
Sedangkan Syaci Dan Yora baru saja tiba,
mereka berdua pun berjalan beriringan, Sepanjang koridor Mereka Di sapa oleh Karyawan lebih utamanya Yora ya, Karena karyawan kan belum tahu Syaci
Yor, Kau duluan Saja, Aku ingin mengambil Tas Ku ketinggalan di mobil " Ujar Syaci Saat ia baru ingat bahwa tas nya Ketinggalan Di dalam mobil
Ya sudah, Langsung naik Ke lantai 15 Ya " Ujar Yora diangguki oleh Syaci,
Syaci pun memutar badannya kembali menuju Keluar
Dia siapa " bisik Resepsionis yang Ada Di meja Depan penerimaan tamu
Ntahlah, Tadi iya Datang bersama Nona Yorq, Mungkin teman Atau Asistennya " Ujar temannya
Resepsionis itu pun mengangguk sedangkan Syaci yang mendengar bisikan mereka tak menghiraukan perkataan Mereka berdua, ia langsung menuju ke Luar Ke arah mobilnya dan mengambil Tas nya,
Namun Saat Ia ingin kembali ke dalam kantor ia tak sengaja berpas pasan denga Seorang Satpam yang terbatuk batuk di Pintu
Assalamualaikum, Apa bapak Sakit " Tanya Syaci
WaAlaikum salam maaf Non, "Ujar pak satpam itu tak enak hati pada Syaci saat Syaci masuk dirinya tengah terbatuk-batuk Dihadapan nya
Kamu ini, jorok sekali, bisa bisa Nona ini Kena virus kamu " Ujar Satpam yang baru saja Datang memarahi Satpam tadi
Syaci menghela nafasnya,
Pak, tenang saja, Saya Tak kan tertular kok, lagi pula bapak ini, sakit Dalam , lagi pula saya memakai cadar, Insyaallah Apa yang dikatakan oleh bapak Itu tidak akan terjadi " Ujar Syaci
Cih, ia iya Wanita seperti anda kan bisa Berceramah " Ujar nya mencemooh Syaci, Syaci tak membalas perkataan bapak itu dia menengok ke nam tag Satpam tadi dan tersenyum
Ia membuka tasnya dan mencatat sesuatu
Pak, beli resep obat ini ke RS Xxxx , Disana sudah tertera Nama dokternya Juga untuk bapak konsultasi " Ujar Syaci tersenyum dibalik niqabnya
Tapi Non, " Ujar Satpam tadi
kesehatan itu penting pak, apalagi Bapak Tulang punggung keluarga " ujar Syaci mengangguk dan pamit masuk kedalam ,
Yora yang baru saja keluar Dari lift menyeringit bingun melihat wajah Sahabatnya Selvi Merah menahan amarah
Kau kenapa " Tanya Yora kepada Selvi saat sudah ada didekat Selvi
Kau tanyakan pada dia, Aku mau masuk saja dari pada melihat nya bikin Naik darah, " Ujar Selvi Ketus dan berjalan menuju pintu Ruangan Zaffran
Yora mengangkat alis nya bingung
Why Se " Tanya Yora kepada Sean
Wanita ini Menghina Calon Pak bos Yor, Dan nona Selvi tak terima " Ujar Sean
__ADS_1
Memang siapa dia " Tanya Yora mendongak kan dagunya ke arah Iren
Dia sekertaris Pak bos yang baru " ujar Sean
Apa Abangku Tau Kelakuan nya ini menghina Calon Nya " Ujar Yora, Hanya di balas gelengan kepala
Siap siap, Saja kau bisa saja ditendang dari sini jika Masih tidak menjaga perkataan mu , lagi pula dapat darimana sekertaris modelan kayak dia gini Se, " Ujar Yora terhenti ketika terdengar bunyi lift berdenting
Syaci keluar dari Lift dan berjalan kearah Yora
Sudah, " Tanya Yora ,
ya, oh ya Yor, Chat Thea katakan padanya Pak Xxx Akan ke RS nanti untuk meriksa kesehatan nya " Ujar Syaci
Baiklah, Ayo kita masuk Calon Kakak ipar " Ujar Yora menekan kata Calon kakak ipar kepada Syaci, membuat si Empu Mengangkat alis bingung namun Ia mengikuti Jalan Yora
Dia Gadisnya " Ujar Sean terkejut ia , Sean terpanah dengan bola mata Syaci yang keoren orenan Namun teduh dan suaranya yang sangat lembut membuat candu
Cih sok alim " Celetuk iren
Jangan mulai lagi iren, apa kau tak dengar tadi Perkataan Adik sepupunya Pak Zaffran, " Ujar Sean menatap Iren kesal
Jangan karena mulutmu tidak bisa di jaga Kau bisa Mendapatkan dampaknya, sebaiknya suruh Ob membuatkan minuman untuk mereka Ber 6, Eh 7 Denganku " Ujar Sean menatap Iren tajam
Iren tak berani menjawab ia pun mengangguk pergi untuk membuat kan minum ..
Sean Membalikkan tubuhnya Menuju keruangan Zaffran Dengan membawa map yang dia ambil di lantai dua tadi
...----------------...
...----------------...
Syaci tengah duduk Disofa Menatap layar iPad nya ..
Begitupun dengan Selvi ..
Cia, tanda tangan dulu berkas ini baru kita Rapat " Ujar Zaffran mendekati Syaci dengan membawa Map itu berpas Pasan dengan Iren masuk bersama sang Ob membawa minuman..
Pak ini, Minumnya " Ujar Oren dengan suara manjanya ..Ya Taruh disana " Ujar Zaffran yang masih fokus menatap Syaci yang masih sibuk dengan I-pad nya
Angelecia, Tanda tangan Dulu berkas penyerahan kepemilikan ini " ujar Zaffran, Syaci pun menghela Nafas Panjang dan mengambil Map itu
Loh kok cuman 6, kan saya tadi bilang 7 " Ujar Sean Saat melihat gelas yang berjumlah 7
Tenang lah se, calon adik iparku sedang puasa, jadi tak masalah, " Ujar Yozza Tersenyum menyeringai,
OB itu pun pamit setelah menaruh Gelas di hadapan para bosnya
Se, mungkin Mereka sudah datang jadi uruslah Dulu Agar meeting bisa segera dimulai " Ujar Abizhar
__ADS_1
Baik tuan " Ujar Sean mengangguk setuju, ia pun pamit Keluar namun Saat di depan pintu ia Menengok ke belakang Menatap Iren
Iren ayo " Ujar Sean
Biarkan Dia disini, Kau pergi saja Dengan Selvi " Ujar Zaffran dingin masih fokus menatap Syaci yang Fokus Membaca dan Menandatangani Berkas itu
Hah Aku " Ujar Selvi terkejut namanya di sebut
Ya, Kau dengan Sean pergilah dulu ke Ruang meeting, Bagaimana pun juga kau sekertaris Istriku " Ujar Zaffran , Selvi mengangguk pasrah ia pun beranjak dari duduknya
Yor, Nanti bawain ya keruang meeting ya, Ada berkas yang mau ku teliti lagi " Ujar Selvi
Oke " Ujar Yora
Syaci pun selesai dan menaruh map itu ke meja yang ada didepannya
Kita belum, Sah mas, jangan Asal mengakui, dan, jaga pandangan mu aku sangat takut Dosa " Ujar Syaci dingin Dengan Wajah yang masih menunduk
Zaffran berdecak kagum
Baiklah Calon Ratu , " ujar Zaffran tersenyum dan membalikkan tubuhnya dan berjalan kearah Oren dengan membelakangi Iren
Jika kau tetap ingin berkerja jaga perkataan mu, apalagi tentang Gadis ku , " Bisik Zaffran dengan suara yang dingin membuat buku kuduk Iren berdiri
Syaci Tak mendengar perkataan Zaffran karena ia sudah memasang Earphone Dua duanya ditelinga
Yang Satu mendengar penjelasan yang dikirim Zoya, dan yang satu mendengar Rekaman Vidio tentang Penjelasan Dari dokter tentang pasien yang akan ia operasi nanti malam
mereka semua sudah berkumpul ayo kita Ke ruangan Meeting " Ujar Abizhar mereka pun mengangguk
Yora menjawil bahu Syaci, Syaci menengok
dia mematikan earphonenya
Kenapa " Tanya Syaci
Sudah ingin di mulai " Ujar Yora,
Syaci mengagguk dia sekilas melihat Jam yang melingkar di dindingnya
Aku sholat Dhuha dulu Yor " Ujar Syaci
Baiklah Aku tunggu Diluar, itu toilet nya " Ujar Yora
Kekamar Saja Didalam kamar ada tempat untuk sholat nya " Ujar Zaffran membuka pintu Yang ada di ruangan itu mempersilahkan Syaci masuk,
Syaci pun mengangguk mengerti ia langsung berjalan Kearah kamar itu
Yor, kami duluan " Ujar Zaffran diangguki oleh Yora
__ADS_1
Zaffran Abizhar yoza, dan iren pun keluar menuju ruang meeting