
Setelah mereka berdua pergi
Raffi berjalan ke arah Brangkar tempat tidur Syaci dan Ingin membaringkan tubuhnya
Kau mau apa fi, Adikmu itu ingin istirahat " Ujar Raffa menatap Adik laki laki nya itu
Biarlah Dàgē, Koko pasti lelah " Bela Syafi yang melihat Wajah Sang Koko yang kelelahan Raffi pun Mengangguk Mengiyakan ucapan sang Adik
Raffi membaringkan tubuhnya kekasur dan memeluk sang Adik Syaci pun mencium pucuk kepala sang Koko dengan sayang
Dàgē , Ajho , Dede laper " Ujar Syaci menatap sang Abang Pertamanya dan Abang sepupu
Kau ingin makan apa Sayang " Ujar Novan tersenyum lembut menatap sang adik yang sudah banyak Bicara
Sate Ayam dan nasi Padang " Ujar Syaci menatap mereka berdua
Ya sudah Dàgē dan Ajho belikan " Ujar Raffa diangguki oleh Novan
Sebelum nya Raffa memberikan kode Kepada Syaci dengan menatap sang Ayah,
Syaci tau pun mengangguk
Mereka berdua pun pamit keluar
Setelah mereka berdua pergi Syaci menatap sang ayah Yang masih diam saja sedari tadi
Ayah, Ayah kenapa " Tanya Syaci
Ronald yang mendengar perkataan sang putri pun Menatap nya
Ayah Tak papa nak " Ujar Ronald
Mungkin Ayah bisa bilang begitu dengan orang lain tapi tidak dengan keluarga Ayah, " Ujar Syaci
Nathan yang duduk disofa memainkan hp nya Menatap Keponakan nya itu dengan senyuman
Ayah mu, Khawatir jika Bundamu Memang benar hamil " Ujar Nathan berbicara
Khawatir kenapa yah " Ujar Syaci bingung
Ayah khawatir jika Bunda mu kenapa-kenapa " Ujar Lirih Ronald
Kenapa-kenapa gimana maksudnya, " Tanya Syaci
Huft, Ya takut jika Bunda mu kenapa-kenapa, Saat Hamil atau melahirkan nanti, Ayah masih trauma Saat kamu lahir dan Ayah melihat Bunda mu yang begitu kesakitan nak " Ujar Lirih Ronald
Lah, terus gimana, kalau memang benar Bunda Hamil Masa mau digugurkan itu dosa loh Ayah, Sama aja Ayah tak menerima titipan Allah, Kan kalau Perjuangan ibu Lahiran memang begitu kan , Makanya Hormati lah Ibu mu ibumu ibumu baru Ayahmu , Yang bisa dijelaskan Ibumu yang melahirkan dan memperjuangkan mu ibumu yang merawat dan menyayangi, Dan ibumu Adalah surgamu " Ujar Syaci menatap sang Ayah
Tuh, dengerin Putri ku ngomong " Ujar Nathan
Syukuri Ayah, berarti ini pertanda jika Allah telah menitipkan Rezki kepada ayah pengganti Bang Leon " Ujar Syaci tersenyum
Ronald menatap putri nya itu ia mendekati Syaci dan memeluk nya
Kamu memang selalu bisa membuat ayah tenang nak " Ujar Ronald mencium pucuk kepala sang anak
Duh, kepalaku kegencet gak bisa nafas" Ujar Raffi yang kepalanya ketekan oleh Pelukan Ronald
Ronald melepaskan pelukannya mengacak-acak rambut putranya itu
Ayah, aku sangat lah mengantuk " keluh Raffi dengan Posisinya yang tetap memeluk pinggang Syaci
Tak lama kemudian Novia dan Nana masuk dengan Wajah yang bahagia
Assalamualaikum " Ujar Nana dan Novia
WaAlaikum salam " Ujar merek Bertiga
Gimana Bun, Hasilnya " Ujar Syaci bersemangat
Nana tersenyum menatap Putri nya
Dede Positif jadi Cece " Ujar Novia tersenyum
__ADS_1
Serius Bun " Ujar Syaci
Nana mengagguk Sebagai jawaban
Alhamdulillah wasyukurillah Terimakasih atas Titipan mu Ya Allah " Ujar Syafi tersenyum dengan Semangat ia bergerak hingga ia lupa bahwa Abang nya masih tertidur dipangkuan nya sampai terjatuh kelantai bersamaan dengan dirinya karena Raffi yang masih memeluk syaci Sehingga saat Raffi terjatuh Syaci pun ikut jatuh Menimpanya Sampai infus yang berada ditangan Syaci terlepas
Adaw / Astaghfirullah " Ujar mereka semua
Aduh, Koko, Sakit " Ujar Syafi lirih Kesakitan
Astaghfirullah, kalian ini " Ujar mereka menggelengkan kepalanya Raffa dan Novan Yang baru saja datang pun terkejut melihat Mereka tiduran dilantai
Ronald membantu Syafi berdiri sedangkan Nana membantu Raffi
Kalau Dede sakit terus gimana Koko, Yang udah jatuh Ketimpa Dede lagi " Ujar Raffi yang memegang Pinggangnya dan kepalanya
Ya Maaf, Koko juga Meluk nya kenceng jadi ya Dede Ikut jatuh " Ujar Syaci
Lah kamu juga geh gerak gerak Ya " Ujar Raffi dipotong oleh Ronald
Sudah sudah, Koko dedenya tak sengaja, Sudah sudah " Ujar Ronald menatap putra kedua nya Raffi yang ditatap oleh sang ayah pun hanya pasrah mengagguk
Huft, Ya sudah " Ujar Raffi pasrah
Maafin Dede, Koko " Ujar Syafi menatap Raffi
Iya, di maafin " Ujar Raffi tersenyum ia mendekati sang adik dan memeluk nya
Eh, iya Koko Dàgē Ajho , Kita mau Punya Adik balu loh " Ujar Syaci tersenyum semangat tatkala mengingat Jika Bundanya hamil
Serius, " Ujar Mereka Bertiga serentak
Serius Loh, tanya Bunda sama Mommy Geh kalau tak Percaya " Ujar syaci mereka bertiga pun Menatap kearah Kedua Wanita itu
Mereka berdua Yang ditatap pun mengangguk tersenyum sebagai jawaban
Alhamdulillah " Ujar Mereka bertiga serentak dan sujud syukur
Eh iya " Ujar Syaci ikutan sujud syukur ketika baru ingat
Loh, kamu kok malah meluk Mommy " Ujar Novia bingung
Kalau aku ikutan meluk Bunda adanya aku kegencet, Mending sama mommy Tak ada saingan nya " Ujar Syaci membuat Novia Ronald serta Nathan yang sedari tadi ternyata merekam mereka tertawa
Krucuk krucuk
Hehehe Perut nya demo " Ujar Syaci terkekeh malu melepaskan pelukannya
Mereka yang mendengar suara Perut syaci dan perkataan syaci tertawa
Astaghfirullah, Aduh nak, nak, kamu kok ya lucu gemesin banget sih " Ujar Novia mencubit pipi Syaci (Ya syaci tak Makai niqabnya ya kalau ditanya Alesannya Dia kan dirawat )
Udah yuk makan dulu nih Dàgē sama Ajho mu udah beliin makanan " Ujar Nathan
Syaci pun mengangguk
Dede duduk dikasur aja nanti mommy Yang suapin " Ujar Novia
Jangan Dede lagi dong manggilnya mom, Cece " Ujar Syaci meralat panggilan dirinya
Novia pun tersenyum dan mengangguk
Iya iya Cece duduk lah nanti Mommy ambilkan dan suapin " Ujar Novia
Mom, Biar Dàgē, Aja yang nyiapin Syaci, Mommy makan saja, " Ujar Raffa mengambil bikisan milik adiknya
Ya sudah kalau gitu " Ujar Novia mengangguk
Dàgē Aja ya yang suapin, Biar Mommynya Makan, " Ujar Raffa
Em, tak Usah deng Dàgē Biar Syafi aja, Dàgē juga kan belum makan " Ujar Syaci
Sudah, Dàgē nanti lagi pula Dàgē belum lapar " Ujar Raffa
__ADS_1
Syaci menengok ke plastik yang berisi kotak nasi yang tersisah satu untuk sang Abang nya itu
Dàgē, Punya Dàgē apa Isinya " Tanya syaci saat suapan pertama sudah masuk kemulut nya
Ikan Bakar sama Sayur, Kenapa Syafi mau, " Tanya Raffa
Syaci mengangguk
Kita makanya barengan aja ya Dàgē, Biar lauknya Barengan " Ujar Syaci tersenyum manis menatap sang Abang nya itu
Raffa pun mengangguk dan Mengambil Kotak nasi miliknya
dan mereka pun makan bersama
Saat mereka sedang menikmati makan datang lah Omammy deba, Opa dan Oma
Assalamualaikum " Ujar Mereka Berempat
WaAlaikum salam " Ujar mereka semua serentak namun tak jelas
Loh lagi pada makan toh, ini Omammy sama Oma, Bawa.in makanan untuk kalian " Ujar Oma
Ya udah tak papa Oma, Nanti juga abis sini " Ujar Raffi mengambil bingkisan yang dibawa oleh kedua neneknya itu
Mereka pun mengangguk dan melanjutkan makanan nya
...Setelah makan ...
Ayah, Syaci mau pulang " Ujar Syaci lirih
Iya, Syaci akan pulang " Ujar Ronald lembut
Sekarang Ayah " Ujar Syaci merengek
Iya nak, Sabar oke ini kita lagi nunggu Uncle Marko " Ujar Nathan
Tak lama Orang yang ditunggu pun datang
Assalamualaikum " Ujar Marko
WaAlaikum salam " Ujar Mereka semua
Nah, Uncle nya udah Dateng Ayooo, Pulang " Ujar Syafi merengek
Ya udah yuk yuk " Ujar Novan ia pun menggendong Adiknya itu yang sedari tadi merengek ingin pulang
Makan siang mu ditunda Sebentar tak apa apakan ko " Ujar Nana
Tak masalah Na, " ujar Marko
Nanti uncle makan aja di mobil ini Masih ada Bingkisan Nasi untuk Uncle, Nanti Yang nyupirin biar Raffa saja " Ujar Raffa ...
Tak papa Fa, Uncle gampang nanti di pesawat juga bisa " tolak Marko
Tak baik menunda Makan Ko, " Ujar Novia
Marko pun mengangguk saja karena percuma jika ia menolak
Diparkiran
Kalian Hati hati ya jika sudah sampai Kabarin Opa dan Oma " Ujar Oma
Siap Oma " Ujar mereka Berempat serentak
mereka pun tersenyum
Setelah itu mereka pamit
Sedangkan di tempat yang sama Ada seseorang yang memerhatikan mereka
Bukankah mereka Yang ada di makam Abang kemari " Ujar Laki laki yang baru saja keluar dari mobil
bang Yozza, Kami duluan " Ujar seseorang yang sedikit berteriak dengan Yozza
__ADS_1
Yozza hanya Mengangkat jempolnya sebagai Jawaban nya
Bang, Siapa mereka " Tanya Zaffran kepada Yozza Namun Yozza tak sama sekali menjawab pertanyaan nya malah berjalan masuk ke RS