkan alat itu keluar
Mobil ku sebaiknya ku Transparan saja sekalian nunggu mereka datang " gumam Syaci ia pun memencet tombol yang berada di pengemudi yang membuat Mobilnya tak terlihat
Ia mengatakan ngatik laptop yang ada di pangkuannya sampai ada Suara masuk di earphones nya
Sya, mereka sudah datang " Ujar orang yang ada di sebrang sana
Baiklah, perintahkan mereka masuk lewat titik yang ku tandai sedangkan Kedua orang itu masuk lewat jalan yang akan ku lalui Zoy " Ujar Syaci
baiklah hati hati " Ujar orang disebrang sana
yang dibalas dengan deheman oleh Syaci,
Syaci keluar dari mobilnya dengan memakai Topi serta kacamata yang dia ambil dalam mobil tadi.,
Ia menatap sekitarnya pandangannya tertuju pada pohon besar yang ada di sebelah kiri, ia pun berjalan kearah pohon itu
Syaci membalikkan tubuhnya dan berjalan mendekati pohon besar dan menekan Lobang di dalam pohon itu dan seketika pohon itu bergeser dan dibalik pohon besar ada trowongan
Syaci masuk kedalam Tangannya memegang ujung topi yang ia pakai mengambil Pisau kecil yang di selipkan di ujung Topi nya
Ia berjalan masuk kedalam trowongan dengan langkah yang pelan tanpa adanya suara ataupun getaran
Saat ia sudah sampai di ujung trowongan ada 2 orang penjaga yang berjalan kearahnya
Kita harus berjaga dengan sangat ketat, karena wakil ketua bilang Musuh kita itu orang hebat, apalagi sekarang bertambah Sekutu jadi kita harus berhati hati, " Ujar salah satu dari penjaga itu
iya benar, wakil ketua bilang Sekutu ini berbahaya dia seorang yang cukup misterius dan hebat bahkan Jendral saja yang pernah dia buat terluka sampai sekarang luka nya belum seratus persen sembuh, apalagi orang itu cukup memiliki pendukung yang tak kalah hebatnya " Ujar Penjaga yang lain
Sedangkan syaci yang mendengar perkataan mereka tersenyum menyeringai
Berarti penjagaan kalian harus lebih extra lagi agar orang itu tak bisa masuk kedalam sangkar kalian dengan mudah " Ujar Syaci membuat mereka berdua terkejut
Siapa kalian " Ujar 2 orang penjaga itu terkejut dengan sigap pistol langsung diarahkan ke syaci
Aku adalah orang yang kalian maksud " Ujar Syaci
dor dor
Jangan mengangkat pistol mu kearah adikku brengsek " Ujar Seorang laki laki yang menembak 2 orang penjaga itu dengan sekali tembakan
Syaci mendengus dan membalikkan tubuhnya menatap tajam kearah laki laki yang baru saja menembak 2orang itu
__ADS_1
Jaga emosi mu bang, jangan kotori tanganmu dengan membunuh mereka,. " Ujar Syaci tajam menatap 2 orang yang ada dibelakang nya
Dan membuat mereka dengan sangat mudah mengangkat pistolnya untuk melukaimu " balas laki laki itu
Syaci tak membalas perkataan nya ia pun kembali berjalan ke depan
Tujuan kita hanya membebaskan Tante Selly setelah itu kembali " Ujar Syaci membuat 2 orang laki laki itu terkejut
Semudah itu, mereka sudah mengibarkan bendera perang maka aku akan meladeni nya " Ujar Laki laki yang ada disebelahnya
jangan banyak bicara tuan, kita tak memiliki cukup kemampuan dan strategi untuk menyerang mereka dengan terang terangan apa lagi ini bukan markas utamanya jadi jangan ceroboh " Ujar Syaci dingin
Cukup buat mereka terkecoh agar kita bisa menyelamatkan tante Zelly " Ujar Syaci ia pun menendang pintu yang ada dihadapan nya sekali tendang pintu itu hancur
Waw siapa yang datang, " Ujar Orang yang ada didalam ruangan itu
Bebaskan Mereka dan beliau " Ujar Syaci dingin
Tidak semudah itu Nona, " Ujar seorang laki laki yang ada di belakang Mereka bertiga
Mereka bertiga dikepung dalam ruangan itu
Aku sedang malas bertarung jadi menyingkir lah " Ujar Syaci lirih
Cih sombong sekali anda, Nona lemah " Ujar Pria yang ada disamping Syaci
Bang, Ziva sangat malas meladeni mereka " Ujar Syaci dengan mata yang mengerjapkan menatap kedua orang yang ada dibelakang nya yang tak lain adalah Zaffran dan Diego
Biar kami saja " Ujar Zaffran dingin nan tajam membuat aura diruangan itu mencekam
Auranya sangat menantang " batin Syaci menyeringai
Banyak bicara serang " Ujar Pria pertama
membuat Zaffran menarik tangan Syaci dalam pelukan nya dan ia mengeluarkan pistol ditangannya menembak mereka di bagian bagian tertentu yang tidak di lindungi oleh baju pelindung
Tersisah satu orang lagi yang masih tertatih Ratih dengan kesadaran yang menipis
Stop jangan jadi pembunuh" Ujar Syaci lirih menatap kearah Zaffran
dengan memegang dada Zaffran yang berdetak kencang
Zaffran yang mendengar suara Syaci menatap gadis yang ada di pelukan nya itu mata nya menatap lekat Mata indah itu
Ia pun mengontrol emosinya agar mereda
Tujuan kita hanya menyelamatkan Tante Zelly bukan membunuh mereka yang tak bersalah " Ujar Syaci pelan
Apa kata mu dek mereka tak bersalah, Ziva mereka itu bersalah mereka jahat " Ujar Diego itu kesal dengan perkataan sang adik
Bang mereka tak kan melakukan hal itu tanpa ada suruhan dan ancaman , mereka melakukan nya untuk mempertahankan hidupnya dan keluarga nya jadi stop jangan menghakimi mereka jika memang ingin membunuh bunuh akarnya langsung " Ujar Syaci pelan menatap sang abang
Zaffran hanya diam menatap lekat Syaci yang masih dipelukan nya hal itu membuat Syaci tersadar melepaskan pelukan nya
Maaf " Ujar Syaci dan membalik badannya dengan Gelagapan Salting membuat Zaffran tersenyum
__ADS_1
Kau selalu menarik bagiku " gumam Zaffran yang didengar oleh Syaci yang berada didepannya