Gadis KecilKu Misterius

Gadis KecilKu Misterius
part79


__ADS_3

Acara Sungkem pun Dimulai


Syaci sungkem dihadapan Sang bunda


Bunda, Syaci minta maaf atas segala Dosa Dosa Syaci kepada Bunda, Hiks hiks,Syaci yang gak pernah nurut sama bunda Syaci yang sering buat bunda kepikiran Syaci minta maaf Bunda " Isak Syaci di kedua lutut Sang bundanya


iya sayang, Bunda pun mintak, maaf nak, Bunda belum Bisa jadi Bunda yang baik untukmu, bunda yang masih suka marah sama kamu maafin bunda sayang, " Ujar Nana terisak mengelus pucuk kepala sang putri


Zoya mengeluskan punggung Syaci


Hiks hiks, bunda Syaci minta restu nan Ridho kepada bunda Untuk Menjalani Rumah tangga bersama Suami pilihan Syaci bunda " Ujar Syaci terisak


Bunda restu dan Ridhoi nak, doa bunda selalu menyertai mu, Hiks hiks " Ujar Nana Syaci pun langsung memeluk Ibu yang melahirkan ini dengan Tangisan yang pecah


Sudah Sayang, " Ujar Ronald mengelus Dada Sang istri


Nana pun melepaskan pelukannya dan Menghapus air mata di wajah sang putri


Berbahagialah, Surgamu ada di suamimu sekarang nak, Turuti semua perkataan nya, jangan pernah kau membantah nya " ujar Nana diangguki oleh Syaci setelah itu Syaci Bergeser kehadapan


Ronald, Sang ayahnya


Ia tatap wajah Sang ayah, Wajah yang selalu menjadi garda terdepan dia,


Putri ayah " Ujar Ronald tersenyum lembut dang mengelus kepala sang anak


Syaci pun berhamburan memeluk Sang ayah


Ayah, hiks hiks " Ujar Syaci dengan isakannya


Hustt, jangan menangis babby , " Ujar Ronald dengan suara seraknya menahan air matanya


Ayah, Maafin Syaci hiks hiks Syaci sering buat ayah " Ujar Syaci terisak terpotong dengan perkataan Ronald


Ayah pasti maafin, bukan kah ayah sering bilang, Apapun kesalahan Cece, ayah tak kan menganggap itu adalah sebuah kesalahan, Cece putri ayah, Sudah jangan menangis ayo, putri ayah sudah besar, sudah menentukan pilihannya, masa nangis ih tuh udah punya suami sekarang " Ujar Ronald, ia melepaskan pelukannya dan menghapus air mata Syaci dengan senyuman manis nya


Apapun itu Zayna tetep Putri Ayah Zyan, Udah Ayo, Sungkem minta restu " Ujar Ronald terkekeh agar sang anak tak lagi menangis


Syaci mengangguk pun menunduk sungkem kepada Ronald


Ayah, Syaci minta restu dan ridho ya, untuk menjalani rumah tangga bersama suami pilihan Syaci " ujar Syaci dengan suara lirih tercekat


Iya babby, ayah restu dan ridhoi, Jadilah Istri yang baik untuk suamimu jadilah rumah ternyaman untuk ia pulang, " Ujar Ronald diangguki oleh Syaci dengan isakan


Udah, jangan nangis, gantian gih sungkem sama papa mama " Ujar Ronald membantu sang anak untuk sungkem kepada Ali dan sisi


Zoy, biar ayah " Ujar Ronald, Zoya pun mengangguk mengerti

__ADS_1


Pah, " Ujar lirih Syaci


Putri papa, Baru kemarin nak kita bertemu, sekarang udah jadi milik orang lagi aja" Ujar Ali terkekeh Agar sang anak tak menangis lagi


Pah, maafin Syaci pah, Syaci belum bisa mengabdi kepada papa hiks hiks " Isak Syaci


Nak liat papa, " Ujar Ali mengangkat dagu sang putri


Kamu sudah mengabdi nak, bahkan kamu selalu mendoakan papa disetiap doa mu, itu sudah bagian dari kamu mengabdi kepada papa " Ujar Ali tersenyum mengelus pipi sang anak yang tertutup oleh niqabnya


Pah, Syaci bersimpuh dihadapan papa untuk pertama kalinya, Syaci meminta maaf sebesar-besarnya kepada papa, Syaci minta restu dan Ridho dari papa untuk rumah tangga Syaci pah, " Ujar Syaci


ya, Sayang, papa pun meminta maaf pada mu, papa belum bisa menjadi papa yang baik untukmu, tapi Doa restu dan ridho papa akan selalu untuk mu nak, Berbahagia lah sayang " Ujar Ali Diangguki oleh Syaci setelah itu ia berpindah ke Sisi


Mamah, " Ujar Syaci lirih


Hust, mama gak mau Syaci minta maaf karena Syaci gak salah, oke, jadi jangan nangis, " Ujar Sisi tersenyum lembut ke sang anak tirinya itu


Huft mamah gak asik " Ujar Syaci tersenyum


Biarin udah capek mamah mu ini Sya nangis dari tadi jadi Langsung aja ya kesungkemnya " Ujar Sisi terkekeh


Syaci pun mengangguk


ia pun sungkem kepada sisi setelah itu berlanjut ke Nathan dan Novia


Lah malah nangisnya tambah kenceng " Ujar Novia kaget


Udah nak, mommy gak ada Lollipop ini " Ujar Novia ngeldek


Gak asik mommy mah " Ujar Syaci dengan suara tersedan sedan


membuat mereka tertawa


Dah gantian sana ke Umma Dan Baba sama yang lain " Ujar Novia


Syaci pun mengangguk dan menuju ke arah Zelly dan zen, sedangkan Zaffran dia sudah sungkem ke orang tua Syaci


Dipersingkat saja ya biar cepat


Setelah Sungkem kepada para orang tua Syaci dan Zaffran pun duduk di Kursi pengantin


Rafa Raffi dan Novan berjalan kearah mereka berdua


Jaga permata kami " ujar mereka menepuk bahu Zaffran


Baik Jho Dàgē Koko " Ujar Novan

__ADS_1


Apa boleh kami memeluk nya Zaff " Tanya Raffa terkekeh


Sekarang kalau mau meluk harus pamitan sama si pawang " Ujar Raffi


Silahkan dia tetap adik kalian " Ujar Zaffran tersenyum Mereka bertiga pun langsung memeluk Gadis kecil itu


Berbahagialah Cece " Ujar mereka Sambi memeluk posisi nya Syaci di tengah ya


Hiks hiks , Aku gak bisa nafas " Ujar Syaci dengan isakan mereka bertiga tertawa


Udah ah, Yo Dàgē ajho kita turun aku laper jangan lama lama nanti Perutnya Bunyi " Ujar Raffi meledek Syaci


Koko, " Ujar Syaci kesal


Hahaha, bye bye " Ujar Raffi mendorong kedua abangnya pergi, karena sejujurnya mereka tak bisa menahan air mata mereka yang mengalir Setelah itu para sahabatnya pun naik ke panggung


Selamat jaga Saudari kami " Ujar Thea diangguki oleh Zaffran


Krucuk krucuk " Bunyi perut Syaci membuat para sahabatnya tertawa


Laper neng " Ledek Selvi


Sangat, Aku belum makan dari siang " Ujar Syaci


Zaffran langsung turun dari panggung menuju Tempat Catering makanan


Zaff, ngapain nak " Ujar Sang bunda


Cia laper Bun, dari siang dia belum makan " Ujar Zaffran


Astaghfirullah iya, dari pulang dari RS dia belum makan, " Ujar Nana yang baru sadar jika putri nya belum makan


Ya, Bun makanya Zaffran mau ambilkan makan, buat dia " Ujar Zaffran


Ya udah biarin bunda aja kamu balik aja kesana gih ajak dia duduk di meja yang ada ayah nanti bunda antarkan kesana " Ujar Nana


Gak usah Bun biar Zaffran aja " Ujar Zaffran menolak karena merasa tak enak


Udah gak papa, Ajak Syaci turun biar Bunda yang ambilkan makanannya " Ujar Nana


Tapi Bun, " Ujar Zaffran ingin menolak tapi Nana langsung mendorong Zaffran pergi


Zaffran pun mengangguk pasrah dang kembali kepanggung


Sayang kita kesana yuk, makan dulu " Ujar Zaffran memegang tangan sang istri


Aelah, yang udah sah, ia percayai mah pegangan gak dilarang lagi " ledek Selvi

__ADS_1


Terserah mulut kau Vi, aku mau makan Assalamualaikum " Ujar Syaci dan berjalan dengan dituntun oleh Zaffran


__ADS_2