
Setelah selesai makan pun Syaci di geret oleh sahabat nya
Ayo sya, Udah lama banget gak denger kamu nyanyi " Ujar Selvi
Vi, malu lah ini lagi rame tau " Ujar Syaci berbisik
Gak papa, Ayo gaes " Ujar Selvi memanggil Para sahabatnya untuk naik keatas panggung
Selvi malu maluin banget sih " Ujar Yora kesal
Tau sahabat kalian pada tu " umpat Thea kesal
Sahabat kau juga " Ujar Syaci dan Yora berbarengan
Udah ayo, nyanyi " teriak Raffi
membuat Syaci menatap tajam kearah abangny itu
Nyanyi nyanyi " Seru mereka semua
Mereka pun Menghela nafas mengagguk
Lagu apa Sya, Ujar Yora yang udah di piano nya
Sekali seumur hidup milik Lesti " Ujar Syaci diangguki oleh mereka
Syaci memegang Gitar, sambil bernyanyi Thea, dram, Selvi gitar
Bismillahirrahmanirrahim " Kompak mereka ber 4
Jreng jreng " Suara gitar mereka berdua terdengar
Gemuruh tepuk tangan dari penonton
Kau hadir bagai dalam mimpi
Dan aku tak ingin terjaga lagi
Merangkai kisah seorang putri
Yang jatuh cinta pada sang pangeran
Andai engkau seorang raja
Aku ingin menjadi ratunya
Bersama hadapi dunia
Di kerajaan cinta kita berdua
Sekali seumur hidup
Cukup satu kali jangan berubah
Untuk selamanya
Seia sekata cinta
Untuk apa harta dunia
Bila tak ada cinta yang menyerta
Masyhur dan semua kejayaan
Tak cukup membuat kita bahagia
Tulus kasih dan sehaluan
Berlabuh kita di dermaga impian
Jalani hidup tanpa dusta
Penuh cinta dan kasih sayang
Andai engkau seorang raja
Aku ingin menjadi ratunya
Bersama hadapi dunia
Di kerajaan cinta kita berdua
Sekali seumur hidup
Cukup satu kali jangan berubah
Untuk selamanya
Seia sekata cinta
Untuk apa harta dunia
Bila tak ada cinta yang menyerta
Masyhur dan semua kejayaan
Tak cukup membuat kita bahagia
Tulus kasih dan sehaluan
Berlabuh kita di dermaga impian
__ADS_1
Jalani hidup tanpa dusta
Penuh cinta dan kasih sayang
Ho
Syaci bernyanyi dengan suara lembutnya menatap kearah sang suami tanpa berkedip sekalipun
Adik ku, udah bucin kayaknya sama kau Zaff " Ujar Raffi terkekeh melihat sang adik yang bernyanyi menatap Zaffran tanpa berkedip
Cintailah dia Semana kau mencintai Ibu Zaff, Hormati dia seperti kau menghormati ibumu,Dia adalah permata kami sekali saja Permata itu pecah, Akan sulit kami Kembalikan lagi " Ujar Raffa menepuk bahu Zaffran
Zaffran mengangguk tanpa menoleh, dia masih fokus menatap sang istri dengan wajah tersenyum
Setelah selesai bernyanyi Syaci pun turun dari panggung namun Saat ia ingin turun tangga tubuh nya ingin jatuh Zaffran yang berjalan kearah nya langsung berlari ke arah sang istri
tepat saat Syaci jatuh Zaffran dinggap menggendong sang istri
Kamu gak papa yang " Ujar Zaffran pelan Wajah nya khawatir
Kepalaku sedikit pusing mas " Lirih Syaci
Sebaiknya kalian istrahat saja, mungkin Syaci masih Kurang sehat tubuhnya " Ujar Zelly yang menyusul putra nya itu
Apa tidak apa umma " Ujar Syaci yang turun dari gendongan sang suami
Gak papa sayang, kesehatan mu lebih utama, dari pada nanti kamu drob lagi " Ujar Zelly
benar kata umma yang, sebaiknya Kamu istrahat dulu, Ayo aku antar ke kamar " Ujar Zaffran
Syaci hanya menurut saja, ia pun berjalan di papah oleh sang suami
Namun saat sudah Masuk kedalam hotel tiba tiba tubuh Syaci ambruk untung Zaffran sigap dan langsung menggendong nya
Syaci kenapa Zaff " Tanya Novan yang baru saja dari Dalam tak sengaja berpapasan dengan suami istri baru itu
Aku tidak tau Jho, tadi dia mengeluh kepalanya pusing malah Sekarang pinsan " Ujar Zaffran panik
Ya sudah bawa keatas, Ajho akan memanggil Thea dan Mama Ratih dulu " Ujar Novan langsung berjalan cepat keluar Zaffran pun masuk ke lift menuju kedalam kamarnya
Sayang kamu kenapa " Lirih Zaffran khawatir
Sesampainya di Kamar hotel Zaffran Langsung menidurkan sang istri ke kasur
dia melepaskan sepatu Syaci dan membuka Khimar sang istri namun tangan nya tak sengaja menyentuh wajah sang istri
Astaghfirullah tubuhmu panas sekali sayang " Ujar Zaffran panik saat itu juga Thea dan Ratih datang
Zaff, biar kami priksa dulu nak " Ujar Ratih
Baik ma, tubuh nya panas sekali ma " Ujar Zaffran khawatir
Thea dan Ratih memeriksa Syaci,
baik ma " Ujar Thea mengangguk
Tenanglah, keadaan nya baik baik saja hanya Kelelahan saja " Ujar Ratih lembut mengelus pundak Zaffran
Zaffran mengagguk mengerti
Ya sudah Mama keluar dulu, yang lain pasti juga cemas Assalamualaikum nak " Ujar Ratih
terimakasih ma WaAlaikum salam " Ujar Zaffran diangguki oleh Ratih,
Ratih pun keluar dari kamar
Zaffran mengecup kening sang istri dengan lembut
Egh "
Sayang" Ujar Zaffran lembut
Mas, aku kenapa " Ujar Syaci
Gak papa tadi kamu pinsan, apa masih pusing " Ujar Zaffran
Sedikit mas " Ujar Syaci menatap kearah sang suami yang wajahnya kelihatan cemas
Sayang, apapun itu tolong cerita ya sama mas, " Ujar Zaffran memegang wajah sang istri diangguki oleh Syaci
Mas aku ingin ganti baju " Ujar Syaci
Baik, Ayo mas bantu kekamar mandi " Ujar Zaffran
eh " Ujar Syaci kaget ketika dia digendong oleh Zaffran
Gak papa kan sudah sah, " Ujar Zaffran
Syaci yang malu hanya melengos kearah lain membuat Zaffran tersenyum
Saat sudah didalam kamar mandi
Tunggu mas Ambil baju dulu " Ujar Zaffran
Ia pun kembali lagi kekamar menuju koper milik Syaci ia membuka koper itu dan Terkejut melihat Baju yang ada di koper
Ini gak salah, istriku bajunya kurang bahan semua gini " Gumam Zaffran ketika melihat baju sang istri
Ah sebaiknya yang ini saja, mungkin ini kerjaan Sahabat sahabat nya, " Ujar Zaffran ia pun membawakan satu set baju dan celana panjang untuk sang istri dan berjalan kearah kamar mandi
Sayang ini bajunya " Ujar Zaffran
__ADS_1
Makasih mas, Ya udah mas tunggu luar aja dulu ya " ujar Syaci gugup diangguki oleh Zaffran ia pun keluar dari kamar mandi
Huh, untung Mas Zaffran bawain baju ini, kalau baju yang kurang bahan yang dibeli oleh Selvi bisa malu abis aku, " Ujar Syaci Salting
eh tunggu berarti mas Zaffran tadi liat baju kurang bahan itu lagi, aduuhhh " Ujar Syaci malu
Sayang kenapa " Ujar Zaffran panik dan Langsung masuk kedalam
Eh gak papa mas " Ujar Syaci terkejut Saat Zaffran tiba tiba masuk ia hanya menggunakan dalaman gaun yang keterawang
Zaffran menelan ludahnya dengan susah payah ia pun segera keluar
Tahan Zaff, Belum saatnya, sekarang istrimu lagi belum sehat jadi tahan oke " Ujar Zaffran mencoba menenangkan diri nya
Sedangkan Syaci yang didalam kamar mandi Dia terpaku
Aduuhhh Syaci kau ceroboh sekali " Gumam Syaci
dia mengingat ucapan sang bunda
Nak dia Suamimu jadi tubuhmu sudah wajib untuk disentuh olehnya " Ujar Nana sebelum akad
Syaci pun memakai bajunya dengan cepat dan melepaskan hijabnya dan membersihkan wajahnya
setelah itu ia keluar
Zaffran yang masih menunggu didepan pintu
Mas " Panggil Syaci pelan
Eh, sayang sudah selesai " Ujar Zaffran terkejut melihat penampilan Syaci yang menguraikan rambutnya
Masya Allah Cantik sekali " Ujar Zaffran membuat Pipi Syaci seperti tomat
Mas, jangan Gombal ah, " Ujar Syaci bulsing
Zaffran terkekeh ia pun mendekati sang istri
menempel kan Kepalanya ke kening sang istri
tubuhmu masih demam, ayo sebaiknya kamu istrahat , Mas akan Melantunkan shalawat " Ujar Zaffran dan menggendong Istrinya itu
Mas, aku berat loh " Ujar Syaci malu
Berat, dari mana sayang, kamu itu seperti kapas " Ujar Zaffran tersenyum manis
Syaci yang tak kuat dengan perkataan Zaffran langsung menutup wajahnya karena malu
Hahaha, uhh lucunya Bidadari mas ini " Ujar Zaffran
Udah mas Stop, Aku mau tidur kepala ku pusing " Ujar Syaci mengalihkan pembicaraan nya agar Zaffran tak lagi menggoda nya
Ya sudah ayo tidur " Ujar Zaffran memeluk sang istri dan Melantunkan shalawat
tak butuh waktu lama Syaci sudah terlelap
Tubuhmu masih panas " Ujar Zaffran menyentuh kening sang istri
Ia pun mengambil ponselnya dan memberikan pesan kepada Yora untuk menanyakan obat untuk Syaci namun Belum ia Kirim pesan itu Thea datang
Assalamualaikum " Ujar Thea mengetuk pintu kamar Zaffran
waAlaikum salam " Ujar Zaffran ia pun Turun dari kasur pelan pelan menuju Pintu
Zaff, aku ingin memberikan suntikan Ke padanya apa dia sudah tidur " tanya Thea
Sudah The, " Ujar Zaffran
Baguslah, jadi gak ada dramaan, " Ujar Thea ia pun izin masuk ke Zaffran Zaffran mengagguk
Thea aku keluar sebentar titip Cia ya " Ujar Zaffran diangguki oleh Thea
Zaffran pun keluar menuju dapur hotel
Bisa saya bantu tuan " Ujar Salah satu pelayan yang tak sengaja melihat Zaffran masuk kedapur
Saya ingin Minta air dingin di baskom dan Aneuk bersih untuk mengompres istri saya yang sedang demam " Ujar Zaffran
Baik tuan akan saya siapkan tuan tunggu saja di kamar nanti saya akan membawanya " Ujar pelayan itu
diangguki oleh Zaffran ia pun kembali kekamar nya dan berpas Pasan dengan Raffi
bagaimana keadaannya " Ujar Raffi khawatir
Dia sedang istrahat ko, tadi Thea bilang ingin menyuntikkan obat kepadanya " Ujar Zaffran
oh ya sudah kalau gitu, Aku tak jadi kekamar kalau dia sudah tidur " Ujar Raffi diangguki oleh Zaffran namun saat itu pelayan sudah datang membawa kan pesanannya
tuan ini pesanan tuan yang tuan minta " Ujar Pelayan itu
terimakasih " Ujar Zaffran dingin
Ya sudah masuk lah kompres dia selamat bergadang " Ujar Raffi tersenyum dianggu oleh Zaffran
Zaffran masuk ke dalam kamar
Oh syukur lah tadinya aku ingin menghubungi Selvi tapi kau sudah membawanya " Ujar Thea yang melihat Zaffran membawa alat kompresan
Ya sudah, kau sudah selesai kan silahkan keluar " Ujar Zaffran mengusir Thea
Kau mengusir aku " Ujar thea terkejut
__ADS_1
Ya, biar istriku menjadi tanggung jawab ku, pergilah aku bisa menjaga nya jiga nanti dia kenapa-kenapa aku akan menghubungi mu " Ujar Zaffran
Oke baiklah " Ujar Thea dan pergi dari sana