
Keesokan pagi
Setelah Sholat Subuh Syaci sudah siap dengan pakaian nya
Ceklek
Astaghfirullah / assalamualaikum " Ujar Syaci terkejut dan Azka yang mengucapkan salam berbarengan dengan Syaci
Mas Zaffran, Mas ngapain kesini " Ujar Syaci kaget ia langsung menutup wajahnya dengan Hijab karena ia belum memakai niqabnya
Zaffran Terkekeh melihat Sang istri terkejut Dan menutup Wajahnya
Emang mas gak boleh masuk kamar Sini Yang, kita kan Udah sah, " Ujar Zaffran masih dengan senyuman
Syaci Yang baru ingat pun menepuk jidatnya
astaghfirullah iya mas maaf lupa " Ujar Syaci menepuk Keningnya Sendiri Zaffran Langsung mendekati sang istri dan Mengelus kening yang di tepuk
Jangan Menyakiti diri sendiri, mas tidak suka " Ujar Zaffran Mengelus kening sang istri setelah itu menciumnya, Hal itu membuat Syaci salting
Setelah beberapa detik saling diam, Zaffran Melihat Sang istri
Mau kemana hemm " Tanya Zaffran saat melihat Sang istri sudah rapih
Mau keluar mas sebentar, Apa boleh " Pamit Syaci menatap sang Suami
Boleh, jika bersama mas, " Ujar Zaffran tersenyum
Syaci yang mendengar perkataan Zaffran menelan Selvianya
Bagaimana ini " Batinnya
Zaffran tetap tersenyum Dia tau Pasti istrinya Tak mau Ia tau tapi sekarang sudah saatnya dia Tau semua yang akan dilakukan oleh Istrinya itu
Mas Tak kan melarang sayang kemana pun, tapi mas ikut, apalagi Semalam sayang Demam tinggi dan sekarang udah mau pergi mas khawatir sayang, kalau sayang kenapa kenapa " Ujar Zaffran
syaci menggigit bibir bawahnya Hal itu tak luput dari pandangan Zaffran
Sekarang sayang udah ada mas, Bisa kan berbagi kita Sama sama Jalaninya tak perlu Memikul Sendiri " ujar Zaffran mengangkat Dagu sang istri
Syaci menatap Sang suami yang tersenyum manis
Ya udah, Ayo , Tapi mas jangan kaget nanti " Ujar Syaci
Apapun yang akan terjadi itu sudah ditentukan oleh pencipta, jika mas nanti tak mempercayai apa yang Mas liat, Pastikan Sayang memberikan Alesannya Agar mas bisa Mempercayai nya " Ujar Zaffran
Syaci tersenyum mengangguk tersipu malu
__ADS_1
Ya sudah Cia siapin dulu pakaian untuk Mas " Ujar Syaci ia langsung cepat cepat melangkah kearah koper Zaffran Dan memilih baju untuk sang Suami,
Sedangkan Zaffran duduk diatas kasur dengan menatap Kearah Sang istri
Apapun yang terjadi, aku tau pasti ada alasannya dibalik apa yang kamu lakukan " Batin Zaffran
Ini mas bajunya, mas siap siap gih, " Ujar Syaci dengan menyerahkan pakaian kepada Sang suami
Baik, terimakasih, tunggu bentar ya " Ujar Zaffran tersenyum dan berdiri tak lupa ia mencium pipi sang istri membuat Syaci terkejut dan semburat merah pipinya
Mas Zaffran, kau merobohkan tembok ku " Ujar Syaci pelan
Perlakuan nya Membuat ku lupa jika nanti akan ada Saatnya Kau membenciku mas " Lirih Syaci
Apapun itu Mas tidak akan pernah membenci mu " Ujar Zaffran membuat Syaci terkejut
Karena ia fikir Zaffran sudah masuk kedalam Kamar mandi tapi ternyata dia masih di depan pintu kamar mandi dan mendengar dengan jelas perkataan Syaci
Mas, Cepat lah ganti ihh " Ujar Syaci geregetan dengan sang suami
Siap bidadariku, tapi jangan berfikir jika mas akan membencimu " Ujar Zaffran dan langsung menutup pintu Kamar mandinya
Tak butuh waktu lama Zaffran sudah Siap dengan pakaian yang di berikan oleh sang istri
Ia pun keluar dari kamar mandi dan tersenyum menatap sang istri yang sedang membereskan Pakaian untuk di masukkan ke koper Karena memang Mereka hari akan kembali kediaman Ali Syarief
Sudah, " Ujar Zaffran
Ya udah, Ayo, ini cia udah selesai juga beresin nya takut nanti kita kesiangan, kata bunda hari ini kita pulang kerumah Papa " Ujar Syaci
Ayo " Ujar Zaffran menjulurkan tangannya Agar sang istri menggenggam tangan dirinya
Ayo, " Ujar Syaci tersenyum dibalik niqabnya
Tunggu, mas Harus pakek masker dengan topi " Ujar Syaci
Kenapa " Ujar Zaffran bingung
Syaci melepaskan genggaman nya dan menuju Ke meja rias yang ada topi dan masker sudah disiapkan oleh nya tadi
Karena aku tidak ingin siapapun dulu tau jika mas Itu suamiku termasuk Orang-orang ku " Ujar Syaci dan menyerahkan Topi serta masker kepada Zaffran
Baiklah, " Ujar Zaffran pasrah
Setelah memakai masker dan Topi Mereka berdua pun pergi dari Kamar menuju ke lift
Namun saat mereka pergi di arah yang lain muncul Seorang anak laki-laki yang berjalan menuju ke kamar mereka
__ADS_1
Tok tok
Assalamualaikum , Cece Koko " Ujar Bocah itu dengan senyuman manis nya
Namun berkali kali ia mengetuk pintu tak ada sahutan dari dalam membuat anak kecil itu manyun dan Menengok kearah kanan dan kiri
Disaat itu Datang seorang Wanita Menghampiri nya
Akha, ngapain nak " Tanya wanita itu
Akha mau main dengan Koko dan Cece tapi sejak tadi akha ketuk gak ada sautan dari Koko dan Cece Bunda " Ujar Bocah itu dengan suara Lirih nya
Mungkin Koko dan Cece nya tidur lagi nak, " Ujar Sang bunda
Tapikan, kata bunda setelah sholat subuh diusahakan jangan tidur Lagi Bun" Balas bocah itu Sang bunda tersenyum lembut menatap sang anak ia pun menjongkok menatap wajah anak bontot nya
Sayang, Cece kan semalam sakit, Dan Koko nungguin Cece mungkin mereka kecapean terus tertidur " Ujar Sang Bunda
Namun dari arah depan
Bun, Syaci dan Zaffran ada bilang mau kemana tak, Raffi tadi melihat mereka keluar dari hotel " Ujar Pria muda yang baru saja keluar dari lift melihat sang bunda langsung bertanya tanpa melihat Kondisi
Koko, liat Cece dan koko Zeo Pergi, " Ujar Bocah kecil itu membuat Nana dan Raffi diam
Oh good job Raffi kau membuat keributan dipagi hari " Ujar Raffi pelan namun didengar oleh sang bunda
Eh , anu " ujar Raffi gugup ia berusaha mencari alasan untuk sang adik nya itu
Bunda, kata bunda tadi Koko zeo dan Cece tidur, itu Koko Affi bilang Mereka keluar, mereka gak pamitan sama Akha, Cece gak pamit sama akha Cece ninggalin akha terus, Cece udah gak sayang akha lagi hiks hiks " Ujar Sang bocah menangis dan berlari dari hadapan mereka berdua
Raffi " Ujar Sang bunda Geregetan dengan sang putra keduanya itu
Maaf Bun, aku tak liat kondisi " Ujar Raffi meringis ketika menatap kearah bundanya
Huuhhh, Syaci sudah bilang tadi jika mereka akan keluar, makanya Bunda memberikan alasan kepada sibocil " Ujar Nana menghela nafasnya
Maaf Bun, duh, abis lah aku dengan ayah Bun " Ujar Raffi menggaruk keningnya
Kamu sih " Ujar Nana pergi meninggalkan Sang putra untuk menyusul anak bontot nya yang pergi kekamar
Sampai dikamar Nana melihat Ronald sedang membujuk putranya yang tiba tiba masuk menangis
Syakha kenapa sih yang ini, tiba tiba masuk kamar langsung menangis gini " Ujar Ronald bingung
Biasa anak perempuan pertama mu itu keluar dengan Suaminya dan dia merajuk, Aku tadi sempat mencari alasan kalau mereka berdua masih tidur eh, Raffi datang malah ngmng tentang mereka ya begini lah " Ujar Nana
Bunda bohong sama Akha, Cece juga udah gak sayang sama Akha, Cece udah gak peduli ama akha, Cece udah gak mau ngajakin akha maen sama ngaji bareng lagi hiks hiks " Ujar Syakha dengan isakan nya
__ADS_1
Nak gak gitu sayang, Cece dan Koko keluar ada urusan bla BLA BLA " Ujar Nana berusaha menjelaskan kepada sang putra kecil nya itu