
Keesokan paginya Setelah Sholat subuh Syaci melanjutkan Tidurnya
sampai pada akhirnya Pintu kamar terbuka Masuklah seorang gadis
saat melihat pandangan Yang ada dikasur gadis itu tersenyum dan memfoto Momen itu
Cekrek cekrek
Emm.. " Gumam Sisi yang merasa ada orang sedang menatap nya
Gadis itu tersenyum manis
Selamat Pagi Tante " Ujar Gadis itu tersenyum manis
Eh, selamat pagi juga" Ujar Sisi bingung
Saya Thea, saya yang membantu Diva saat operasi kemari Tante " Ujar Thea yang tau Dengan tatapan bingung nya
Em, maaf Nak Thea, Tante tidak ingat dengan mu" Ujar Sisi dengan suara Khas bangun tidur
Tak apa apa Tante, kemarin juga kita dalam keadaan yang tak baik wajar jika Tante tak ingat " Ujar Thea tersenyum terdengar teriakan dari luar
Thea cepat bangunkan Syaci , kita bisa telat " teriak seorang gadis itu dengan membuka pintu kamar
Thea menatap Selvi dengan tajam ya Gadis yang berteriak itu adalah Selvi
Bisa kau pelankan Suaramu Selvi, Ini rumah sakit " Ujar Dingin seseorang yang perlahan membuka matanya
hehehe, Maaf Sya kelepasan " Ujar Selvi menyengir
Syaci menatap nya sekilas setelah itu bangun dari tempat tidur nya dan menuju ke Kamar mandi
Maaf Tante, " Ujar Thea yang merasa tak enak dengan Sisi atas Tingkah Selvi
Tak papa Nak, tak perlu sesungkan itu " Ujar sisi mengelus bahu Thea yang ada disampingnya
Tak berapa lama Syaci keluar dengan Wajah yang sudah memakai niqob nya
Thea, Kau disini saja " perintah Syaci
diangguki oleh Thea
Jika Papa sudah Bangun cek kondisi nya, jika memang sudah Membaik berikan suntikan itu, " Ujar Syaci
Siap, mengerti, Pergilah Dàgē dan yang lain sudah pergi " Ujar Thea
Syaci mengagguk
__ADS_1
ia menatap Sisi
Tante Saya izin keluar dulu, " pamit Syaci Menatap kearah sisi
Sisi mengagguk ia ingin bertanya kemana Syaci pergi tapi ia urungkan
Hati hati dan jaga dirimu, setelah Itu kembali kemari, papa mu pasti senang jika ia sadar ada kamu disini " Ujar sisi menatap lekat wajah Syaci
Akan ku usahakan, setelah urusan selesai aku akan kembali " Ujar Syaci tersenyum
Syaci menyalami tangan Sisi dan mencium kedua pipinya, Sisi yang terkejut dengan tindakan Syaci diam mematung
Aku titip mereka, jika terjadi apa apa langsung hubungi Selvi " Ujar Syaci diangguki oleh Thea, Syaci pun keluar Bersama Selvi
Tante,. " Panggil Thea menyadarkan Sisi
eh, iya " Ujar Sisi terkejut
Saya Keluar dulu " Ujar Thea tersenyum
Thea pun keluar, ia berjalan kearah Ali yang terbaring
Ia mengecek keadaan Ali dan tersenyum,.
Siapa kau " Tanya seseorang yang baru keluar dari kamar mandi
tak lama Sisi keluar dari kamar,. bertepatan dengan Handphone Thea berbunyi, Thea yang melihat siapa yang menelepon nya pergi keluar untuk mengangkat telpon
Halo assalamualaikum, " Ujar Thea
WaAlaikum salam, thea, " Ujar orang di sebrang sana
Lihat keluar Arah jam 10 ada laki laki yang menatap kearah Ruangan itu " Ujar Orang disebrang sana
Thea pun berjalan kearah jendela dan benar jika ada orang yang mengintai kearah ruangan itu
Ya kau benar Sel, ia mengintai keruangan ini sejak kapan, tadi saat kita masuk tak ada orang disekitar sana " Tanya Thea, saat mereka masuk Dihalaman masih sangat sepi belum ada orang beraktivitas karena masih Pukul 5 subuh
Baru saja, Hati hati Thea, Aku akan memanggil Anggota Ghost untuk memperketat penjagaan "Ujar Selvi
Baiklah,. " ujar Thea setelah itu Telpon dimatikan
sedangkan diruangan Diego mendapatkan pesan Dari Sahabat nya Sean,
💌 sean
Go, Berhati-hati, Seperti nya mereka sudah mengetahui dimana Papamu dirawat
__ADS_1
💌 Diego
Hem, Panggil Anggota perketat penjagaan
💌 Sean
Baik,.
Thea masuk keruangan itu setelah sambungan telepon dari Selvi mati, Ia duduk di sofa dekat Dengan Diego,
Ia memainkan laptop Syaci yang ditaruh di meja
Ternyata Kejadian kemarin belum juga kelar, mereka masih bergerak, pasti ada dalang diantara dalang Sesungguhnya,. " batin Thea tat kala ia melihat Laporan yang ada di laptop itu tentang kejadian kemarin
Saat Dia membuka file di laptop Syaci, ia melihat Ada foto Satu keluarga entah siapa itu ia tak kenal namun Salah satu dari foto itu Ada seorang Laki laki yang tak Asing
Sepertinya aku tak asing dengan dia, tapi siapa ya, dan kenapa Ada foto ini di laptop Syaci "batin Thea dengan mengingat ingat foto Laki laki itu
Dia pun membuka File yang lain, dan berkerut kening nya saat Ia menatap Laki laki itu Berfoto dengan Diego
Ah, iya aku ingat, Dia temannya Raffi " Gumam Thea membuat Diego refleks melihat kearah Thea
Sedangkan Thea Tak memperdulikan tatapan Diego
ia pun menggeser lagi file yang lain dan keluarlah Foto Laki laki itu dengan Diego dan sahabat sahabat nya
Laki laki ini mengenal mereka juga " Batin Thea dengan Posisi kening yang masih mengkerut memikirkan sesuatu
Siapa sebenarnya Laki laki ini, dan kenapa Fotonya ada Di laptop Syaci, pasti Laki laki ini ada masalah dengan Syaci tak mungkin Syaci menyimpan Foto laki laki ini secara kebetulan" Batin Thea dengan Fikiran yang bingung
Saat Thea Melamun dengan fikiran nya Sisi keluar dengan membawa coklat hangat Dan cemilan yang ada di kulkas Yang dibeli oleh Syaci untuk mereka makan
Nak ini diminum dulu coklat panasnya, Semalam Ziva dan Raffa membelikan ini, katanya jika ia dan teman-temannya suka coklat panas saat pagi dan malam Hari " Ujar Sisi saat tadi malam ia dan Putri tirinya berbincang-bincang sedikit
Ah, iya terimakasih Tante, Tak perlu repot-repot nanti saya buat sendiri saja " Ujar Thea sungkan
Tak papa, nak, tak perlu sungkan " Ujar Sisi tersenyum lembut thea
Thea pun membalas senyuman Sisi
Ma, Ega sebaiknya hari ini izin sekolah saja dulu " Ujar Diego
loh memang kenapa nak, adikmu Kok disuruh Izin sekolah " Ujar Sisi bingung dengan putranya
Ini demi kebaikan ma, Kita belum tau siapa musuh papa, Zaffran dan Sean masih mencari nya, Aku takut nanti saat Diega Sekolah malah ia yang menjadi Sasaran musuh " Ujar Diego menatap manik sang mama
Benar itu Tante apa yang dikatakan oleh putra Anda, sebaiknya dia izin saja dulu, sampai kondisi aman, Dàgē Raffa dan yang lain sedang mengurus hal ini," Ujar Thea
__ADS_1
Sebenarnya mereka sudah ditangkap tapi akarnya masih berkeliaran dan itu yang berbahaya " Batin Thea