
Setelah Operasi pun Syaci Dan Zoya langsung pergi kebandara
Kau sudah minta izin ke Bunda dan yang lain" Tanya Zoya kepada Syaci
Aku baru saja mengirim email ke Dàgē, " Ujar Syaci
Sedangkan di kediaman Address
Bun, Cece Baru saja mengirim pesan jika dia Izin ke Jepang " Ujar Raffa saat ia baru saja duduk berkumpul Dengan keluarga nya
Hemm, Anak itu apa dia lupa sebentar lagi dia akan menikah " keluh Nana dengan sikap sang putri yang begitu
Jika tidak seperti itu, dia bukan putri mu Bun " Kekeh Raffi yang paham tabiat sang adik tirinya itu
Coba mas hubungi Zoya, Suruh batalkan, dia itu mau nikah Bentar lagi " Ujar Nana Menatap sang Suami nya
Ronald pun mengangguk menuruti permintaan sang istri namun Ponsel Milik Zoya tidak aktif
Zoya tidak aktif Yang, mungkin mereka sudah terbang " Ujar Ronald .
Selalu begitu " Ujar Nana kesal
Sudah lah Na, toh dia bisa menjaga dirinya nanti jika dia sudah tiba pun pasti langsung menghubungi mu " Ujar Novia
Sedangkan di tempat yang berbeda
Seorang pemuda menatap ke arah Luar Kaca
Apa aku terlalu memaksakan nya " Gumam pemuda itu
Apa kau sudah benar benar matang Zeo " Tanya seseorang Yang sejak tadi memperhatikan pemuda itu
Matang dalam artian apa " Ujar Pemuda itu
Kurasa kau tau Maksud dari perkataan ku ini Zeo, Kau membangun perusahaan ini dengan keringat mu sendiri aku menjadi saksi atas kerja kerasmu, dan sekarang kau memberikan Perusahaan ini dengan cuma cuma pada wanita itu " ujarnya
Aku membangun semua ini Memang untuk Istri dan anak anakku kelak Se, kenapa aku harus ragu akan hal itu, " Ujar Pemuda itu yang tak lain Zaffran Zeo
Tapi apa kau yakin dengan wanita itu, Maksudku, dia Wanita yang baru kau temui Dan kau sudah memberikan Segalanya untuk wanita itu " Ujar Sean
Segalanya katamu, Sean apa yang ku berikan Padanya Belumlah segalanya, Dari pada Bang Leon, bahkan dia Memberikan Nyawa nya untuk Wanita itu " Ujar Zaffran membalikkan tubuhnya menatap sahabat sekaligus Asisten nya itu
Maksud mu " Tanya Sean bingung
Ziva Adalah wanita yang diperjuangkan oleh almarhum Bang Leon, sampai nyawanya menjadi taruhannya dan Sekarang Nyawa Wanita itu menjadi taruhan untuk Melindungi keluarga ku " Ujar Zaffran
Para musuh Mengincar dia, karena dia mengetahui Siapa mereka, dan Selama ini dia menghilang untuk menutupi Jejaknya agar Musuh tak mengetahui nya Tapi sekarang dia muncul bahkan Dia Juga menerima Permintaan Kakek untuk menikah denganku, Pasti ada tujuan yang sudah ia siapkan, untuk melindungi Keluarga ku, tak mungkin Kan dia langsung menerima Permintaan Kakek dengan mudahnya, Maka dari itu aku menyerahkan perusahaan ku atas nama dia jika suatu saat terjadi apa apa dia bisa mengelolanya Karena aku tau dia mampu ," Ujar Zaffran
Jujur aku masih belum dong, itu terlalu rumit untuk ku Pahami " Ujar Sean bingung
Apa Hubungannya kau dan dia harus menikah dan dia dengan gampang nya menerima pernikahan itu dengan para musuh yang ingin mencelakai mu bukan kah selama ini kalian damai damai saja " Ujar Sean ..
Karena Selama ini, dia menghalau musuh agar tak mengganggu keluarga Abizhar Nugraha, makanya dia menghilang untuk menutupi Keluarga kami, mungkin sekarang Musuh sudah mendekati kami Maka dia Datang dan menerima Permintaan Saya " Ujar Abizhar Yang masuk keruangan itu dan menjawab pertanyaan Sean
__ADS_1
Gadis itu sudah punya tujuan nya, dia akan melakukan apapun untuk melindungi Apa yang harus dia lindungi, Ibaratnya dia berhutang Nyawa maka dia akan membayar nya pun dengan nyawa, Begitupun pernikahan Ini, dia akan menikah walaupun Dia tak menginginkan pernikahan ini " Ujar Yozza yang berada di samping Abizhar
Sean hanya mengangguk saja tanda ia mengerti walaupun sejujurnya dia masih belum ketemu titik maksud nya
Setelah Perbincangan itu mereka pun Pergi kembali kerumah
...----------------...
...----------------...
Malam pun tiba
Tok tok
Bang ini Yora " Ujar Yora mengetuk pintu kamar milik Zaffran
Ceklek
Ada Apa " Tanya Zaffran
Thea baru saja mengabari aku kalau Syaci Tadi ke jepang bersama Kak Zoya " Ujar Yora memberi tahu
bukan kah Selvi mengatakan dia ada oprasi sampai malam " Ujar Zaffran
Ntahlah mungkin Setelah operasi dia berangkat Soalnya dia hanya mengoperasi Satu pasien saja, sedangkan yang lain dia oper ke Dokter lain " Ujar Yora
Zaffran pun mengangguk, ntah kenapa perasaan nya seperti Syaci menjaga jarak jauh kepadanya
Jam berapa ia berangkat " Tanya Zaffran dingin
Kirimkan Nomor Zoya " Ujar Zaffran
Untuk apa " Tanya Yora bingung
Aku ingin bicara dengan Cia " Ujar Zaffran langsung menutup pintunya
Lah kok ditutup gitu aja " Ujar Yora Bengong tatkala pintu ditutup begitu saja oleh Zaffran
Dia pun langsung masuk kamar dan mengambil hpnya untuk mengirimkan no Zoya ke Zaffran
...----------------...
Dikamar Zaffran
Saat dia Sudah mendapatkan pesan dari Yora iapun langsung menghubungi Nomor Zoya
Hallo assalamualaikum " Ujar Zoya Namun belum sempat Zaffran Menjawab salam Ada suara yang sangat ia kenal
Jika Ada 20 T, Kita butuh 5 T lagi Hubungi Selvi, suruh dia kirimkan Uang Esok " Ujar Suara lembut yang sangat Zaffran kenal
Baik, Tapi, ini Zaffran menghubungi ku " Ujar Wanita yang Tak lain adalah Zoya
Mas Zaffran " Ulang suara itu
__ADS_1
Ya, calon suamimu, sepertinya ia ingin bicara dengan mu " Ujar Zoya
Syaci pun langsung mengambil Hp Zoya
Hallo assalamualaikum " Ujar Zaffran yang sudah mendengar suara helaan nafas milik Syaci
WaAlaikum salam Mas " Lirih Syaci
Apa Kamu sudah sampai " tanya Zaffran
Sudah mas " Ujar Syaci lirih
Syukurlah kalau begitu " Ujar Zaffran Menghela nafasnya
Mas Maaf, Aku Tak pamit dengan mu " Ujar Syaci lirih ya Tadi saat ia baru saja turun Dari pesawat Sang bunda tercinta menelpon dan menasehati nya
Tak Apa, tapi bisakah ini untuk terakhir kalinya " Ujar Zaffran
Insyaallah mas, Lain kali Aku akan pamit " Ujar Syaci dengan Suara yang cukup pelan
Mas, juga minta maaf, kalau mas terlalu memaksakan kehendak mas dan mengambil keputusan yang menurut mu itu salah, Mas Hanya ingin Jika suatu saat nanti terjadi apa apa, Semua yang mas miliki " Ujar Zaffran terpotong dengan Suara bantahan Syaci
Tidak Akan terjadi apa apa, " Sentak Syaci
Cia Mas " Ujar Zaffran lagi namun langsung dibantah oleh Syaci
Mas Aku ingin istirahat aku lelah sekali, assalamualaikum" Ujar Syaci pelan Dengan mata yang berkaca-kaca langsung mematikan telponnya sepihak
Zoya yang baru saja kembali dari luar melihat tubuh Syaci bergetar terkejut dia langsung menghampiri Syaci
Ada apa Sya " Ujar Zoya
Kak, semuanya Tidak akan terulang lagi kan kak " Ujar Syaci terisak
Mas Zaffran tidak akan kenapa kenapa kan kak mas Zaffran akan baik baik saja kan kak, " Ujar Syaci memeluk Zoya Dengan erat
Zoya yang mengerti arah perkataan Syaci mengelus Punggung nya
Insyaallah semuanya baik baik saja " Ujar Zoya pelan
ia pun mengajak Syaci untuk istrahat tak butuh waktu lama Syaci sudah terlelap tidur
Zoya langsung menghubungi nomor Zaffran
Hallo assalamualaikum, Apa yang kau katakan Zaffran " Tanya Zoya to the poin tanpa menunggu jawaban salam dari orang sebrang telpon
WaAlaikum salam , aku hanya meminta maaf pada Cia, memang ada apa " Ujar Zaffran bingung mendengar perkataan dan nada bicara Zoya SE akan marah
Syaci Menangis, setelah mematikan telponnya, Zaffran, Mental Syaci masih belum sepenuhnya pulih atas kematian Abangmu, Dia sampai sekarang masih merasa bersalah akan hal itu, " Ujar Zoya Lirih
Zoya bisa kah kau menceritakan semuanya sedetail-detailnya tentang Kejadian 5 Tahun lalu dan sampai saat ini, Aku ingin tau Seberapa berat nya dia Memikul rasa bersalahnya itu" Ujar Zaffran
Baik aku akan menceritakan semuanya " Ujar Zoya
__ADS_1
Ia pun menceritakan Kejadian 5 tahun sampai saat ini hanya Zoya tak memberi tahu siapa orang orang itu