Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part80


__ADS_3

Setelah selesai makan pun Syaci di geret oleh sahabat nya


Ayo sya, Udah lama banget gak denger kamu nyanyi " Ujar Selvi


Vi, malu lah ini lagi rame tau " Ujar Syaci berbisik


Gak papa, Ayo gaes " Ujar Selvi memanggil Para sahabatnya untuk naik keatas panggung


Selvi malu maluin banget sih " Ujar Yora kesal


Tau sahabat kalian pada tu " umpat Thea kesal


Sahabat kau juga " Ujar Syaci dan Yora berbarengan


Udah ayo, nyanyi " teriak Raffi


membuat Syaci menatap tajam kearah abangny itu


Nyanyi nyanyi " Seru mereka semua


Mereka pun Menghela nafas mengagguk


Lagu apa Sya, Ujar Yora yang udah di piano nya


Sekali seumur hidup milik Lesti " Ujar Syaci diangguki oleh mereka


Syaci memegang Gitar, sambil bernyanyi Thea, dram, Selvi gitar


Bismillahirrahmanirrahim " Kompak mereka ber 4


Jreng jreng " Suara gitar mereka berdua terdengar


Gemuruh tepuk tangan dari penonton


Kau hadir bagai dalam mimpi


Dan aku tak ingin terjaga lagi


Merangkai kisah seorang putri


Yang jatuh cinta pada sang pangeran


Andai engkau seorang raja


Aku ingin menjadi ratunya


Bersama hadapi dunia


Di kerajaan cinta kita berdua


Sekali seumur hidup


Cukup satu kali jangan berubah


Untuk selamanya


Seia sekata cinta


Untuk apa harta dunia


Bila tak ada cinta yang menyerta


Masyhur dan semua kejayaan


Tak cukup membuat kita bahagia


Tulus kasih dan sehaluan


Berlabuh kita di dermaga impian


Jalani hidup tanpa dusta


Penuh cinta dan kasih sayang


Andai engkau seorang raja


Aku ingin menjadi ratunya


Bersama hadapi dunia


Di kerajaan cinta kita berdua


Sekali seumur hidup


Cukup satu kali jangan berubah


Untuk selamanya


Seia sekata cinta


Untuk apa harta dunia


Bila tak ada cinta yang menyerta


Masyhur dan semua kejayaan


Tak cukup membuat kita bahagia


Tulus kasih dan sehaluan


Berlabuh kita di dermaga impian

__ADS_1


Jalani hidup tanpa dusta


Penuh cinta dan kasih sayang


Ho


Syaci bernyanyi dengan suara lembutnya menatap kearah sang suami tanpa berkedip sekalipun


Adik ku, udah bucin kayaknya sama kau Zaff " Ujar Raffi terkekeh melihat sang adik yang bernyanyi menatap Zaffran tanpa berkedip


Cintailah dia Semana kau mencintai Ibu Zaff, Hormati dia seperti kau menghormati ibumu,Dia adalah permata kami sekali saja Permata itu pecah, Akan sulit kami Kembalikan lagi " Ujar Raffa menepuk bahu Zaffran


Zaffran mengangguk tanpa menoleh, dia masih fokus menatap sang istri dengan wajah tersenyum


Setelah selesai bernyanyi Syaci pun turun dari panggung namun Saat ia ingin turun tangga tubuh nya ingin jatuh Zaffran yang berjalan kearah nya langsung berlari ke arah sang istri


tepat saat Syaci jatuh Zaffran dinggap menggendong sang istri


Kamu gak papa yang " Ujar Zaffran pelan Wajah nya khawatir


Kepalaku sedikit pusing mas " Lirih Syaci


Sebaiknya kalian istrahat saja, mungkin Syaci masih Kurang sehat tubuhnya " Ujar Zelly yang menyusul putra nya itu


Apa tidak apa umma " Ujar Syaci yang turun dari gendongan sang suami


Gak papa sayang, kesehatan mu lebih utama, dari pada nanti kamu drob lagi " Ujar Zelly


benar kata umma yang, sebaiknya Kamu istrahat dulu, Ayo aku antar ke kamar " Ujar Zaffran


Syaci hanya menurut saja, ia pun berjalan di papah oleh sang suami


Namun saat sudah Masuk kedalam hotel tiba tiba tubuh Syaci ambruk untung Zaffran sigap dan langsung menggendong nya


Syaci kenapa Zaff " Tanya Novan yang baru saja dari Dalam tak sengaja berpapasan dengan suami istri baru itu


Aku tidak tau Jho, tadi dia mengeluh kepalanya pusing malah Sekarang pinsan " Ujar Zaffran panik


Ya sudah bawa keatas, Ajho akan memanggil Thea dan Mama Ratih dulu " Ujar Novan langsung berjalan cepat keluar Zaffran pun masuk ke lift menuju kedalam kamarnya


Sayang kamu kenapa " Lirih Zaffran khawatir


Sesampainya di Kamar hotel Zaffran Langsung menidurkan sang istri ke kasur


dia melepaskan sepatu Syaci dan membuka Khimar sang istri namun tangan nya tak sengaja menyentuh wajah sang istri


Astaghfirullah tubuhmu panas sekali sayang " Ujar Zaffran panik saat itu juga Thea dan Ratih datang


Zaff, biar kami priksa dulu nak " Ujar Ratih


Baik ma, tubuh nya panas sekali ma " Ujar Zaffran khawatir


Thea dan Ratih memeriksa Syaci,


baik ma " Ujar Thea mengangguk


Tenanglah, keadaan nya baik baik saja hanya Kelelahan saja " Ujar Ratih lembut mengelus pundak Zaffran


Zaffran mengagguk mengerti


Ya sudah Mama keluar dulu, yang lain pasti juga cemas Assalamualaikum nak " Ujar Ratih


terimakasih ma WaAlaikum salam " Ujar Zaffran diangguki oleh Ratih,


Ratih pun keluar dari kamar


Zaffran mengecup kening sang istri dengan lembut


Egh "


Sayang" Ujar Zaffran lembut


Mas, aku kenapa " Ujar Syaci


Gak papa tadi kamu pinsan, apa masih pusing " Ujar Zaffran


Sedikit mas " Ujar Syaci menatap kearah sang suami yang wajahnya kelihatan cemas


Sayang, apapun itu tolong cerita ya sama mas, " Ujar Zaffran memegang wajah sang istri diangguki oleh Syaci


Mas aku ingin ganti baju " Ujar Syaci


Baik, Ayo mas bantu kekamar mandi " Ujar Zaffran


eh " Ujar Syaci kaget ketika dia digendong oleh Zaffran


Gak papa kan sudah sah, " Ujar Zaffran


Syaci yang malu hanya melengos kearah lain membuat Zaffran tersenyum


Saat sudah didalam kamar mandi


Tunggu mas Ambil baju dulu " Ujar Zaffran


Ia pun kembali lagi kekamar menuju koper milik Syaci ia membuka koper itu dan Terkejut melihat Baju yang ada di koper


Ini gak salah, istriku bajunya kurang bahan semua gini " Gumam Zaffran ketika melihat baju sang istri


Ah sebaiknya yang ini saja, mungkin ini kerjaan Sahabat sahabat nya, " Ujar Zaffran ia pun membawakan satu set baju dan celana panjang untuk sang istri dan berjalan kearah kamar mandi


Sayang ini bajunya " Ujar Zaffran

__ADS_1


Makasih mas, Ya udah mas tunggu luar aja dulu ya " ujar Syaci gugup diangguki oleh Zaffran ia pun keluar dari kamar mandi


Huh, untung Mas Zaffran bawain baju ini, kalau baju yang kurang bahan yang dibeli oleh Selvi bisa malu abis aku, " Ujar Syaci Salting


eh tunggu berarti mas Zaffran tadi liat baju kurang bahan itu lagi, aduuhhh " Ujar Syaci malu


Sayang kenapa " Ujar Zaffran panik dan Langsung masuk kedalam


Eh gak papa mas " Ujar Syaci terkejut Saat Zaffran tiba tiba masuk ia hanya menggunakan dalaman gaun yang keterawang


Zaffran menelan ludahnya dengan susah payah ia pun segera keluar


Tahan Zaff, Belum saatnya, sekarang istrimu lagi belum sehat jadi tahan oke " Ujar Zaffran mencoba menenangkan diri nya


Sedangkan Syaci yang didalam kamar mandi Dia terpaku


Aduuhhh Syaci kau ceroboh sekali " Gumam Syaci


dia mengingat ucapan sang bunda


Nak dia Suamimu jadi tubuhmu sudah wajib untuk disentuh olehnya " Ujar Nana sebelum akad


Syaci pun memakai bajunya dengan cepat dan melepaskan hijabnya dan membersihkan wajahnya


setelah itu ia keluar


Zaffran yang masih menunggu didepan pintu


Mas " Panggil Syaci pelan


Eh, sayang sudah selesai " Ujar Zaffran terkejut melihat penampilan Syaci yang menguraikan rambutnya


Masya Allah Cantik sekali " Ujar Zaffran membuat Pipi Syaci seperti tomat


Mas, jangan Gombal ah, " Ujar Syaci bulsing


Zaffran terkekeh ia pun mendekati sang istri


menempel kan Kepalanya ke kening sang istri


tubuhmu masih demam, ayo sebaiknya kamu istrahat , Mas akan Melantunkan shalawat " Ujar Zaffran dan menggendong Istrinya itu


Mas, aku berat loh " Ujar Syaci malu


Berat, dari mana sayang, kamu itu seperti kapas " Ujar Zaffran tersenyum manis


Syaci yang tak kuat dengan perkataan Zaffran langsung menutup wajahnya karena malu


Hahaha, uhh lucunya Bidadari mas ini " Ujar Zaffran


Udah mas Stop, Aku mau tidur kepala ku pusing " Ujar Syaci mengalihkan pembicaraan nya agar Zaffran tak lagi menggoda nya


Ya sudah ayo tidur " Ujar Zaffran memeluk sang istri dan Melantunkan shalawat


tak butuh waktu lama Syaci sudah terlelap


Tubuhmu masih panas " Ujar Zaffran menyentuh kening sang istri


Ia pun mengambil ponselnya dan memberikan pesan kepada Yora untuk menanyakan obat untuk Syaci namun Belum ia Kirim pesan itu Thea datang


Assalamualaikum " Ujar Thea mengetuk pintu kamar Zaffran


waAlaikum salam " Ujar Zaffran ia pun Turun dari kasur pelan pelan menuju Pintu


Zaff, aku ingin memberikan suntikan Ke padanya apa dia sudah tidur " tanya Thea


Sudah The, " Ujar Zaffran


Baguslah, jadi gak ada dramaan, " Ujar Thea ia pun izin masuk ke Zaffran Zaffran mengagguk


Thea aku keluar sebentar titip Cia ya " Ujar Zaffran diangguki oleh Thea


Zaffran pun keluar menuju dapur hotel


Bisa saya bantu tuan " Ujar Salah satu pelayan yang tak sengaja melihat Zaffran masuk kedapur


Saya ingin Minta air dingin di baskom dan Aneuk bersih untuk mengompres istri saya yang sedang demam " Ujar Zaffran


Baik tuan akan saya siapkan tuan tunggu saja di kamar nanti saya akan membawanya " Ujar pelayan itu


diangguki oleh Zaffran ia pun kembali kekamar nya dan berpas Pasan dengan Raffi


bagaimana keadaannya " Ujar Raffi khawatir


Dia sedang istrahat ko, tadi Thea bilang ingin menyuntikkan obat kepadanya " Ujar Zaffran


oh ya sudah kalau gitu, Aku tak jadi kekamar kalau dia sudah tidur " Ujar Raffi diangguki oleh Zaffran namun saat itu pelayan sudah datang membawa kan pesanannya


tuan ini pesanan tuan yang tuan minta " Ujar Pelayan itu


terimakasih " Ujar Zaffran dingin


Ya sudah masuk lah kompres dia selamat bergadang " Ujar Raffi tersenyum dianggu oleh Zaffran


Zaffran masuk ke dalam kamar


Oh syukur lah tadinya aku ingin menghubungi Selvi tapi kau sudah membawanya " Ujar Thea yang melihat Zaffran membawa alat kompresan


Ya sudah, kau sudah selesai kan silahkan keluar " Ujar Zaffran mengusir Thea


Kau mengusir aku " Ujar thea terkejut

__ADS_1


Ya, biar istriku menjadi tanggung jawab ku, pergilah aku bisa menjaga nya jiga nanti dia kenapa-kenapa aku akan menghubungi mu " Ujar Zaffran


Oke baiklah " Ujar Thea dan pergi dari sana


__ADS_2