
Di Sebuah Gedung Menjulang tinggi
Disalah satu ruangan Terdapat beberapa Orang Yang sudah berkumpul
Ngomong nya pakek bahasa Inggris ya
Silahkan duduk Tuan Dan Nona kita Tunggu Perwakilan Dari Salamon Crop, " Ujar Pria paruh baya Yang berdiri di depan Sebagai Pembawa Acara
Selamat Siang Maaf kami terlambat " Ujar Wanita yang baru saja datang disusul oleh 2 orang wanita Di belakang nya
Tidak, Nona Semuanya Baru saja berkumpul, Silahkan Duduk Nona Ziva, dan Nona Mira Em " Ujar Pria itu menatap Bingung kearah Reva yang berdiri di paling belakang Syaci , Karena Ia tak mengenal Reva
Saya Pengawal khusus Nona Ziva " Ujar Reva yang mengerti tatapan bingung pria paruh baya itu
Oh baiklah, Sebaiknya kita mulai saja, Karena mungkin kalian semua disini Banyak yang datang Secara terburu-buru, dan meluangkan waktunya , Termasuk Nona Ziva Salamon ini " Ujar pria paruh baya itu
Sedangkan Tak jauh dari Tempat duduk Syaci Dan Zoya 4 Pasang Mata menatap Kearah Mereka lebih tepatnya Kearah Syaci
Dia, Muncul " Batin Lelaki yang berambut cokelat
Selama ini Menghilang seperti di telan bumi dan Sekarang Muncul Dengan Aura yang lebih Kental " Batin laki laki Yang Duduk 2 Bangku disamping Syaci,
Ya Aura yang dikeluarkan oleh Ziva Sangat lah mencekam
Acara pun dimulai Dengan Suasana mencekam
Di titik penghujung Acara Syaci membuka suara
200 T, Saya berikan Modal untuk proyek ini , Dengan Syarat Proyek Akan di bawah kendali saya, Dan semua pembangunan Salamon Crop yang menanggung , Dan Tanpa Ada Pihak Kutu yang Ikut campur di Proyek ini , " Ujar Syaci membuat mereka bungkam
Proyek yang mereka Bicarakan seperti Proyek lelang Siapa yang berani membayar Dengan Besar si perusahaan itu yang akan menang dan Si perusahaan yang lain Akan merugi karena Uang untuk proyek ini sudah disetorkan Terlebih dulu 20 persen nya
Sedangkan Zoya Reva ia terkejut pasalnya target tidak sesuai dengan Permintaan Syaci, Syaci meminta Uang Hanya 20 T Saja
Eh Buju buset 200 T " Batin Reva
Syaci tidak salahkan Uang yang di Ajukan 20 T Kenapa dia bilang 200 T, " Batin Zoya, Zoya yang masih terkejut Dengan Perkataan Syaci Tiba tiba Hp bergetar
Ia pun membuka Hp, pelan pelan Matanya melotot
Ada tf uang Sejumlah 250 Di rekening Syaci
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
...Flashback beberapa jam sebelumnya...
Sya, Daddy ingin bicara " Ujar Zoya memberikan Hp nya ke Syaci, Syaci pun Mengambil Hp Zoya
hallo Assalamualaikum " Ujar Syaci
WaAlaikum Salam, Adek Apakah tender proyek itu Proyek lelang " Tanya Daddy Nathan To the poin
Yah, Dad " Ujar Syaci
Perusahaan yang menjadi pesaing mu itu pasti Sudah mempertimbangkan Untuk menang Sya, maka dari itu mereka Akan berlomba lomba menaikkan Harga Nya, Agar Mereka menang Dan perusahaan yang lain merugi ada juga yang menggunakan Sistem Penopang Yang berarti dia akan Ikut membangun proyek itu dengan menanam Modal sedikit namun Bisa merugikan kita Si pemegang Proyek itu " Ujar Nathan
Syaci diam mencermati perkataan Sang Daddy
Berapa Target mu " Tanya Nathan
20 T Dad " Ujar Syaci pelan
Daddy Tambahkan 250 untung pegangan terserah kau ingin mengajukan berapa, Tapi kamu harus Menekan mereka agar semua pembangunan kamu yang nanggung Dan Tak ada Perusahaan lain yang ikut menanam Modal di proyek itu " Ujar Nathan
Baik dad, terimakasih saran dan bantuan nya Loppyoo Dad " Ujar Syaci
Itu tak gratis loh Sayang , " Ujar Nathan terkekeh
Yeah, Aku tau, nanti kalau udah pulang ku buatkan Makanan Spesial untuk Daddy dan kita Berkuda bareng pokoknya Sehariku untuk Tuan Nathan " Ujar Syaci ikut terkekeh
Siap Dad, Assalamualaikum " Ucap Syaci
WaAlaikum salam " Ujar Nathan setelah itu mematikan telponnya
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
To Back
Mereka pun terkejut mendengar perkataan Syaci
Nona Bukankah Anda menyetor uang 20 T " Ujar pria paruh baya tadi
Apa Aku mengatakan jika aku hanya 20 T Saja, Bukan Kah Minimal penyetoran 20 Persen Tuan , Mira , Kirimkan Uang nya " Ujar Syaci diangguki oleh Zoya
Tunggu dulu Nona , Apakah ada yang mau Menaikan lagi " Ujar Pria paruh baya
Sial, Aku tak Bisa menaikan lagi, " Ujar Pria Coklat
__ADS_1
Dia cerdik Dia menaikkan Harga Sangat tinggi, Aku tak mungkin Meninggikan tapi jika aku berhenti Uang 50 Persen yang ku setorkan Akan hilang S***** , " Umpat Di dalam hati Pria Yang berada Tak jauh dari Syaci,
Tuan bagaimana ini, Kita sudah menyetor kan 50 Persen agar kita bisa menang tapi " Bisik sekertaris yang ada di Samping nya
Diam " Ujar Nya
ternyata anda Sangat cerdik Nona , Anda Menyetor kan Uang 20 T sebagai 20 persen penyetoran sedangkan Kami Menyetor kan 50 Persen dari uang yang akan kami Setorkan " Ujar laki laki yang ada dihadapan Syaci
Pewaris Keluarga Salamon memang tidak pernah Bisa ditebak, " Ujar pria yang lain
Bagaimana Tuan, Apakah Ada yang mau menaikkan harga " Ujar Pria paruh baya pembawa Acara
Jika kami menaikan lagi sama saja kami memberikan Perusahaan kami ke Gadis ini tuan, 200 T Bagi keluarga Salamon itu mungkin tidak ada apa apanya, Bahkan Mereka bisa menaikkan nya lebih tinggi " Ujar Wanita yang duduk di dekat Pembawa acara itu
Benar itu, ini saja kami Sudah Sangat rugi " Ujar Sekertaris Pria itu membuat pria tadi menatap tajam kearah Sekertaris nya
Sekertaris yang di tatap oleh sang bos pun menunduk takut
Baiklah kalau begitu jadi Proyek ini jatuh pada Perusahaan Salamon " Ujar Si pembawa acara itu Membuat orang orang disana bertepuk tangan kecuali 7 orang
Saya akan menanamkan saham untuk Mengembalikan kerugian yang kalian alami, jadi dengan begitu Perusahaan kalian tetap baik baik Saja " Ujar Syaci
Mira urus semuanya " Ujar Syaci menatap Ke Zoya
Baik Nona, " Ujar Zoya mengangguk
Maaf tuan nyonya saya pamit Terlebih dulu Selamat Siang " Ujar Syaci berdiri dan menunduk kepalanya sedikit Setelah itu Ia pergi disusul Oleh Reva Sedangkan Zoya ditinggal Disana
Seperti yang dikatakan oleh Nona Ziva, Perusahaan Salamon akan menanamkan Saham di perusahaan Tuan Dan Nona, Kalian Bisa langsung kirim kan Saja Kontrak kerjasama nya Ke Email saya, Saya akan mengurus nya dengan cepat " Ujar Zoya menatap mereka dengan tenang
Pria tadi yang sudah kesal langsung berdiri dan keluar dari ruangan itu dengan emosi disusul oleh sekertaris nya
Namun sebelum Mereka keluar pintu Zoya berkata
Apa anda yakin Tuan Gerry tidak akan kerja sama dengan kami, bukankah Anda juga menyetor kan uang Lebih besar dan pasti itu membuat Perusahaan anda sedikit merugi atau memang merugi " Ujar Zoya Menyeringai membuat Gerry geram
saya tidak Akan pernah Sudi berkerjasama dengan perusahaan Salamon " Ujar Gerry emosi menatap tajam Kearah Zoya yang masih duduk dengan tenang
Oh ya sudah, saya pun tak memaksa, dan perusahaan kami juga tak rugi, anda mengatakan tidak Sudi untuk berkerja sama dengan perusahaan kami bukan, kalau begitu Saya akan menghubungi Sekertaris Agfa, Arga Dan Adidas yang memang masih Dibawah naungan Salamon Untuk Menarik saham anda " Ujar Zoya, ia berdiri dan membalikkan tubuhnya menatap pria tadi yang tak lain Adalah Gerry
Kau " Ujar Gerry menatap Zoya Dengan Tajam
Sial kenapa aku ceroboh, dan kenapa aku tidak tau Jika Agfa afga serta Adidas dibawah naungan Salamon " Batin Gerry rahangnya mengeras menahan emosi
__ADS_1
Zoya mengangkat sebelah Alisnya dengan tersenyum
Kenapa Tuan, apa anda lupa, Jika Perusahaan Agfa Afga dan Adidas dibawah naungan Salamon " Ujar Zoya Menyeingai