Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part25


__ADS_3

Maksud Bunda peristirahatan terakhir nya apa Bun,. " Ujar Syaci lirih


Nana diam tak menjawab pertanyaan sang putri nya Ia mencoba menguatkan dirinya dulu


Bun, maksudnya apa, " Ujar Syaci dengan suara yang parau


Dia sudah pergi dipanggil sang pencipta Sayang " Ujar Nana lirih menatap putrinya dengan air mata yang mengalir


Maksudnya apa, dia siapa Bun " Ujar Syaci bingung Hitungan detik ia baru sadar apa yang dimaksud oleh sang bunda


Bunda, bunda bohong kan, Bang Leon , baik baik Saja kan Bun, Hiks hiks Bunda bohong ,Ayah bunda bohong Ayah, Mana mungkin Seorang king Leon pergi, Bunda Bohong kan Ayah.. " Ujar Syaci menatap wajah sang Ayah nya meminta jawaban


Itu benar Sayang, Dia sudah pergi " Ujar Lirih Ronald


Syaci diam membeku


Sya, nak " Ujar Nana memanggil putrinya yang bengong


Syaci menatap wajah Bundanya mencari kebohongan Dimata sang ibunya tapi tak ada hanya ada kesedihan yang teramat ditatapan nya itu


Syaci memeluk bundanya dengan sangat erat sampai pada akhirnya tangisan yang ia tahan pun pecah


Ini salah Syaci, dia pergi karena ulah Syaci yang tak bisa Menjaga diri Syaci, hiks hiks seharusnya syaci Bisa menjaga diri Syaci, Agar Dia baik baik Saja Bunda Ini salah Syaci " Ujar Syaci menyalahkan dirinya sendiri


Tak Syaci, ini bukan salah kamu ini sudah takdir, Ia melakukan itu karena tak ingin kau terluka " Ujar Laki laki


Ia , tak ingin wanita miliknya terluka sedikitpun Maka dari itu ia melindungi kamu dari orang orang yang Ingin mencelakai mu " Ujarny lagi


Cucuku Tau, jika para musuh Keluarga kami mengincar Kamu karena itu lah dia melindungi mu " Ujar Laki laki itu


Hiks hiks tapi setidaknya aku, bisa menjaga diriku Sendiri kek, tak membuat dia harus pergi seperti ini " Ujar Syaci terbata bata


Sudah takdir nya Sayang,. ini bukan murni kesalahan mu, Saat itu juga dia mengidap kanker dan penyebab itu juga Racun dan kangker itu menyebar dengan cepat, Jangan salahkan dirimu " Ujar Laki laki itu yang tak lain Adalah Abizhar


Ia laki laki itu adalah kakeknya Leon, Saat Raffa Raffi dan Novan keruangan Zahfri ia sempat bertanya keadaan Syaci dan Raffa menceritakan dengan singkat keadaan sang adik Maka dari itu Abizhar datang keruangan Syaci, Ia Sudah menduga bahwa Gadis ini akan menyalahkan dirinya dan ternyata benar


Ikhlaskan kepergian nya, Agar dia tenang disana, Na, Terima kasih kau telah menyayangi Dia selayaknya Putramu Sendiri " Ujar Abizhar


Dia memang putraku Pah, sampai kapan pun ia Adalah Putraku " Ujar Nana lirih


Hari ini, jenazah nya akan di bawa ke Indonesia, Dan akan di makamkan di sana,. " Ujar Abizhar


Mereka pun mengangguk


Kami Akan menyusul " Ujar Ronald, Ia Mereka akan Mengantarkan Leon Ke tempat terakhirnya bagaimana pun Leon adalah bagian dari keluarganya

__ADS_1


Baiklah Aku pamit Assalamualaikum " Ujar Abizhar


WaAlaikum salam " Jawab mereka semua


Syaci, Dede mau ikut apa tetap disini " Tanya Ronald setelah kepergian Abizhar


Aku ikut Ayah,. " Ujar Syaci lirih


Tapi Nald keadaannya " Ujar Regan


Syaci baik baik saja, Deba , Syaci ingin ikut " Ujar Lirih Syaci


Regan ingin menjawab perkataan Syaci namun di potong oleh Sang Istri


Biarkan mas " Ujar Regina menggelengkan kepalanya


Regan pun mengangguk pasrah


Daddy Akan mengurus keberangkatan kita " Ujar Nathan Dan berlalu pergi ke luar di ikuti oleh Ronald


Siapa Mereka Than, apa kau sudah mencari tau " Ujar Ronald


Sudah, tapi Aku tidak tau siapa yang menembak Zahfri Karena bukan hanya satu Mafia saja saat kejadian Itu tapi Ada beberapa mafia yang ada di sana, Yang tau Siapa dia hanya Syaci, karena aku sempat bertanya Dengan Raffa, Raffa mengatakan jika saat itu ia tak Tau siapa pelakunya karena mereka hanya Fokus dengan Syaci dan Zahfri tapi Syaci menyebutkan nama Seseorang saat ia belum pinsan Sepertinya Syaci mengenal orang itu " Ujar Nathan


Pasti,. " Ujar Nathan


Huft, Untuk saat ini Kita fokus dulu dengan Keadaan ini, Dan berjaga jaga, Setelah semua nya reda, Dan Kondisi Syaci sudah membaik baru kita akan Membahas nya " Ujar Ronald


diangguki oleh Nathan


di ruangan yang berbeda


Semua orang yang ada disana sedang berduka Termasuk Ketiga Laki laki Yang ada di pojok Ruangan


Raffa Raffi dan Novan


Kau pergi terlalu cepat Le, bahkan aku belum sempat Mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya Kepadamu Atas Apa Yang kau Lakukan Untuk Adik ku " Batin Raffa


Sebegitu cepat nya Le, kau pergi bahkan Kau belum Mengutarakan isi hatimu kepada sepupuku itu, yang Nyatanya dia pun memiliki Rasa yang sama Hanya Saja adikku lebih memilih memendamnya " Batin Novan


Bang Le, Kau pergi begitu cepat, sampai sampai Luka Yang kau torehkan kepada wanita mu itu sangat Dalam, lihat lah bagaimana keadaannya sekarang, Pasti ia sedang menyalahkan dirinya sendiri dan ntah Sampai kapan ", Batin Raffi


Maaf Tuan tuan Nyonya Nona, Jenazah Akan kami bawa ke ruangan **** Agar bisa Dikirim ke Indonesia untuk dimakamkan disana " Ujar suster itu


Zen mengangguk sedangkan Zelly sudah Meraung Raung menangis di pelukan Sang suaminya

__ADS_1


Leoooooonnnnnn " teriak Zelly dengan tangisan


Sedangkan mereka bertiga Mengikuti Kemana Jenazah Zahfri akan dibawa


Saat sudah diruangan *****


Kalian siapa " Tanya suster itu terkejut saat ada 3 Laki laki yang Masuk


Kami rekannya biarkan kami membantu " Ujar Raffi


Tidak perlu tuan, ini tugas kami biarkan kami Yang melakukan nya, " Ujar Suster itu


Baiklah tunggu setelah kalian melakukan nya Kalian akan keluar dari perkerjaan kalian " Ujar Novan tajam


Ia pun membuka Masker yang menutupi nya Para Suster dan Dokter itu terkejut Pasalnya laki laki itu Adalah Anak pemilik Rumah sakit ini


Ba..ikk lah Tuan " Ujar gugup Dokter itu mengangguk


Mereka bertiga pun membantu para suster dan dokter itu untuk membersihkan jenazah Zahfri


Raffa membersihkan wajah Zahfri Dengan kapas


Seketika ia mengingat percakapan Mereka ber5 Saat Bocah


Ini kan kita berlima Nah nanti semisalkan Aku Pergi Duluan Kalian Berempat yang ngurusin aku, Yang Nyolatin aku dan antar aku ke tempat peristirahatan " Ujar Zahfri


Bang Le ini ngomong nya ngelantur loh " Ujar Raffi Sewot


Ye, dibilang semisalkan bukan ngelantur, Nanti kalau salah satu dari Kalian ya Kayak gitu, kita kan saudara " Ujar Zahfri


Udah bahas yang lain aja lah " Ujar Yozza


*Ntar dulu Za, Aku belum selesai ngomong, nanti Jangan ada yang nangis ya jika aku pergi duluan " Ujar Zahfri


Ke, stop bicaramu itu ngelantur tau tak " Ujar Raffa Kesal*


....


Tak berapa lama Ada seseorang yang masuk Dan ternyata Yozza


Ia mendekati mereka semua matanya memerah


Tak ku sangka perkataan nya saat itu menjadi permintaannya " Ujar Yozza lirih


Bang Le, Ganteng ya, Kenapa harus pergi sih bang,. Uuuhhh Aku pengen nangis tapi udah keburu Di Ultimatumin Tak boleh nangis " Ujar Raffi menggigit bibir bawahnya dan menatap Langit langit atap Agar Air matanya tak mengalir

__ADS_1


__ADS_2