Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part8


__ADS_3

Keesokan harinya


Ronald Ela dan Raffi yang berada di Gendongan Ela sudah sampai di Hospital Agfa


Ruangan VVIP atas nama Raffi Arega Adelard yang Sudah di pesan Oleh Nona Ratih Dirgantara " Ronald kepada resepsionis


Tunggu Sebentar Tuan.,


Ruangan Atas Nama Raffi Arega Adelard Ada di VVIP A5, Lantai 5 " Ujar Resepsionis itu


Baiklah, Apa dokter yang menangani nya sudah ada Tempat "Tanya Ronald


Sudah sejak satu jam Tuan " Ujar Resepsionis


Ronald mengagguk dan pergi di ikuti oleh Ela dan suster yang membantu Ela ya semuanya sudah disiapkan oleh Nana dan Nathan


La, Kau jaga Raffi sebentar tak masalah kan, dokternya Pun akan segera datang "Tanya Ronald kepada Ela Yang Sudah sampai di ruangan itu Karena Ia Sudah tak Sabar untuk melihat Nana


Baik Tuan " Ujar Ela mengagguk patuh


Ronald pun langsung pergi dari ruangan itu Namun saat Ronald pergi dan sudah masuk kedalam Lift Nana Tiba tiba masuk dengan dibantu oleh suster yang Mendorong kursi rodanya


Assalamualaikum "Salam Nana


WaAlaikum salam, No na " Ujar Ela terkejut Karena Sepengetahuan nya Nana masih belum sadar


Jangan gitu geh mbak lihat saya nya seperti lihat Hantu saja " Ujar Nana terkekeh melihat mimik wajah Ela


Eh, maaf Nona saya terkejut nona tiba tiba saja datang


Tapi tuan muda tadi baru saja pergi " Ujar Ela


Nana memberikan kode kepada suster itu agar dia Pergi suster itu yang mengerti pun pamit pergi


Nana memencet tombol yang ada di kursi rodanya Agar berjalan kearah brangkar


Saya tau mbak makanya saya kesini, saya ingin membuat kejutan untuknya, " Ujar Nana


Oalah, saya seneng lihat Nona lagi, saya pikir saya Belum tentu bisa ketemu nona setelah nona pergi " Ujar Ela


Ya Ela sering bercerita tentang apapun kepada Nana Karena Nana orang nya tak pernah memandang Rendah siapapun dan welcome kepada siapapun


Hehe.. ya tidak lah mbak, selagi mbak masih menjaga Raffa Atau Raffi kita akan ketemu, Boleh saya Gendong Raffi " tanya Nana


Boleh mbak, boleh banget Nona kan Bunda nya " Ujarnya Nana pun tersenyum ia pun duduk di brangkar di bantu Ela setelah itu menggendong Raffi perlahan lahan


Tak lama dokter yang ingin menangani pun datang untuk memeriksa Raffi


Permisi, Eh maaf Nona saya ingin memeriksa Pasien Atas nama Raffi " Ujar dokter itu kaget saat melihat Anak dari pemilik RS Ada di ruangan ini Ia pun menunduk sopan di ikuti suster yang berada Dibelakang nya


Angkat kepala mu Dok, saya dan kamu sama sama Manusia Jangan berlebihan, silahkan periksa Putraku " Ujar Nana


Dokter dan suster itu mengangkat kepalanya menatap Nana yang tersenyum lembut..


Mereka pun langsung memeriksa Raffi


Keadaan nya baik baik saja, tak ada yang perlu dikhawatirkan nona " Ujar Dokter itu


Nana pun mengangguk mendengar kan perkataan demi perkataan dari dokter itu


Sedangkan di Ruangan Nana


Ronald yang baru saja tiba di ruangan itu terkejut ketika melihat Brangkar itu kosong sedangkan Nathan Masih tidur pulas alias pura pura


Nana " Teriak Ronald terkejut


Apaan si Teriak teriak pagi pagi gini " Omel Nathan mengucek matanya


Oke Natha , mulai lah berakting " Batin Nathan


Nana mana Than ? " tanya Ronald panik


Mata mu sudah rabun apa bagaimana, Nana masih Koma itu dikasur " ujar Nathan masih memejamkan Matanya


Nathan Afgan Salamon, jika dia ada disana pastinya Aku tak bertanya kepadamu " teriak Ronald membuat Nathan membuka matanya


Loh, Nana Kemana Nald, " Ujar Nathan pura pura terkejut


Kau ini bagaimana sih Than, " Ujar Ronald frustasi


Cek Cctv Cepat " perintah Ronald tegas


Cctv ya, duh hp ku mana," Ujar Nathan Pura pura panik


Sedangkan Liana Dan Evi yang memang sudah Standbye Sedari tadi di ruangan Cctv pun menghapus Rekaman Cctv itu dan meng Hack nya agar Cctv itu Masuk Ke I-pad nya


💌 Nathan


Li kirimkan Cctv


💌Liana


💾


💌 Baby


Mission Sucses


setelah itu pesan dari Nana di hapus

__ADS_1


Cctv Kosong Nald " Ujar Nathan berpura pura Frustasi


Argh " Geram Ronald Ia pun mencoba mengetik nomor Yang berada di hp nya namun saat itu juga ada panggilan masuk ke hp dari Ela


Hallo ada apa La ?" Tanya Ronald


Hiks hiks Tuan, Den Raffi " Ujar Ela terisak


Raffi kenapa La " teriak Ronald tambah panik


Den Raffi tuan, den Raffi, Tuan cepat kemari Tuan hiks hiks " Ujar Ela


Baiklah saya akan kesana " Ujar Ronald khawatir


Langsung mematikan telponnya


Argh Apalagi ini " ujar Ronald frustasi berlari lari dilobby kearah Ruangan Raffi sedangkan Nathan berusaha mengikuti nya dan menahan rasa ingin tertawanya melihat sang sahabat mupeng


Sedangkan di ruangan Raffi


Aduh Non, Saya takut Tuan marah nanti " Ujar Ela ketakutan


Tenang, ini ide ku dan rencana ku aku yang akan Tanggung jawab dia tak kan memarahi mu " Ujar Nana tersenyum ketika melihat ekspresi Ronald yang begitu panik


Ronald membuka pintu ruangan Raffi dengan keras membuat mereka berdua menengok sedangkan Raffi menangis


Bisakah anda melakukan sesuatu dengan perlahan lahan Tuan Ronald Zyain " Ujar Nana tajam sambil mendiamkan bayi yang nangis karena terkejut


Nana " Ujar Ronald Lirih bingung


Ronald pun menghampiri nya langsung memeluk Nana


Sambil menangis


Sedangkan Nathan Liana dan Evi menonton adegan itu dengan senyuman


Hiks hiks hiks hiks " Isak Ronald di pelukan Nana


Hey sudah, Maafkan aku "Ujar lembut Nana satu tangan nya mengelus kepala Ronald


Ja Ngan se per ti in i a ku ham pir sa ja ta k ber fikir Wa ras " ujar Ronald ya saat tadi dia di lobby ia menabrak orang di bangku dan terakhir memukul mukul Lift sampai tangan nya berdarah bahkan hp yang ia pegang Sudah di lempar ntah kemana saat ia menghubungi Orang untuk mencari Nana tapi tak bisa


Iya, Nana minta maaf argh duh " Ringis Nana kesakitan


Nona, air ketuban Nona keluar, " Teriak Ela ketika melihat Air ketuban Nana sudah mengalir di kaki


Na, kamu kenapa " Ujar Ronald panik ketika Nana kesakitan


Ela langsung dengan cepat mengambil Raffi yang masih Di gendongan Nana


Nathan langsung berlari masuk mengangkat tubuh adiknya dan membawa nya keruangan nya


Ronald berlari mengikuti Nathan


Ya Allah lindungilah Nana dan bayi kami ya Allah " Batin Ronald


Nathan sudah sampai di ruangan Nana di ikuti oleh Ronald dan dokter


Siapkan ruangan Operasi persalinan sekarang " teriak Dokter itu


Suster pun berlari ke ruangan Operasi


Nona harus di operasi Caesar sekarang Tuan " Ujar Dokter itu


Lakukan lah, Yang terbaik untuk Adikku" ujar Nathan panik


Dokter pun mengangguk suster yang lain membantu untuk mendorong brangkar menuju ruangan oprasi Ronald dengan sigap memegang tangan Nana


Na, Nana harus kuat oke, demi Baby gril " Ujar Ronald memberikan support


Sakit bang Zayn " lirih Nana menggegam tangan Ronald dengan kuat


Iya sayang, Tahan ya " Ujar Ronald


sesampainya di ruangan itu


maaf Tuan Nona sebaiknya Tunggu diluar saja, Biar Kami para Medis bisa berkonsentrasi " cegah Suster


Tidak saya ingin menemani istri saya didalam, Tak Menerima Bantahan " Ujar Ronald tegas dengan masuk ke ruangan itu secara paksa


biarkan dia masuk Dok " Perintah Bunda yang baru saja sampai


Baiklah Nyonya " Ujar suster itu


Didalam ruangan


Nona, Nona harus tetap terjaga Tuan, karena saya Takut jika saya memberikan Obat bius dosis tinggi Malah berdampak Karena nona baru saja sadar dari Koma bila BLA bla " Ujar dokter menjelaskan


Lakukan yang terbaik, Yang penting Istri dan anak ku Selamat " Ujar Ronald tajam


Ronald pun menghampiri Nana menggegam tangan Wanita itu matanya berkaca-kaca merasakan apa yang Dirasakan Wanita yang ia cintai itu


Nana harus kuat ya demi Baby, Harus tetep sadar Abang disini disamping Kamu " Ujar Ronald Memberikan support kepada Nana


Nana pun mengangguk tersenyum dengan desisan rasa Sakitnya


Ronald pun melantunkan surat Al-Baqarah ayat 225


di ikuti oleh Nana

__ADS_1


Bismillahirrahmanirrahim


Allahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa Ta'khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa Fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa'u 'Indahuu illaa biidznih, ya'lamu maa baina aidiihim wamaa Kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai'im min 'ilmihii illaa Bimaa syaa' wasi'a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo Walaa ya'uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal 'aliyyul 'adhiim."


surah Al-Araf ayat 54


bismillahirrahmanirrahim


Inna rabbakumullaahullazii khalaqas-samaawaati Wal-arda fii sittati ayyaamin summastawaa 'alal-'arsy, Yugsyil lailan nahaara yatlubuhu hasiisaw wasy Syamsa wal qamara wan-nujuma musakhkharaatim Bi'amrihii alaa lahul-khalqu wal-amr, tabaarakallaahu rabbul-'aalamii


surah Al-Alaq


Bismillahirrahmanirrahim


Qul auudzu birobbil falaq. Min syarri maa kholaq. Wa min Syarri ghoosiqin idzaa waqob. Wa min syarrin Naffaatsaati fil 'uqod. Wa min syarri haasidin idzaa Hasad."


Surah An Naas


Bismillahirrahmanirrahim


Qul auudzu birobbinnaas. Malikin naas. Ilaahin naas. Min syarril waswaasil khonnaas. Alladzii yuwaswisu fii Shuduurin naas, minal jinnati wan naas."


Argh " Desis Nana menahan sakit nya


Istighfar Sayang, Astagfirullahal’azhiim, Astagfirullahal’azhiim, Astagfirullahal’azhiim " Lirih Ronald di telinga Nana


Astagfirullahal’azhiim Astagfirullahal’azhiim Astagfirullahal’azhiim " Lirih Nana


Warten Sie, Miss, der Kopf ist zu sehen "


Tahan Nona, kepalanya sudah kelihatan " Ujar Dokter


Kamu bisa Na, " Ujar Ronald lirih ia pun melantunkan Shalawat dengan masih menggenggam tangan Nana


Shalawat Nariyah


Allahumma sholli sholaatan kaamilatan wasallim salaaman. Taman ‘ala sayyidina Muhammadi lladzi tanhallu bihil ‘uqodu wa tanfariju bihil kurobu. Wa tuqdhobihil hawaaiju wa tunna lu bihiro ‘ibu wa husnul khotima wa yustaqol ghomawu biwajhihil kariim wa ‘ala aalihi washohbihi fii kulli lamhatin wa hafasim bi’adadi kulli ma’lu mi laka.


Shalawat Munjiyat


Allahumma sholli 'alaa sayyidinaa Muhammadin sholaatan tunjiinaa bihaa min jamii'il-ahwaali wal-aafaati wa taqdhii lanaa bihaa jamii'al-haajaati wa tuthahirunaa bihaa min jamii'is-sayyi'aati wa tarfa'unaa bihaa 'indaka a'lad-darajaati wa tuballigunaa bihaa aqshal-gaayaati min jamii'il-khairaati fil-hayaati wa ba'dal-mamaati.


Astagfirullahal’azhiim ya Rabb " teriak Nana dengan keluarnya Bayi itu


Oek oek oek " tangisan bayi itu memenuhi ruangan


Gott sei Dank, Miss Tuan, ist Ihr Kind gesund geboren worden. "


(Alhamdulillah Nona Tuan, anak kalian sudah lahir dengan sehat )" Ujar Dokter itu


Alhamdulillah ya Allah " Isak Ronald mencium tangan Nana berkali-kali dan bersujud syukur


Danke Doc, ich kann mein Baby halten "


(Terimakasih dok, saya boleh menggendong bayi saya) " Ujar Ronald tersenyum


Dokter mengangguk setelah dibersihkan Bayi itu pun Diberikan oleh Ronald


Ronald pun langsung menggendong bayi itu, mencium Serta mengumandangkan adzan di telinga sang bayi Serta doa nan selawat ia lafadz kan


Ronald berdiri tepat mengarah ke kiblat Kepalanya Ia Tundukan ke dekat telinga kanan sang bayi


Subhaanallah walhamdulillah wala ilahaillah wallahuakbar, wala haulawala kuuwata illabillahiladhim, allahummasholli wasallim 'ala sayyidina muhammadillahu ya kariim.


Allahu akbar, Allahu akbar (diucapkan 2 kali) ...


Asyhadu Allaa ilaaha illa Allah (diucapkan 2 kali) ...


Asyhadu anna Muhammadar Rasulullah (diucapkan 2 kali) ...


Hayya 'alash shalaah (diucapkan 2 kali) ...


Hayya 'alal falaah (diucapkan 2 kali) ...


Allahu akbar Allahu akbar (diucapkan 1 kali)


Dan Iqamah di telinga kiri bayi...


bismillahirrahmanirrahim


Allâhummaj'alhu bârran taqiyyan rasyîdan wa-anbit-hu fil islâmi nabâtan hasanan.”


(Ya Allah, jadikanlah ia (bayi) orang yang baik, bertakwa, dan cerdas. Tumbuhkanlah ia dalam islam dengan pertumbuhan yang baik.")


Wa, U'iidzuka bikalomatillahit tammati min kulli syaithoniw wahammah, wamin kulli 'ainil lammah."


(Dan, Aku mohon perlindungan [kepada Allah SWT] untuk kamu [si bayi] dengan menyebut Kalam Allah yang sempurna dari tiap-tiap godaan Setan dan binatang berbisa, serta dari setiap mata Yang memandang rendah)


Barakallahu laka fil mauhuubi laka wa syakartal waahiba wa balagho asyuddahu waruziqta birrohu."


(Semoga Allah memberkahimu dalam anak yang Diberikan kepadamu. Kamu pun bersyukur kepada Sang Pemberi, dan dia dapat mencapai dewasa serta Kamu dikaruniai kebaikan nya)


Rabbi habli min ladunka dzurriyyatan thayyibatan in naka samii'ud du'aa."


(: Ya Tuhanku, berilah aku dari sisi Engkau seorang anak yang baik. Sesungguhnya Engkau Maha Pendengar doa)


"Allahumma faqqih hu fid diini wa 'allimhut ta'wiila."


(Ya Allah berikanlah kefahaman baginya dalam urusan agama dan ajarkanlah dia ta'wil.)

__ADS_1


Nana yang mendengar lantunan dari mulut Ronald Meneteskan air matanya Terharu


__ADS_2