Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
Part71


__ADS_3

Rumah Sakit


Bagaimana Tante keadaan Cia" Ujar Zaffran yang langsung berdiri Saat Ratih Sudah keluar dari ruangan ICU


Tak apa Zaff, Syaci hanya kelelahan saja dan kurang istrahat " Ujar Ratih tersenyum kearah laki laki itu


Alhamdulillah, apa kami boleh menjenguk nya Tih " Tanya Nana


Boleh sebentar lagi akan dipindahkan ke ruang Rawat " Ujar Ratih


Kalian berlima bisa ikut Mama " ujar Ratih menatap ke 5 gadis yang berada tak jauh dari mereka


Ke 5 gadis itu mengangguk dan berjalan ke arah ruangan yang biasanya ditempati oleh Ratih selama dia Berkerja di RS itu


...----------------...


...----------------...


Ruangan Ratih


Apa Syaci tidak pernah bercerita tentang apapun yang dia Rasa atau pendam selama ini " Tanya Ratih menatap serius ke 5 Anak gadis itu


Ma, hanya satu, Jawaban nya " Ujar Zoya menatap Ratih


Apa " tanya Ratih Dan 4 Gadis itu menatap Zoya bingung


Kejadian 5 Tahun lalu, itu masih membekas ma , sampai saat ini hal itu yang dipendam oleh Syaci, " Ujar Zoya


Mungkin selama ini, kita kira dia sudah baik baik saja tapi tidak ma, Hal itu membuat nya berfikir dan terus berfikir sampai pada akhirnya untuk tidur dengan waktu yang lama baginya itu sulit " Ujar Zoya dengan kepala yang sangat dah di senderkan ke sofa dan mata terpejam


Dia takut jika dia terpejam terlalu lama, musuh akan kembali menyerang, Kau tau kejadian saat kau ampir saja terbunuh Yor, Betapa Emosinya Syaci saat tau kau Ampir saja celaka ," Ujar Zoya diangguki oleh Reva


Saat itu kami sedang ada di Prancis, Syaci yang mendapatkan kabar Dari Reva saat kau ampir saja celaka, dia langsung terbang Mengendarai Jet sendrian, Dan mengamuk di markas karena Anggota sampai kecolongan " Ujar Zoya terkekeh


Dia sangat takut kau dan Ami kenapa-kenapa bahkan dia meninggal kan ku tak mengabari ku sama sekali, " ujar Zoya menatap Yora


Musuh Keluarga mu, terlalu licik nan tragis Sampai Syaci harus sigap melindungi kalian " Ujar Zoya lagi


Yora terpaku mendengar perkataan Zoya, Mereka pun yang mendengar nya diam kecuali Reva yang santai memakan Cemilan yang ada di atas meja


Musuh mengincar Keluarga mu, Keluarga Abizhar, mereka tak kan berhenti sebelum kalian Celaka atau terbunuh, " Timpal Reva


Kejadian saat 5 tahun bukan semata-mata, karena Mafia tapi jebakan musuh untuk memancing Zahfri melalui Syaci, Syaci menjadi umpan Agar Zahfri keluar , dan nyata nya pancingan itu tepat Zahfri tak mungkin mengorbankan Syaci lebih jauh lagi " Ujar Ujar Zoya


membuat mereka membisu mendengar nya


Ke.. kenapa mereka mengincar Keluarga ku " Ujar Yora lirih


Zoya menggelengkan kepalanya


Kami tidak tau Yor, " ujar Reva


Sedangkan di ruang Rawat Syaci


Syaci, apa yang Cece rasain sayang " Ujar Nana lirih dengan mata yang berkaca-kaca , melihat sang putri Nya terbaring di brangkar


Syaci baik baik saja Bunda, mungkin Syaci kurang beristirahat, " Ujar Syaci tersenyum meyakinkan sang bunda


Nak, " Panggil Ronald dengan suara yang pelan


I' m oke Ayah, tak perlu khawatir " Ujar Syaci menatap sang ayahnya


Ronald langsung memeluk sang putri sambungnya itu dengan erat

__ADS_1


Ceritakan Sayang jangan dipendam " Bisik Ronald , Syaci mengangguk sebagai jawaban


Syaci hanya kelelahan Bun mom, mam, ma, tak perlu cemas " Ujar Syaci meyakinkan para ibu ibu yang ada disana


Ini sudah larut sebaiknya kalian Kembali Nov antarkan Para ibu Pulang " Ujar Nathan


Tapi bang aku mau disini " protes Nana


Bunda mau pilih bunda sama yang lain yang pulang , Apa Cece yang pulang " Ujar Syaci dengan ancaman


Kamu itu ya, pengancam " Ujar Novia terkekeh


Abis kalau gak gitu gak bakal selesai , " Ujar Syaci tersenyum


Ya sudah, bunda pulang tapi mas kalau ada apa apa " Ujar Nana terpotong oleh perkataan Sang suami


Siap Ratu aku akan mengabari Ratu jadi istrahat lah dirumah, besok Kemari lagi pagi pagi bawakan Aku dan putri serta orang orang disini Sarapan " Ujar Ronald


Di balas Anggukan


Para ibu ibu itu pun keluar meninggalkan ruangan Syaci


Loh Zaff, Kok disini Masuk gih " Ujar Nana


Tidak Bun, Zaffran Disini saja, gak baik juga jika Zaffran didalam Cia pasti kurang nyaman " Ujar Zaffran, yang pasti tau jika syaci tidak akan nyaman jika ada dirinya apalagi sekarang Syaci tidak menggunakan Niqabnya


Bunda, sama yang lain mau pulang " Tanya Raffa yang baru saja datang bersama Raffi serta Yozza


Iya, Ayahmu nyuruh kami pulang " Ujar Nana dengan kesal


Ya udah Bunda sama yang lain pulang aja, besok pagi baru gantian " Ujar Yozza Diangguki oleh Para ibu


Mereka pun pergi meninggalkan Rumah sakit itu


Gak bang, Saya disini saja, Cia pasti kurang nyaman jika ada Saya didalam, apalagi dia tidak memakai Penutup Wajahnya " Ujar Zaffran diangguki oleh Raffa


Ya juga ya, ya sudah kami masuk dulu " Ujar Raffa


Aku disini saja Kalian berdua saja yang masuk " Ujar Yozza diangguki oleh Kedua kakak beradik itu


Raffa dan Raffi masuk kedalam tak lupa mengucapkan salam


Assalamualaikum warahmatullahi wa barra katu " Ujar Mereka Berdua dijawan serentak oleh 5 orang yang ada di dalam ( Syaci Ronald Nathan Ali Dan Diego )


Raffa mendekati adiknya yang berada dipelukan sang ayah


Apa kepalanya masih pusing Babby " Tanya Raffa dengan mengelus pucuk kepala Syaci yang ditutupi oleh hijab


Gak Dàgē udah mendingan " Ujar Syaci lembut


Raffa mengangguk mengerti


Jadi bisa dijelaskan sekarang Sweety " Ujar Ali menatap Sang putri kandungnya itu


Saat itu, Saat dimana aku bertemu dengan Mas Zaffran Pertama kali, Aku Em " Ujar Syaci gugup


Mereka Mengangguk mengerti


Kamu menyukainya saat pertama kali bertemu bukan, Ah maksud Daddy, Putri Daddy kagum dengan Laki laki itu , " Ujar Nathan tersenyum menatap Sang putri


Dad " Rengut Syaci kesal membuat mereka terkekeh


Lanjutkan, " Ujar Ronald tersenyum

__ADS_1


Sehari setelah kami bertemu, Aku tak sengaja mendengar perbincangan Abi Yozzi dengan Baba Zen Dikantor Abi, saat itu Ayah Dan Daddy Sedang temu klien di depan perusahaan Abi, " Ujar Syaci


Eh, kamu menguping " Tanya Raffi di balas pelototan mata dari Syaci


Kan Cece bilang Gak sengaja Koko " Ujar Syaci Kesal


Raffi diam, Lanjutkan Dek " Ujar Raffa


Syaci mendengus kesal


Mereka sedang berbincang soal Musuh Keluarga Abizhar yang mulai beraksi dan mengincar Anak anak Abizhar yaitu Alm Bang leon dan Mas Zaffran , Singkat cerita Baba Zen menitipkan Alm Bang Leon ke Abi , Awalnya aku sih Gak kepikiran percakapan itu, tapi saat Dimana mas Zaffran yang Terus mencari tau aku , itu membuat ku takut ," ujar Syaci menatap mereka dan berakhir ke sang ayah


Takut kenapa sayang " Ujar Ronald menatap sang putri


Takut aku terlibat, dan membuat kalian juga celaka yah, " Ujar Syaci tercekat


Makanya saat Alm Bang Leon kekeh banget pengen Deket sama aku begitu juga mas Zaffran yang gak berhenti mencari identitas ku, aku selalu menghindar tapi Malah kalian mengizinkan Nya terus mengintili ku mana saja, bahkan ke Yaman " Ujar Syaci


Makanya kamu selalu marah jika Leon ada dirumah " Ujar Raffa


Iya Dàgē, aku kesel, karena musuh mereka itu bukan orang yang sembarangan " Ujar Syaci


Kamu udah tau dari awal siapa musuh mereka " Tanya Ali


Dijawab anggukan oleh Syaci


Udah, Saat Itu aku gak sengaja denger Abi Lagi telponan ntah dengan siapa menyebutkan nama yang harus di hindari dan hati hati " Ujar Syaci


Siapa, siapa orang itu " Tanya Zaffran yang Masuk tiba tiba iya Zaffran menguping pembicaraan Mereka Syaci yang terkejut ada Zaffran disana langsung menyembunyikan wajahnya ketubuh sang ayah


Cia, katakan padaku siapa orangnya " Ujar Zaffran mendekati mereka


Jawab Pertanyaan Dàgē Apa Orang itu adalah orang yang sama yang membunuh Alm Bang Leon " Tanya Raffa diangguki Syaci


Ya orang itu adalah orang yang sama bahkan orang itu juga punya sekutu dan kelompok yang cukup besar Dàgē " Ujar Syaci pelan dengan posisi yang sama menutupi wajahnya ke dada sang ayah


Siapa mereka fa' " Tanya Yozza


Dia ada disekitar mu Zaffran, bahkan sangat dekat, " Ujar Novan Yang masuk kedalam ruangan itu


Orang terdekat ku " Ujar Zaffran bingung


Ya, dia adalah orang terdekat mu, dan orang terdekat itu Sangat berbahaya, bahkan lebih bahaya dari ular " Ujar Novan


Siapa Van " Tanya Yozza Penasaran


Novan menepuk bahu sahabatnya


Jika aku menyebutnya sama halnya aku membuat identitas Keluarga ku dalam bahaya, termasuk adikku" bisik Novan


Jangan disebutkan Ajho " Teriak Syaci menatap sang Abang


Tidak sweety, biarkan mereka mencari nya , aku minta kalian lebih waspada apalagi sekarang adikku akan menjadi bagian dari kalian, dan tanggung jawab mu sepenuhnya, " Ujar Novan menatap Zaffran dengan tajam


Cermati orang disekitar kalian, dia bisa saja menjadi saudara dan keluarga yang siap kapanpun menerkam kalian" Ujar Novan Lagi


Namun Sedetik kemudian Novan Mengarahkan pistol yang ada di dalam Sakunya kejendela


Dor dor dor


Mereka yang disana terkejut


Insting mu ajho akui tepat Ce " Ujar Novan terkekeh

__ADS_1


Ya saat ia ingin mengantar kan para ibu ibu Syaci memberikan kode kearah jendela Novan yang mengerti pun mengangguk dan menyuruh seseorang untuk mengintai orang itu namun saat dia sudah kembali ke ruangan Syaci orang itu masih disana


__ADS_2