
setelah puas bermain mereka pun mampir ke restoran di mall itu untuk makan siang
Sepanjang jalan Zaffran hanya diam tanpa bicara, satu kata pun
Di sana saja bang " Ujar Syaci menunjuk bangku pojok dekat jendela
mereka pun mengangguk dan berjalan kearah tempat duduk itu
Syaci ketoilet dulu " Ujar Syaci pelan tak menengok kearah Suaminya yang sejak tadi diam saja
Saat Syaci sudah hilang dibalik dinding
Ada apa dengan mu Zeo " Ujar Diego menatap Kearah Zaffran
Tidak ada Apa apa " Ujar Zaffran dingin
Kau yakin, Kau tau saat di time zone, sampai saat ini kau dingin dan cuek bahkan kau bicara seadanya dengan istrimu, Mungkin itu hal biasa bagimu tapi Berbeda dengan Syaci, dia tak nyaman Zeo " Ujar Diego tersenyum menatap sang sahabat yang sudah menjadi adik iparnya itu
Tak berapa lama Syaci datang bertepatan dengan Makanan mereka datang
Syaci melayani sang suaminya dengan telaten
Adek sini sama Cece biar bang Al makan dulu " Ujar Syaci pelan dengan suara serak nya
Syakha hanya menurut dan duduk dipangkuan Syaci
Syaci dengan telaten menyuapi adik nya hal itu tak luput pandangan dari Zaffran, Sudut mata Syaci yang basah tak luput dari penglihatan bahkan Niqab yang di pakai sang istri pun di sudut nya sedikit basah jika dilihat dengan jeli
****, apa yang kau lakukan Zeo, istrimu menangis " Batin Zaffran mengumpat dalam hati
Syaci tak sama sekali menengok kearah Zaffran sedikit pun bahkan Saat Zaffran menggendong Syakha pun dia menunduk
Mereka keluar dari restoran menuju parkiran mereka hanya diam bahkan syakha saja sejak tadi hanya diam tanpa bersuara
Koko, Cece marah ya, apa karena Akha nakal " Bisik Syakha digendongan Zaffran
Gak kok, kan adek gak nakal, " Ujar Zaffran tersenyum menengok kearah sang adik yang sedang ia gendong
tapi sejak tadi Cece diam aja ko, bahkan Tadi Syakha liat mata Cece berair " Ujar Syakha
Zaffran tak menjawab dia hanya diam merutuki sikapnya
__ADS_1
Sesampainya di parkiran
Bang Al akha ikut Abang aja " Rengek Syakha,
Ia takut dengan Cece nya yang tak biasanya seperti itu
Diego hanya mengangguk mengerti dan mengambil Alih gendongan Syakha dari Zaffran
kami duluan " Ujar Diego diangguki oleh Zaffran dan Syaci
Zaffran menoleh kearah istrinya yang sejak tadi diam ia pun membuka pintu mobil untuk Sang istri Syaci hanya diam dengan wajah menunduk masuk Kemobil tanpa bicara apapun
Zaffran memakai kan self bet ke tubuh Syaci setelah itu dia menutup pintu mobil dan berjalan kearah pengemudinya .
Helaan nafas panjang dari Zaffran membuat Syaci tertunduk
Dia Mike, ponakan nya uncle Marko, dan laki laki yang ditelpon adalah Enzi, dia mengelami kecelakaan kemarin dalam misi penyamaran, maaf Gak bilang dan gak jujur " Ujar Syaci lirih airmatanya mengalir,
ia menyadari kesalahannya dan tau kenapa sang suaminya Dingin seperti itu karena saat di toko Dia menyadari jika sang suami mengikuti nya maka dari itu dia cepat cepat pergi
Zaffran hanya diam, dan hal itu membuat Syaci tertunduk dengan air matanya ia tau bahwa suaminya itu Kecewa dengan nya ia yang ingin keluar dari mobil langsung ditahan oleh Zaffran dan memeluk Syaci
seketika tangis Syaci pecah ia merasa bersalah dengan sang suaminya itu
Kenapa mas yang malah mintak maaf seharusnya cia yang mintak maaf " Ujar Syaci terputus putus
Mas salah, karena mas gak nanya dulu ke sayang malah mas langsung bersikap dingin sama sayang, maafin mas ya " Ujar Zaffran pelan
Diangguki oleh Syaci
tak lama hp Zaffran berbunyi
Hallo assalamualaikum Ba " Ujar Zaffran
waAlaikum salam kalian dimana " Tanya pra yang disebrang telpon
Ini sedang dijalan akan pulang ke rumah Papa Ali " Ujar Zaffran
Oh baiklah, Nanti malam kalian akan berangkat ke Swiss untuk honeymoon Baba sudah menyiapkan semuanya " Ujar orang disebrang telpon yang tak lain adalah Zen ayah Zaffran
Malam ini, tapi malam ini Kantor ada pesta Ba " Ujar Zaffran dia masih memeluk sang istri nya yang masih sesunggukan
__ADS_1
Setelah selesai pesta ulang tahun, baba sudah menyiapkan pesawat pribadi jam 11 jadi setelah acara kalian pergi, Umma dan para ibu mu akan menyiapkan semuanya " Ujar Zen disebrang
Baik lah " Ujar Zaffran ia mengelus punggung sang istri
Apa kau membuat putri ku menangis Zaffran zeovander " Ujar Zen Dingin karena ia sejak tadi mendengar suara isakan tangis
Eh anu ba, " Ujar Zaffran gugup
Baru sehari kau menjadi suami tapi kau sudah membuat nya menangis, apa yang kau lakukan " Ujar Zen
Ba, it " Belum sempat melanjutkan perkataannya, suara Seorang wanita menggema di kuping nya
Pulang kau kerumah, Bawa putriku kemari jangan sampai kau membawanya kerumah mas Ali " teriak Zelly langsung dimatikan
Zaffran menelan ludah nya susah payah, bukan karena ia takut tapi Apa yang dikatakan oleh ayah nya itu benar baru sehari dia menjadi suami istri nya malah menangis sesenggukan
Sayang, maafin mas ya, mas " Ujar Zaffran lirih menatap sang istri dipelukan nya yang masih terisak
Sayang, Astaghfirullah, badanmu panas lagi " Ujar Zaffran ketika ia menggenggam tangan sang istri dan Hawa tubuh sang istri yang panas kembali
Zaffran menelpon seseorang
Kau cepat kemobil ku " Ujar Zaffran dengan orang disebrang sana, ia melepaskan pelukannya dan keluar dari mobil bertepatan dengan ia keluar Seseorang berlari kearahnya
Ada apa tuan, " Ujar Orang itu, Zaffran tak langsung menjawab ia berlari ke Samping dan membuka pintu mobil langsung menggendong Sang istri
Buka kan pintu nya, dan supirkan saya ke mansion Baba " Ujar Zaffran diangguki oleh orang itu Zaffran langsung masuk kemobil dengan Syaci yang sudah ia dudukan
Seharusnya aku tau, jika dia menangis terlalu lama pastinya akan Demam " lirih Zaffran merutuki kebodohan nya
Dia ingat betul perkataan Yora sepupu nya
Syaci jarang sakit tapi seketika ia sakit itu akan berhari hari, Syaci juga akan mudah sekali demam jika dia terlalu lama menangis
Cepat jalan kan mobil nya " Ujar Zaffran tajam
Orang itu langsung menjalankan mobilnya dengan kecepatan tinggi
Sesampainya di mansion Zelly dan Zen sudah menunggu ia ditelpon oleh Zaffran jika istrinya Demam
Kamu ini gimana si Zaffran, Baru sehari loh " Ujar Zelly marah menatap anaknya yang menggendong Menantu nya itu yang pingsan
__ADS_1