Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part57


__ADS_3

Di Rumah sakit


Pa ma maafin Ziva " Lirih Syaci Menunduk di depan Kedua orangtuanya


Hemm nak lain kali jangan seperti itu ya sayang, Mama papa khawatir dengan mu " Ujar Sisi lembut mengusap pucuk kepala sang Putri


Ya Ma, " Ujar Ziva masih dengan menunduk kepalanya karena tatapan sang papa yang sedari tadi menatap nya


Apapun masalah mu jangan pergi, bukan menyelesaikan masalah tapi malah menambah masalah dan khawatir setiap orang nak " Ujar Ali menatap sang putri pertama nya itu


Maaf Pa, Ziva sadar ziva salah " Ujar Syaci tak berani menatap mata papanya


Sisi tersenyum dan langsung memeluk Syaci


Sudah pa, yang penting putri ku ini baik baik saja " Ujar Sisi,


Tak berapa lama ada suara ketukan pintu dan Salam dari depan pintu


Assalamualaikum papa Mama Cece " Teriak Anak kecil laki laki berlari Kearah Mereka dan Ikut memeluk Kaki sisi dan Syaci


Sisi yang mendengar pun terkejut langsung menatap Anak kecil itu


waAlaikum salam, bisakah mengucapkan salam tidak dengan berteriak teriak dan berlari dek " Ujar Syaci melepaskan pelukannya dan menatap kearah sang adik bungsunya itu


Hehe maaf Cece , abis Cece Pelukan sama mama, Akha Juga ya pengen " Ujar Anal kecil itu dengan suara Cedalnya


Assalamualaikum " di ikuti beberapa orang dibelakang


waAlaikum salam " Ujar Mereka dan menoleh ke asal suara itu


Novan Dan Yozza menyalami tangan Sisi dan Ali bergantian di ikuti Diego dan Zaffran


Mbak Nana " Lirih sisi menatap kearah wanita yang sedari tadi tersenyum lembut kearahnya nya


Yang dipanggil merentangkan tangannya Sisi langsung berhamburan kepelukan Nana


Maaf Mbk maaf hiks hiks " Ujar Sisi tercekat


Tak perlu meminta maaf itu semua sudah takdir, " Ujar Nana mengelus punggung Sisi


Tapi Mbak aku sudah merusak kebahagiaan mu " Ujar Sisi lirih


Nana melepaskan pelukannya dan menatap Kearah Sisi, tangannya menghapus air mata yang mengalir di pipi sisi


Jika kamu menjadi perusak kebahagiaan ku tak mungkin sekarang aku masih disini masih sehat walafiat dan bisa memeluk mu seperti ini Si " Ujar Nana lembut


Sudah jangan menangis, kita sudah sama sama bahagia dengan takdir yang kita jalani " Ujar Nana mengelus punggung Sisi

__ADS_1


Ronaldo mendekati brangkar Ali dan berjabat tangan seperti seorang sahabat yang tak bertemu lama


Bagaimana kondisi mu " Ujar Ronald


Alhamdulillah baik, aku ingin sekali pulang namun putri kita ini belum memberikan izin " Ujar Ali melirik Syaci yang menggendong adiknya


Papa boleh pulang kalau Infus papa sudah habis " Ujar Syaci menatap sang papa


yang bener nak " Ujar Ali memastikan, dibalas anggukan oleh Syaci


dengan syarat jangan melakukan hal hal yang berat atau perkejaan kantor dulu " Ujar Syaci


Alhamdulillah, akhirnya Aku bisa keluar juga nald, " Ujar Ali terkekeh ya pasalnya ia sangat tidak suka berada di RS jika bukan karena putri nya mungkin saat sudah sadar ia meminta untuk pulang dirawat dirumah


Ronald pun terkekeh


Kau masih sama Anti dengan RS " Ujar Ronald


Ayah dan papa apa bedanya, kalian itu anti dengan RS " Ujar Syaci


Benar Ce, 2 bapak itu sangat tak menyukai RS " Ujar Syakha dengan suara cedalnya membuat mereka tertawa


Hal itu tak luput dari pandangan Zaffran


Jaga pandangan mu dia bukan muhrim mu " Ujar Novan


Kau, " Ujar yozza menatap tajam ke arah Zaffran


Why, jalankan ku sudah ada tinggal aku memperbaiki nya agar menjadi lancar " Ujar Zaffran membuat Yozza kesal dan mengeplak kepala Zaffran


Hey yozza apa yang kamu lakukan kepada calon menantu ku " Ujar Ronald tersenyum


Ayah, dia belum mendapatkan restu dari kami " Ujar Novan tajam


Tapi ayah merestuinya " Ujar Ronald


Tapi kami tidak ayah " Ujar Yozza sengit


Kasih ayah alesan kenapa kalian tidak merestuinya " Ujar Ronald menatap mereka berdua


Syaci masih kecil yah masih perlu kami yang menjaganya " Ujar yozza diangguki oleh Novan


Ada Zaffran yang akan menjaganya tiap waktu " Ujar Ronald


Ayah, sudah ihh kenapa malah membahas yang tak jelas sih " Ujar Syaci


Memang kenapa bukankah kamu akan memberikan jawaban itu setelah papa sembuh bukan, dan Sekarang papa sudah sembuh sudah diperbolehkan pulang kan " Ujar Ali menggoda sang putri membuat putrinya salah tingkah

__ADS_1


Papa tau dari mana " Ujar Syaci seketika menatap sang papa


Ali hanya tersenyum tak menjawab


Tak lama suster datang, dan mencabut infusan dan yang lain lain karena ali sudah di perbolehkan pulang


Zaffran pulang lah dan datang kerumah om dengan keluarga mu " Ujar Ali


Baik om " Ujar Zaffran mengangguk


Pa" Ujar Syaci ingin protes namun ditahan oleh sang bunda


kenapa ingin protes bukan kah kamu yang memberikan janji itu kepada mereka kan, sekarang siapkan jawaban mu, tenang lah apapun keputusan mu kami mendukung mu " Ujar Bunda


termasuk jika kamu menerima nya " Ujar Ronald membuat Syaci memalingkan wajahnya kesamping karena malu sikap itu ditangkap jelas oleh Ronald dan Nana


Apa dia menyukai nya mas " Bisik Nana


Ntahlah sayang tapi setidaknya kita menghindari sina hati untuk mereka lebih cepat " Ujar Ronald


tapi mas aku takut malah mereka belum sama siap dan nanti di masa depan " Ujar Nana


Husst jangan berfikir negatif kita doakan untuk putri kita yang terbaik " Ujar Ronald diangguki oleh Nana sedangkan di belakang


Nov, gimana " ujar yozza


Gimana apanya " ujar Novan bingung


Kalau Syaci menerima nya karena terpaksa aku takut Zaffran malah tak bisa menjaganya " ujar yozza khawatir ha itu jelas ditangkap oleh Novan


aku tau Za, kau juga memiliki rasa kan pada adikku " ujar Novan membuat Yozza terkejut dan ekspresi wajah nya dapat dilihat oleh Novan


Aku itu khawatir dengan keadaan adikku apa apaan si kau ini bagaimana bisa aku memiliki rasa kepada adikku sendiri " Ujar yozza menyangkal


Apa kau yakin itu " Ujar Novan tersenyum mengejek


kau mengejek aku, " Ujar Yozza menatap Sang sahabat


Tidak hanya memastikan jika, kau tidak merasakan nya ya sudah biarlah takdir yang menentukan nya, jika adik ku disakiti olehnya maka aku akan turun tangan duluan dan memberikan dia hadiah yang tak terbayangkan " Ujar Novan menyeringai


Kau ini poin plan tadi kau tidak setuju sekarang jawabanmu seperti itu " Ujar Yozza kesal


Lah terus aku kongkon OPO " Ujar Novan memakai bahasa Jawa


Kongkon meneng orak usah bisik bisik merumpi kayak emak emak rempong " Ujar Syaci yang melihat Kedua abangnya yang sibuk berbisik bisik padahal mereka sudah sampai di parkiran


Hehehe " Ujar Yozza dan Novan nyengir dibalas dengan bola mata yang berputar

__ADS_1


__ADS_2