Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part28


__ADS_3

Setelah mereka berdua pergi


Raffi berjalan ke arah Brangkar tempat tidur Syaci dan Ingin membaringkan tubuhnya


Kau mau apa fi, Adikmu itu ingin istirahat " Ujar Raffa menatap Adik laki laki nya itu


Biarlah Dàgē, Koko pasti lelah " Bela Syafi yang melihat Wajah Sang Koko yang kelelahan Raffi pun Mengangguk Mengiyakan ucapan sang Adik


Raffi membaringkan tubuhnya kekasur dan memeluk sang Adik Syaci pun mencium pucuk kepala sang Koko dengan sayang


Dàgē , Ajho , Dede laper " Ujar Syaci menatap sang Abang Pertamanya dan Abang sepupu


Kau ingin makan apa Sayang " Ujar Novan tersenyum lembut menatap sang adik yang sudah banyak Bicara


Sate Ayam dan nasi Padang " Ujar Syaci menatap mereka berdua


Ya sudah Dàgē dan Ajho belikan " Ujar Raffa diangguki oleh Novan


Sebelum nya Raffa memberikan kode Kepada Syaci dengan menatap sang Ayah,


Syaci tau pun mengangguk


Mereka berdua pun pamit keluar


Setelah mereka berdua pergi Syaci menatap sang ayah Yang masih diam saja sedari tadi


Ayah, Ayah kenapa " Tanya Syaci


Ronald yang mendengar perkataan sang putri pun Menatap nya


Ayah Tak papa nak " Ujar Ronald


Mungkin Ayah bisa bilang begitu dengan orang lain tapi tidak dengan keluarga Ayah, " Ujar Syaci


Nathan yang duduk disofa memainkan hp nya Menatap Keponakan nya itu dengan senyuman


Ayah mu, Khawatir jika Bundamu Memang benar hamil " Ujar Nathan berbicara


Khawatir kenapa yah " Ujar Syaci bingung


Ayah khawatir jika Bunda mu kenapa-kenapa " Ujar Lirih Ronald


Kenapa-kenapa gimana maksudnya, " Tanya Syaci


Huft, Ya takut jika Bunda mu kenapa-kenapa, Saat Hamil atau melahirkan nanti, Ayah masih trauma Saat kamu lahir dan Ayah melihat Bunda mu yang begitu kesakitan nak " Ujar Lirih Ronald


Lah, terus gimana, kalau memang benar Bunda Hamil Masa mau digugurkan itu dosa loh Ayah, Sama aja Ayah tak menerima titipan Allah, Kan kalau Perjuangan ibu Lahiran memang begitu kan , Makanya Hormati lah Ibu mu ibumu ibumu baru Ayahmu , Yang bisa dijelaskan Ibumu yang melahirkan dan memperjuangkan mu ibumu yang merawat dan menyayangi, Dan ibumu Adalah surgamu " Ujar Syaci menatap sang Ayah


Tuh, dengerin Putri ku ngomong " Ujar Nathan


Syukuri Ayah, berarti ini pertanda jika Allah telah menitipkan Rezki kepada ayah pengganti Bang Leon " Ujar Syaci tersenyum


Ronald menatap putri nya itu ia mendekati Syaci dan memeluk nya


Kamu memang selalu bisa membuat ayah tenang nak " Ujar Ronald mencium pucuk kepala sang anak


Duh, kepalaku kegencet gak bisa nafas" Ujar Raffi yang kepalanya ketekan oleh Pelukan Ronald


Ronald melepaskan pelukannya mengacak-acak rambut putranya itu


Ayah, aku sangat lah mengantuk " keluh Raffi dengan Posisinya yang tetap memeluk pinggang Syaci


Tak lama kemudian Novia dan Nana masuk dengan Wajah yang bahagia


Assalamualaikum " Ujar Nana dan Novia


WaAlaikum salam " Ujar merek Bertiga


Gimana Bun, Hasilnya " Ujar Syaci bersemangat


Nana tersenyum menatap Putri nya


Dede Positif jadi Cece " Ujar Novia tersenyum

__ADS_1


Serius Bun " Ujar Syaci


Nana mengagguk Sebagai jawaban


Alhamdulillah wasyukurillah Terimakasih atas Titipan mu Ya Allah " Ujar Syafi tersenyum dengan Semangat ia bergerak hingga ia lupa bahwa Abang nya masih tertidur dipangkuan nya sampai terjatuh kelantai bersamaan dengan dirinya karena Raffi yang masih memeluk syaci Sehingga saat Raffi terjatuh Syaci pun ikut jatuh Menimpanya Sampai infus yang berada ditangan Syaci terlepas


Adaw / Astaghfirullah " Ujar mereka semua


Aduh, Koko, Sakit " Ujar Syafi lirih Kesakitan


Astaghfirullah, kalian ini " Ujar mereka menggelengkan kepalanya Raffa dan Novan Yang baru saja datang pun terkejut melihat Mereka tiduran dilantai


Ronald membantu Syafi berdiri sedangkan Nana membantu Raffi


Kalau Dede sakit terus gimana Koko, Yang udah jatuh Ketimpa Dede lagi " Ujar Raffi yang memegang Pinggangnya dan kepalanya


Ya Maaf, Koko juga Meluk nya kenceng jadi ya Dede Ikut jatuh " Ujar Syaci


Lah kamu juga geh gerak gerak Ya " Ujar Raffi dipotong oleh Ronald


Sudah sudah, Koko dedenya tak sengaja, Sudah sudah " Ujar Ronald menatap putra kedua nya Raffi yang ditatap oleh sang ayah pun hanya pasrah mengagguk


Huft, Ya sudah " Ujar Raffi pasrah


Maafin Dede, Koko " Ujar Syafi menatap Raffi


Iya, di maafin " Ujar Raffi tersenyum ia mendekati sang adik dan memeluk nya


Eh, iya Koko Dàgē Ajho , Kita mau Punya Adik balu loh " Ujar Syaci tersenyum semangat tatkala mengingat Jika Bundanya hamil


Serius, " Ujar Mereka Bertiga serentak


Serius Loh, tanya Bunda sama Mommy Geh kalau tak Percaya " Ujar syaci mereka bertiga pun Menatap kearah Kedua Wanita itu


Mereka berdua Yang ditatap pun mengangguk tersenyum sebagai jawaban


Alhamdulillah " Ujar Mereka bertiga serentak dan sujud syukur


Eh iya " Ujar Syaci ikutan sujud syukur ketika baru ingat


Loh, kamu kok malah meluk Mommy " Ujar Novia bingung


Kalau aku ikutan meluk Bunda adanya aku kegencet, Mending sama mommy Tak ada saingan nya " Ujar Syaci membuat Novia Ronald serta Nathan yang sedari tadi ternyata merekam mereka tertawa


Krucuk krucuk


Hehehe Perut nya demo " Ujar Syaci terkekeh malu melepaskan pelukannya


Mereka yang mendengar suara Perut syaci dan perkataan syaci tertawa


Astaghfirullah, Aduh nak, nak, kamu kok ya lucu gemesin banget sih " Ujar Novia mencubit pipi Syaci (Ya syaci tak Makai niqabnya ya kalau ditanya Alesannya Dia kan dirawat )


Udah yuk makan dulu nih Dàgē sama Ajho mu udah beliin makanan " Ujar Nathan


Syaci pun mengangguk


Dede duduk dikasur aja nanti mommy Yang suapin " Ujar Novia


Jangan Dede lagi dong manggilnya mom, Cece " Ujar Syaci meralat panggilan dirinya


Novia pun tersenyum dan mengangguk


Iya iya Cece duduk lah nanti Mommy ambilkan dan suapin " Ujar Novia


Mom, Biar Dàgē, Aja yang nyiapin Syaci, Mommy makan saja, " Ujar Raffa mengambil bikisan milik adiknya


Ya sudah kalau gitu " Ujar Novia mengangguk


Dàgē Aja ya yang suapin, Biar Mommynya Makan, " Ujar Raffa


Em, tak Usah deng Dàgē Biar Syafi aja, Dàgē juga kan belum makan " Ujar Syaci


Sudah, Dàgē nanti lagi pula Dàgē belum lapar " Ujar Raffa

__ADS_1


Syaci menengok ke plastik yang berisi kotak nasi yang tersisah satu untuk sang Abang nya itu


Dàgē, Punya Dàgē apa Isinya " Tanya syaci saat suapan pertama sudah masuk kemulut nya


Ikan Bakar sama Sayur, Kenapa Syafi mau, " Tanya Raffa


Syaci mengangguk


Kita makanya barengan aja ya Dàgē, Biar lauknya Barengan " Ujar Syaci tersenyum manis menatap sang Abang nya itu


Raffa pun mengangguk dan Mengambil Kotak nasi miliknya


dan mereka pun makan bersama


Saat mereka sedang menikmati makan datang lah Omammy deba, Opa dan Oma


Assalamualaikum " Ujar Mereka Berempat


WaAlaikum salam " Ujar mereka semua serentak namun tak jelas


Loh lagi pada makan toh, ini Omammy sama Oma, Bawa.in makanan untuk kalian " Ujar Oma


Ya udah tak papa Oma, Nanti juga abis sini " Ujar Raffi mengambil bingkisan yang dibawa oleh kedua neneknya itu


Mereka pun mengangguk dan melanjutkan makanan nya


...Setelah makan ...


Ayah, Syaci mau pulang " Ujar Syaci lirih


Iya, Syaci akan pulang " Ujar Ronald lembut


Sekarang Ayah " Ujar Syaci merengek


Iya nak, Sabar oke ini kita lagi nunggu Uncle Marko " Ujar Nathan


Tak lama Orang yang ditunggu pun datang


Assalamualaikum " Ujar Marko


WaAlaikum salam " Ujar Mereka semua


Nah, Uncle nya udah Dateng Ayooo, Pulang " Ujar Syafi merengek


Ya udah yuk yuk " Ujar Novan ia pun menggendong Adiknya itu yang sedari tadi merengek ingin pulang


Makan siang mu ditunda Sebentar tak apa apakan ko " Ujar Nana


Tak masalah Na, " ujar Marko


Nanti uncle makan aja di mobil ini Masih ada Bingkisan Nasi untuk Uncle, Nanti Yang nyupirin biar Raffa saja " Ujar Raffa ...


Tak papa Fa, Uncle gampang nanti di pesawat juga bisa " tolak Marko


Tak baik menunda Makan Ko, " Ujar Novia


Marko pun mengangguk saja karena percuma jika ia menolak


Diparkiran


Kalian Hati hati ya jika sudah sampai Kabarin Opa dan Oma " Ujar Oma


Siap Oma " Ujar mereka Berempat serentak


mereka pun tersenyum


Setelah itu mereka pamit


Sedangkan di tempat yang sama Ada seseorang yang memerhatikan mereka


Bukankah mereka Yang ada di makam Abang kemari " Ujar Laki laki yang baru saja keluar dari mobil


bang Yozza, Kami duluan " Ujar seseorang yang sedikit berteriak dengan Yozza

__ADS_1


Yozza hanya Mengangkat jempolnya sebagai Jawaban nya


Bang, Siapa mereka " Tanya Zaffran kepada Yozza Namun Yozza tak sama sekali menjawab pertanyaan nya malah berjalan masuk ke RS


__ADS_2