
Setelah perdramaan tadi sore Akhirnya Syakha sudah tak lagi merajuk
Setelah makan malam Ayah dan bunda akan Kerumah deba, Syakha mau ikut apa mau Dirumah sama Dàgē dan Koko " tanya Sang bunda menatap anak bungsunya itu
Dirumah saja Bun " Ujar Syakha
Baiklah kalau begitu, habisi lah makan mu setelah itu tunggu Dàgē di ruang bioskop kita akan nonton film " Ujar Raffa tersenyum lembut menatap sang adik bungsu nya itu
Baiklah Dàgē " ujar syakha ia pun menghabiskan makanan nya
Syakha selesai syakha keruang bioskop duluan ya Dàgē " Ujar Syakha di angguki oleh Raffa
syakha pun pergi meninggalkan meja makan dan berjalan ke arah lift menuju kelantai 2
Apa ada hal yang penting Bun, sehingga Ayah dan bunda Kesana " Tanya Raffa tatkala melihat sang adik sudah pergi
Bunda pun tak tau, deba menyuruh Ayah bunda serta Mommy dan Daddy ke Sana ingin membahas tentang Kakek Abizhar yang datang menemui nya " Ujar Nana
Kakek Abizhar kesini " Tanya Raffi
He.em, tadi deba mengatakan nya " Ujar Bunda
Ya sudah sebaiknya kita jalan sekarang saja sayang takut nanti kemalaman " Ajak Ronald diangguki oleh Nana
Ayah dan Bunda pergi dulu, Kalian jaga adik kalian " Ujar Ronald
Diangguki oleh mereka berdua,
Nana dan Ronald pun pergi dari sana
Firasat ku akan terjadi sesuatu " Gumam Raffi
Ntahlah, Dàgē juga berfikir seperti itu, dan masalah nya ada di Syaci " Ujar Raffa, ia pun berdiri dari duduknya dan berjalan meninggalkan meja makan untuk menghampiri sang adik
Skip Mansion Salamon
Mereka semua duduk di sofa tanpa ada yang berbicara
Ekhem, Abizhar tadi siang Kekantor Ayah " Ujar Arfan
Tumben mas Abizhar ke Jerman " Ujar Regina
Pastinya ada hal yang penting tak mungkin Papa Abizhar Ke Jerman dan kembali lagi ke Indonesia " Ujar Nathan
__ADS_1
Iya, memang ada hal yang penting iya sampaikan tadi, Yaitu masalah Permintaan Mendiang Leon " Ujar Arfan diam sejenak mereka semua yang disana tak ada yang menyela/ memotong pembicaraan itu
Permintaan itu diutarakan saat Dia Kritis saat itu dan Itu adalah permintaan terakhirnya " Ujar Arfan lagi
Permintaan terakhirnya apa memang yah " Tanya Nana penasaran
permintaan terakhir nya adalah menikahkan Syaci dengan Adik Leon yaitu Zaffran " Ujar Arfan membuat mereka bungkam seketika
Hingga beberapa menit
ayah menerima permintaan nya " Ujar Nathan menatap tajam ke ayahnya
Apa kau fikir ayah akan mengulangi kesalahan ayah yang dulu kepada cucuku Nathan " Ujar Arfan menatap sang anak Sulung nya ,
Nana memejamkan matanya ia tau ayah nya tak kan mengulangi nya tapi yang ada difikirannya sekarang adalah putrinya sudah mengetahui akan hal ini dan Ia tak tau apa tanggapan nya sedangkan sekarang putri nya sedang jauh darinya itu lebih membuat nya bingung apa yang ada dalam fikiran putrinya itu
Aku tak bodoh untuk mengulanginya, Aku menolak permintaan itu, Aku tak kan rela cucuku terluka atau kecewa seperti bundanya karena ke egoisanku " Ujar Arfan
Sudahlah bang, aku tau ayah takkan melakukan hal itu Untuk keduakalinya hanya saja syaci mungkin sudah mengetahui hal ini dan untuk memastikan nya ia pasti sudah bertanya dengan Bang Yozzi dan aku tak tau apa yang sekarang dia fikirkan " Ujar Nana
Ronald yang sedari tadi hanya diam mendengarkan perkataan mereka,
Ia sudah mengira jika jawaban dari perkataan sang putri nya tadi adalah masalah ini
Maksudnya mas apa " tanya Nana bingung dengan perkataan sang suami
Tadi ia sudah bercerita, ia takut untuk mengambil keputusan karena akan membuat Kita kecewa, dan mas Sudah meyakinkan jika apapun yang ia lakukan pasti ada alasan nya termasuk hal ini, mas sudah tau jawaban dari keputusan itu ia akan menerima permintaan terakhir Alm Leon " Ujar Ronald
Dan kau menyetujuinya Nald " Ujar Novia tak percaya
Ya,. Aku mengenal putriku itu aku tau apa yang dia fikirkan, dia ada alasan untuk hal itu bukan hanya semata mata karna Alm Leon saja tapi ia ada tujuan lain " Ujar Ronald tersenyum
Tujuan apa, Jika itu membuat nyawanya berbahaya jangan Ronald, hentikan dia " Ujar Regina khawatir dengan cucu perempuannya itu
Aku tak tau Bun apa tujuannya , dan aku tak bisa menghentikan langkahnya jika itu terjadi dia akan nekat bahkan melakukan secara diam diam malah itu lebih membahayakan nya lebih baik kita ikuti saja dan kita awasi dia,.
Tapi Nald " Ujar Novia yak tak setuju
Percayalah dengan syaci Nov, kita akan mengawasi nya jika memang itu membahayakan keselamatan nya aku akan turun tangan sendiri, " Ujar Ronald meyakinkan mereka
Lagi pula Zaffran anak yang cukup bisa diandalkan sama Seperti alm Leon, dan sampai saat ini ia masih diam diam mencoba mencari tau tentang Syaci, aku percaya kemampuan anak itu ,. " ujar Ronald tersenyum
Ayah tak tau apa tujuan mu Nak, tapi ayah percaya jika Ini yang terbaik dan kau melakukan nya itu pasti ada alasannya " batin Ronaldo
__ADS_1
Baiklah kalau pendapat mu seperti itu, " Ujar Arfan
Tapi kita akan tetap mengawasi lebih ketat, karena musuh mereka Cukup berbahaya apa lagi orang yang membunuh mendiang Leon belum kita temukan " Ujar Nathan
Ia benar, apa kau sudah menanyakan nya lagi nald kepada Syaci " Ujar Novia
Sudah tapi syaci menjawab ia hanya melihat selintas wajah nya ia tak ingat siapa orang itu karena saat itu ia sudah keburu pinsan " Ujar Ronald
seketika dia diam sejenak
Apa jangan-jangan tujuanmu masuk dikeluarga itu adalah menangkap orang itu, " Batin Ronald
jika ia permainan apa yang akan kamu mainkan sayang, " Batin Ronald
mereka pun berbincang bincang setelah itu mereka berpamitan karena memang sudah larut malam
saat dimobil Ronaldo hanya diam saja tanpa mengeluarkan suara satu katapun
Mas,. " Panggil Nana
Iya sayang,. " Ujar Ronald
kenapa mas diam saja apa ada yang mas fikirkan " Tanya Nana
Mas hanya memikirkan permainan apa yang putri kita mainkan " Ujar Ronald tersenyum
Dia suka tantangan bahkan pernikahan pun sampai ia Mainkan, Aku tak abis fikir dengan putri mu itu, jika nanti dia terperangkap dengan permainan nya bagaimana huh " Ujar Nana
Ronald pun seketika memikirkan perkataan sang istri
Nasehati dia sayang agar ia menjadi seorang istri yang Baik, jangan karena tujuannya ia lupa akan tugas yang ia sandang jadi istri " Ujar Ronald khawatir
Nana menengok ke arah suaminya
jadi kamu beneran setuju jika Syaci menikah dengan Adik Leon " Tanya Nana
diangguki oleh Ronald
Mas tau tentang nya, dia sama seperti Leon Hanya menyukai putri kita dari dulu sampai sekarang, " Ujar Ronald tersenyum
bagaimana mana mas bisa seyakin itu, kalau anak itu mengecewakan putri kita bagaimana, " Tanya Nana
Itu tidak mungkin sayang, Leon pernah bercerita tentang Adiknya itu, " Ujar Ronald tersenyum mengingat bagaimana Leon mengatakan bahwa adiknya juga menyukai syaci gadis kecil yang dulu sempat ia temui di Hutan dan itu membuat Leon Kesal dan cemburu maka dari itu ia Mem-blok semua akses tentang Syaci agar Adiknya tak mengetahui tentang syaci
__ADS_1
Ya sudah kalau begitu " Ujar Nana pasrah jika suaminya sudah yakin seperti ini