
Acara Sungkem pun Dimulai
Syaci sungkem dihadapan Sang bunda
Bunda, Syaci minta maaf atas segala Dosa Dosa Syaci kepada Bunda, Hiks hiks,Syaci yang gak pernah nurut sama bunda Syaci yang sering buat bunda kepikiran Syaci minta maaf Bunda " Isak Syaci di kedua lutut Sang bundanya
iya sayang, Bunda pun mintak, maaf nak, Bunda belum Bisa jadi Bunda yang baik untukmu, bunda yang masih suka marah sama kamu maafin bunda sayang, " Ujar Nana terisak mengelus pucuk kepala sang putri
Zoya mengeluskan punggung Syaci
Hiks hiks, bunda Syaci minta restu nan Ridho kepada bunda Untuk Menjalani Rumah tangga bersama Suami pilihan Syaci bunda " Ujar Syaci terisak
Bunda restu dan Ridhoi nak, doa bunda selalu menyertai mu, Hiks hiks " Ujar Nana Syaci pun langsung memeluk Ibu yang melahirkan ini dengan Tangisan yang pecah
Sudah Sayang, " Ujar Ronald mengelus Dada Sang istri
Nana pun melepaskan pelukannya dan Menghapus air mata di wajah sang putri
Berbahagialah, Surgamu ada di suamimu sekarang nak, Turuti semua perkataan nya, jangan pernah kau membantah nya " ujar Nana diangguki oleh Syaci setelah itu Syaci Bergeser kehadapan
Ronald, Sang ayahnya
Ia tatap wajah Sang ayah, Wajah yang selalu menjadi garda terdepan dia,
Putri ayah " Ujar Ronald tersenyum lembut dang mengelus kepala sang anak
Syaci pun berhamburan memeluk Sang ayah
Ayah, hiks hiks " Ujar Syaci dengan isakannya
Hustt, jangan menangis babby , " Ujar Ronald dengan suara seraknya menahan air matanya
Ayah, Maafin Syaci hiks hiks Syaci sering buat ayah " Ujar Syaci terisak terpotong dengan perkataan Ronald
Ayah pasti maafin, bukan kah ayah sering bilang, Apapun kesalahan Cece, ayah tak kan menganggap itu adalah sebuah kesalahan, Cece putri ayah, Sudah jangan menangis ayo, putri ayah sudah besar, sudah menentukan pilihannya, masa nangis ih tuh udah punya suami sekarang " Ujar Ronald, ia melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Syaci dengan senyuman manis nya
Apapun itu Zayna tetep Putri Ayah Zyan, Udah Ayo, Sungkem minta restu " Ujar Ronald terkekeh agar sang anak tak lagi menangis
Syaci mengangguk pun menunduk sungkem kepada Ronald
Ayah, Syaci minta restu dan ridho ya, untuk menjalani rumah tangga bersama suami pilihan Syaci " ujar Syaci dengan suara lirih tercekat
Iya babby, ayah restu dan ridhoi, Jadilah Istri yang baik untuk suamimu jadilah rumah ternyaman untuk ia pulang, " Ujar Ronald diangguki oleh Syaci dengan isakan
Udah, jangan nangis, gantian gih sungkem sama papa mama " Ujar Ronald membantu sang anak untuk sungkem kepada Ali dan sisi
Zoy, biar ayah " Ujar Ronald, Zoya pun mengangguk mengerti
__ADS_1
Pah, " Ujar lirih Syaci
Putri papa, Baru kemarin nak kita bertemu, sekarang udah jadi milik orang lagi aja" Ujar Ali terkekeh Agar sang anak tak menangis lagi
Pah, maafin Syaci pah, Syaci belum bisa mengabdi kepada papa hiks hiks " Isak Syaci
Nak liat papa, " Ujar Ali mengangkat dagu sang putri
Kamu sudah mengabdi nak, bahkan kamu selalu mendoakan papa disetiap doa mu, itu sudah bagian dari kamu mengabdi kepada papa " Ujar Ali tersenyum mengelus pipi sang anak yang tertutup oleh niqabnya
Pah, Syaci bersimpuh dihadapan papa untuk pertama kalinya, Syaci meminta maaf sebesar-besarnya kepada papa, Syaci minta restu dan Ridho dari papa untuk rumah tangga Syaci pah, " Ujar Syaci
ya, Sayang, papa pun meminta maaf pada mu, papa belum bisa menjadi papa yang baik untukmu, tapi Doa restu dan ridho papa akan selalu untuk mu nak, Berbahagia lah sayang " Ujar Ali Diangguki oleh Syaci setelah itu ia berpindah ke Sisi
Mamah, " Ujar Syaci lirih
Hust, mama gak mau Syaci minta maaf karena Syaci gak salah, oke, jadi jangan nangis, " Ujar Sisi tersenyum lembut ke sang anak tirinya itu
Huft mamah gak asik " Ujar Syaci tersenyum
Biarin udah capek mamah mu ini Sya nangis dari tadi jadi Langsung aja ya kesungkemnya " Ujar Sisi terkekeh
Syaci pun mengangguk
ia pun sungkem kepada sisi setelah itu berlanjut ke Nathan dan Novia
Lah malah nangisnya tambah kenceng " Ujar Novia kaget
Udah nak, mommy gak ada Lollipop ini " Ujar Novia ngeldek
Gak asik mommy mah " Ujar Syaci dengan suara tersedan sedan
membuat mereka tertawa
Dah gantian sana ke Umma Dan Baba sama yang lain " Ujar Novia
Syaci pun mengangguk dan menuju ke arah Zelly dan zen, sedangkan Zaffran dia sudah sungkem ke orang tua Syaci
Dipersingkat saja ya biar cepat
Setelah Sungkem kepada para orang tua Syaci dan Zaffran pun duduk di Kursi pengantin
Rafa Raffi dan Novan berjalan kearah mereka berdua
Jaga permata kami " ujar mereka menepuk bahu Zaffran
Baik Jho Dàgē Koko " Ujar Novan
__ADS_1
Apa boleh kami memeluk nya Zaff " Tanya Raffa terkekeh
Sekarang kalau mau meluk harus pamitan sama si pawang " Ujar Raffi
Silahkan dia tetap adik kalian " Ujar Zaffran tersenyum Mereka bertiga pun langsung memeluk Gadis kecil itu
Berbahagialah Cece " Ujar mereka Sambi memeluk posisi nya Syaci di tengah ya
Hiks hiks , Aku gak bisa nafas " Ujar Syaci dengan isakan mereka bertiga tertawa
Udah ah, Yo Dàgē ajho kita turun aku laper jangan lama lama nanti Perutnya Bunyi " Ujar Raffi meledek Syaci
Koko, " Ujar Syaci kesal
Hahaha, bye bye " Ujar Raffi mendorong kedua abangnya pergi, karena sejujurnya mereka tak bisa menahan air mata mereka yang mengalir Setelah itu para sahabatnya pun naik ke panggung
Selamat jaga Saudari kami " Ujar Thea diangguki oleh Zaffran
Krucuk krucuk " Bunyi perut Syaci membuat para sahabatnya tertawa
Laper neng " Ledek Selvi
Sangat, Aku belum makan dari siang " Ujar Syaci
Zaffran langsung turun dari panggung menuju Tempat Catering makanan
Zaff, ngapain nak " Ujar Sang bunda
Cia laper Bun, dari siang dia belum makan " Ujar Zaffran
Astaghfirullah iya, dari pulang dari RS dia belum makan, " Ujar Nana yang baru sadar jika putri nya belum makan
Ya, Bun makanya Zaffran mau ambilkan makan, buat dia " Ujar Zaffran
Ya udah biarin bunda aja kamu balik aja kesana gih ajak dia duduk di meja yang ada ayah nanti bunda antarkan kesana " Ujar Nana
Gak usah Bun biar Zaffran aja " Ujar Zaffran menolak karena merasa tak enak
Udah gak papa, Ajak Syaci turun biar Bunda yang ambilkan makanannya " Ujar Nana
Tapi Bun, " Ujar Zaffran ingin menolak tapi Nana langsung mendorong Zaffran pergi
Zaffran pun mengangguk pasrah dang kembali kepanggung
Sayang kita kesana yuk, makan dulu " Ujar Zaffran memegang tangan sang istri
Aelah, yang udah sah, ia percayai mah pegangan gak dilarang lagi " ledek Selvi
__ADS_1
Terserah mulut kau Vi, aku mau makan Assalamualaikum " Ujar Syaci dan berjalan dengan dituntun oleh Zaffran