
Malam harinya
Syaci yang baru selesai Sholat isya berjamaah langsung kembali ke kamarnya
Ia pun duduk di tepi ranjang Matanya lurus menatap Kearah luar Balkon
Apa ini Petunjuk mu Ya Rabb " Lirih Syaci
Ya saat Berdoa meminta petunjuk Bayangan Zaffran yang membawa Mukenah Untuknya pun terlintas
tok tok suara pintu di ketuk dari luar
Assalamualaikum,. Sya ini Abang " Ujar Seseorang dari luar
WaAlaikum salam masuk Bang " Ujar Syaci,
ia Yang mengetuk pintu kamarnya ada sang Abang tiri,
Diego masuk kedalam kamar, Matanya tertuju pada sang adik tiri yang duduk di tepi kasur menatap keluar
Dek, Mereka sudah Datang " Ujar Diego lembut, berdiri di depan pintu
Syaci menghela nafas panjang nya Menatap Sang Abang tiri
Bang boleh Syaci bertanya " Ujar Syaci
Diego tersenyum mengangguk, Ia Berjalan kearah Adiknya itu
Apa yang ingin kamu tanyakan " Ujar Diego tersenyum menatap sang adik
Apakah Abang setuju jika Syaci dengan Mas Zaffran, dan kasih alesannya " Ujar Syaci menatap sang Abang
Apapun yang terbaik untukmu, Abang akan setuju, Mungkin 18 tahun waktu yang sebentar untuk Abang Mengenal nya, ntah dari Kehidupan nya atau Yang lain tapi selama ini, Dia laki laki yang Hormat kepada ibunya, Laki laki yang menjaga Perasaan sang Ibunya, laki laki yang Menjaga jarak kepada wanita lain selain Saudari nya dan keluarga nya, dan laki laki yang menjaga Hati dan imannya tapi sepertinya imannya goyah saat bertemu dengan mu, " ujar Diego
Syaci mengangguk
Ya sudah Syaci Ganti Pakaian dulu, Abang tunggu diluar sebentar " pinta Syaci
Baiklah, Abang tunggu diluar Dengan Vira " Ujar Diego, diangguki oleh Syaci,
Diego pun keluar dari kamar Syaci
Mana kakak , bang " tanya Diega yang baru saja Datang
Kakakmu sedang Ganti pakaian, kita tunggu sebentar " Ujar Diego
Diangguki oleh Diega
Tak butuh waktu lama Syaci keluar dengan Gamis Cremnya
Outfit Syaci
__ADS_1
Outfit Zaffran
Diego yang melihat sang adik keluar dari kamar pun Berjalan agak jauh dari sang adik
Ayo kita turun " Ujar Diego
Reva Dan Zoya yang baru saja keluar dari kamar yang berada disamping Syaci pun ikut bergabung
Kau dibelakang Vira berjalan lah duluan, Syaci kami yang mengapit nya " Ujar Zoya menatap kedua adik beradik itu
Mereka pun mengangguk sebagai jawaban
Mereka pun berjalan menuruni anak tangga
Di ruang Tamu sudah berkumpul
...----------------...
...Skip...
...----------------...
Ruang Tamu
Assalamualaikum warahmatullahi wa barra katu, " Ujar Yozzi membuka acara
waAlaikum salam warahmatullahi wa barra katu" blas mereka yang ada diruangan itu
Keinginan apa Zaffran " Tanya Nathan Menatap Zaffran Tegas, tak ingin berbelit-belit
Saya ingin menimang Putri Om Ali dan Om Ronald Yang Bernama ZivaAlisya Angelecia Zayna Putri Salamon, untuk saya jadikan istri dan Wanita Yang mendampingi Saya di dunia sampa ke jannah " Ujar Zaffran tenang dan mantap menatap Kearah Ali dan Ronald
Apa yang kamu miliki untuk Adikku " Ujar Raffa Yang duduk di samping Raffi, ( Syaci duduk diapit oleh Raffi sebelah kiri Diega Di sebelah kanan, Sedangkan di samping Raffi ada Raffa Dan Novan Disebelah Diega Ada Diego )
Aku tak memiliki Apapun untuk ku Banggakan bang, Aku hanya memiliki Tubuhku, yang insya Allah Siap Untuk Tetap berada Disamping Adikmu, mendampingi nya menjaga nya untuk tetap kejalan ridho Allah seperti Yang kalian Ajarkan kepada nya Sejak kecil, " Ujar Zaffran tenang
Jika aku meminta Kekuasaan yang kau punya didunia ini untuk adikku Apakah kau bisa " Ujar Novan Tersenyum lembut menatap Zaffran
Bisa, Dan itu akan saya lakukan Saat Kami menikah, Saya sudah mengurus semuanya Atas Nama Istri Saya Nanti " Ujar Zaffran tersenyum
Apa kau menikah,i adikku Karena Amanah terakhir dari Alm Bang leon " Tanya Raffi Menatap Wajah Zaffran
Itu salah satunya " Ujar Zaffran tersenyum lembut
Berarti kau menikahi adikku karena sebuah amanah Yang berarti keterpaksaan" Ujar Diego menatap tajam
Saya Menikahi adikmu karena Allah, Yang memberikan saya jalan dari Amanah Abang saya, bukan keterpaksaan tapi itu takdir, " Ujar Zaffran
kalian Masuklah " Ujar Novia Memerintahkan Beberapa Orang masuk ke ruang tamu
Masuk lah Beberapa orang Keruang tamu
__ADS_1
Apa kau mengenal mereka " Ujar Novia
Diangguki oleh Zaffran
Mereka adalah Sahabat Yora, Mereka juga sahabat Ziva, Sedangkan Laki laki yang di belakang adalah Orang kepercayaan Alm Bang Leon yang ditugaskan secara Khusus " Ujar Zaffran Tersenyum
Ya orang orang itu Adalah Para sahabat Syaci dan Beberapa orang kepercayaan Dari Alm, Zaffran sudah mengetahuinya dari sang kakek
Jika suatu saat nanti Kau menyakiti Dia, Bukan Hanya kami Yang akan turun tapi mereka, Aku memang Sepupumu tapi Satu hal yang perlu kamu tau " Ujar Yora yang berjalan kearah Orang orang itu,
perkataan nya di potong oleh Zaffran
Darah memang lebih kental namun Rasa Nyamannya persaudaraan lebih dalam " Ujar Zaffran yang sudah Tau Kata kata Yora Karena Yora selalu Berkata seperti itu jika Membahas Tentang Sahabat nya
Yora tersenyum menatap Zaffran, dia mengalihkan pandangannya ke arah Sang Abang yang duduk di pojok dengan kepala Menunduk
Keputusan tetap di Syaci, jika kami setuju " Ujar Ali dan Ronald bersamaan
Kami Pun setuju " Ujar Raffa Raffi dan Novan
syaci menatap Ke arah sahabat nya, mereka yang ditatap tersenyum
Kami setuju " Ujar Para sahabat Syaci
Kalian bagaimana " Tanya Syaci menatap kearah Orang kepercayaan
Apapun keputusan Queen kami Setuju Queen " Ujar Mereka .
Kalian berdua " tanya Syaci menengok kearah Adik tirinya dan Abang tirinya
Bukankah Abang sudah memberikan jawabannya tadi " Ujar Diego tersenyum tipis Syaci mengangguk
Ia menatap sang adiknya Yang duduk di sampingnya
Diega tersenyum lembut mengangguk
Kemudian Syaci menengok kearah Yozza yang duduk dipojok dengan wajah menunduk
Bagaimana dengan mu Bang Yozza " Ujar Syaci lembut
Yozza yang merasa namanya dipanggil pun mendongak kan Wajah nya menatap Syaci, Syaci langsung menunduk untuk menghindari tatapan yozza
Apa keputusan ku itu bisa membuat mu Membatalkan Nya " Ujar Yozza
Jika keputusan ku insyaallah tak kan goyah bang, Tapi ntah jika adik sepupu mu itu " Ujar Syaci
Membuat Yozza Tersenyum kecut, karena itu hal yang percuma, Karena sebelum ia dan mereka Pergi kediaman Ali Ia sudah berdebat dan hasilnya Zaffran tetap akan Melanjutkan niatnya
Aku Setuju Sya, Tapi jika dia menyakitimu Aku yang terdepan untuk memberikan pelajaran untuk nya " Ujar Yozza menatap tajam Kearah Zaffran
Baiklah , Keputusan dan jawaban ku, aku menerima Mu mas " Ujar Syaci dengan masih menunduk membuatnl Zaffran dan keluarga tersenyum kecuali Yozza
Alhamdulillah " Ucap mereka Semua
__ADS_1
Kalau begitu Zaffran kamu boleh melihat Wajah Syaci, mari ikut ke Dalam , Mbak Zelly dan MBK Liana mari " Ujar Sisi tersenyum, ya Nana Sudah mengatakan jika Nanti Syaci menerima Zaffran, Zaffran diperbolehkan untuk melihat wajahnya Di temani Ibu serta Wanita yang lain sebagai Saksi
Zaffran Liana dan Zelly pun berdiri berjalan mengikuti Syaci yang di gandeng oleh Sisi ke dalam ruangan