Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part19


__ADS_3

10Tahun kemudian


Siapa sebenarnya dia kenapa selalu mengintaiku " Gumam Seorang Gadis yang berumur 17 tahun


Ziv, hari ini kamu ada jam tidak " Tanya seorang Gadis Yang baru saja masuk kedalam kamar Gadis itu


Tak ada, tapi aku ada urusan diluar " Ujar gadis itu Menatap Mobil yang terpakir di sebrang jalan


Dengan Anty Ela " Tanya Nya lagi


Hem, " Ujar Gadis itu mengangguk, Sebenarnya dia tak Ada janji dengan Ela hanya saja agar temannya ini Tak banyak bertanya lebih baik dia iyakan, Lagi pula Ia Sudah pernah mempertanyakan siapa orang yang Mengikuti nya beberapa tahun ini kepada Ela Mau pun Suaminya Elang Namun Hasilnya nihil mereka sama sekali tak Menjawabnya


Ela dan Elang sudah menikah 5 Tahun yang lalu dan Sekarang mereka dikaruniai seorang anak laki-laki Dan tinggal di Yaman untuk menjaga Syaci


Ya sudah kalau gitu aku berangkat kampus dulu " Ujar Gadis itu


Hati hati Nay " Ujar Syaci


Dibalas dengan acungan jempol


Tak lama dia keluar dari Apartemen nya itu dan pergi


Kesebuah restoran yang tak jauh dari apartemen nya


VIP atas Nama Zoya Amira Latief " Ujarnya kepada Pelayan yang menghampiri nya


Pelayan itu mengangguk dan menunjukkan arah Ruangan Yang dimaksud


Syaci pun masuk Keruangan itu ternyata Mereka Sudah disana


Ada apa kau menghubungi kami Dan bertemu Diestoran Bukan di markas " Ujar Gadis berhijab Cremm


Aku sangat malas ke markas, apalagi ketemu ketua " Ujarnya


Memang kenapa bukan kah dia pamanmu " Tanya Gadis Yang berhijab hitam


Sudahlah aku meminta kalian berdua kesini bukan Untuk membahas permarkasan atau pamanku " Ujar Syaci dan dia duduk di sofa dekat mereka


Terus kau ingin membahas apa " Ujar gadis Berjilbab Crem


Aku ingin mencari tau tentang siapa orang selalu mengintai ku " Ujarnya


Maksudmu " Ujar Gadis berjilbab Hitam


Apa kalian tak merasa jika selama kita bertiga menjalankan Misi pasti ada yang membantu kita " Ujar Syaci


Kurasa bukan membantu kita bertiga Sya tapi Dia Hanya menolong mu dan menjagamu saja " Ujar Gadis Berhijab Hitam tersenyum

__ADS_1


Benar kata Kak Zoya, dia juga selalu mengintai mu Setiap Saat bukan " Ujar Gadis berhijab Crem


Ya sepertinya " Gumam Syaci


Kemungkinan dia orang suruhan orang tua mu " Ujar Refa


Itu tidak mungkin Sya, Ayah sudah mengutus Uncle Dan Anty itu sudah sesuai perjanjian kami " Ujar Syaci


Apalagi aku tak memiliki alat komunikasi sama sekali Hanya mengandalkan Laptop saja jika mereka ingin Mengintai ku pastinya akan kesulitan " Ujar Syaci lagi


Iya juga ya, " Ujar Reva


Saat ini itu juga ia masih mengintai ku " Ujar Syaci


Bagaimana jika kita menjebaknya " Ujar Zoya


Menjebaknya dengan cara " Tanya Reva


Kau menyamar menjadi syaci Postur tubuh kalian kan Sama jika kau menyamar menjadi syaci dia tak curiga Apalagi Syaci memakai Niqabnya " Ujar Zoya


Usul mu boleh juga " Ujar Syaci tersenyum


Ya sudah aku akan menyuruh Orang ku untuk membelikan satu set baju muslimah dan Niqabnya, Untuk syaci dan kamu va nanti pakai lah baju syaci yang ia pakai sekarang " Ujar Zoya diangguki mereka Berdua tak lama pesanan pun datang Mereka berdua berganti pakaian di toilet yang ada diruangan itu


Sekarang kau pergi bersama ku Va, dan syaci Mengikuti kami dari belakang " Ujar Zoya


Aku sudah menyuruh orang orang ku untuk menyerang Nanti dan pasti nya ia akan membantu kita dari jarak Jauh seperti biasanya, " Ujar Zoya


Baiklah aku akan mengintai kalian pun dari jarak jauh " Ujar Syaci


Zoya keluar dari Restoran dengan Reva yang menggunakan Style Syaci


Syaci Berdiri di depan jendela Melihat kearah Mobil Yang ditumpangi Zoya dan Reva sudah pergi dan tak lama di ikuti Mobil yang tadi terpakir di sebrang Apartemen nya


Syaci tersenyum melihat itu ia pun melangkah pergi meninggalkan Restoran itu mengikuti Zoya dari jarak Yang jauh menggunakan Mobil yang disiapkan oleh Zoya


Sedangkan di Mobil Zoya


Apa dia mengikuti kita kak " Ujar Reva


Iya, Pasti " Ujar Zoya


Saat melajukan mobilnya di tengah perhutanan Mereka berdua Di hadang Oleh Orang orang Zoya


Zoya memberikan Sinyal kepada Syaci dengan memencet bell nya


Setelah itu mereka keluar dari mobil Melawan Orang orang itu

__ADS_1


Di tempat yang Tak jauh Syaci yang mendengar Klakson Dari mobil Zoya memberhentikan mobilnya Dan keluar ia masuk kedalam hutan itu dan saat ia melihat seorang laki-laki yang berdiri di balik pohon Dengan mengangkat pistol kearah jalan dimana Reva dan Zoya Ada disana


Syaci pun mengeluarkan pistol yang isinya sudah iya Berikan obat bius dengan dosis yang sangat tinggi


Saat Laki laki itu menembak kearah depan Syaci pun Menembakkan peluru nya


Dor Dor


Argh " Ringis laki laki itu dan seketika ambruk


Syaci pun berlari kearah laki laki itu Zoya dan Reva pun Ikut berlari kearah asal suara itu


Saat mereka sudah sampai ditempat lelaki itu


Seperti tak asing " Gumam Zoya


Reva membuka masker dan Topi laki laki itu seketika Mereka berdua Terkejut


Dia bukankah Ketua Alfa Leon " Ujar Mereka berdua


Sedangkan syaci masih mengamati Wajah laki laki Ini yang tak asing


Aish, Dia sahabat nya Abangku " Ujar Syaci yang baru Mengingat nya


Dia ketua Alfa, Berarti dia tim kita " Tanya Syaci Kepada Dua orang temannya


Yach " Ujar Mereka berdua


Syaci memijat pangkal hidung nya


Dia masih mengingat perkataan Laki laki ini Beberapa tahun Lalu ketika iya kembali


Flayback


Aku akan menjagamu dan melindungi mu " ujar laki laki itu


*Memangnya kau siapa, Kau bukan siapa siapa ku, Jangan menganggu hidupku dan mengusik ketentraman ku, Aku bisa melindungi diriku sendiri dan Menjaga diriku " Ujar Syaci dengan tajam setelah itu ia pergi dari sana


Terserah apa katamu tapi aku akan tetap melakukan nya,Karena kau milikku " Ujar Laki laki itu menyusul Gadis itu masuk kedalam Rumah


Ayah, Aku ingin kembali ke Yaman, dan aku minta tak Ada orang yang mengintai ku apa lagi mengganggu Ketenangan ku cukup Uncle Elang dan Anty Ela saja Yang menjaga ku " Ujar Syaci


Sang ayah menatap Anak laki laki yang berada di belakang nya menyeringit bingung kenapa putri nya datang bersama dengan anak laki laki itu dan tiba tiba berkata seperti itu dengannya


Baiklah, Asal jika terjadi Apa apa langsung cepat Hubungi Ayah " Ujar Ronald


Syaci mengangguk mengiyakan ucapan sang ayah ia pun berjalan ke arah kamarnya ia menengok kearah belakang menatap tajam ke anak laki laki itu

__ADS_1


Sedangkan yang ditatap tersenyum lembut*


__ADS_2