
Apa dia mendengar kita Jho " Ujar Syaci khawatir
Tidak sweety, seharusnya sih jika ini udah dibereskan oleh Selvi, dia sudah kita intai " Ujar Novan Mengambil alat penyadap di bawah Brangkar Syaci
Mereka tau jika kamu disini, mereka mengikuti kita sampai kesini " Ujar Raffa
Lebih tepatnya sejak di jet pribadi mereka sudah mengikuti kita Fa, bahkan Syaci sudah meminum Obat racunnya tapi untung saja adikku itu pintar Jadi hanya tinggal efeknya saja " Ujar Novan
, Syaci keracunan " ujar Mereka menatap Kearah Syaci
Aku baik baik saja tenang aku udah minum Penawar Di Jet jadi tinggal Efeknya aja, toh Mama Ratih udah memeriksa nya bukan kalau aku baik baik saja, kalau masih ada racun pasti Mama Ratih bilang, " Ujar Syaci menenangkan mereka
Kamu yakin " Tanya Zaffran memastikan menatap Syaci namun Syaci yang ditatap lansung memalingkan wajahnya kesamping didepan Dada sang ayah
Insyaallah, Aku minta jangan sampai berita ini keluar mas Mereka tau aku keluarga Salamon, aku keturunan Salamon, sedangkan Di dunia Bisnis Aku Aziva Pemilik Perusahaan AZ crop ," Ujar Syaci
Mas akan pastikan itu tidak akan tersebar sampai keluar bahkan karyawan akan mas bungkam agar tak Memberikan informasi tentang identitas mu, " Ujar Zaffran
Tapi karyawan pasti sudah heboh, jika kamu ingin menikah mas " Ujar Syaci kesal
Itu kan hanya berita Cia, kapan waktu serta tempat nya mereka tidak tau kita menikah, " Ujar Zaffran
Tenang Daddy dan yang lain akan mengurus nya" Ujar Nathan Agar sang putri tidak cemas
Baiklah, Pokoknya tutup serapat rapat nya " Ujar Syaci
Siap Tuan putri " Ujar Mereke serentak
Dàgē Niqab " Ujar Syaci Raffa pun mengangguk dan mengambil Niqab sang adik yang ditaroh di atas nakas dan memberikan niqabnya kepada sang adik
Syaci pun menerima Niqabnya dan langsung memakai nya
Syaci ngantuk mau tidur " Ujar Syaci diangguki oleh mereka
Tidurlah, Ayah akan berselawat " Ujar Ronald diangguki oleh Syaci
Ronaldo pun berselawat sampai putri tertidur
Bereskan Semuanya " Ujar Ronald tajam
Yah, putri mu sendiri yang ingin Melakukannya " Ujar Raffa diangguki oleh Novan Dan Raffi
Ayah tak ingin dia dalam bahaya Fa, " Ujar Ronald
Kita percayakan saja pada nya Nald, toh Ada Zaffran, kita bisa mempercayai nya, iya kan Zaff " Tanya Daddy Nathan
Iya yah, insyaallah saya akan berusaha menjaga Syaci " Ujar Zaffran
Jagalah dia dan jagalah dirimu juga " Ujar Raffi menatap Zaffran
Zaffran tersenyum lembut menatap Raffi
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...Sedangkan di Jepang...
Bagaimana apa sudah ada kabar dari orang mu itu " Ujar Pria berambut cokelat
tidak ada Seketika dia hilang kontak sejak Di Jet, dia hanya mengirimkan pesan Jika dia sudah memberikan Racun kepada Syaci, " Ujar Wanita yang sibuk dengan ponselnya
Apa dia ketangkap " Tanya laki laki yang duduk di kursi Roda
Aku tidak tau, kemungkinan besar dia ketangkap, " Ujar sang Wanita
Salamon, jangan dianggap remeh, seperti nya gadis itu sudah memberikan informasi kepada keluarganya Tentang siapa Kau " Ujar Seseorang yang baru saja masuk dan menunjuk laki laki yang berdiri di samping jendela
Aku akan menyingkirkan gadis itu " Gumam Nya
Malapetaka Untuk kita semua Gerry, Jangan Gegabah, Kita tidak tau siapa saja orang orang yang ada di salamon bahkan disekitarnya saja kita tidak tau," Ujar Rambut Coklat menatap tajam Kearah laki laki yang berdiri di depan jendela itu
benar itu Mungkin Kau bisa dengan mudah menghabisi nya mereka juga pasti lebih dengan mudah menghabisi kita semua bahkan seluruh keluarga " Ujar Wanita itu
Jangan menganggap Gadis itu mudah untuk di habisi, Orang dibawahnya saja mudah untuk membuat ku seperti ini dengan sekali tindakan, apalagi Gadis itu, yang sudah pasti dilatih lebih Keras dan memiliki Otak yang cerdik, bisa dibuktikan sekarang " Ujar lelaki yang berada di kursi Roda itu
Benar kata kau, 5 Tahun Dia menghilang tak ada yang tau diantara kita bahkan kau pun tidak tau Jika dia masih hidup bukan ger,
Ah iya Dimana xxxx Kenapa beberapa hari ini dia tak ada kabar " ujar wanita itu
Perusahaannya dalam masalah " Ujar Si rambut Coklat
Data Perusahaan hilang lebih tepatnya hangus tak tersisah " Ujar Si rambut Coklat
Bagaimana bisa datanya hilang " Ujar Wanita itu
Aku tidak tau dia meminta tolong ke Sistem IT ku tapi masih tidak bisa di selesaikan bahkan ruangan IT nya Sudah terbakar hangus Juga " Ujar Rambut Coklat itu
Gadis itu " Ujar pria yang duduk di dekat pintu ( pria yang tadi baru masuk ye)
Maksud mu apa gadis itu yang melakukan nya" Ujar Wanita itu
Terus Siapa lagi jika bukan dia " UjarNya
Berarti dia sudah tau identitas kita " Ujar Wanita itu
diangguki oleh Pria itu
Ia pasti, oh ya pria tua itu sudah berapa hari ini aku tak mendengar celotehan nya kemana dia " Ujar Pria itu menatap mereka
Biasa encok nya kumat " Ujar Sang wanita
Sejak kapan dia punya encok " Tanya Si rambut Coklat
Ntahlah mungkin sejak pertemuan kita yang terakhir itu , kemarin aku ke mansion, dia terkapar di kasur kata Pelayan sih encok nya kambuh Badannya sakit semua " Ujar Sang wanita terkekeh
Hahaha baguslah biar cepat Ko.it juga dia itu lebih Mempermudah jalan kita " Ujar pria tertawa
__ADS_1
Ckckck mendoakan yang tidak baik kau om " Ujar Pria berambut coklat
Tidak masalah, jika perlu kita bantu dia biar cepat Mati " Ujar Gerry tersenyum
Betul juga kau, Ger " Ujar Sang wanita tertawa
Akan ku bantu jika kalian mau " Ujar Pria di kursi Roda
Lakukanlah, bukankah kau menjadi cucu tersayang dari laki laki tua itu, dengan begitu ia tidak akan curiga " Ujar pria itu tertawa
Baik, pesankan aku obat tapi dokter tidak bisa mendeteksi nya " Ujar Pria dikursi roda itu
Asiap, Secepatnya " Ujar Wanita itu menyeringai
...di tempat yang berbeda...
Kep*****t Mereka berlomba lomba ingin menyingkirkan ku" Ujar Seseorang yang duduk bersandar di Tempat tidur
Maaf tuan besar jika saya lancang, sebenarnya terakhir kita mengadakan pertemuan saya tak sengaja melihat Nona xxxx Memberikan Sesuatu di minuman tuan " Ujar Pria yang ada di samping nya
Kurang A***r Mereka " Ujar Pria tua itu mengusap wajah nya dengan kasar ia sangat marah melihat bagaimana Anak serta cucu cucu nya berlomba lomba ingin membunuhnya
Tuan, tuan harus tenang, saya punya rencana tuan " Ujar Pria itu ..
Apa Enzi " Tanya pria paruh baya itu
pria itu maju dan membisikkan sesuatu
Dengan begitu Mereka akan mengira jika tuan besar benar benar mati " Ujar pria yang dipanggil Enzi
Bagus juga ide mu, terimakasih Enzi kau Tidak berkhianat Seperti keluarga ku kau masih setia denganku " Ujar Pria itu
Tuan , Aku sebenarnya berkhianat kepada anda " Ujar Enzi
Maksud mu kau berkhianat juga dengan ku " Ujar Pria paruh baya itu menatap tajam
Iya Aku adalah orang kepercayaan dari gadis Itu, Tapi aku serta gadis itu tidak tega melihat anda yang akan dibunuh dengan keluarga anda maka dari itu Nona meminta ku untuk selalu berada di Samping anda menjaga anda agar anda tidak mati terbunuh dengan keluarga anda sendiri " Ujar Enzi
Anak dari Keluarga Salamon maksudmu " Ujar Pria paruh baya itu
Iya, dia Gadis itu, dia menuntut balas atas kematian Tuan Zahfri dan Orang orang yang telah kalian bunuh " Ujar Enzi menatap tajam Pria paruh baya itu
Membuat pria paruh baya itu seketika menegang
Itu terjadi karena Zen Dan Abizhar yang lebih dulu membunuh Istri serta Anak dan menantuku " Ujar Pria itu
Mereka membunuh anak dan Menantu ku di depan mata anak anaknya dan menghancurkan semua perusahaan ku " ujar Pria itu menggertakan giginya marah
Enzi diam seketika
Terus kenapa nona menjadi target kalian " Tanya Enzi
Awalnya dia memang menjadi target ku tapi setelah aku mengetahui siapa gadis itu, aku mundur karena aku tak ingin berurusan dengan Salamon atau yang lain" ujar Pria paruh baya itu
__ADS_1