Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part81


__ADS_3

Keesokan pagi


Setelah Sholat Subuh Syaci sudah siap dengan pakaian nya


Ceklek


Astaghfirullah / assalamualaikum " Ujar Syaci terkejut dan Azka yang mengucapkan salam berbarengan dengan Syaci


Mas Zaffran, Mas ngapain kesini " Ujar Syaci kaget ia langsung menutup wajahnya dengan Hijab karena ia belum memakai niqabnya


Zaffran Terkekeh melihat Sang istri terkejut Dan menutup Wajahnya


Emang mas gak boleh masuk kamar Sini Yang, kita kan Udah sah, " Ujar Zaffran masih dengan senyuman


Syaci Yang baru ingat pun menepuk jidatnya


astaghfirullah iya mas maaf lupa " Ujar Syaci menepuk Keningnya Sendiri Zaffran Langsung mendekati sang istri dan Mengelus kening yang di tepuk


Jangan Menyakiti diri sendiri, mas tidak suka " Ujar Zaffran Mengelus kening sang istri setelah itu menciumnya, Hal itu membuat Syaci salting


Setelah beberapa detik saling diam, Zaffran Melihat Sang istri


Mau kemana hemm " Tanya Zaffran saat melihat Sang istri sudah rapih


Mau keluar mas sebentar, Apa boleh " Pamit Syaci menatap sang Suami


Boleh, jika bersama mas, " Ujar Zaffran tersenyum


Syaci yang mendengar perkataan Zaffran menelan Selvianya


Bagaimana ini " Batinnya


Zaffran tetap tersenyum Dia tau Pasti istrinya Tak mau Ia tau tapi sekarang sudah saatnya dia Tau semua yang akan dilakukan oleh Istrinya itu


Mas Tak kan melarang sayang kemana pun, tapi mas ikut, apalagi Semalam sayang Demam tinggi dan sekarang udah mau pergi mas khawatir sayang, kalau sayang kenapa kenapa " Ujar Zaffran


syaci menggigit bibir bawahnya Hal itu tak luput dari pandangan Zaffran


Sekarang sayang udah ada mas, Bisa kan berbagi kita Sama sama Jalaninya tak perlu Memikul Sendiri " ujar Zaffran mengangkat Dagu sang istri


Syaci menatap Sang suami yang tersenyum manis


Ya udah, Ayo , Tapi mas jangan kaget nanti " Ujar Syaci


Apapun yang akan terjadi itu sudah ditentukan oleh pencipta, jika mas nanti tak mempercayai apa yang Mas liat, Pastikan Sayang memberikan Alesannya Agar mas bisa Mempercayai nya " Ujar Zaffran


Syaci tersenyum mengangguk tersipu malu

__ADS_1


Ya sudah Cia siapin dulu pakaian untuk Mas " Ujar Syaci ia langsung cepat cepat melangkah kearah koper Zaffran Dan memilih baju untuk sang Suami,


Sedangkan Zaffran duduk diatas kasur dengan menatap Kearah Sang istri


Apapun yang terjadi, aku tau pasti ada alasannya dibalik apa yang kamu lakukan " Batin Zaffran


Ini mas bajunya, mas siap siap gih, " Ujar Syaci dengan menyerahkan pakaian kepada Sang suami


Baik, terimakasih, tunggu bentar ya " Ujar Zaffran tersenyum dan berdiri tak lupa ia mencium pipi sang istri membuat Syaci terkejut dan semburat merah pipinya


Mas Zaffran, kau merobohkan tembok ku " Ujar Syaci pelan


Perlakuan nya Membuat ku lupa jika nanti akan ada Saatnya Kau membenciku mas " Lirih Syaci


Apapun itu Mas tidak akan pernah membenci mu " Ujar Zaffran membuat Syaci terkejut


Karena ia fikir Zaffran sudah masuk kedalam Kamar mandi tapi ternyata dia masih di depan pintu kamar mandi dan mendengar dengan jelas perkataan Syaci


Mas, Cepat lah ganti ihh " Ujar Syaci geregetan dengan sang suami


Siap bidadariku, tapi jangan berfikir jika mas akan membencimu " Ujar Zaffran dan langsung menutup pintu Kamar mandinya


Tak butuh waktu lama Zaffran sudah Siap dengan pakaian yang di berikan oleh sang istri


Ia pun keluar dari kamar mandi dan tersenyum menatap sang istri yang sedang membereskan Pakaian untuk di masukkan ke koper Karena memang Mereka hari akan kembali kediaman Ali Syarief


Sudah, " Ujar Zaffran


Ya udah, Ayo, ini cia udah selesai juga beresin nya takut nanti kita kesiangan, kata bunda hari ini kita pulang kerumah Papa " Ujar Syaci


Ayo " Ujar Zaffran menjulurkan tangannya Agar sang istri menggenggam tangan dirinya


Ayo, " Ujar Syaci tersenyum dibalik niqabnya


Tunggu, mas Harus pakek masker dengan topi " Ujar Syaci


Kenapa " Ujar Zaffran bingung


Syaci melepaskan genggaman nya dan menuju Ke meja rias yang ada topi dan masker sudah disiapkan oleh nya tadi


Karena aku tidak ingin siapapun dulu tau jika mas Itu suamiku termasuk Orang-orang ku " Ujar Syaci dan menyerahkan Topi serta masker kepada Zaffran


Baiklah, " Ujar Zaffran pasrah


Setelah memakai masker dan Topi Mereka berdua pun pergi dari Kamar menuju ke lift


Namun saat mereka pergi di arah yang lain muncul Seorang anak laki-laki yang berjalan menuju ke kamar mereka

__ADS_1


Tok tok


Assalamualaikum , Cece Koko " Ujar Bocah itu dengan senyuman manis nya


Namun berkali kali ia mengetuk pintu tak ada sahutan dari dalam membuat anak kecil itu manyun dan Menengok kearah kanan dan kiri


Disaat itu Datang seorang Wanita Menghampiri nya


Akha, ngapain nak " Tanya wanita itu


Akha mau main dengan Koko dan Cece tapi sejak tadi akha ketuk gak ada sautan dari Koko dan Cece Bunda " Ujar Bocah itu dengan suara Lirih nya


Mungkin Koko dan Cece nya tidur lagi nak, " Ujar Sang bunda


Tapikan, kata bunda setelah sholat subuh diusahakan jangan tidur Lagi Bun" Balas bocah itu Sang bunda tersenyum lembut menatap sang anak ia pun menjongkok menatap wajah anak bontot nya


Sayang, Cece kan semalam sakit, Dan Koko nungguin Cece mungkin mereka kecapean terus tertidur " Ujar Sang Bunda


Namun dari arah depan


Bun, Syaci dan Zaffran ada bilang mau kemana tak, Raffi tadi melihat mereka keluar dari hotel " Ujar Pria muda yang baru saja keluar dari lift melihat sang bunda langsung bertanya tanpa melihat Kondisi


Koko, liat Cece dan koko Zeo Pergi, " Ujar Bocah kecil itu membuat Nana dan Raffi diam


Oh good job Raffi kau membuat keributan dipagi hari " Ujar Raffi pelan namun didengar oleh sang bunda


Eh , anu " ujar Raffi gugup ia berusaha mencari alasan untuk sang adik nya itu


Bunda, kata bunda tadi Koko zeo dan Cece tidur, itu Koko Affi bilang Mereka keluar, mereka gak pamitan sama Akha, Cece gak pamit sama akha Cece ninggalin akha terus, Cece udah gak sayang akha lagi hiks hiks " Ujar Sang bocah menangis dan berlari dari hadapan mereka berdua


Raffi " Ujar Sang bunda Geregetan dengan sang putra keduanya itu


Maaf Bun, aku tak liat kondisi " Ujar Raffi meringis ketika menatap kearah bundanya


Huuhhh, Syaci sudah bilang tadi jika mereka akan keluar, makanya Bunda memberikan alasan kepada sibocil " Ujar Nana menghela nafasnya


Maaf Bun, duh, abis lah aku dengan ayah Bun " Ujar Raffi menggaruk keningnya


Kamu sih " Ujar Nana pergi meninggalkan Sang putra untuk menyusul anak bontot nya yang pergi kekamar


Sampai dikamar Nana melihat Ronald sedang membujuk putranya yang tiba tiba masuk menangis


Syakha kenapa sih yang ini, tiba tiba masuk kamar langsung menangis gini " Ujar Ronald bingung


Biasa anak perempuan pertama mu itu keluar dengan Suaminya dan dia merajuk, Aku tadi sempat mencari alasan kalau mereka berdua masih tidur eh, Raffi datang malah ngmng tentang mereka ya begini lah " Ujar Nana


Bunda bohong sama Akha, Cece juga udah gak sayang sama Akha, Cece udah gak peduli ama akha, Cece udah gak mau ngajakin akha maen sama ngaji bareng lagi hiks hiks " Ujar Syakha dengan isakan nya

__ADS_1


Nak gak gitu sayang, Cece dan Koko keluar ada urusan bla BLA BLA " Ujar Nana berusaha menjelaskan kepada sang putra kecil nya itu


__ADS_2